Tampilkan postingan dengan label Tulang Bawang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tulang Bawang. Tampilkan semua postingan

31/01/23

Polsek Banjar Agung Tangkap Dua Pelaku Curat Yang Beraksi di Salah Satu Ponpes

Polsek Banjar Agung Tangkap Dua Pelaku Curat Yang Beraksi di Salah Satu Ponpes

 


Tulang Bawang - Kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi di salah satu Pondok Pesantren (Ponpes) berhasil diungkap petugas dari Polsek Banjar Agung, Polres Tulang Bawang, Polda Lampung.

Dua pelaku curat yang berhasil ditangkap tersebut yakni berinisial HO (20), berstatus pengangguran, warga Kampung Agung Dalem, Kecamatan Banjar Margo, dan AR (15), berstatus pengangguran, warga Kampung Sukamaju, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang.

"Hari Minggu (29/01/2023), petugas kami berhasil menangkap dua orang pelaku curat yang beraksi di Ponpes. Pelaku HO ditangkap sekitar pukul 16.00 WIB, saat sedang berada di rumahnya di Kampung Agung Dalem, dan pelaku AR ditangkap sekitar pukul 16.30 WIB, juga saat sedang berada di rumahnya di Kampung Sukamaju," kata Kapolsek Banjar Agung, AKP M Taufiq, SH, MH, mewakili Kapolres Tulang Bawang, AKBP Jibrael Bata Awi, SIK, Selasa (31/01/2023).

Lanjutnya, pelaku HO ini selain terlibat kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi di perkebunan karet Kampung Sukamaju, ia juga menjadi pelaku utama dan mengajak rekannya AR untuk melakukan aksi curat di Ponpes Nurul Ikhlas 2, Kampung Agung Dalem.

"Dari tangan pelaku HO ini, petugas kami berhasil menyita barang bukti (BB) berupa sepeda motor merek Tossa yang digunakan oleh para pelaku saat beraksi," ungkap AKP Taufiq.

Kapolsek menjelaskan, menurut keterangan dari korban Marjanudin (32), berprofesi wiraswasta, warga Desa Sendang Ayu, Kecamatan Padang Ratu, Kabupaten Lampung Tengah, yang bekerja di Ponpes Nurul Ikhlas 2, hari Rabu (04/01/2023), sekitar pukul 22.00 WIB, ia memasukkan sepeda motor Honda Beat warna merah, BE 4026 QL, miliknya ke dalam mess tempatnya tinggal dengan posisi berada di ruang depan.

Setelah itu, korban menuju ke bagian dapur untuk membantu istrinya memasak. Sekitar pukul 24.00 WIB, korban dan istrinya masuk ke dalam kamar untuk beristirahat dan melihat sepeda motor milik korban masih ada di ruang depan.

"Hari Kamis (05/01/2023), sekitar pukul 04.00 WIB, korban bangun dan melihat pintu depan messnya sudah terbuka dan sepeda motor miliknya yang terparkir di ruang depan sudah hilang. Akibat kejadian ini, korban langsung melapor ke Mapolsek Banjar Agung," jelas perwira dengan balok kuning tiga di pundaknya.

AKP Taufiq menambahkan, hasil pemeriksaan terhadap pelaku HO, diketahui bahwa sepeda motor Honda Beat milik korban sudah dijual oleh pelaku ke kawasan Register 45 Mesuji seharga Rp 1,5 juta. Sementara pelaku AR yang juga ikut beraksi hanya mendapatkan pembagian uang sebesar Rp 50 ribu.

Para pelaku saat ini sudah ditahan di Mapolsek Banjar Agung dan dikenakan Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan. Diancam dengan pidana penjara paling lama 7 tahun. (*)

30/01/23

Polsek Banjar Agung Olah TKP Penemuan Mayat Tergantung di Pohon Jengkol

Polsek Banjar Agung Olah TKP Penemuan Mayat Tergantung di Pohon Jengkol

 


Tulang Bawang - Polsek Banjar Agung, Polres Tulang Bawang, Polda Lampung, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) peristiwa penemuan sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki dengan posisi tergantung di pohon jengkol.

Penemuan mayat tersebut diketahui hari Minggu (29/01/2023), sekitar pukul 11.30 WIB, di perkebunan karet yang ada di Kampung Banjar Dewa, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang.

"Hari ini petugas kami melakukan olah TKP peristiwa penemuan sesosok mayat laki-laki dengan posisi tergantung di pohon jengkol. Korban diketahui berinisial KI (64), berprofesi tani, warga Kampung Banjar Dewa," kata Kapolsek Banjar Agung, AKP Taufiq, SH, MH, mewakili Kapolres Tulang Bawang, AKBP Jibrael Bata Awi, SIK.

Korban ini, lanjut AKP Taufiq, pertama kali ditemukan oleh saksi Samidi (52), berprofesi tani, warga Kampung Banjar Dewa. Saat ditemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia (MD) dengan posisi tergantung menggunakan tali tambang, kaki menekuk ke belakang dan lutut tergantung.

