Tampilkan postingan dengan label Inspiratif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Inspiratif. Tampilkan semua postingan

24/07/21

Launching Buku JTdZN oleh Panitera MA-RI

Launching Buku JTdZN oleh Panitera MA-RI

 


BKDZN – Buku Inspiratif Gerakan Moral Berani Keluar Dari Zona Nyaman (BKDZN) dengan judul *Jangan Terjebak di Zona Nyaman  (JTdZN)* resmi dilaunching oleh Panitera Mahkamah Agung RI, Ridwan Mansyur, Sabtu (24/07/2021).

Buku yang ditulis _Founder_ BKDZN, Arief Hidayat dan kawan-kawan ini dilaunching pada webinar kepemimpinan BKDZN diikuti oleh ratusan peserta _zoom meeting_ serta ditayangkan live pada _multi flatform_ media sosial resmi BKDZN  (zoom meeting, youtube, instagram dan fn facebook.)

Ridwan Mansyur saat me _launching_ buku tersebut mengaku telah membaca buku yang dikemas dengan format _kitchensoup._ Menurutnya, buku mungil ini isinya sangat bernas. 

“Buku ini mungil tapi isinya sangat bernas. Buku ini _eco green_, ringan, mudah dibawa. Bisa dibaca di mana pun, sambil santai,” ujar Ridwan Mansyur.

Tidak hanya itu saja, di tengah peserta webinar dari berbagai latar belakang itu, Ridwan Mansyur mengatakan _launching_ nya buku JTdZN ini adalah momentum sejarah dalam gerakan moral BKDZN. Betapa tidak kata dia, _launching_ nya buku JTDZN menunjukkan bahwa pejuang BKDZN benar-benar mencintai dan akan melakukan perubahan besar. 


“Sejarah tidak mencatat mereka yang tidak menyukai perubahan, yang dicatat itu adalah yang membawa perubahan,” tukasnya.

Setelah membaca buku ini kata Ridwan Mansyur, ia meyakini akan ada perubahan besar pada pola pikir dan cara bertindak bagi siapa saja yang telah mendapatkan dan membaca buku JTdZN.   

“Saya sangat terkesan dengan buku JTdZN ini,  buku ini wajib dibaca oleh siapa saja yang menginginkan perubahan. Setelah membaca buku ini selain memiliki pengaruh besar bagi diri sendiri, juga akan mengajak yang lain untuk berubah menuju lebih baik dan tentunya menjadi amal ibadah, pemimpin yang baik tentu merupakan _"agent of change,”_ paparnya. 

Sementara itu, Arief Hidayat, Founder BKDZN dalam kesempatan ini menyampaikan bahwa buku JTdZN yang saat ini sudah beredar di seluruh Indonesia merupakan karya luar biasa gerakan moral Berani Keluar Dari Zona Nyaman. Ia bersama pejuang lainnya menyelesaikan buku tersebut dalam waktu yang sangat singkat. 

Bahkan kata Arief, di luar ekspektasinya sebelum buku tersebut selesai proses cetak, jumlah pemesan sudah sangat  luar biasa. 

“Sungguh di luar ekspektasi saya, buku JTdZN ini 2 hari ludes, cetak 1000 eksemplar habis dalam waktu 2 hari. Semua sudah ada pemiliknya, sekarang sudah berada di tangan pemiliknya hampir di seluruh wilayah Indonesia,” tukasnya. 

Saat ini kata pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI ini, tim penulisan buku JTdZN sedang menyiapkan cetakan ke 2.  

“Cetak 1000 pertama langsung habis, sekarang kita cetak ulang 1000 eksemplar,” imbuhnya. 

Tak berhenti sampai di situ, tim penulisan buku JTdZN saat ini juga sudah menyiapkan buku JTDZN edisi ke dua dengan kisah-kisah inspiratif menarik lainnya. 

“Buku JTdZN ini akan terbit terus menerus, setelah selesai semua buku JTDZN pertama ini, kita akan terbitkan buku JTDZN ke dua, saat ini naskahnya juga sudah siap,” sebut Arief Hidayat. 


Pada penghujung acara Launching Buku Jangan Terjebak di Zona Nyaman dan Webinar Kepemimpinan ini Founder BKDZN Arief Hidayat menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat. 

“Atas nama Founder BKDZN dan atas nama pribadi dan seluruh pejuang BKDZN menghaturkan terima kasih tak terhingga kepada seluruh peserta Launching Buku JTdZN dan Webinar Kepemimpinan terkhusus kepada para nara sumber, *Dr. H. Ridwan Mansyur, SH, MH, Dr. Pelmizar, Dr. Sugiri Permana* serta support kehadiran  _coach_ Eloy Zalukhu/ _Master Theocentric Motivation_  ,  bunda Dr Diah Sulastri Dewi, SH.M.H/Hakim Tinggi PT DKI Jakarta,  Yudi Ariesta Chandra/Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia di Jepang, dan lain-lain,” sebutnya. 

