19/02/21

Sekda Lekok Melantik & Mengambil Sumpah 28 Pejabat Eselon III & IV Dilingkungan Pemkab Lampura

Sekda Lekok Melantik & Mengambil Sumpah 28 Pejabat Eselon III & IV Dilingkungan Pemkab Lampura

 


Lampung Utara - Sekretaris Daerah Lampung Utara (Sekda Lampura) Drs. H. Lekok, M.M., melantik dan mengambil sumpah 28 pejabat Administrator (eselon III) dan Pengawas (eselon IV) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat. 


Namun satu orang Pejabat yang akan dilantik berhalangan hadir dikarenakan sakit. Upacara pelantikan dan pengambilan sumpah berlangsung di Aula Siger Pemkab Lampura, Jumat (19/2/2021). 


Dalam sambutannya, Sekda Lekok menyatakan bahwa pihaknya terus berupaya untuk melakukan pembenahan, penataan dan penyempurnaan terkait dengan kelengkapan personel yang menduduki jabatan Administrator maupun jabatan Pengawasan di beberapa Kantor Perangkat Daerah. 


Hal ini dalam rangka untuk tertib administrasi dan kelancaran penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan, serta sebagai konsekuensi dari adanya beberapa perubahan regulasi. 


“Karena itulah hari ini kembali dilaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan kepada beberapa Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas. Hal ini perlu untuk saya sampaikan, agar kita semua tidak salah persepsi tentang bagaimana dan apa yang melandasi Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dalam mengambil kebijakan dan keputusan,” kata Sekda mewakili Bupati Lampura H. Budi Utomo, S.E.,M.M.


Dalam kaitannya dengan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan, Sekda meminta para pejabat yang dilantik tersebut benar-benar bertanggungjawab untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat, memberikan pelayanan prima melalui penerapan prinsip kecepatan, ketepatan dan kemudahan. 


“Apabila bisa dipercepat kenapa harus diperlambat. Apabila bisa dipermudah kenapa harus dipersulit,” tegas Sekda.


Karena itu, Sekda Lekok mengajak para pejabat yang baru dilantik tersebut secara bersama-sama meningkatkan kinerja dalam menjalankan roda pemerintahan dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Agar apa yang menjadi Visi dan Misi Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dapat kita wujudkan dengan baik dan optimal.


“Saya ucapkan selamat bertugas, selamat bekerja, dan selamat mengabdikan diri melayani masyarakat Kabupaten Lampung Utara. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, senantiasa memberikan kekuatan dan bimbingan kepada kita semua. Amin, ya Robbal'Alamin,” tandas Sekda. (Albet)

Baru 18 Desa di Lampura Yang Ajukan Pencairan DD Tahap Pertama ke DPMD

Baru 18 Desa di Lampura Yang Ajukan Pencairan DD Tahap Pertama ke DPMD

 


Lampung Utara – Pengajuan pengusulan pencairan Dana Desa (DD) tahap pertama  tahun 2021, baru hanya 18 desa yang mengajukan ke Dinas Pemerintahan Desa (DPMD) Kabupaten Lampung Utara, dan tersisa 214 Desa yang belum mengajukan pengusulan pencairan Dana Desa, Jum’at (19/02/2021).


“Sampai dengan hari ini sudah 18 desa melakukan pengajuan DD tahap pertama tahun 2021 yang bersumber dari APBN, sedangkan sisanya 214 Desa belum,” Ucap R.Habibie, Kepala Bidang Pemerintahan Desa (Kabid PMD) Kabupaten Lampura, mewakili Kadis PMD Wahab.


Menurut Habibi, 18 desa yang mengajukan tersebut sedang kami proses Admistrasi nya, apabila desa yang mengusulkan ada kesalahan admistrasi dirinya juga akan segera memberikan informasi agar dapat diperbaiki kembali.


”Setelah dinyatakan lengkap adminitrasi itu, maka kita akan naikan ke BPKAD dan diteruskan ke KPPN. Setelah di verifikasi maksimal 7 hari kerja verifikasi dinyatakan lengkap administrasi, maka DD bisa di salurkan.  kalau usulannya hari ini maka paling lambat pekan depan dapat di proses,” erang Habibi. 


Habibie juga menjelaskan, sesuai dengan peraturan menteri keuangan (PMK) terbaru, pola pencairan Dana Desa (DD) tahun ini,  untuk bantuan langsung tunai dan disalurkan secara terpisah.


“Apabila ada desa yang kurang paham mengenai hal tersebut, maka silahkan datang kekantor DPMD untuk di kasih penjabarannya sebagai gambaran umumnya, ” ungkapnya.


Dirinya juga menghimbau kepada seluruh Desa di Kabupaten Lampung Utara, bagi yang sudah lengkap Administrasinya agar bisa dengan segera mengusulkan pencairan Dana Desa tahap pertama di tahun Anggaran 2021.  (Albet)

Seorang Oknum Anggota DPRD Kabupaten Tubaba Diamankan Polisi

Seorang Oknum Anggota DPRD Kabupaten Tubaba Diamankan Polisi

 


Tulang Bawang Barat - Satuan Reserse Kriminal Polres Tulang Bawang Barat telah mengamankan seorang oknum DPRD Kabupaten Tubaba yang berinisial (SDM) umur 55 Tahun yang  beralamat di Tiyuh Wonorejo, Rt 09 Rw 03 Kecamatan Gunung Agung, Kabupaten Tuba Barat, yang diduga melakukan pembuatan laporan palsu tentang tuduhan atas perbuatan asusila kepada seorang mahasiswi yang berinisial (EL) umur 29 tahun yang bertempat tinggal di Desa Padang Rejo Kecamatan Pubian Kabupaten Lampung Tengah .


Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP Hadi Saepul Rahman S.IK melalui Kasat Reskrim Polres Tulang Bawang Barat IPTU Andre Try Putra S.IK mengatakan, Pada hari Rabu tanggal 15 April 2020 sekira jam 17.30 Wib, tersangka datang ke SPKT Polres Tubaba dengan didampingi 2 (dua) orang pensehat hukum yaitu Yosep Arnoli, S.H dan Sanudi, S.H untuk membuat laporan tentang telah terjadi tindak pidana fitnah atau pencemaran nama baik terhadap dirinya menyangkut berita yang beredar dimedia online dengan judul “FOTO SYUR MIRIP OKNUM ANGGOTA DPRD TUBABA BERINISIAL SDM DENGAN SEORANG WANITA BERINISIAL EL DIKAMAR HOTEL”. Kemudian Laporan saudara (SDM) tersebut diterima dalam bentuk laporan polisi model B dengan sistem laporan sislaphar. Selanjutnya perkara tersebut ditindak lanjuti oleh Sat Reskrim Polres Tubaba dan dilakukan penyelidikan terhadap perkara tersebut penyidik menemukan seorang perempuan yang berinisial EL tersebut yang menerangkan bahwa Foto tersebut adalah benar dirinya dengan seorang anggota Dewan bernama (SDM) dan foto tersebut benar diambil menggunakan handphone milik EL serta EL mengakui dengan saudara (SDM) tersebut telah menginap di hotel sebanyak 2 (kali) ditempat yang berbeda di Hotel Citra 3 Metro dan Hotel Indah Permai Kab. Lampung Timur setelah itu penyidik mendatangi Hotel tempat mereka menginap tersebut dan menemukan terdapat nama (SDM) di buku tamu hotel dan memang benar pernah menginap dihotel tersebut bersama EL dan juga menemukan selimut dan sprai sesuai dengan yang ada di foto tersebut setelah itu penyidik melakukan gelar perkara atas laporan saudara (SDM) tersebut dilakukan Henti Lidik dan kemudian penyidik menindak lanjuti pelaporan palsu tersebut dengan membuat Laporan Polisi Model A .


Kasat Reskrim Polres Tulang Bawang Barat IPTU Andre Try Putra S.IK juga mengatakan, Kemudian Pada hari kamis tanggal 18 Februari 2021 setelah dilakukan panggilan yang ke-2, tersangka datang ke Polres Tulang Bawang Barat dan dilakukan pemeriksaan oleh Penyidik Polres Tulang Bawang Barat. Selanjutnya dilakukan penangkapan terhadap tersangka (SDM) yang kemudian dilakukan penahanan di Mako Polres Tulang Bawang Barat guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.


Masih dari Kasat Reskrim Polres Tulang Bawang Barat, dengan ini terduga pelaku dengan inisial (SDM) tindak pidana asusila terjerat pasal 242 KUHP ayat 3 tentang membuat Laporan Palsu dengan ancaman pidana 7 (Tujuh) tahun penjara. Tegasnya.


(Riki/KN)

Jumat Barokah, Riana Sari Arinal Bagikan Minuman Sehat untuk Tenaga Medis Rumah Sakit

Jumat Barokah, Riana Sari Arinal Bagikan Minuman Sehat untuk Tenaga Medis Rumah Sakit



Bandar Lampung - Ketua TP PKK Provinsi Lampung Riana Sari Arinal, SH, secara pribadi membagikan minuman sehat kepada tenaga kesehatan di rumah sakit, Jumat (19/2/2021).

Dalam kegiatan Jumat Barokah, Riana Sari Arinal membagikan bingkisan 1050 paket minuman sehat bagi tenaga kesehatan ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) dan Rumah Sakit Daerah Bandar Negara Husada (RSBNH) Kota Baru.

Di RSUDAM bantuan minuman sehat dari Ibu Riana Sari Arinal dibagikan oleh, drg. Hellen Veranica, Fera Kristiani, SKM, dr. Rita Agustina, Desnely Ardianingsih, SKM, dan Fitria, SST. Sedangkan di RSBNH, dibagikan oleh dr. Djohan Lius, drg. Hellen Veranica, Fera Kristiani, SST, Desnely Ardianingsih, SKM, Ns.Diah Sulastri, S.Kep,  Fitria, SST.

Kegiatan Jumat Barokah yang rutin dilakukan oleh istri Gubernur Lampung Arinal Djunaidi ini, terutama untuk nakes, merupakan bentuk ucapan terimakasih Ibu Riana Sari Arinal selaku Ketua TP PKK Provinsi Lampung kepada para dokter, perawat, dan tenaga medis yang sudah merawat pasien-pasiennya dengan baik. "Semoga selalu sehat dalam menjalankan tugas dan selalu memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Lampung yang memerlukan perawatan," kata Riana Sari.

Riana Sari juga selalu berpesan, jangan lupa juga untuk selalu ingat pesan ibu dengan menerapkan 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir). "Semoga pandemi Covid-19 segera berakhir sehingga kita dapat beraktivitas kembali seperti biasa," kata Riana Sari. (*)
Kios Pupuk Sumber Rezeki Desa Tegal Ombo sukseskan penyaluran pupuk bersubsidi di tahun 2021

Kios Pupuk Sumber Rezeki Desa Tegal Ombo sukseskan penyaluran pupuk bersubsidi di tahun 2021



Lampung Timur - Yajidi selaku pemilik kios pupuk Sumber Rezeki desa Tegal Ombo Kecamatan Way Bungur saat di temui oleh awak media Kamis (18/2/2021) mengatakan untuk penyaluran pupuk bersubsidi tahun 2021 sudah mulai berjalan.  

"Alhamdulillah untuk saat ini tidak ada kendala untuk para kelompok ,disamping itu saya membawahi 19 kelompok untuk di desa Tegal Ombo ini mengambil pupuk di kios kita salah satunya, kebanyakan para kelompok memakai pupuk Urea dan NPK Phonska," ucapnya.  

Lanjut lagi saat di tanyai masalah HET (Harga Eceran Tertinggi) semua berjalan sesuai SOP. Untuk harga urea Rp 120.500 dan npk phonska Rp 115.000 dan kami juga tidak luput juga selalu dalam pengawasan dan bimbingan oleh pak korluh kecamatan way bungur Tugiyono mas jadi semuanya bisa tepat sasaran dan berkecukupan kepada para petani,dan harapan nya untuk kedepan nya bisa lebih lancar lagi, tutupnya. 

(Hamami)

Serah Terima Jabatan dan Pelepasan Bupati Lampung Timur

Serah Terima Jabatan dan Pelepasan Bupati Lampung Timur


Lampung Timur - Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari Memberi Sambutan dalam acara Serah Terima Jabatan dan pelepasan Bupati Lampung Timur beserta ketua TP. PKK Kepada Plh Bupati Lampung Timur, Drs.Tarmizi Tahun 2021, Kamis (18/02/2021).


