Tampilkan postingan dengan label Pemprov. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemprov. Tampilkan semua postingan

04/05/21

Dihadiri Bupati Mesuji Sapli, Pasar Murah Bersubsidi Pemprov Lampung Digelar Di Lapangan Harapan Jaya

Dihadiri Bupati Mesuji Sapli, Pasar Murah Bersubsidi Pemprov Lampung Digelar Di Lapangan Harapan Jaya

 


Mesuji - Bupati Kabupaten Mesuji Sapli TH menghadiri gelaran Pasar murah bersubsidi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung yang berlangsung di Lapangan Desa Harapan Jaya Kabupaten Mesuji, Selasa (4/5/ 2021).

Kegiatan Pasar Murah Bersubsidi tersebut digelar dengan menerapkan Protokol Kesehatan dikabupaten Mesuji yang dihadiri Gubernur Lampung Arinal Djunaidi diiwakili Kepala Dinas Perindag Provinsi Lampung Elvira Umihanni, Kabid Perdagangan dalam negeri Mohammad Zimmi Skil, pejabat Eselon 2 di ingkungan Pemerintah Kabupaten Mesuji sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pringsewu Neli Wati Sapli.

Dalam sambutannya Bupati Mesuji mengucapkan terimakasih kepada pihak Pemprov Lampung yang telah menyelenggarakan pasar murah dikabupaten Mesuji di bulan suci Ramadhan yang sebentar lagi akan datangnya Hari Raya Idul Fitri.

Pasar murah bersubsidi tentu sangat membantu kebutuhan rumah tangga dengan meningkatnya harga di pasar.

Menurutnya, masyarakat Mesuji sangat terbantu dengan adanya pasar murah dengan menebus harga beras Rp.9000 menjadi harga tebus murah Rp. 4000 perkilonya, gula dengan tebusan murah hanya 7000, tepung terigu hanya menebus murah 4000 dan telor hanya 17 ribu.

Ini tentu sangat membantu masyarakat Mesuji dimasa pandemi Covid-19 seperti ini, ujar Bupati Sapli, saat menyampaikan sambutan.

Sementara, Gubernur Lampung Arinal DjunaidI melalui Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung Elvira Umihanni saat membuka Pasar Murah Bersubsidi di Kabupaten Mesuji menjelaskan bahwa, sebagai lokasi kelima dengan diadakannya pasar murah bersubsidi dari lima titik pasar murah yang ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalu Dinas PERINDAG Provinsi Lampung, Alhamdulillah berjalan lancar dan sangat membantu masyarakat, ujarnya.

" Ya, tentu fenomena kenaikan harga beberapa kebutuhan bahan pokok pada Bulan Puasa selalu terjadi, untuk itu perlu diantisipasi dan tentunya Pemerintah saat ini hadir di tengah masyarakat dalam bentuk berbagai kegiatan salah satunya Kegiatan Pasar Murah Bersubsidi," kata Kadis Perindag Elvira Umihanni saat membuka kegiatan pasar murah bersubsidi.

Elvira berharap, Kegiatan Pasar Murah Bersubsidi  ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat untuk memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah dibandingkan dengan harga pasar dan menumbuh kembalikan daya beli masyarakat. 

" Pasar murah bersubsidi merupakan agenda rutin tahunan Pemprov Lampung melalui Disperindag," kata Elvira Umihanni.

Sementara, Ketua Panitia kegiatan pasar murah bersubsidi yang juga menjabat Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Lampung, M. Zimmi Skil menjelaskan bahwa, tujuan penyelenggaraan Pasar murah bersubsidi ini adalah sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Lampung untuk membantu masyarakat rentan ekonomi terutama kebutuhan bahan pokok dengan harga subsidi.

Zimmi menjelaskan bahwa pasar murah bersubsidi ini merupakan kegiatan rutin yang digelar setiap tahunnya oleh Pemerintah Provinsi Lampung dan bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten/Kota, tandasnya.(Rls/KN)

30/04/21

Peringati Nuzulul Quran, Gubernur Arinal Ajak Masyarakat Amalkan Al Quran

Peringati Nuzulul Quran, Gubernur Arinal Ajak Masyarakat Amalkan Al Quran


Bandar Lampung -- Gubernur Arinal Djunaidi menyelenggarakan Peringatan Nuzulul Quran 1442 H / 2021 M, bertempat di Mahan Agung, Jumat (30/04). Peringatan Nuzulul Quran 1442 H / 2021 M ini juga dihadiri oleh Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Sekda Provinsi Lampung, Bupati/Walikota se-Provinsi Lampung secara daring, Kepala OPD di Lingkungan Pemprov Lampung, Ketua MUI Provinsi Lampung.

