KONKRIT NEWS
Sabtu, Januari 24, 2026, 21:09 WIB
Last Updated 2026-02-23T14:10:34Z
DPRD Lampung

Gerakan Bersatu dengan Alam di Way Kambas, Ketua DPRD Lampung Dorong Mitigasi Konflik Gajah

Advertisement

Lampung Timur - Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar menghadiri kegiatan Gerakan Bersatu dengan Alam yang diselenggarakan oleh Kodam XX/Radin Inten di Kantor Balai Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Labuhan Ratu Lama, Kabupaten Lampung Timur, Sabtu (24/1/2026).   


Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Pangdam XX/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, Danrem 043/Garuda Hitam Brigjen TNI Haryantana, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Lampung, unsur TNI dan Polri, Kepala Balai Taman Nasional Way Kambas, serta sejumlah tamu undangan lainya.


Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar menyampaikan dukungan DPRD Provinsi Lampung terhadap upaya pelestarian lingkungan hidup sekaligus penguatan fungsi pengawasan terhadap kebijakan dan program pemerintah daerah yang berkaitan dengan pengelolaan kawasan konservasi serta mitigasi konflik antara manusia dan satwa liar, khususnya gajah Sumatra, di wilayah sekitar Taman Nasional Way Kambas.   


“DPRD Provinsi Lampung akan melaksanakan fungsi pengawasan secara optimal terhadap pelaksanaan kebijakan dan program pelestarian lingkungan serta penanganan konflik satwa liar agar berjalan sesuai ketentuan dan terkoordinasi dengan baik antarinstansi terkait,” ujarnya. 


Ia juga menyampaikan dukungan terhadap rencana pemerintah daerah membangun pagar permanen di sepanjang perbatasan kawasan Taman Nasional Way Kambas dengan desa-desa penyangga sebagai salah satu upaya menekan potensi konflik antara satwa liar dan masyarakat.   


“Saya mendorong penguatan dan penambahan Masyarakat Mitra Polhut (MPP) di desa-desa yang berbatasan langsung dengan kawasan Way Kambas untuk meningkatkan pengawasan serta pencegahan masuknya satwa liar ke wilayah permukiman penduduk,” ungkapnya.   


Sebelumnya, kegiatan Gerakan Bersatu dengan Alam diawali dengan sesi urun rembuk yang membahas pengelolaan kawasan Taman Nasional Way Kambas serta langkah-langkah mitigasi konflik satwa liar dengan masyarakat desa penyangga.    


Forum tersebut menjadi ruang koordinasi dan pertukaran pandangan antar pemangku kepentingan dalam merumuskan solusi bersama yang berkelanjutan.   


Dalam sesi urun rembuk tersebut,kehadiran unsur pimpinan daerah dan instansi terkait dalam kegiatan tersebut mencerminkan komitmen bersama untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup dan keberlanjutan ekosistem di Provinsi Lampung.   


Usai mengikuti sesi urun rembuk dan kegiatan di Kantor Balai Taman Nasional Way Kambas, rombongan melanjutkan agenda dengan mengunjungi Pusat Pelatihan Gajah Way Kambas sebagai bagian dari rangkaian kegiatan