Acara yang berlangsung di Gedung Pusiban Kabupaten Lampung Timur dihadiri pula oleh, Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Keuangan, Syaiful Darmawan, Wakil Ketua 1 TP. PKK Mamiyani Fahrizal, Plh Bupati Tarmizi, Para Staf Ahli, Asisten, Forkopimda, Kepala OPD, Plh TP.PKK Rosita Tarmizi, Kepala Bagian, Ketua Forum Camat serta Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Dawam Raharjo dan Azwar Hadi.


Mengawali acara Zaiful Bokhari menyampaikan ucapan selamat kepada Plh. Bupati Lampung Timur, Drs. Tarmizi serta ucapan selamat kepada  Bupati Wakil Bupati terpilih.



"Pertama-tama saya ucapkan Selamat kepada Bapak Drs. Tarmizi atas penunjukannya sebagai Plh. Bupati Lampung Timur dan juga Selamat kepada Bapak Drs. Muhammad Dawam Rahardjo serta Bapak Hi. Azwar Hadi atas terpilihnya sebagai Bupati dan Wakil Bupati Lampung Timur, semoga dapat melanjutkan pembangunan di Bumei Tuah Bepadan ini sehingga semakin maju dan mampu bersaing dengan Kabupaten Lainnya di Provinsi Lampung, bahkan ditingkat Nasional hingga Internasional".


Selanjutnya Zaiful juga menyampaikan ucapan terima kasih atas kerja sama dalam membangun Kabupaten Lampung Timur.


"Sehubungan dengan berakhirnya masa jabatan saya sebagai Bupati Lampung Timur, Saya atas nama Pribadi dan Keluarga mengucapkan terima kasih tak terhingga Kepada Anggota Forkopimda, Para Staf Ahli, Para Asisten, Para Kepala Badan, Dinas, Kantor dan Bagian lingkungan Pemerintah Daerah, terima kasih atas kerja sama seluruh jajaran dilingkungan pemerintah Kabupaten Lampung Timur yang selama ini telah membantu kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan, tidak lupa saya ucapkan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Lampung Timur yang telah mempercayakan saya menjabat sebagai Wakil Bupati maupun Bupati Lampung Timur ini".



Diakhir sambutannya tidak lupa Zaiful menyampaikan permohonan maaf. "Selama Saya menjabat tentunya ada kekurangan karna sebagai pimpinan saya juga hanyalah manusia biasa yang tak lepas dari luput dan no salah untuk itu saya pribadi mohon maaf kepada Bapak Ibu sekalian apabila ada hal-hal yang kurang berkenan," pungkasnya. 


Laporan : Ahmad Hamami

18/02/21

Kisruh, Diduga Dana BUMDes Desa Gunung Raya Dikorupsi

Kisruh, Diduga Dana BUMDes Desa Gunung Raya Dikorupsi



Oku Selatan - Berawal dari kucuran dana dari program Dana Desa, pada tahun 2019 yang lalu, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Gunung Raya mendapat penambahan anggaran dengan pagu sebesar 250 juta rupiah. Adapun peruntukannya yaitu untuk pengadaan 6 unit pom mini digital, untuk dana peternakan kambing dan selebihnya untuk dana simpan pinjam.

Diketahui bahwa kepengurusan BUMDes Desa Gunung Raya diketuai oleh
Ahmad Tunisi, Rohman selaku bendahara, dan Ari Adianto sebagai Sekretaris.

Dalam pengelolaannya, entah apa yang terjadi pada kepengurusan BUMDes tersebut, dana 250 juta yang bersumber dari APBN untuk tahun 2019, ternyata di pertengahan tahun 2020 nya baru direalisasikan untuk dibelanjakan.
Sehingga saat masyarakat meminta untuk klarifikasi penggunaan anggaran tersebut terjadi kisruh. Seluruh pengurus BUMDes kasak-kusuk untuk menjelaskan dan terkesan saling lempar tanggung jawab antara satu dengan yang lain.

Saat dimintai konfirmasi oleh awak media beberapa waktu yang lalu, ketua BUMDes Ahmad Tunisi tidak spesifik menjelaskan realisasi apa saja dari dana 250 tersebut.

"Saya sebagai ketua hanya sebatas mengetahui saja, selebihnya soal anggaran itu tanyakan dengan bendahara," ujar ringkas dan terlihat sedikit panik.

Dilain hari, bendahara BUMDes Rohman juga menerangkan panjang lebar bahwa
Dana 150 juta untuk pengadaan 6 unit pom mini, 50 juta untuk modal peternakan kambing dan lebihnya 50 juta untuk koperasi simpan pinjam," beber bendahara.

Namun sangat disayangkan, menurut pantauan di lapangan dari 6 unit pom mini tersebut, hanya 1 yang dijalankan untuk usaha jual minyak, sementara 2 unitnya lagi dalam keadaan rusak dan 3 unitnya rusak semenjak dibeli dan tersimpan di gudang BUMDes namun belum pernah digunakan sama sekali.
Sedangkan anggaran untuk peternakan hanya ada berupa 6 ekor kambing saja.
Dan untuk simpan pinjam belum juga berjalan hingga sekarang.




Ketidak transparanan anggaran yang dikelola oleh BUMDes Usaha Bersama itu terbukti saat para pengurus tidak bisa menunjukkan bukti-bukti pendukung hingga terdapat kejanggalan. Pengurus BUMDes tidak bisa menunjukkan bukti berupa rekening koran pengeluaran dana maupun catatan-catatan terkait keuntungan dalam pengelolaan usaha selama ini. Lebih mirisnya lagi diduga kuat sisa saldo dari pembelanjaan disalahgunakan untuk kepentingan pribadi.

Beberapa tokoh masyarakat desa Gunung Raya saat ditemui juga menambahkan bahwa pihaknya juga mempertanyakan kemana saja uang sebanyak itu.

Pada saat rapat BUMDes, Rabu (17/2/2021), kami mendengar ada sisa anggaran 140 jutaan yang tidak jelas dan tidak bisa dipertanggungjawabkan oleh pengurusnya, terang warga yang tidak ingin disebut namanya.

"Iya, boro-boro mau bentuk usaha BUMDes yang menghasilkan, sedangkan modal utamanya saja tidak jelas kemana, masa harga kambing sampai 50 juta? dan simpan pinjam itu siapa saja orangnya? itukan dana pada tahun 2019, lahh sekarang sudah 2021,"
tambah warga lainnya dengan nada kesal, Kamis (18/3/2021).