Peringatan Nuzulul Quran bagi umat Islam memiliki nilai yang sangat strategis, yakni momentum diturunkannya kitab suci Al Quran kepada Rasulullah SAW.

Gubernur mengatakan, melalui peringatan ini diharapkan akan meningkatkan motivasi bagi masyarakat untuk lebih mencintai Al Quran, membacanya, mendalami isi kandungannya, menghayati dan mengamalkannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

"Melalui peringatan Nuzulul Quran tahun ini, saya mengharapkan dapat menjadi sarana silaturahmi sekaligus terbangun jembatan hati antara pemerintah dengan masyarakat, sehingga berbagai permasalahan sosial dan pembangunan dapat berjalan dengan baik," ucap Gubernur Arinal.

Dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 selama Ramadan dan libur Idul Fitri Tahun 2021 di Provinsi Lampung, Gubernur mengharapkan kepada ASN untuk tidak bepergian ke luar daerah, mudik maupun cuti.

Selain itu, sejalan dengan kesepakatan bersama antara Gubernur, Forkopimda Provinsi Lampung, Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung, Bupati dan Walikota se-Provinsi Lampung, Rektor UIN Raden Intan dan pengurus Majelis Ulama Indonesia Provinsi Lampung, bahwa pelaksanaan Salat Idul Fitri pada tanggal 1 Syawal 1442 Hijriah tidak dilaksanakan secara berjamaah di rumah ibadah atau di tanah lapang. Gubernur mengimbau kepada masyarakat agar menunaikan Salat Idul Fitri di rumah masing-masing.

"Saya mengimbau kepada anggota Forkopimda Provinsi Lampung, OPD terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, Instansi/Lembaga vertikal dan stakeholder terkait lainnya agar secara intensif dapat    melakukan monitoring dan evaluasi, sehingga pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri dapat berjalan dengan aman, nyaman dan khusyuk," imbau Gubernur Arinal. 

Di sela-sela acara, Gubernur Arinal didampingi Ketua TP PKK Provinsi Lampung dan Sekretaris Daerah menyerahkan secara simbolis bantuan kepada Masjid masing-masing sebesar 20 Juta di 15 Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung dan bantuan kepada Anak Yatim masing-masing sebesar 10 Juta di 15 Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung. (*/KN)

Dekranasda dan Bank Indonesia Bersinergi Tingkatkan Produktivitas Perajin

Dekranasda dan Bank Indonesia Bersinergi Tingkatkan Produktivitas Perajin


BANDAR LAMPUNG -- Pemerintah Provinsi Lampung bersama Dekranasda dan Bank Indonesia bersinergi meningkatkan produktivitas dan kemandirian para perajin dengan menggelar Workshop UMKM bertajuk "UMKM Tetap Eksis di Saat Krisis", di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur, Jumat (30/4/2021). 

Workshop untuk membangun semangat para perajin dan UMKM tersebut menghadirkan Entrepreneur Mentor & Founder IKAT Indonesia Didiet Maulana.

Kegiatan ini sekaligus membangkitkan aktifitas ekonomi kreatif yang berbasis pengembangan warisan budaya Lampung yang diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan kemandirian para perajin. 

Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Ibu Riana Sari Arinal mengatakan meski pandemi memberikan dampak di seluruh sektor termasuk para perajin, namun dirinya harus terus memberikan semangat para perajin untuk tetap bangkit. 

"Mari kita ubah tantangan ini menjadi peluang, kuncinya lakukan adaptasi bisnis dan usaha, digitalisasi dan inovasi produk," ujar Ibu Riana. 

Ibu Riana mengatakan perajin Lampung harus bangkit karena melihat Lampung sendiri sangat kaya dengan budaya dan kerajinan khas daerahnya. 

Seperti tapis, celugam, belah ketupat, maduwaro, sulam usus, jalin kepang, tenun, batik, dan lainnya. 

"Saya berharap suatu saat kerajinan khas Lampung akan menembus pasar nasional bahkan internasional," katanya. 

Ibu Riana menyebutkan dengan hadirnya Didiet Maulana di Provinsi Lampung, menjadi pendorong semangat para perajin Lampung. 

