Advertisement
Musirawas Utara - Terkait adanya indikasi konspirasi penentuan pemenang tender proyek konstruksi fisik pasar rakyat di Kecamatan Nibung, Kabupaten Musirawas Utara (Muratara). Kepala Dinas Perindustian Perdagangan dan Koperasi (Disprindagkop) Muratara, Syamsu Anwar, meminta agar persoalan tersebut tolong diredam, Minggu (4/2/2018).
Syamsu Anwar mengatakan bahwa Disprindagkop hanya menyediakan kegiatan saja, persoalan penentuan pemenang itu urusan Unit Layanan Pengadaan (ULP) dan Pokja, sepanjang tidak melangar aturan kami terima. Terkait adanya indikasi konspirasi penetapan penentuan pemenang dalam proses tender proyek kontruksi fisik pasar rakyat, dirinya meminta tolong diredam, dengan alasan semua sudah sesuai.
"Terkait proyek kontruksi fisik pasar rakyat, tolong diredam", ujar Kadis prindagkop Muratara itu, melalui telpon genggamnya dinomor. 082372004×××.
Diceritakan dia, selain tahun 2017 bahwa ditahun sebelumnya, yaitu tahun 2016 proyek kontruksi fisik pasar rakyat, pernah dianggarakan, namun tidak dikerjakan dikarenakan ada janji yang masih ulur tarik. Hal ini diketahui dia, setelah dirinya dipanggail Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Sumsel di Palembang, atas nama pak Teguh, untuk dimintai penjelasan.
"Tahun sebelumnya sudah dianggarkan, namun tidak dikerjakan", kata Samsu Anuar.
Diketahui Disprindagkop Muratara, melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2017, telah menganggarkan dana sekitar Rp 13 miliar, untuk Proyek Konstruksi Fisik Pasar Rakyat, yang dikerjakan oleh PT. Detail Multi Konstruksi, selaku Pemenag lelalang. (Shalin/KN)