Sementara itu, Zulamin selaku kepala Desa Gunung Raya kecamatan Warkuk Ranau Selatan, Kebupaten Oku Selatan, saat ditemui di kediamannya juga berkilah tidak tahu persis dibelanjakan apa saja dana Bumdes tersebut sebab pengurus BUMDes belum ada laporan pertanggungjawaban kepada kepala desa.

"Hingga saat ini pengurus BUMDes belum juga memberi laporan tertulis kepada saya," ucap Zulamin mengelak.

Padahal seharusnya, Kepala Desa adalah penanggung jawab penuh dalam pengguna anggaran di desanya, sehingga diduga karena lalainya pengawasan 
pucuk pimpinan desa tersebut, masyarakat desa Gunung Raya mencurigai ada kongkalikong di antara mereka.

Saat ingin dikonfirmasi kembali terkait hasil dari rapat Bumdes pada (17/02/21), Kepala desa dan seluruh pengurus Bumdes tidak bisa ditemui.

(SA/YL/KN)
KPU Lampung Selatan Resmi Tetapkan Nanang-Pandu Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

KPU Lampung Selatan Resmi Tetapkan Nanang-Pandu Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih



LAMPUNG SELATAN--Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung Selatan menetapkan pasangan calon H. Nanang Ermanto dan Pandu Kesuma Dewangsa (Nanang-Pandu) sebagai Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan Terpilih.


Penetapan calon Bupati dan wakil Bupati terpilih dalam Pilkada 2020 dilakukan melalui rapat pleno terbuka di Negeri Baru Hotel & Resort, Kalianda, Kamis, (18/2/2021) siang.


Rapat pleno itu dipimpin Ketua KPU Lampung Selatan, Ansurasta Razak didampingi anggota dan dihadiri Ketua KPU Provinsi Lampung Titik Sutriningsih, Bawaslu Lampung Selatan, pasangan calon nomor urut 1, serta sejumlah ketua partai politik pengusung.


Hadir juga pasangan calon nomor urut 2, H. Tony Eka Candra-H. Antoni Imam. Sedangkan dari pihak pasangan calon nomor urut 3, Hipni-Melin hanya diwakilkan oleh Liasion Officer.


Nampak hadir juga Pelaksana harian (Plh) Bupati Lampung Selatan, Thamrin beserta pejabat utama setempat, serta perwakilan anggota Forkopimda Lampung Selatan.


Ketua KPU Lampung Selatan, Ansurasta Razak mengatakan, penetapan itu sebagai tindak lanjut surat KPU RI Nomor 152/PY.02.1-SD/03/KPU/II/2021 tanggal 11 Februari 2021 perihal Penetapan Pasangan Calon Terpilih Pasca Putusan Dismissal/Ketetapan.


Kemudian menindaklanjuti surat Mahkamah Konstitusi (MK) Republik Indonesia Nomor 18.47/PAN.MK/PSPK/02/2021 dan Nomor 19.61/PAN.MK/PSPK/02/2021 tanggal 15 Februari 2021 perihal Penyampaian Salinan Ketetapan.


"Penetapan ini berdasarkan hasil keputusan MK yang menolak gugatan dua perkara perselisihan hasil pemilihan yang diajukan Pemohon. Sehingga hari ini kita melakukan penetapan pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Lampung Selatan Terpilih berdasarkan hasil rekapitulasi yang sudah dilakukan pada rapat pleno sebelumnya," ujarnya.


Pria yang biasa disapa Aan ini menambahkan, penetapan calon Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan Terpilih tersebut tertuang dalam Berita Acara KPU Lampung Selatan dengan Nomor 03/PL.02.7.BA/1801/KPU-Kab/II/2021 tanggal 18 Februari 2021.


“Kita sudah menyampaikan salinan keputusan kepada DPRD. Kemudian nanti DPRD akan menindaklanjutinya untuk disampaikan ke gubernur, dan dari gubernur akan disampaikan kepada Menteri Dalam Negeri berkaitan dengan pelantikan,” terangnya.


Diketahui, berdasarkan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara pada Pilkada Lampung Selatan, pasangan Nanang-Pandu unggul dengan perolehan 159.987 suara. Pasangan ini diusung koalisi partai PDI Perjuangan, Nasdem, Hanura, dan Perindo.


Bupati Lampung Selatan Terpilih, H. Nanang Nanang Ermanto (baju merah) didampingi Wakil Bupati Terpilih Pandu Kesuma Dewangsa (paling kiri) bersama pasangan calon bupati dan wakil bupati lainnya usai rapat pleno KPU setempat.

Sementara itu, Bupati Lampung Selatan Terpilih, H. Nanang Ermanto mengaku bersyukur penetapan calon bupati dan wakil bupati terpilih berlangsung dengan baik dan lancar.


“Alhamdulillah semua berjalan dengan aman, damai dan kondusif. Kemenangan ini adalah kemenangan masyarakat Kabupaten Lampung Selatan,” ujar Nanang kepada para awak media usai rapat pleno didampingi Wakil Bupati Terpilih Pandu Kesuma Dewangsa.


Nanang juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Lampung Selatan karena semua tahapan Pilkada Serentak 2020 berjalan lancar, aman, dan sukses.


Ia menyampaikan, penetapan itu merupakan momentum untuk kembali menyatu. Sebab semua tahapan Pilkada telah selesai dan berlangsung damai.


“Sekarang tidak ada lagi lawan atau kompetisi. Semua masyarakat Lampung Selatan adalah saudara. Mari kita bersama-sama membangun untuk Kabupaten Lampung Selatan yang lebih baik lagi kedepan,” tandasnya.


Sumber : FPII Korwil Lamsel

Isu Alih Fungsi Perpustakaan Modern, Sekdaprov : Itu Tidak Benar

Isu Alih Fungsi Perpustakaan Modern, Sekdaprov : Itu Tidak Benar



Bandar Lampung --- Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, memberikan keterangan pers terkait berita yang beredar yang mengatakan bahwa Perpustakaan Modern akan beralih fungsi menjadi Mal, bertempat di Lobi Kantor Gubernur, Kamis (18/02).