"Semoga para perajin di Provinsi Lampung dapat semakin kreatif dan inovatif sehingga mampu menghasilkan produk-produk baru serta dapat meningkatkan kualitas karya dan responsif terhadap permintaan pasar," katanya. 

Sementara itu, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengatakan tidak ada alasan, perajin dan UMKM di Provinsi Lampung tidak bangkit. 

Karena menurutnya, perajin dan UMKM di Provinsi Lampung terus disupport, baik oleh Pemerintah Provinsi Lampung, Dekranasda dan pihak perbankan. 

"Tidak ada alasan ini tidak maju, karena desainernya kita hadirkan dan daya dukung perbankan juga ada. Saya mempersilahkan kepada para perajin atau UMKM di Kabupaten/Kota untuk memanfaatkan moment ini," ujar Gubernur Arinal. 

Arinal menyebutkan Lampung sendiri termasuk Provinsi yang lengkap akan budayanya, seperti memiliki bahasa daerah, tulisan atau aksara dan mempunyai karya termasuk memiliki kain batik dan tapis. 

"Batik dan tapis Lampung harus dipertahankan. Batik dan tapis ini hendaknya sebagai sumber inspirasi," katanya. 

Arinal meminta dengan hadirnya Didiet Maulana, akan lebih menguatkan tapis dan batik dari Lampung untuk dikenal masyarakat luas. 

"Semoga kehadiran Didiet Maulana dapat membangkitkan semangat dan motivasi bagi pengrajin Lampung untuk berkarya lebih baik lagi kedepan," katanya. 

Namun demikian, Arinal berharap walau mengikuti perkembangan zaman, tradisi dan adat yang menjadi identitas budaya Lampung jangan pernah berubah. 

Di tempat yang sama, Entrepreneur Mentor & Founder IKAT Indonesia Didiet Maulana mengatakan melalui workshop ini, dirinya siap membantu perajin di Provinsi Lampung untuk mengeksplor yang menjadi ciri khas masing-masing Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung. 

"Mari setiap daerah masing-masing menggali, kita akan eksplor bersama, apa yang menjadi kekhasan dan cerita dimasing-masing daerah. Mari kita saling mendukung dan berkolaborasi," ujar Didiet. 

Didiet mengaku kagum dengan karya-karya kerajinan yang dihasilkan oleh perajin di Provinsi Lampung. 

Termasuk kagum dengan dukungan yang diberikan oleh Gubernur Lampung dan Bank Indonesia. 

"Lampung sangat diberikan jalan, mulai dari Dekranasda, Bapak Gubernur dan Bank Indonesia sangat mendukung. Disini dari segala arah mendapatkan suport, hebat sekali," katanya. 

Didiet berharap dengan segala potensi yang dimiliki Lampung, menjadi upaya untuk mengundang seluruh masyarakat untuk datang ke Lampung. 

"Potensi ini menjadi undangan agar masyarakat datang ke Lampung karena Lampung mampu menghasilkan karya seindah ini," katanya. (Red/KN)

29/04/21

Tindaklanjuti Arahan Presiden, Pemprov Lampung Gelar Rapat Koordinasi Penanggulangan Covid-19

Tindaklanjuti Arahan Presiden, Pemprov Lampung Gelar Rapat Koordinasi Penanggulangan Covid-19


Bandar Lampung -- Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, memimpin Rapat menindaklajuti Arahan Presiden tentang Penanggulangan Covid-19 di Provinsi Lampung, bertempat di Posko Satgas Terpadu Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung Ruang Abung Balai Keratun, Kamis (29/04).

Rapat ini juga dihadiri oleh Inspektur Provinsi Lampung, Asisten I, Kepala Bappeda, Kaban Kesbangpol, Kadis Perhubungan, Kadis Kesehatan, Kadis Pendidikan, Kadis Kominfotik, Kadis PMDes & Transmigrasi, Kasatpol PP, dan Perwakilan OPD di lingkungan Pemprov Lampung.

Menindaklanjuti arahan Presiden, Gubernur Lampung melalui Sekdaprov meminta kepada seluruh pemangku kepentingan agar terus memonitor situasi perkembangan Covid-19. Salah satu upaya yang ditempuh yaitu dengan memperketat penjagaan di titik-titik masuk Provinsi Lampung.

