Tampilkan postingan dengan label lampung tengah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lampung tengah. Tampilkan semua postingan

03/03/22

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Musa-Dito

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Musa-Dito


*Ibaratkan Kapal Oleng Ditengah Lautan Teduh, Kita Pernah Berada di Fase Terpuruk*

Pasca OTT KPK yang menyeret pucuk pimpinan eksekutif dan legislatif berapa waktu lalu, Rakyat Lampung Tengah seperti terombak-ambing. Tentu itu semua berimbas terhadap pembangunan masyarakat ditambah negeri dilanda Pandemi Covid-19.

Saya mengamati Musa - Dito tidak pernah menaruh rasa pesimis dalam menangani masalah pembangunan Lampung Tengah dan penanganan Covid-19. Tentu pandemi ini turut berimbas pada pembangunan suatu daerah. Berbagai terobasan dilakukan untuk mengatasi beragam persoalan rakyat dan pandemi ini. Langkah strategis dalam percepatan penanggulangan Covid-19 pun dilakukan dengan hasil satu tahun yang signifikan.

Sebagai kepala daerah yang memimpin didaerah terluas dengan populasi penduduk terbanyak di Provinsi Lampung dengan masyarakat yang memiliki permasalahan beragam bukan suatu hal yang mudah apalagi ditengah situasi dan kondisi dunia yang sedang dilanda Pandemi seperti saat ini, Diperlukan manufer strategi dan taktik yang cerdas dan tepat.

Secara geografis dan populasi penduduk kabupaten/kota yang ada di Lampung sangat jauh dibandingkan Lampung Tengah mulai dari  atmosfernya, cover wilayah, infrastruktur wilayah, kontur wilayah, despripikasi kegiatan permukiman dan permasalahan masing-masing. 

Indikator-indikator itulah yang menjadi tantangan dalam percepatan dan pemerataan pembangunan termasuk mengatasi masalah pandemi disuatu daerah termasuk di Lampung Tengah yang harus diterobos. Bicara percepatan percepatan dan pemerataan pembangunan serta pelaksanaan vaksinasi juga bicara populasi, geografi, demografi dan tingkat kesadaran masyarakat.

Kita melihat ditiga wilayah barat tengah timur Lampung Tengah percepatan pemerataan dan pelaksanaan vaksinasi di Lampung Tengah telah berhasil menerobos kondisi dalam posisi wilayah yang sangat luas, populasi penduduk yang sangat banyak, kemudian geografis yang juga belum terjangkau oleh infrastruktur yang memadai, tingkat kesadaran masyarakat, serta tingkat kerawanan masyarakat dan sebagainya.

Satu tahun kepemimpinan Musa-Dito telah menunjukkan geliat pembangunan infrastruktur dan suprastruktur ditengah masyarakat.

Satu tahun kepemimpinan Musa-Dito telah membawa rakyat Lamteng bangun dari keterpurukan tidur tanpa ayah ibu ditengah Pandemi. 

Satu tahun kepemimpinan Musa-Dito telah  mempertegas bahwa daerah dengan Sumner Daya Manusia dan Sumber Daya Alam yang mumpuni ini harus berjaya dinegerinya sendiri.

Kapal itu kembali berlayar bahkan lebih kokoh, Senyum candatawa bahagia rakyat yang ada didalamnya karena pembangunan infrastruktur dan suprastruktur yang mulai nampak untuk kesejahteraannya. Meski satu tahun adalah pijakan awal dan perjalanan masih panjang, Masih banyak PR besar yang harus diselesaikan.


Penulis : Rosim Nyerupa, S.IP

Pemerhati Pemerintah dan Pembangunan Lampung Tengah

24/02/22

Aklamasi, Ganda Haryadi Nahkodai PWI Lampung Tengah

Aklamasi, Ganda Haryadi Nahkodai PWI Lampung Tengah

 


Lampung Tengah - Ganda Haryadi kemblli terpilih secara aklamasi menjadi Ketua PWI Lampung Tengah periode 2022-2025 dalam Konferkba ke VI PWI setempat, Kamis (24/02/2022).