Dalam keterangannya, Sekdaprov menegaskan bahwa berita yang beredar tersebut adalah tidak benar. Perpustakaan Modern yang berlokasi di Jalan Zainal Abidin Pagaralam dan dibangun dengan anggaran 5 milyar tersebut akan diteruskan pembangunannya pada tahun ini.

"Tidak pernah terbesit pikiran mengubah perpustakaan tersebut menjadi mal. Jadi berita itu yang mal itu hanya gosip atau hoax. Tahun ini pembangunannya akan dilanjutkan dengan anggaran 5M, mudah-mudahan ini tidak kena refocusing" ungkap Fahrizal.

Sekdaprov mengungkapkan, Perpustakaan Modern tersebut dibangun untuk memberikan fasilitas kepada masyarakat yang akan menjadi kebanggaan masyarakat Lampung. Nantinya, perpustakaan ini akan dilengkapi dengan fasilitas penunjang lainnya seperti ruang studio, ruang pameran, ruang untuk diskusi, dan teater.

"Perpustakaan ini dibangun dengan suatu pemikiran yang luhur. Kita ingin memberikan suatu kebanggaan dan fasilitas kepada masyarakat oleh karena sekarang anak-anak muda atau masyarakat sudah semakin cerdas, membutuhkan support dalam bentuk resources yang bisa membangun pemikiran-pemikiran seperti fasilitas pendidikan, perpustakaan, tempat-tempat membangun kreativitas dan lain-lain," ungkap Fahrizal.

Pembangunan Perpustakaan Modern ini telah dimulai pada tahun 2018. Namun di tahun 2020 pembangunannya sempat tersendat akibat adanya refocusing anggaran.

"Sekarang mau kita lanjutkan lagi pembangunannya. Gedung itu memang besar, tapi kalau kita masuk sekarang belum ada listrik, lift, AC, dan lain-lain. Oleh karena itu, belum bisa dipakai. Tapi tidak ada pemikiran-pemikiran untuk mengubah fungsinya. Jadi fungsinya tetap sebagai Perpustakaan Modern milik Provinsi Lampung yang akan menjadi kebanggaan masyarakat Lampung yang fungsinya untuk membangun kreativitas, dan kecerdasan," tegas Fahrizal.

Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Lampung, Ade Utami Ibnu, mengatakan akan terus menjaga komitmen pembangunan perpustakaan modern sampai benar-benar terwujud demi mewujudkan Provinsi Lampung sebagai Provinsi Literasi di Indonesia.

"Masyarakat Provinsi Lampung tetap akan memiliki perpustakaan modern yang akan menjadi kebanggaan masyarakat Lampung. Mudah-mudahan komitmen ini akan terus kita jaga sampai terwujudnya perpustakaan modern yang membanggakan masyarakat lampung. Kita benar-benar ingin mewujudkan Provinsi Lampung ini sebagai Provinsi Literasi di Indonesia. Mudah-mudahan dengan komitmen kita semua, hal itu akan terwujud," harap Ade. (Red/KN)
Bendungan Tapin di Kalimantan Selatan Berikan Dampak Langsung bagi Wilayah Sekitar

Bendungan Tapin di Kalimantan Selatan Berikan Dampak Langsung bagi Wilayah Sekitar

 


Kalimantan Selatan - Presiden Joko Widodo meresmikan Bendungan Tapin yang berada di Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan, dalam kunjungan kerjanya pada Kamis, 18 Februari 2021.


Pembangunan bendungan yang diikuti dengan pembangunan jaringan irigasi hingga ke lahan-lahan sawah milik petani tersebut dilakukan dalam lima tahun pengerjaan dengan biaya mencapai Rp986,5 miliar.


"Bendungan ini dibangun lima tahun yang lalu dari 2015 dan sekarang telah selesai," ujar Presiden dalam sambutan peresmiannya.



Bendungan Tapin memiliki kapasitas tampung 56,77 juta meter kubik dengan luas genangan mencapai 425 hektare. Hadirnya bendungan tersebut di Kabupaten Tapin akan bermanfaat bagi pengairan kurang lebih 5.472 hektare lahan pertanian setempat, menyediakan air baku hingga 500 liter per detik, berpotensi menyediakan tenaga listrik sebesar 3,3 megawatt, dan mereduksi banjir hingga 60 persen.


Untuk diketahui, sebelum diresmikan oleh Presiden, bendungan tersebut telah mampu memberikan dampak instan atas kehadirannya di wilayah tersebut. Penjabat Gubernur Kalimantan Selatan, Safrizal, melaporkan bahwa bendungan yang merupakan proyek monumental di Kalimantan Selatan itu mampu mereduksi aliran banjir yang membuat Kabupaten Tapin menjadi satu dari sejumlah wilayah yang memperoleh dampak minim saat terjadi banjir beberapa waktu lalu.


"Masyarakat bersyukur atas keberadaan Bendungan Tapin yang diresmikan Bapak Presiden hari ini. Sebelum diresmikan, atas berkat rahmat Allah Swt. bendungan ini telah bekerja dengan sangat efektif. Dalam banjir besar kemarin, bendungan ini berhasil menahan banjir untuk Kabupaten Tapin sehingga kabupaten Tapin merupakan salah satu kabupaten yang paling kecil mendapat efek banjirnya," ucapnya.


Presiden Joko Widodo kemudian mengatakan, dampak reduksi banjir dari keberadaan bendungan tersebut harus disertai dengan penanganan menyeluruh mulai dari sisi hulu hingga hilirnya. 


"Penghutanan kembali, penanaman kembali di lahan-lahan terutama yang berkaitan dengan daerah aliran sungai yang ada ini perlu segera dilakukan secara besar-besaran kalau kita tidak mau lagi terkena banjir di masa-masa yang akan datang," kata Presiden.


Selain mereduksi dampak banjir, Bendungan Tapin nantinya juga diharapkan akan turut berperan dalam peningkatan sektor pertanian di Kalimantan Selatan.


Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara turut melakukan peninjauan fasilitas dan melakukan penebaran benih ikan patin, nila, gabus, dan papuyu di kawasan bendungan.


Sebelumnya, pada 14 Februari 2021 lalu, Presiden Joko Widodo juga telah meresmikan Bendungan Tukul yang berada di Kabupaten Pacitan, Provinsi Jawa Timur, yang diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan dan air serta memberikan nilai tambah dan keuntungan sebesar-besarnya bagi daerah dan masyarakatnya.