Kapolsek menjelaskan, menurut keterangan dari saksi, saat baru pulang dari kebun, ia diminta oleh istri korban untuk menjemput korban ke kebun karet milik korban karena sudah dari tadi korban belum juga pulang ke rumah.

"Saat tiba di lokasi, saksi kaget karena mendapati korban dalam keadaan MD dengan posisi tergantung di pohon jengkol. Sehingga saksi langsung pulang dan memberitahukan kejadian tersebut kepada warga serta menghubungi petugas dari Polsek Banjar Agung," jelas perwira dengan balok kuning tiga dipundaknya.

Mendapatkan informasi tersebut, petugas kami langsung datang ke TKP dan melakukan olah TKP serta memintai keterangan para saksi. Hasil olah TKP tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan kuat penyebab korban MD adalah karena gantung diri.

AKP Taufiq menambahkan, menurut keterangan dari keluarga korban, penyebab korban nekat melakukan aksi bunuh diri diduga mengalami depresi akibat menderita penyakit yang tidak kunjung sembuh.

"Pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi dengan membuat surat pernyataan, dan telah mengikhlaskan kejadian ini sebagai sebuah musibah. Korban saat ini sudah dibawa ke rumah duka dan rencananya hari ini juga akan dimakamkan di TPU Kampung setempat." Tutup Kapolsek. (*)

25/01/23

Gerebek Rumah Kontrakan, Tiga Pemuda Ditangkap Satresnarkoba Polres Tulang Bawang

Gerebek Rumah Kontrakan, Tiga Pemuda Ditangkap Satresnarkoba Polres Tulang Bawang



Tulang Bawang - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tulang Bawang, Polda Lampung, berhasil menangkap tiga pemuda yang menjadi pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

Tiga pemuda yang ditangkap tersebut semuanya merupakan karyawan koperasi berinisial CS (25), warga Desa Ujung Batu, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau, AN (22), warga Kelurahan Tanjung Riang, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Lampung Utara, dan AE (21), warga Kelurahan Sumber Tani, Kecamatan Abung Pekurun, Kabupaten Lampung Utara.

"Hari Rabu (18/01/2023), sekitar pukul 17.30 WIB, petugas kami berhasil menangkap tiga pemuda yang semuanya merupakan karyawan koperasi. Mereka ditangkap saat sedang berada di sebuah rumah kontrakan yang ada di Kampung Tri Tunggal Jaya, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang," kata Kasatres Narkoba, AKP Aris Satrio Sujatmiko, SIK, MH, mewakili Kapolres Tulang Bawang, AKBP Jibrael Bata Awi, SIK, Selasa (24/01/2023).

Dari lokasi penangkapan, lanjut AKP Aris, petugasnya berhasil menyita barang bukti (BB) berupa plastik klip berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,31 gram, kaca pyrex sisa pakai, korek api, sedotan, tas warna hitam, dan tiga unit handphone (HP) android.

Menurut Kasatres Narkoba, keberhasil petugasnya dalam menangkap tiga pemuda yang menjadi pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu ini merupakan hasil penyelidikan di wilayah Kecamatan Banjar Agung. Informasi yang didapat bahwa ada salah satu rumah kontrakan yang sering dijadikan tempat pesta narkotika.

"Setelah dipastikan rumah kontrakan tersebut sedang ada penghuninya, petugas kami langsung melakukan penggerbekan dan berhasil menangkap tiga pemuda yang ada di dalamnya, serta menyita BB berupa narkotika jenis sabu,"papar AKP Aris.

Tiga pemuda tersebut saat ini masih dilakukan pemeriksaan secara intensif di Mapolres Tulang Bawang dan akan dikenakan Pasal 114 ayat 1 Sub Pasal 112 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (*)

20/01/23

Ada Tiga Keluhan Warga Yang Disampaikan Pada Kegiatan Jum'at Curhat Polres Tulang Bawang

Ada Tiga Keluhan Warga Yang Disampaikan Pada Kegiatan Jum'at Curhat Polres Tulang Bawang

 


Tulang Bawang - Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Tulang Bawang, Polda Lampung, melaksanakan kegiatan mendengarkan langsung aspirasi dan informasi dari warga yang diberi nama Jum'at Curahan Hati (Curhat).

Kegiatan Jum'at Curhat kali ini berlangsung hari Jum'at (20/01/2023), pukul 09.00 WIB s/d selesai, di Balai Kampung Panca Karsa Purna Jaya, Kecamatan Banjar Baru, Kabupaten Tulang Bawang.

"Hari ini saya didampingi Kasat Binmas, Iptu Harun, dan personel Sat Binmas melaksanakan kegiatan Jum'at Curhat di Balai Kampung Panca Karsa Purna Jaya," ucap Kabag Ops, Kompol Yudi Pristiwanto, SH, mewakili Kapolres Tulang Bawang, AKBP Jibrael Bata Awi, SIK.