Meski kerap terjadi perdebatan sengit dalam setiap sidang, mulai sidang pleno I hingga pleno I. Namun berkat kepiawayan Ketua Bidang Organisasi PWI Lampung Eka Setiawan dalam memimpin sidang akhirnya Konferkab berlangsung dinamis dan penuh keharmonisan.

"Karena hanya terdapat satu calon. Maka sesuai PD/PRT PWI, maka saudara Ganda Haryadi ditetapkan sebagai Ketua PWI Lampung Tengah periode 2022-2025 secara aklamasi," tegas Eka Setiawan sambil meminta persetujuan peserta. "Setuju" jawaban lantang peserta yang diiringi dentuman ketukan plau sidang sebnayak 3 kali.

Dalam sambutan saat acraa penutupan, Sekretaris PWI Lampung Andi Panjaitan memberikan ucapan selamat pada ketua terpilih. Andi juga memberikan apresiasi atas terselenggaranya Konferkab ke VI PWI Kabupaten Lampung Tengah secara damai dan kondusif.

"Saya mewakili seluruh pengurus PWI Provinsi Lampung mengucapkan selamat pada kanda Ganda Haryadi. Semoga Kand Ganda dan pengurus PWI Lampung Tengah periode 2022-2025 dapat mengembn amanah ini dengan biak dan penuh tanggungjawab," pesan Andi.

Pemimpin Redaksi koran harian Momentum ini menekankan agar kepengurusan yang baru terbentuk fokus pada program-program kerja yang realistis dan pasti terlaksana.

"Ketua Umum PWI Bang Atal selalu menekankan bahwa dari 10 program PWI, 9 nya adalah tentang pendidikan. Sisanya brau program lainnya. Jadi saya minta agar Kanda Ganda dan jajaran dapat fokus pada program peningkatan kompetensi wartawan. Baik itu SJI, UKW dan lainnya. Sehingga ke depan wartawan Lampung Tengah adalah wartawan yang kompeten, profesionl dan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik," tutupnya.

Ditempat yang sama, Ketua PWI Lampung Tengah terpilih Ganda Haryadi mengucapkan terimkasih. "Terimkasih. Saya berjanji akan membawa PWI Lampung Tengh lebih biak," tutupnya. (PWI/KN)

14/01/22

Amankan Oknum Mantan Pejabat Disdik Terlibat Korupsi Afirmasi, FPII Lampung Aprisiasi Kinerja Polres Lampung Tengah

Amankan Oknum Mantan Pejabat Disdik Terlibat Korupsi Afirmasi, FPII Lampung Aprisiasi Kinerja Polres Lampung Tengah

Gambar istimewa

LAMPUNG TENGAH -- Satu Orang Oknum Mantan petinggi di Dinas Pendidikan Dasar, Kabupaten Lampung Tengah yang menjabat sebagai Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas), Riyanto, S.Pd., M.M, dan Rekanan Pengadaan Barang Direktur PT. Ramero, Erna, tahun 2018-2019, kini sedang di proses Unit Tipikor Polres Lampung Tengah.

Terciduknya Oknum Mantan Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Dasar dan Direktur PT. Ramero sebagai Pengadaan Barang Siplah berawal dari terungkapnya 12 (Dua Belas) Kepala Sekolah dari Kecamatan Padang Ratu, Pubian, Anak Tuha dan Kecamatan Anak Ratu Aji Kabupaten Lampung Tengah yang menjadi saksi terkait penyimpangan dan pengondisian Dana BOS Afirmasi Tahun Anggaran 2019-2020.

Diketahui, di tahun 2019-2020 Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Lampung Tengan mendapat bantuan BOS Afirmasi.

Namun, bagi Sekolah yang mendapat Dana BOS Afermasi di Kabupaten setempat diduga menjadi ajang Korupsi Dinas Pendidikan melalui Mantan Kabid Dikdas, Riyanto, S.Pd., M.M, dengan cara pengondisian melalui Siplah kepada PT. Ramero yang ditunjuk langsung oleh Dinas Pendidikan sebagai Pengadaan Barang berupa Tablet Merk Advan.

Parahnya lagi, Sekolah yang mendapatkan bantuan Dana BOS Afermasi di Kabupaten setempat hanya menyediakan Rekening untuk menerima Dana BOS Afermasi.