Selesainya pembangunan Bendungan Tukul dan Bendungan Tapin tersebut menambah daftar panjang sejumlah bendungan yang telah dibangun semasa pemerintahan Presiden Joko Widodo.


Hadir dalam acara peresmian Bendungan Tapin ini di antaranya ialah Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Penjabat Gubernur Kalimantan Selatan Safrizal, hingga Bupati Tapin Muhammad Arifin Arpan.



Tapin, 18 Februari 2021

Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Tingkatkan Produksi Gula, PTPN VII Sinergi dengan P3GI dan PT RPN

Tingkatkan Produksi Gula, PTPN VII Sinergi dengan P3GI dan PT RPN


BANDAR LAMPUNG — Kebutuhan gula nasional baik untuk konsumsi maupun industri terus meningkat.  Sehingga pemerintah menargetkan pada tahun 2024 produksi gula nasional mencapai 3 juta ton, dengan produktivitas tebu minimal 75 ton/ha dan rendemen minimal 8%. 


PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VII sebagai salah satu perusahaan perkebunan berpeluang untuk berkontribusi dalam capaian swasembada gula nasional. Guna mengembangkan potensi tebu yang ada, PTPN VII bekerjasama dengan Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI) dan anak perusahaan Holding PT. Riset Perkebunan Nusantara (RPN) dalam mengoptimalisasikan asset perkebunan gula yang ada di Bungamayang dan Cintamanis.


Direktur PTPN VII Doni P Gandamihardja mengatakan, dilihat dari hasil kinerja tahun 2020 pada komoditi tebu masih banyak yang perlu dibenahi. Pengawalan komoditi tebu tahun ini harus dilakukan kerjasama yang lebih baik lagi.


“Produktivitas tahun 2020, jauh dari angka yang ditargetkan pada RKAP. Produktivitas tebu yang dikelolah oleh anak perusahaan PT. Buma Cima Nusantara (PT. BCN) tahun 2020 menghasilkan 52 ton perhektar, sedangkan rendemen hanya 5,8 persen,” papar Doni saat menerima kunjungan P3GI dan PT RPN, di Ruang Harmonis Kantor Direksi, Kamis (18-2-2021).


Menurutnya potensi yang ada di komoditi tebu PTPN VII sangat bagus. Dalam menangani produksi gula ini harus fokus. Tahun ini harus ada perbaikan yang signifikan, sehingga produksi yang dihasilkan menjadi lebih baik lagi. Idealnya dengan areal dan varietas yang ada saat ini, produksi tebu perhektar mencapai 75 ton, dengan rendemen rata-rata 8 persen.


Ia berharap, dengan kerjasama dilakukan penelitian dan pengawalan oleh P3GI dan PT RPN bisa menjadi kebaikan bagi PTPN VII. Diharapkan kinerja di Buma dan Cima bisa lebih baik lagi. 


“Dengan menurunkan harga pokok dan pengendalian biaya operasional, bagiamana bisa meningkatkan produktivitas. Ini merupakan permasalahan yang menjadi PR bersama untuk kinerja di tahun 2021. Semoga dengan kerjasama yang dilakukan pengawalan yang ketat dan penelitian ini bisa meningkatkan produktivitas,” kata Doni.


Sementara SEVP II PT RPN, Dr. Misnawi menjelaskan, kunjungan yang dilakukan PT RPN ke seluruh PTPN anak perusahaan holding PTPN II ini agar mendapatkan masukan dan pembelajaran sehingga bisa untuk perbaikan komoditas yang ada di holding. Selain itu,  lebih mengintensifkan lagi sinergi yang selama ini telah terjalin.


Dengan kerjasama ini, komoditas yang ada di PTPN VII bisa lebih meningkat lagi produktivitasnya dan rendemennya. Pada kesempatan ini, kami akan shearing bagaimana pengalaman PTPN VII dan kita dari pihak PT RPN akan memaparkan inovasi yang telah dilakukan.


Menurutnya, Pihak PT RPN sangat terbuka dan akan siap melayani apa yang dibutuhkan oleh PTPN VII. Baik itu soal teknologi, kesesuaian lahan, konsultasi tehnis mengenai penyakit yang belum dipastikan penyebabnya dan bagaimana mengatasinya. Permasalahan ini bisa disampaikan kepada pihak PT RPN, dan kami akan berikan ekspose secepat-cepatnya, tidak boleh lebih dari 6 jam.


Kepala P3GI, Eka Nuryanto mengatakan, potensi tebu untuk swasembada gula sangat besar. PTPN VII salah satu perkebunanan yang memiliki luasan lahan HGU dan Pabrik Gula sendiri sangat berpotensi untuk turut serta memberikan kontribusi target swasembada gula.


Selama ini P3GI telah bekerjsama dengan pihak PTPN VII, bahkan periode tahun tahun sebelumnya P3GI mendapatkan fasilitas lahan disetiap PG yang dimiliki PTPN VII seluas 20 ha, untuk ditanam bibitan sebagai ujicoba pemilihan varietas.


Potensi tebu PTPN VII sangat bagus tidak tergantung pada tebu rakyat. Kemungkinan memperkecil biaya pokok sangat pontesial dilakukan PTPN VII dibandingkan dengan PTPN IX, X, XI, dan XII. Terutama  dengan berdirinya anak perusahaan PT. BCN.


“Program yang dibuat P3GI ini memang tidak hanya untuk PTPN VII saja, tetapi untuk semua PTPN Gula dan bisa menjadi etalase setiap PTPN gula.   Dan program ini harus dilakukan dengan dua arah, bukan saja dari pihak P3GI yang lakukan, tapi lapangan juga diterapkan,” papar Eka.


Potensi di PTPN VII sangat besar, dan mudah-mudahan masalah-masalah yang dihadapi tidak berulang, dari tahun ke tahun hanya itu-itu saja. Dan permasalahan yang timbul tidka sama, dan dapat diselesaikan.  Bila masalah varietas ini harus cepat dipecahkan, mana varietas yang unggul dan siap pakai. 


Eka menegaskan, kerjasama yang telah dilaksanakan dengan PTPN VII ini sangat luar biasa, dan sudah sejak lama dilakukan, bahkan sampai saat ini masih berlangsung. Kita juga akan melihat potensi pengembangan kerjasama dalam rangka peningkatan produktivitas di pabrik gula.


