KONKRIT NEWS
Selasa, Agustus 11, 2026, 11:56 WIB
Last Updated 2026-08-11T04:56:23Z
UINRIL

Dinilai Unggul, SPI UIN Raden Intan Lampung Jadi Rujukan Best Practice UIN Jambi

Advertisement

 


Bandar Lampung – Satuan Pengawasan Internal (SPI) Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi melakukan kunjungan sharing best practice ke SPI UIN Raden Intan Lampung, Senin, 10 Agustus 2026. 


Kunjungan tersebut bertujuan mempelajari sejumlah praktik baik dan capaian SPI UIN Raden Intan Lampung dalam penguatan tata kelola, pengawasan internal, manajemen risiko, penyelesaian tindak lanjut hasil pemeriksaan, serta pembangunan budaya integritas di lingkungan perguruan tinggi.


Kepala SPI UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Dr. Novi Mubyarto, S.E., M.E., PIA., hadir bersama delapan anggota tim. Rombongan diterima langsung oleh Kepala SPI UIN Raden Intan Lampung Dr. Fathul Mu’in, M.H.I., didampingi Sekretaris SPI Dr. Erike Anggraini beserta jajaran. 


Novi mengatakan, kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya berbagi pengalaman sekaligus mempelajari secara langsung berbagai praktik pengawasan yang telah dikembangkan SPI UIN Raden Intan Lampung.


Menurutnya, terdapat sejumlah aspek yang ingin dipelajari lebih mendalam, terutama penguatan tata kelola, pelaksanaan pengawasan internal, manajemen risiko, pendampingan audit, penyusunan program kerja SPI, mekanisme reviu dan evaluasi, hingga strategi percepatan penyelesaian Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan (TLHP).


“Kami datang ke SPI UIN Raden Intan Lampung karena ingin belajar dari pengalaman yang sudah berhasil dilakukan di sini. Kami masih memiliki sejumlah temuan yang tindak lanjutnya belum seluruhnya berhasil diselesaikan. Karena itu, kami ingin mengetahui strategi, pola pendampingan, dan langkah-langkah yang dilakukan SPI UIN Raden Intan Lampung hingga penyelesaian temuannya dapat berjalan dengan baik,” kata Novi.


Selain penyelesaian TLHP, lanjut Novi, SPI UIN Jambi juga ingin mempelajari tentang audit, pengelolaan konflik kepentingan dan pengendalian gratifikasi. Aspek tersebut penting untuk memperkuat sistem pengendalian internal, meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi, mencegah potensi penyimpangan, serta membangun budaya kerja yang transparan dan berintegritas. 


Pihaknya berharap praktik baik yang diperoleh selama kunjungan dapat diadaptasi dan dikembangkan sesuai kebutuhan UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. Pertemuan tersebut juga diharapkan memperkuat jejaring dan kerja sama antar-SPI Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN).


Kepala SPI UIN Raden Intan Lampung Dr. Fathul Mu’in, M.H.I. menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, pertukaran pengalaman antar-SPI penting untuk memperkuat fungsi pengawasan internal sekaligus mendorong tata kelola perguruan tinggi yang semakin baik. 


Ia menjelaskan, fungsi SPI saat ini tidak hanya berorientasi pada pemeriksaan, tetapi juga diarahkan menjadi mitra strategis pimpinan dan unit kerja dalam memperkuat tata kelola universitas. Implementasinya dilakukan melalui fungsi assurance dan konsultansi yang mencakup audit, reviu, evaluasi, pemantauan, serta pendampingan terhadap unit kerja.


Dalam bidang reviu, SPI UIN Raden Intan Lampung antara lain melakukan reviu Laporan Kinerja, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), RKA-KL, laporan keuangan, serta Pengendalian Intern atas Pelaporan Keuangan (PIPK). Sementara pada fungsi evaluasi, SPI melakukan evaluasi terhadap bantuan mahasiswa, serapan anggaran, remunerasi, manajemen risiko, hingga hasil Survei Penilaian Integritas.


Capaian yang menjadi perhatian dalam kegiatan sharing best practice tersebut adalah keberhasilan UIN Raden Intan Lampung menyelesaikan tindak lanjut hasil pemeriksaan. Berbagai temuan dan rekomendasi hasil pemeriksaan secara bertahap ditindaklanjuti hingga mencapai saldo nihil atau Rp0.


Keberhasilan penyelesaian TLHP tersebut mendapat apresiasi dari Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI. Capaian itu menjadi salah satu indikator penguatan kepatuhan, akuntabilitas, dan efektivitas pengendalian internal di UIN Raden Intan Lampung. Capaian lainnya terlihat dari peningkatan maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan Badan Layanan Umum (BLU). 


Dalam pertemuan itu, SPI UIN Raden Intan Lampung juga berbagi praktik pengelolaan konflik kepentingan. Praktik baik lainnya adalah penguatan Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG). UIN Raden Intan Lampung telah membentuk Tim UPG sejak 2023 dan selanjutnya mengikuti Program Penguatan Integritas Ekosistem Perguruan Tinggi Negeri. 


Berbagai kegiatan penguatan integritas juga dilakukan melalui edukasi antikorupsi, pengendalian gratifikasi, Survei Penilaian Integritas, serta rencana Pembangunan pembangunan Zona Integritas.