Pihak sekolah diharuskan membelanjakan Dana Afermasi sebesar Rp. 60 juta itu berupa 30 bush Tablet Merk Advan secara Siplah kepada Rekanan PT. Ramero sebagai Pengadaan Barang yang sudah di tunjuk oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung tengan dengan harga Rp. 2.000.000 perbuahTablet. Padahal harga pasaran di toko Tablet Merk Advan hanya seharga Rp. 800.000,-.

Menanggapi info telah terciduknya Oknum Mantan Kabid Dikdas, Riyanto, S.Pd., M.M dan Direktur PT. Ramero, Erna, terkait dugaan Korupsi Dana BOS Afermasi T.A 2019-2020. Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah, AKP. Edi Qorinas, S.H., M.H, menegaskan, Rabu Malam, (12/1/2022), pihaknya telah mengamankan kedua tersangka terkait dugaan Korupsi Dana Bos Afermasi tersebut.

“Ya benar tadi Malam, (Rabu Malam-Red) keduanya sudah kita tahan untuk pengembangan lebih lanjut,” tegasnya via telpon, Kamis, (13/1/2022).

Aminudin, S.P, selaku Ketua Umum LSM Pembinaan Rakyat Lampung (PRL) sekaligus selaku Ketua Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Provinsi Lampung mengaprisiasi kinerja jajaran Polres Lampung Tengah yang sudah mengamankan Oknum mantan pejabat Disdik Lamteng dan rekanan.

Menurut pria yang akrab disapa Amie kancil yang ditemui dikantornya, Jum'at, (14/1/2022) pihak penegak hukum memang harus selalu memantau dan melakukan tindakan cepat terhadap Oknum-oknum pejabat yang memanfaatkan program pemerintah untuk memperkaya diri pribadi alias KORUPSI.

Menurut nya dari hasil pantauan LSM PRL dan Media Patners FPII Lampung, Pemerintah Daerah Kabupaten Kota se-Provinsi Lampung melalui Dinas Pendidikan nya masing-masing diduga mengarahkan pihak sekolah untuk belaja pada siplah yang sudah ditunjuk pihak Dinas, sehingga otoritas pihak sekolah dirampas.

Akibatnya pihak sekolah tidak dapat memiliki peluang untuk negosiasi menyangkut harga dan kwalitas barang yang mereka beli.

Dengan ditentukannya siplah oleh pihak Dinas yang menyediakan barang, tentunya menimbulkan keluhan dari pihak sekolah dan mengundang banyak tanya dari masyarakat.

Hal seperti ini juga merampas keadilan dan menutup persaingan dari penyedia barang yang lain yang tidak diakomodir oleh Disdik setempat.

(Rls)


Sumber : FPII Provinsi Lampung.

22/09/21

Bank Lampung Serahkan CSR Ambulance Ke Pemkab Lamteng

Bank Lampung Serahkan CSR Ambulance Ke Pemkab Lamteng



Bandar Jaya - Bank Lampung menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) 2 unit Ambulance ke Pemkab Lampung Tengah di Bandar Jaya, Rabu (22/9/2021). 

Direktur Operasional Bank Lampung Fahmi Ridho mewakili Dirut Bank Lampung Presley Hutabarat menyerahkan bantuan CSR tersebut kepada Bupati Lampung Tengah H. Musa Ahmad, S.Sos dan disaksikan Kepala Bappeda  Rony Witono, ST.,MM dan Kepala Satker Kabupaten Lampung tengah. 

 “Serah Terima CSR berupa 2 unit Ambulance hari ini oleh Bank Lampung dalam rangka mendukung program pemerintah kabupaten Lampung tengah dalam upaya peningkatan pelayanan kesehatan masyrakat"  ujar Fahmi Ridho Direktur Operasional Bank Lampung.

Fahmi Ridho juga menjelaskan pada tahun 2020 s/d 2021 melalui CSR Bank Lampung untuk Lampung Tengah telah menyerahkan CSR antara lain yaitu Gerobak Dorong sebanyak 3 unit, Gazebo sebanyak 6 unit dan Mobil Ambulance 2 unit. 

Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan bentuk tanggung jawab PT Bank Lampung terhadap pihak yang terlibat dan terdampak baik secara langsung atau tidak langsung atas aktivitas perusahaan serta sebagai wujud nyata partisipasi pembangunan masyarakat, bangsa, dan Negara Indonesia.

Mewakili segenap  pengurus dan seluruh pekerja PT Bank Pembangunan Daerah Lampung, Fahmi juga menyampaikan rasa terima kasih kepada bupati Lampung Tengah  H. Musa Ahmad, S.Sos dan  segenap jajaran pejabat kabupaten Lampung tengah atas dipercayainya kembali bank Lampung mengelola Kas Daerah (KASDA) Lampung Tengah. 

Sebagai Bank Pemerintah Daerah, upaya Bank Lampung dalam rangka penguatan ketahanan kelembagaan melalui peningkatan permodalan, sangat terkait erat dengan dukungan dan komitmen penuh dari seluruh pemangku kepentingan (stakeholder), dalam hal ini tentu saja Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah. (Rls/KN)

08/09/21

Bupati Lampung Tengah Minta FKWT Berjaya Susun Progja yang Inovatif

Bupati Lampung Tengah Minta FKWT Berjaya Susun Progja yang Inovatif

 


Lampung Tengah -- Bupati Lampung Tengah (Lamteng) Musa Ahmad meminta Forum Kelompok Wanita Tani (FKWT) Berjaya untuk menyusun program kerja yang inovatif dan terkini.

Hal ini disampaikan Bupati disela pelantikan kepengurusan FKWT Berjaya, di Gedung Sesat Agung Nuwo Balak Rabu, (8/9/2021).

"Saya berharap, harapan para manajer dan anggota kelompok FKWT yang baru saja dilantik dalam menyusun program kerja untuk melakukan terobosan dan inovasi terkini. Hal ini guna mengakomodir kepentingan anggota dan memberi manfaat tidak hanya bagi FKWT saja namun untuk kemajuan Lamteng, sehingga bisa membuat Kabupaten terbaik di Provinsi Lampung,"ujar Bupati.

Lanjutnya, Bupati berharap FKWT Berjaya juga dapat terus dibina dan dikawal dengan baik oleh seluruh OPD dilingkungan Pemkab Lamteng."Kedepannya saya berharap FKWT Berjaya ini dapat lembag usaha yang mandiri, profesional, dan memiliki jaringan kerja yang luas," harapnya.

Untuk diketahui dalam palantikan kepengurusan ini Mardiana Musa Ahamad di dapuk sebagai Ketua Umum, sementara, Indria Ardito Wijaya sebagai Wakil Kertua Umum dan di ikuti Yurita Niral sebagai wakil Ketua 2. Sedangkan posisi Sekretaris diisi oleh Ni Nyoman Srihayati.

Sementara Ketua Umum FKWT Berjaya, Mardiana Musa Ahamd mengatakan forum ini merupakan wadah untuk organisasi wanita yang mengumpulkan 618 kelompok yang tersebar di 28 Kecamatan se Lamteng.

Pelantikan ini lanjutnya, atas keinginan dari Ketua KWT 28 Kecamatan se- Kabupaten Lamteng. Menurutnya, melihat potensi peran wanita yang sangat besar di Kabupaten ini, maka FKWT Berjaya dapat menjadi wadah bagi kaum wanita untuk dapat mengambangkan kemampuan dan produktivitas dalam pemberdayaan ekonomi lokal sesuai dengan misi di bentuk forum tersebut.

"Terima kasih saya ucapakan kepada Bupati, Wakil Bupati, Forkompimda serta OPD atas dukungan yang diberikan, hal ini menjadi motivasi dan tanpa langkah bersama dalam meningkatkan peran dalam pembangunan di Kabupaten ini,"pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Wakil Bupati Lamteng Ardito Wijaya, Dandim 0411 / Kota Metro Letkol. Inf. Andri Hadiyanto, M.Han, Kasat Binmas Polres Lamteng AKP. Kurmen Rubiyanto Kepala Kejari Gunung Sugih Edi Dikdaya. (Rls/KN)