Berita Terbaru

6/25/18

6/24/18

Baru Seumur Jagung, Pemimpin Tulang Bawang Ini Terlihat Tak Harmonis

Baru Seumur Jagung, Pemimpin Tulang Bawang Ini Terlihat Tak Harmonis



Tulang Bawang – Diduga Duet kepemimpinan Win-Hen selaku Pimpinan Pemerintah Daerah (Pemda) Tulang Bawang yang menjadi kebanggaan masyarakat Tulang Bawang mulai menunjukkan ketidak harmonisan diantara kedua pemimpin yang baru seumur jagung itu.

Pemimpin sudah mulai keliatan keretakan bau bau tak sedap pemerintah daerah Tulang Bawang ini disinyalir pada acara berbuka puasa bersama yang di selenggarakan pada Senin tanggal 11 juni 2018 di rumah dinas (Rumdis)  wakil Bupati Hendriwansyah  yang tidak di fasilitasi  Bagian Umum pemda setempat.  Senin (20/06/2018).

Sedangkan anggaran makan minum wakil Tulang Bawang Tahun 2018 senilai 1,2 Miliar tidak bisa digunakan, sedangkan Wakil Bupati Hendriwansyah sudah memberikan tahukan pada Kabag umum Akmal jadwal buka bersama di Rumdis wakil,  namun diduga Bupati Tulangbawang Winarti tidak mengizinkan acara  buka puasa bersama yang di selenggarakan oleh Wakil Bupati.

Hal ini tidak bisa di ungkirkan lagi karna kejadian ini dibenarkan oleh Tim pemenangan Pilkada 2017 silam Desmansyah Rz.  "Saya atas nama tim pemenangan Win-hen, sangat menyayangkan dalam hal ini, acara buka bersama untuk di rumah Wakil Bupati tidak disetujui oleh Bupati padahal anggarannya sudah jelas itu ada, untuk rumah Wakil Bupati jadi Alangkah 'Lucunya' kalau kalau kebenarannya seperti itu," ungkap Desmansyah.

Akhirnya dalam acara tersebut menggunakan uang pribadi wakil Bupati sendiri, Lanjut Desmansyah  ini sudah jelas indikasinya menjolimi Wabup, saya tidak menyalahkan dinas, kalau dari dinas mereka mengambil langkah ataupun kebijakan tidak mungkin kalau tidak ada perintah dari Bupati, sebelum acara di Rumah Wakil Bupati itu sudah Diberitahukan kepada kabag Umum bahwa di rumah dinas wakil Bupati akan di adakan acarakan buka bersama cuma dari pihak umum memberikan alasan alasan yang tidak masuk akal bahwa acara di rumah Wakil Bupati belum disetujui oleh Bupati."paparnya.

Saya Juli Isma saya dari Bara JP organisasi Relawan Jokowi  provinsi lampung,  "mewakili dari lembaga saya disini saya wakil ketua.

posisi saya di sini sebagai undangan, melihat keadaan di sini bisa indikasikan polimik ini dalam perangkab kepala daerah dengan dia ada kesenjangan padahal kondisinya baru 6 bulan roda pemerintahan Tulang bawang berjalan, jadi saya minta kepada khususnya perangkat kepala daerah Tulang bawang

Demi kepentingan, masyarakat Tulangbawang dan kemajuan masyarakat Tulang Bawang."ujarnya.

tolong bersenergi lah, kalau begini kapan mau membangun kabupaten , jadi kami mohon untuk kepala daerah  Bupati dan wakil Bupati, saling bersaliturahmi menjaga hubungan, jangan saling menindas dengan memetik keuntungan.

kondisi-kondisi yang saya lihat dari segi polemik di sini masalah sudah mencuat seperti posisi waktu masalah anggaran buka bersama di rumah dinas wakil bupati, di situ aja sudah terlihat tidak bersinerji, karena dia pemegang kebijakan  dia mengabaikan patner kerjanya dan hak-hak patner kerjanya.

jadi saya mohon kepada para kepala daerah khususnya kabupaten tulang bawang hentikan lah  permasalahan ini. Agar kedepannya nanti dapat membangun kabupaten Tulangbawang, bagai mana bisa membangun kabupaten Tulangbawang kalo kepala daerah tidak bersinerji," tandasnya. (Novan/KN)

6/23/18

6/22/18

6/21/18

TEC Minta Bupati Way Kanan Tertibkan Oknum Camat

TEC Minta Bupati Way Kanan Tertibkan Oknum Camat


Bandar Lampung - Tim Kerja Pemenangan Cagub-Cawagub Nomor Urut 3, Arinal Djunaidi - Chusnunia meminta Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya untuk menertibkan oknum Camat dan oknum ASN di wilayahnya agar netral dalam pelaksanaan pemilihan Kepala Daerah 27Juni 2018 mendatang.

Peringatan itu disampaikan H. Tony Eka Candra, Ketua Tim Kerja Pemenangan Cagub-Cawagub Arinal Djunaidi-Chusnunia atau Arinal-Nunik, menyusul beredarnya pesan singkat melalui media sosial WhatsApp (WA) yang berisi tentang permintaan yang diduga dari oknum Camat di salah satu Kecamatan di Way Kanan untuk mengawasi aktivitas Calon Nomor 3 Arinal-Chusnunia.

Tony kemudian menunjukkan pesan singkat yang diduga dilakukan oleh oknum camat disalah satu Kecamatan di Way Kanan yang terindikasi tidak netral. 

Pesan yang dikirim oleh atasan nama Ari Mulando tertulis: "Kepada seluruh aparatur Kampung agar mengawasi dan melaporkan kepada Camat aktivitas pembagian, baik berupa barang maupun uang yang dilakukan Bu Suriah ataupun Tim Sukses Arinal yang lain. Apabila ada Kampung yang melakukan aktivitas tersebut, tapi tidak melapor maka akan ada sanksi dari Pak Bupati".

Menurut Tony, Ari Mulando yang diduga Camat Negarabatin, dinilai telah tidak netral dalam Pilkada. "Ini, jelas tidak benar. ASN yang tidak netral bisa dikenakan sanksi. Kami minta Bupati Way Kanan untuk menindak tegas oknum Camat atau oknum ASN lainnya yang tidak netral dalam Pilkada," tegas Tony kepada media di Bandar Lampung, Kamis, 21 Juni 2018.

Tony yang juga Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Lampung menyatakan, Timnya juga akan mengawasi para Camat dan ASN di Way Kanan dan di Kabupaten/Kota lainnya di Lampung terkait dengan pelaksanaan Pilkada. "Jika nanti kami menemukan ada oknum Camat atau oknum ASN yang tidak netral, kami akan membawa persoalan ini ke ranah hukum," ujarnya. (Rls)