“Mari kita bergandeng tangan untuk menjadikan hidup kita lebih bermakna bagi semesta. Tebarkan kebaikan dengan semangat 4 M, memberi, menerima, mengingatkan, dan menguatkan. (Rls/KN)

25/03/21

Haii.. Sineas Indonesia! Workshop Festival Film Lampung 2021 is coming on ✨

Haii.. Sineas Indonesia! Workshop Festival Film Lampung 2021 is coming on ✨


Ada kabar gembira nih khusus sineas Lampung, Yang mana Festival Film Lampung tahun ini akan menggelar "Workshop FFL 2021". Pada Workshop ini akan mengulas tuntas tentang pembuatan film mulai dari ide cerita dibuat hingga film itu di produksi, yang akan berlangsung selama 6 hari lohh.. 

Mulai tanggal 6 April 2021 hingga 11 April 2021.


Dalam Workshop FFL 2021 ini akan diisi oleh :

1. Benny Kadarhariarto (Sinematografer) 

2. Dere Rizkita (Editor) 

3. Roufy Nasution (Sutradara) 


Wahh..  bakalan seru dan yang tentunya banyak ilmu seputar dunia perfilman yang akan di dapat.


HTM 250k 

Include : 

- Baju

- Masker

- Sertifikat

 

Penasaran??

Link pendaftaran dapat langsung mengunjungi bit.ly/PendaftaranWorkshopFFL2021


Segera daftarkan diri kalian dan jangan sampai kelewatan karena Kuota Terbatas!!. 


Untuk info lebih lanjut dapat menghubungi, 

Contact Person :

Abizal Rahmadan

📞 089501530306

M. Syaiful Ma'arif

📞 087747563591

.

#mariberpestakarya

#festivalfilmlampung2021

#festivalfilmlampung

#inifflyay

#ffl2021

#beradaptasiberkaryauntukbangsa

12/01/21

Dosen Teknologi Kosmetik ITERA Buat Masker Kecantikan Organik

Dosen Teknologi Kosmetik ITERA Buat Masker Kecantikan Organik



Di era milenial saat ini penggunaan masker kecantikan menjadi salah satu trend terutama bagi kalangan remaja. Hal tersebut mendorong salah satu dosen Program Studi (Prodi) Teknologi Kecantikan Institut Teknologi Sumatera (ITERA) Tikarahayu Putri S.Pd, M.Si berinisiatif membuat produk masker organik sederhana dari bahan baku beras dan daun kelor (Moringa Oleifera). 

.

.

Tika menjelaskan, masker organik merupakan produk kecantikan pribadi yang dibuat dari bahan alami seperti beras, daun kelor, kunyit, temulawak, dan bahan lainnya. Penggunaan bahan dasar dari bahan alami tersebut menjadikan masker jenis ini hampir tidak menimbulkan efek samping, sehingga aman jika digunakan oleh remaja, bahkan oleh ibu hamil dan menyusui sekalipun dapat menggunakannya. Tika mengaku memilih beras sebagai bahan baku karena beras mudah untuk didapatkan serta mudah diolah menjadi masker. 

.

.

“Selain itu beras juga kaya akan manfaat untuk kesehatan kulit wajah. Salah satu kandungan zat yang terdapat dalam beras adalah asam ferulic dan allantoin yang dapat menjadi agen anti-inflamasi yang baik, serta dapat menenangkan kulit yang terbakar akibat paparan sinar matahari,” ujar Tika.

.

.

Hingga saat ini Tika telah memproduksi empat varian masker organik yaitu susu, arang aktif (charcoal), susu, dan coklat, serta telah dipasarkan melaui media sosial dan e-commerce. Masing-masing masker dihargai Rp5000/pcs, dan dapat pesan melalui akun @ukhtea.clo.

.

.

Tika menjelaskan manfaat varian masker organik buatannya untuk kulit wajah. Seperti masker coklat yang disebut bermanfaat sebagai sumber nutrisi dan antioksidan. Coklat memiliki kandungan senyawa antioksidan dan flavonoid dalam jumlah yang cukup tinggi serta mengandung banyak vitamin dan mineral sehingga coklat dapat melembapkan kulit, anti-aging, dan mencerahkan kulit.

.

.