Kepala Dinas Perhubungan melaporkan bahwa jajarannya membentuk Pos Penyekatan dari tanggal 6-17 Mei. Adapun beberapa titik pos penyekatan yang dimaksud diantaranya berlokasi di Lemong Pesisir Barat yang berbatasan dengan Provinsi Bengkulu, kemudian di Sukau Lampung Barat yang berbatasan dengan Kabupaten OKU Selatan, Way Tuba Kabupaten Way Kanan dan di exit tol Simpang Pematang Km 239 Kabupaten Mesuji, juga melakukan pengawasan di Lintas Tengah dan Timur.

Gubernur meminta langkah konkret dengan turun langsung ke lapangan melakukan pemantauan, terlebih setelah diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro bagi seluruh Kabupaten dan Kota dengan diterbitkannya Instruksi Gubernur Lampung Nomor 1 Tahun 2021.

PPKM mikro merupakan upaya menekan laju penularan Covid-19 dengan cara mengidentifikasi kasus positif pada level paling bawah dan segera dilakukan upaya isolasi (kasus konfirmasi tanpa gejala) dan karantina (bagi kontak erat).

Menyikapi Arahan Presiden dan Instruksi Gubernur Nomor 1 Tahun 2021 tersebut, Sekdaprov Lampung mengatakan akan membentuk tim lintas OPD bersama Satgas Terpadu Penanganan Covid-19 Provinsi dan Kabupaten/Kota yang bertugas untuk membuat pelaporan situasi terkini di 15 Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung yang akan diupdate setiap harinya. Sekda juga menambahkan, nantinya sampai di tingkat desa/kelurahan akan didirikan Posko Penanganan Covid-19 dan Ruang Karantina. (Red/KN)

16/04/21

Gubernur Lampung Lantik 8 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Gubernur Lampung Lantik 8 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama


Bandar Lampung -- Gubernur Arinal Djunaidi melantik dan mengambil sumpah jabatan 8 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, di Balai Keratun Lt III, Kantor Gubernur Lampung, Jumat (16/4/2021).


Pengangkatan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Gubernur tanggal 15 April 2021, Nomor 821.21/226/VI.04/2021 Tentang Pengangkatan Pemindahan dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil Dalam dan Dari Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.


Adapun 8 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik sesuai dengan Lampiran Surat Keputusan Gubernur Nomor 821.21/226/VI.04/2021 adalah sebagai berikut : 


1. Ganjar Jationo S.E, MAP

Kepala Dinas Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Lampung


2. Drs Syamsu Rizal M.M 

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Lampung


3. Yudi Alfadri, S.H, M.M

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Lampung


4. Ir. Liza Derni M.M

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung


5. Marindo Kurniawan, S.T., M.M

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Lampung


6. Yurnalis, S.I.P

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Lampung


7. Fuadi Jaelani, S.H., M.H

Kepala Biro Hukum Sekretariat Daerah Provinsi Lampung


8. Ir. Emilia Kusumawati, M.M

Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Lampung.


Dalam sambutannya Gubernur  Lampung Arinal Djunaidi menekankan agar para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang baru saja dilantik untuk segera menyesuaikan diri dan menguasai tugasnya di wilayah kerjanya yang baru


"Bukan hanya untuk yang baru dilantik, namun untuk semua Kepala Dinas, baik yang baru maupun lama, saya minta saudara untuk mampu merealisasikan semua program kerja di Dinasnya masing-masing sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh rakyat," ujar Gubernur


Gubernur Arinal juga mengingatkan imbauan Presiden, agar menjadikan momentum covid-19 sebagai peluang untuk pembenahan birokrasi dari yang panjang dan berbelit, menjadi lebih singkat sehingga kinerja menjadi lebih efektif dan efisien dalam melaksanakan pembangunan.


"Saya berharap kita semua dapat bersama-sama bekerja dengan penuh semangat, profesional, adaptif dan trampil mengedepankan teknologi di satuan kerjanya masing-masing," ucap Arinal


"Terus melaksanakan program pemerintahan dan pembangunan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat sesuai tercantum dalam 33 janji kerja, oleh kerenanya dibutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas," ungkapnya.


Gubernur Arinal juga mengingatkan untuk tetap waspada terhadap kenaikan kasus covid-19. Oleh karena itu, Gubernur meminta kepada Kepala OPD untuk menjalankan peraturan larangan mudik bagi seluruh ASN di wilayah kerjanya pada tanggal 6-17 Mei sesuai peraturan pemerintah. (Red/KN)