Menurut Kompol Yudi, tujuan utama dari kegiatan Jum'at Curhat adalah mendengarkan langsung unek-unek dari warga terkait pelayanan yang telah diberikan oleh Polres Tulang Bawang, sehingga kedepannya akan semakin lebih baik lagi.

Selain itu, memudahkan warga untuk menyampaikan informasi yang terjadi di wilayahnya sehingga akan tercipta situasi kamtibmas yang semakin kondusif di Kabupaten Tulang Bawang yang berjuluk Sai Bumi Nengah Nyappur.

Kabag Ops menjelaskan, dalam kegiatan Jum'at Curhat yang di gelar kali ini, ada tiga informasi yang disampaikan langsung oleh warga dan semuanya tentang pelayanan publik.

Pertama, dari Bapak Jarni (50), yang merupakan anggota linmas, agar kiranya bisa dibantu dan dipermudah dalam pembuatan dan penerbitan surat izin mengemudi (SIM).

Kedua, dari Ibu Sri Aprianti (45), yang merupakan kader Posyandu, agar kiranya dibantu dalam proses perpanjangan dan penerbitan SIM karena masih banyak warga yang belum faham mekanismenya.

Ketiga, dari Bapak Wahid (30), yang merupakan staff kampung, menyampaikan informasi bahwa di Samsat Tulang Bawang masih terjadi praktik percaloan dengan gaya premanisme oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

"Sebelumnya kami dari pihak Polres Tulang Bawang mengucapkan banyak terima kasih kepada warga yang telah menyampaikan informasi tersebut kepada kami. Untuk pembuatan SIM sekarang sudah ada bimbingan praktek secara gratis dari petugas Satuan Lalu Lintas, sehingga sangat memudahkan bagi pemohon SIM yang masih awam," jelas Kompol Yudi.

Lanjutnya, terkait masih adanya oknum yang melakukan praktek percaloan dengan gaya premanisme di Samsat Tulang Bawang, tolong berikan identitas lengkapnya kepada kami. Bila itu petugas Polri akan langsung kami berikan sanksi dan hukuman karena tidak dibenarkan pada pelayanan publik adanya kegiatan pungli dalam bentuk apapun. (*)

18/01/23

Polisi Tangkap Pelaku Curat Bengkel di Gedung Aji Baru

Polisi Tangkap Pelaku Curat Bengkel di Gedung Aji Baru

 


Tulang Bawang - Seorang pria berumur 43 tahun ditangkap petugas dari Polsek Penawartama, Polres Tulang Bawang, Polda Lampung, karena melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) di sebuah bengkel.

Pelaku yang ditangkap tersebut berinisial JK, berprofesi wiraswasta, warga Kampung Suka Bhakti, Kecamatan Gedung Aji Baru, Kabupaten Tulang Bawang.

"Hari Senin (16/01/2023), sekitar pukul 16.30 WIB, petugas kami berhasil menangkap pelaku curat bengkel. Ia ditangkap saat sedang berada di rumahnya di Kampung Suka Bhakti," kata Kapolsek Penawartama, AKP Mahbub Junaidi, SE, mewakili Kapolres Tulang Bawang, AKBP Jibrael Bata Awi, SIK, Selasa (17/01/2023).

Dari tangan pelaku ini, lanjut AKP Junaidi, petugasnya berhasil menyita barang bukti (BB) berupa alat penyedot pasir yang sempat disembunyikan oleh pelaku di perkebunan sawit Desa Sidang Gunung Tiga, Kecamatan Rawa Jitu Utara, Kabupaten Mesuji.

Kapolsek menjelaskan, menurut keterangan dari korban Jumono (39), berprofesi wiraswasta, warga Kampung Suka Bhakti, hari Senin (16/01/2023), sekitar pukul 00.00 WIB, sebelum ia tertidur terlebih dahulu mengecek alat sedot pasir yang ada di dalam bengkelnya.

Sekitar pukul 08.00 WIB, saat korban membuka bengkel ternyata alat sedot pasir tersebut sudah hilang. Korban berusaha mencari informasi terkait keberadaan alat sedot pasir miliknya kepada warga sekitar. Beberapa saat kemudian korban melihat pelaku membawa alat sedot pasir miliknya dengan menggunakan sepeda motor Honda Beat warna merah.

Korban mencoba mengejar pelaku, sehingga terjadi kejar-kejaran tapi korban kehilangan jejak karena sepeda motor miliknya mengalami kerusakan. Akibat pencurian ini korban mengalami kerugian berupa besi blower (alat sedot pasir) yang ditaksir seharga Rp 2,5 juta dan langsung melaporkannya ke Mapolsek Penawartama.

"Berbekal laporan dari korban, petugas kami langsung bergerak cepat untuk mencari dimana keberadaan pelaku dan BBnya. Berkat keuletan dan kegigihan petugas di lapangan, dalam waktu hitungan jam akhirnya pelaku berhasil ditangkap beserta dengan BBnya," jelas AKP Junaidi.

Pelaku saat ini sudah ditahan di Mapolsek Penawartama dan dikenakan Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan. Diancam dengan pidana penjara paling lama 7 tahun. (*)