Sementara masker daun kelor memiliki kandungan asam lemak yaitu asam oleat serta memiliki efek antimikroba. 

.

.

“Daun kelor ini sangat cocok dimanfaatkan untuk mengobati jerawat dan komedo. Selain itu daun kelor juga bermanfaat untuk mengecilkan pori-pori dan menyamarkan noda hitam,” ujar Tika.

.

.

Sementara masker organik dengan kandungan susu dipercaya mampu mengurangi keriput pada wajah karena adanya kandungan enzim dan protein. Sehingga susu dapat melembabkan kulit, membersihkan kulit dari kotoran yang menempel, dan mencerahkan wajah. Arang aktif Charcoal berfungsi sebagai absorben dimana charcoal mampu mengangkat kotoran yang menyumbat pori-pori hingga timbulnya jerawat. Selain itu juga charcoal memiliki manfaat untuk mendetoksifikasi kulit, menyerap minyak berlebih, dan mengangkat sel kulit mati.

.

.

Tika menyebut, masker organik tersebut tahan sampai enam bulan setelah kemasan di buka Penggunaan masker ini juga tergolong mudah. Hanya mencampurkan bubuk masker dengan air, madu, atau air mawar.

.

.

Selanjutnya masker dapat digunakan ke seluruh wajah dan ditunggu 15-20 menit. Setelah masker mengering dan kulit terasa kencang, bilas wajah dengan menggunakan air bersih. 

.

.

Dosen Teknologi Kosmetik yang menjadi rekan kerja Tika, Annisaa Siti Zulaicha S.Pd, M.Si mengaku telah mencoba menggunakan masker tersebut. Annisaa menyampaikan bahwa penggunaan masker varian Moringa Oleifera ini menjadikan kulit terasa dingin, kenyal dan kencang serta tidak menimbulkan efek samping seperti gatal atau iritasi. (*).

28/12/20

Saatnya "PEMUDA" Keluar Dari Zona Nyaman

Saatnya "PEMUDA" Keluar Dari Zona Nyaman

 


"Seribu orang tua bisa bermimpi, satu orang pemuda bisa mengubah dunia." -Ir. Soekarno 

Kata mutiara yang terlahir dari sang proklamator kemerdekaan Republik Indonesia itu sangat penting bagi kita para pemuda untuk berfikir secara cermat dan khidmat, supaya bisa mengartikan dengan benar tujuan dari kata kata Proklamator tersebut,bukan hanya sekedar mengartikan namun kita wajib untuk menghadirkan mimpi mimpi untuk kemajuan bangsa Indonesia,

Ia menyadari "Ir Soekarno" , bahwa generasi muda adalah kader yang akan memimpin bangsa Indonesia di masa yang akan datang. Di tangan orang muda, tongkat estafet kepemimpinan bangsa Indonesia berada. Merekalah, yang akan membawa dan menentukan bangsa Indonesia ke arah yang lebih baik. Agar menjadi Negara yang lebih maju, beradab dan berdaya saing.

Peran dan kontribusi pemuda terhadap Bangsa bukan sebuah pertanyaan ataupun keraguan lagi bagi kita, karena dari jaman orde lama hingga orde baru, Pemuda Pemuda Indonesia telah memberikan coretan penting di setiap perjalanan  Bangsa Indonesia, Pemuda pun hadir dan berperan penting dalam menghantarkan Kemerdekaan Pepublik Indonesia, dan tetap akan menjaga keutuhan NKRI.

*Indonesia Butuh Pemuda*

Begitu banyak Julukan atau panggilan yang disematkan kepada para Pemuda,

Mulai dari Agent of change (sebagai agen perubahan)

Lalu Agent of Development (sebagai agen pembangunan)

Sampai Agent of modernizations (sebagai agen pembaharuan)

Melihat begitu banyak nya julukan yang diberikan kepada Pemuda, disitulah banyaknya harapan yang dititipkan kepada Pemuda,

Mengingat bahwa banyaknya persoalan yang muncul dihadapan kita pada saat ini seperti ancaman disintegrasi Bangsa. 

Seperti, menguatnya isu radikalisme dan terorisme. Toleransi dan kebebasan beragama semakin suram. Meningkatnya informasi hoaks di media sosial

Sebagai agen perubahan, dengan sikap kritis dan semangatnya, Pemuda harus memiliki kekuatan untuk mempengaruhi dan menyadarkan masyarakat untuk melakukan suatu gerakan perubahan sosial.

