8/12/18

Owner Geprek Bensu Klarifikasi Prihal Keributan Yang Terjadi di Salah Satu Restonya

Loading...

Owner Geprek Bensu Klarifikasi Prihal Keributan Yang Terjadi di Salah Satu Restonya

Bandar Lampung - Sehubungan telah terjadinya Insiden perkelahian antara Karyawan Geprek Bensu dengan Ojek online yang terjadi di Resto Geprek Bensu pada tanggal 10 Agustus 2018, yang sudah terlanjur viral di media sosial, ternyata di awali oleh kesalah pahaman antara kedua belah pihak.

Permasalahan yang terjadi berawal pada saat Karyawan Geprek Bensu Alvin dan Ojek online Lutfi saling lihat-lihatan yang menyebabkan terjadinya perselisihan, yang ternyata setelah di telusuri menyebabkan terjadinya perselisihan  tersebut adalah diduga diawali oleh adanya perasaan cemburu antara keduanya terhadap seorang wanita yang juga karyawan  Geprek Bensu, maka terjadilah peristiwa tersebut sehingga viral di media sosial.

Namun permasalahan tersebut tidak sampai berlarut-larut Telah ada kesepakatan damai antara Alvin karyawan Geprek Bensu dan Lutfi (Pengemudi Ojek Online), itu semua terjadi karena cepatnya Pihak Resto Geprek Bensu menyikapi permasalahan tersebut sehingga terjadilah kesepakatan damai antara keduanya.

Salah satu owner Resto Geprek Bensu, Novia Rama Lina mengatakan permasalahan ini adalah masalah pribadi dan tidak ada sangkut pautnya dengan Resto Geprek Bensu, dan sudah di mediasi sehingga terjadilah kesepakatan damai.

"Kejadian tersebut adalah hal kecil, yang kemudian membesar dan sempat viral di media sosial, tapi Alhamdulillah semua sudah selesai dan sudah ada kesepakatan damai," ungkap Novia, Minggu (12/8/2018).

Novia Rama Lina kemudian menceritakan kronologi kejadian yang sebenarnya.

"Kejadian itu terjadi bermula dari kesalahan pahaman kemudian menjadi pertengkaran yang terjadi di Resto kami, kejadian ini sangat di sesalkan karena Kami dari pihak Bensu selalu mengajarkan kepada karyawan untuk selalu bersikap ramah kepada pelanggan, karena pelanggan adalah raja," katanya.

Dirinya menambahkan, sudah didamaikan antara kedua belah pihak yaitu Alvin Karyawan Geprek Bensu dan Lutfi Ojek online.

"Telah terjadi kesepakatan kemaren sekitar jam 17.00 wib dan telah di cabut laporannya sekitar pukul 20.00 wib, dengan di bantu oleh pihak gojek dan pihak kepolisian agar semua Clear, dan akhirnya semua selesai, dan mulai besok resto akan beroperasi seperti biasanya," tutupnya.

Keluarga Lutfi mengucapkan terimakasih kepada pihak bensu karena telah membantu proses perdamaian, dan mengucapkan maaf karena sudah membuat kegaduhan.

"Kami atas nama Keluarga Lutfi mengucapkan terima kasih kepada Pihak Resto Geprek Bensu yang telah membantu proses perdamaian dan mengucapkan maaf karena sudah membuat kegaduhan di Resto Geprek Bensu," ungkapnya.

Di tempat yang sama Pihak Ojek online menjelaskan semua terjadi karena begitu cepatnya Video beredar dan hanya melihat dari sisi akhirnya saja.

"Semua terjadi karena terlalu cepat beredarnya video yang hanya melihat sisi akhirnya saja, sehingga menimbulkan kegaduhan di masyarakat, Kami juga mengucapkan maaf kepada masyarakat, dan pihak Bensu akibat kegaduhan yang telah terjadi," ungkapnya.

Ketua RT yang juga berada di Resto Geprek Bensu sambil tersenyum mengatakan ternyata kejadian tersebut adalah masalah percintaan.

" Saya selaku ketua RT mengucapkan terimakasih karena masalah itu sudah selesai dengan cara kekeluargaan, yang ternyata masalahnya berawal dari masalah percintaan," pungkas Ketua RT sambil tertawa. (Suprihadi-Kn)

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.