Bentuk kerjasama yang telah dilakukan dan masih berjalan hingga saat ini, yakni Uji Multilokasi 14 VUH (RC2) (Oktober 2017 sd Februari 2021), Refreshing Knowledge Analisa Pendahuluan (Januari 2021), Penelitian Penyakit Busuk Akar dan Pangkal Batang karena Jamur Xylaria (Januari 2020 sd Juli 2021), Lokasi pengujian Pupuk Eco Farming di PG Cintamanis (September 2020 sd Desember 2021), Kerjasama Grand Strategy Peningkatan Performa On Farm PT Buma Cima Nusantara (September 2020 sd Juni 2022), Inhouse Training Pengendalian Hama Terpadu (Oktober 2020), Pengembangan dan Penggunaan Benih Tebu Kultur Jaringan (G1) (Maret 2019 – Februari 2021) dan Pengujian di Laboratorium Jasa (Lab Pengujian dan Lab Kalibrasi).


“Dengan kerjasama  yang masih berlangsung, tentu ini harus dioptimalkan kembali. Kedepan P3GI lebih terbuka dan lebih respon terhadap PTPN VII. P3GI harus menjadi pelayanan yang baik dalam melayani costumer,” tegasnya.


Pada ksempatan itu, Eka juga meminta kepada PTPN VII dapat memberikan kembali pijam pakai lahan yang pernah diberikan beberapa tahun lalu kepada P3GI. Hanya saja P3GI tidak memanfaatkan dengan baik.  Lahan seluas 20 hektar ini akan digunakan sebagai kebun benih dengan beberapa jenis varietas. Sehingga kebutuhan benih PTPN VII bisa cepat terpenuhi. (Rls/KN)

Kepsek SLBN Metro Selatan 9 (Sembilan) Tahun Menjabat Tidak Ada Perbaikan Sarpras

Kepsek SLBN Metro Selatan 9 (Sembilan) Tahun Menjabat Tidak Ada Perbaikan Sarpras



Metro, (Lampung) - Menjabat selama 9 (sembilan) tahun sebagai Kepala Sekolah, di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Kota Metro yang beralamat di Jl. Gatot Kaca, Sumbersari, Kec. Metro Selatan, Kota Metro, tentu banyak yang sudah dihasilkan. Baik dari hasil pembangunan sekolah, maupun berbagai prestasi siswa.


Namun, hal itu tidak sesuai dengan apa yang ada disekolah tersebut. Mengelola dana puluhan juta bersumber dari anggaran dana bos (Bantuan Operasional Sekolah), SLBN Metro tidak ada perawatan Sarana dan Prasarana sekolah.


Fakta buruknya adalah keadaan di sekolah SLBN Metro sejumlah gedung rusak mulai dari plafon, papan resplang roboh, hingga kusamnya cat dimasing - masing ruang kelas. Sehingga ini menimbulkan pertanyaan, kemanakah anggaran dana bos untuk pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah selama ini.


Saat ditemui, Yuli Hartati selaku Kepsek SLBN Metro mengatakan, tidak mengetahui secara rinci anggaran dana bos tahun 2020 dan yang mengetahui adalah tim aset serta bendahara.


"Kami sudah mengajukan belajar tatap muka, tetapi lewat daring dikarenakan anak-anak rentan. Siswa tidak masuk dari bulan April tahun lalu ( triwulan II ), Masalah anggaran dana bos, nanti tim aset dan bendahara saya yang menjelaskan, bu Umi," ungkapnya.


Tetapi hingga menunggu beberapa jam, tim aset serta bendahara dana bos SLBN Metro tak kunjung datang. Terkesan pihak SLBN Metro menghindari tim awak media, ada dugaan bahwa pelaporan penggunaan anggaran dana bos fiktif dan telah diselewengkan.


Terbukti, sesuai data pelaporan online pada tahun 2020 SLBN Metro telah menerima anggaran dana bos sebesar Rp.218.800.000,- terbagi dalam tiga tahap :


* Dana Triwulan I Rp. 66.000.000,-

By.Pemeliharaan Prasarana Rp.33.379.500,-

By.Pengelolaan Sekolah Rp.2.339.000,-

By.Kegiatan Pembelajaran & Ekstrakulikuler Rp.9.069.000,-

By.Langganan Daya & Jasa Rp.5.962.500,-


* Dana Triwulan II Rp. 88.000.000,-

By. Pemeliharaan Prasarana Rp.21.440.000,-

By. Pengelolaan Sekolah Rp.14.339.500,-

By. Kegiatan Pembelajaran & Ekstrakulikuler Rp.10.688.700,-

By. Langganan Daya & Jasa Rp.22.205.000,-

By. Penerimaan siswa baru Rp.2.600.000,-


* Dana Triwulan III Rp. 64.800.000,-

By. Pemeliharaan Prasarana Rp.4.473.000,-

By. Pengembangan profesi guru Rp.600.000,-

By. Kegiatan Evaluasi Pembelajaran Rp.1.235.600,-

By. Pengelolaan Sekolah Rp.15.291.500,-

By. Kegiatan Pembelajaran & Ekstrakulikuler Rp.5.784.600,-

By. Langganan Daya & Jasa Rp.1.455.300,-

By. Penerimaan siswa baru Rp.2.910.000,-


Sesuai pelaporan SLBN Metro, ada kegiatan pembelajaran dan Ekstrakurikuler di Triwulan 2 dan 3 tetapi tidak di yakini kebenarannya. Pasalnya saat ini masa pendemi Covid-19 seluruh siswa tidak masuk sekolah dan pemerintah menerapkan PSBB/PPKM mulai dari Kabupaten/Kota hingga Provinsi di seluruh Indonesia.


Oleh sebab itu, secepatnya kami akan meminta pihak BPK untuk mengaudit penggunaan dana BOS di SLBN Metro.


(TIM/Samidi)

Gusti Bodwien: Harapan & Apresiasi Untuk Pemerintah Kabupaten Lampung Utara

Gusti Bodwien: Harapan & Apresiasi Untuk Pemerintah Kabupaten Lampung Utara



Lampung Utara - Suttan Gusti Prabu Bodwien, Tokoh pemuda sekaligus Tokoh adat yang ada di Kecamatan Abung Timur, dan juga berstatus sebagai Dewan Pembina di salahsatu Organisasi pers Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) yang ada di Lampung Utara, Kamis (18/2/2021). 