Gerakan tersebut bisa kita mulai dan dilakukan dari berbagai wadah yang tergabung di dalam suatu organisasi kepemudaan yang ada di Indonesia, seperti KARANG TARUNA,KNPI, PEMUDA PANCASILA,GPN,dan organisasi kepemudaan lainnya 

Semua itu menjadi harapan besar untuk kita bersama bahwa hadirnya sebuah organisasi kepemudaan di tengah masyarakat bisa membawa perubahan yang penting dalam kehidupan sehari-hari di kemasyarakatan pada umumnya.

Dari organisasi kepemudaan kita bisa belajar untuk bertoleransi dan menimbulkan sifat sosial dan kepekaan terhadap sesama di bangsa Indonesia.

Jangan sampai wadah organisasi yang tergabung di dalamnya adalah pemuda bahkan menjadi ancaman bagi masyarakat, yaitu ancaman tidak mendapatkan kepercayaan dari masyarakat bahkan ancaman tidak dilirik didalam sisi positif organisasi kepemudaan tersebut oleh masyarakat.

UNDANG – UNDANG REPUBLIK INDONESIA 

NOMOR 40 TAHUN 2009 

Tentang 

PERAN, TANGGUNG JAWAB, DAN HAK PEMUDA 

Pasal 16

Pemuda berperan aktif sebagai kekuatan moral, kontrol sosial,dan agen perubahan dalam segala aspek pembangunan nasional.

Di UU kepemudaan diatas sudah jelas diatur bahwa kita sebagai Pemuda memiliki kewajiban untuk menjadi kontrol sosial terhadap kebijakan dan program pemerintah pusat hingga pemerintah daerah terapkan, jangan sampai kebijakan kebijakan yang pemerintah terapkan dan berlakukan di NKRI bahkan menjadi point negatif bukan kebijakan yang menguntungkan bagi masyarakat.

Hal tersebut yang memang harus selalu kita kritisi dan kita kawal bersama sama dan tetap didalam alur hukum pastinya.

Hidup pemuda Indonesia

Pemuda Jaya

#Nurul Azmi


27/12/20

Kebun Anggur Srikandi Jatimulyo Tempatnya Jual Bibit Anggur di Lampung Berkualitas Oke Punya!

Kebun Anggur Srikandi Jatimulyo Tempatnya Jual Bibit Anggur di Lampung Berkualitas Oke Punya!

 


Lampung Selatan - Kebun Anggur Srikandi Jatimulyo kini menjadi tempat yang famous di kalangan masyarakat Lampung Selatan dan sekitarnya. 

Pasalnya, anggur yang terkadang sulit berbuah dikarenakan kondisi iklim daerahnya, namun di Kebun Anggur Srikandi bisa dilihat nih banyak buah anggurnya lho. Hal ini, karena dari pembibitannya dilakukan secara profesional, hingga akhirnya menghasilkan Bibit-Bibit anggur berkualitas.

"Ada banyak kok jenis tanaman anggur, dan setiap jenisnya tentu memiliki rasa, bentuk dan warna yang berbeda-beda, seperti jenis buah Anggur Jupiter, berbentuk oval, kulit buahnya berwarna merah keunguan, daging buahnya tebal serta teksturnya renyah dan tanpa biji," Tutur owner kebun Anggur Srikandi Dandi Dwi Arista saat diwawancarai media, Selasa (15/12/2020).

Lanjut Dandi, buah anggur dapat tumbuh dengan baik apabila mendapatkan sinar matahari yang cukup. Selain itu, tanaman ini perlu dirawat, dan diperhatikan pertumbuhaanya agar dapat menghasilkan buah yang baik dan berkualitas.

"Kebun ini berada di Gg. Rajawali, Jatimulyo, Kec. Jati Agung, Kab. Lampung Selatan, kita memiliki banyak jenis buah Anggur, disini ada sekitar 50 jenis," Ujar dia.

Disamping ia memiliki kebun anggur, Dandi berkeinginan untuk jadikan desa tempat tinggalnya menjadi sebuah desa yang kaya akan buah anggur. 

"Saya itu ingin, buah anggur ini menjadi sebuah ICON di desa, jadi setiap rumah-rumah warga memiliki tanaman buah anggur, kemudian diharapkan mampu menjadi daya tarik tersendiri bagi warga asing yang berkunjung ke desanya, tentu akan menjadikan sebuah desa unik sekaligus menjadikan desanya sebagai tempat wisata buah," Kata ia.

Dandi berpesan kepada anak-anak muda untuk terus berjuang dengan gigih, dan harus mampu melihat peluang di sekitarnya.

"Ilmu tidak hanya didapat dari sekolah saja, melainkan juga banyak didapat dari luar dan praktik langsung di lapangan," Pesan Dandi. (TM/YS).

 @kebun_anggur_srikandijatimulyo