21/10/21

Program PTSL Tahun 2019/2020 di Desa Sidang Makmur Diduga Jadi Ajang Pungli

Loading...
Gambar Istimewa

Mesuji - Program pemerintah pusat tentang pembuatan Sertifikat Prona, PTSL, yang di tandatangani oleh SK 3 Menteri menetapkan bahwa ketentuan biaya pembuatan Sertifikat Prona, PTSL untuk wilayah Provinsi Lampung hanya Rp 200 Ribu sesuai dengan Undang-Undang PTSL.

Meskipun demikian masih banyak oknum-oknum nakal dalam pembuatan Sertifikat Prona, PTSL untuk masyarakat. Dengan biaya tidak sesuai seperti yang sudah tertuang dalam UU.

Kasus seperti ini seperti tidak ada habisnya, padahal seharusnya Implementasi tentang Program Prona, PTSL, Dapat berjalan dengan baik dan benar sesuai dengan ketentuan masing-masing wilayah yang sudah ditetapkan, tetapi masih saja ada oknum yang ingin mencari keuntungan pribadi.

Kali ini terkuak di Desa Sidang Makmur, kecamatan Rawajitu Utara, Kabupaten Mesuji, Lampung Diduga telah melakukan praktek pungli terhadap masyarakat yang membuat Sertifikat Prona.

Berdasarkan keterangan dari beberapa masyarakat yang enggan disebutkan namanya kepada LSM Dan media mengatakan, di Desa Sidang Makmur telah ada Pembuatan Sertifikat Prona, PTSL Tahun 2019-2020, telah dibebankan Biaya sebesar Rp.700 Ribu  Rupiah dan salah satu penerima uang adalah bapak Edi dan bapak Andi Selaku Panitia," terangnya.

Untuk mengkonfirmasi apakah benar atau tidak awak media menelusuri kediaman bapak Edi, tetapi ia tidak berada rumahnya. Ditempat terpisah melalui telpon seluler akhirnya Edi memberikan tanggapannya bahwa, "Kalau perbuku 500 ribu iya benar lebih lanjut telpon bapak Andi dia panitia juga," ungkapnya mengalihkan.

Setelah itu dengan bersusah payah ditelpon berulang-ulang Andi menanggapi pernyataan yang di berikan oleh Edi terkait sertifikat Prona PTSL dengan harga 1 (satu) buku Rp. 500 ribu adalah benar dan telah dibuat sekitar 4050 buku.

Kemudian guna mendapatkan keterangan lebih lanjut, awak media langsung mendatangi  Kepala Tiyuh setempat akan tetapi beliaupun tidak ada dikediamannya dan di hubungipun tidak bisa.

Untuk itu kepada pihak yang berwajib dalam hal ini Polres mesuji dan Kajari agar dapat segera menindak tegas oknum nakal tersebut dan memberikan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku agar memberikan efek jera bagi oknum sekaligus menjadi contoh penegakan hukum yang baik dan benar. (HOLIDI/TIM)


Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.