Sapaan Akrab nya "Gusti bodwien", sangat mengapresiasi kebijakan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara (Pemkab Lampura), untuk dapat menunda rencana pembelian Kendaraan Dinas baru, Rabu (17/02/2021).   


Gusti Bodwien juga menyampaikan, Pemkab Lampura semestinya harus lebih fokus memprioritaskan Program-program yang menyentuh langsung untuk kepentingan masyarakat luas secara menyeluruh dan utuh.  Ia juga menyampaikan bahwa keputusan yang diambil oleh Pemkab Lampura, untuk menunda Rencana pengadaan Kendaraan dinas baru, merupakan keputusan yang sangat tepat. 


“Menurut hemat saya, menunda Rencana Pengadaan Kendaraan-dinas baru merupakan Keputusan Pemkab Lampura yang sangat tepat, mengingat kondisi Keuangan di Pemkab Lampura yang saat ini sedang dalam keadaan sulit.   Pemulihan sektor perekonomian dan Peningkatan kualitas serta Kuantitas pendidikan, itulah yang paling masyarakat Lampura butuhkan saat ini.  Mudah-mudahan harapan masyarakat ini bisa menjadi perhatian serius Pemkab Lampura,” harap Gusti bodwien. 


Gusti bodwien juga menegaskan, Pemkab Lampura yang saat ini dibawah kepemimpinan Hi. Budi Utomo, harus lebih bijaksana lagi, jeli, cermat dan juga dibarengi dengan hati naluri kemanusiaan yang tinggi dalam menetapkan kebijakan-kebijakan daerah yang mana berfokus pada kemaslahatan dan kepentingan masyarakat secara menyeluruh dan utuh.


"Pak Budi Utomo harus lebih mengedepankan kepentingan masyarakat secara utuh dan menyeluruh, serta juga harus mampu dalam memilih dan memilah arah tujuan pembangunan yang visioner, yang mana terbebas dari Intervensi dari kepentingan politik serta kelompok dan golongan tertentu,” pungkasnya.


"Dengan demikian, harapan saya mudah-mudahan secara perlahan dapat dipastikan Kabupaten Lampura akan kembali bangkit dan pulih dari keterpurukan, mandiri serta bermartabat dan juga memiliki masyarakat yang berkarakter kuat," tutupnya.  (Albet)

Kapolres Lampura Beri Bantuan Sembako Kepada Penjaga Sekolah & Guru Bhayangkari Korban Bencana Banjir

Kapolres Lampura Beri Bantuan Sembako Kepada Penjaga Sekolah & Guru Bhayangkari Korban Bencana Banjir

 



Lampung Utara - Rasa kepedulian kepada warga masyarakat terus dilakukan Polres Lampung Utara, kali ini Kapolres Lampung Utara AKBP Bambang Yudho Martono, S.I.K.,M.Si. melaksanakan Anjangsana sekaligus memberikan Taliasih berupa sembako ke Rumah guru dan penjaga sekolah Bhayangkari Lampung Utara yang menjadi korban banjir, Kamis (18/02/2021). 


Kapolres Lampung Utara AKBP Bambang Yudho Martono, S.I.K.,M.Si. mengatakan, "Pada kegiatan Anjangsana kali ini, kita ke Rumah kediaman saudara Zaidir Yuliato dan M. Salim," ujarnya pada hari Rabu (17/2/2021). 


Lanjutnya, "Seperti kita ketahui bahwa tugas kepolisian, selain dari penegakan hukum adalah sebagai Pelindung, Pengayom dan Pelayan masyarakat, tentu sangat erat hubungannya.  Kita selalu berupaya memberikan pelayanan yang terbaik, khususnya bagi masyarakat di Lampung Utara," terang Kapolres. 


Tentu diharapkan juga, melalui kegiatan seperti ini, warga masyarakat menjadi lebih dekat dan dapat berkontribusi dalam memberikan setiap informasi kepada Polres Lampung Utara. 


"Selain itu, karena masa pendemi belum berakhir, kami juga mengharapkan agar masyarakat tetap selalu mematuhi Protokol kesehatan," Harap AKBP Bambang Yudho.  (Albet)

Ketua DPRD Kota Metro Gelar Reses

Ketua DPRD Kota Metro Gelar Reses


Metro (Lampung) - Ketua DPRD Kota Metro,Tondi Muammar Ghaddafi Nasution bersama Anggota DPRD Hj. Ratni Makarau, SE. menggelar reses pertama tahun 2021 guna menyerap aspirasi masyarakat ditengah pandemi Covid-19.Acara berlangsung di Jalan Kunang No.55 Kauman, Metro Pusat, Rabu, (17/02/2021) malam.


Hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD Tondi Muammar Ghaddafi, Kadis Disporapar Tri Hendriyanto, Kabag Pembangunan Rahman dan warga setempat.


Dalam sambutannya, Tondi Muammar Ghaddafi selaku Ketua DPRD Kota Metro menyampaikan,maksud dan tujuan dalam kegiatan reses oleh anggota DPRD.


"Kegiatan reses anggota DPRD Hj.Ratni Makarau,S.E merupakan komunikasi dua arah antara legislatif dengan konstituen melalui kunjungan kerja secara berkala merupakan kewajiban anggota DPRD untuk bertemu dengan konstituennya ( masyarakat ) secara rutin pada setiap masa reses. Masa reses adalah masa kegiatan DPRD di luar kegiatan masa sidang dan di luar gedung.Tujuannya untuk menampung aspirasi masyarakat yang ada di daerah pemilihannya masing-masing," ungkap Tondi.


Sementara itu,Hj.Ratni Makarau,SE.selaku anggota DPRD Komisi II mengucapkan, terima kasih kepada masyarakat serta Ketua DPRD Metro dapat menghadiri kegiatan reses pertama tahun anggaran 2021.


"Selain menampung aspirasi masyarakat dapil Metro Pusat.Mudah - mudahan segala aspirasi dalam reses ini akan kami sampaikan kepada Pemerintah Kota Metro.Perlu diketahui,Kota Metro saat ini Zona Merah,tetap jaga kesehatan dan patuhi selalu protokol kesehatan," tutupnya.


(ADV)