Berita Terbaru

28/09/22

Kapolres Pesawaran: “Aset PTPN VII Tanggungjawab Kami Juga!”

Kapolres Pesawaran: “Aset PTPN VII Tanggungjawab Kami Juga!”

 


GEDONGTATAAN---Kepala Kepolisian Resort Pesawaran AKBP Pratomo Widodo menegaskan bahwa seluruh aset PTPN VII menjadi bagian dari tanggung jawab Kepolisian. Hal ini disampaikan Pratomo saat menyambangi karyawan PTPN VII Unit Wayberulu, Gedongtataan di kebun karet Afdeling II, Rabu (28/9/22).

Bersama Manajer PTPN VII Unit Wayberulu Sugeng Budi Prasongko, Kapolres bergelar Magister Ilmu Pertahanan ini disambut 50-an karyawan. Menggelar terpal biru, Pratomo yang didampingi Kasat Intel, Kasat Lantas, Kabid Propam, dan Kasi Humas Polres Pesawaran memberikan beberapa pesan dalam suasana silaturahmi ringan.

Mengawali sambutan, Sugeng Budi Prasongko menyampaikan apresiasi kepada Kapolres yang menyempatkan hadir di kebun. Ia mengaku surprised karena inisiatif bertemu karyawan lini lapangan PTPN VII datang dari sang tamu.

“Atas nama seluruh karyawan PTPN VII, utamanya Unit Wayberulu, saya menyampaikan terima kasih atas kunjungan Pak Kapolres. Ini surprised karena kemarin telpon dan sekarang kita ketemu di sini. Salut kami untuk Bapak Kapolres dan jajaran Polres Pesawaran,” kata dia.

Sekilas, Sugeng menyampaikan beberapa poin tentang PTPN VII Unit Wayberulu. Ia mengatakan, pihaknya saat ini mengelola kebun dan pabrik karet yang berada di tengah masyarakat desa di Kecamatan Gedongtataan. Selama ini, kata dia, hubungan dengan masyarakat berlangsung cukup baik sehingga proses bisnis BUMN ini berjalan baik.

“Alhamdulillah selama ini masih cukup kondusif sehingga proses bisnis kami berjalan dengan baik. Bahkan, pada 2020 dan 2021 kami mendapatkan predikat sebagai salah satu kebun dan pabrik terbaik se Holding Perkebunan Nusantara,” kata dia.

Meskipun demikian, Sugeng mengakui adanya potensi kerawanan yang bersentuhan dengan masyarakat. Oleh karena itu, Sugeng meminta dukungan kepada pihak Polri dan TNI dalam rangka membangun harmoni dengan masyarakat sekitar.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada TNI dan Polri, terutama Polres Pesawaran atas dukungannya selama ini. Tanpa sinergi ini, saya kira mustahil kami bisa membangun harmoni dengan masyarakat,” kata manajer ramah ini.

Menanggapi itu, Pratomo Wibowo menyatakan komitmen penuh mendukung PTPN VII, terutama pada unit kerja yang berada di wilayah teritorial Polres Pesawaran. “Saya atas nama Polri dan Polres Pesawaran menyatakan siap dan berkomitmen penuh untuk mendukung PTPN VII dalam menjaga aset-asetnya. PTPN VII adalah aset negara yang dalam hal ini menjadi salah satu tanggung jawab Polri juga untuk menjaga. Saya jamin!” kata polisi yang sempat mengajar mata kuliah “Resolusi Konflik” di Universitas Pertahanan ini.

Perwira menengah lulusan PTIK berusia 44 tahun ini memaparkan logika asal-usul aset yang saat ini dimiliki PTPN VII, terutama di Unit Wayberulu. Menurut dia, sebagian besar aset PTPN VII, terutama lahan, termasuk di Unit Wayberulu, adalah peninggalan pemerintahan zaman Belanda. Setelah merdeka, terang dia, aset itu dinasionalisasi oleh pemerintah dan pengelolaannya diserahkan kepada BUMN, yakni PTPN VII.

“Logikanya gimana kalau ada pihak-pihak yang mengklaim aset lahan PTPN VII, terutama di Wayberulu ini. Nah, bahkan orang-orang itu belum lahir ketika lahan ini sudah menjadi milik negara. Artinya, logika yang dipakai oknum-oknum itu tidak masuk akal. Karena tidak masuk akal, maka masyarakat jangan percaya,” kata dia.

Secara umum, Mantan Kasat Narkoba Polres Tengerang Kota itu memaparkan kondisi aktual dalam negeri. Ia mengingatkan masyarakat bahwa saat ini sudah memasuki tahun politik menjelang Pemilu 2024. Pada gelara pesta demokrasi, kata dia, berbagai isu mengemuka dan kerap dimanfaatkan oknum-oknum untuk mencari perhatian. Oleh karena itu, ia mengingatkan agar masyarakat jangan mudah terprovokasi.

“Saat ini kita memasuki tahun politik. Kita harus waspada terhadap parapihak yang memanfaatkan suasana. Jaga diri, tahan diri. Kita butuh situasi yang aman, kondusif, dan tenteram agar aktivitas ekonomi kita tidak terganggu.”

Tentang PTPN VII, Pamen yang memulai karir dari Kesatuan Reserse ini menilai komoditas yang diusahakan Unit Wayberulu sangat strategis. Komoditas karet, kata dia, adalah barang yang sangat dibutuhkan dunia untuk berbagai keperluan.

“Kita tahu karet ini adalah komoditas yang dibutuhkan dunia, pasarnya ekspor. Kalau produksinya terganggu akan mempengaruhi perekonomian nasional. Kalau ekonomi nasional terganggu akan berpotensi mengganggu stabilitas nasional. Jadi, kalau ada yang berusaha mengganggu dengan berbagai modus, tentu harus diantisipasi,” kata dia.

Terakhir, Pratomo Widodo berpesan agar setiap karyawan yang juga anggota masyarakat untuk menjadi bagian dari solusi bagi setiap masalah yang muncul. Gangguan keamanan dan berbagai bentuk fenomena yang meresahkan, kata dia, akan berhadapan dengan Polri.

“Bapak-Ibu semua sebagai front line (lapisan terdepan di masyarakat) agar aktif dalam menjaga ketertiban umum. Jangan segan-segan melaporkan kepada polisi jika melihat atau mendengar sesuatu yang terindikasi akan mengganggu ketertiban. Kami akan berupaya maksimal untuk menindak lanjuti,” kata polisi berpenampilan sederhana ini. (*)

Bawaslu dan PWI Lampung Siap Kolaborasi Mengawasi Pemilu 2024

Bawaslu dan PWI Lampung Siap Kolaborasi Mengawasi Pemilu 2024


BANDAR LAMPUNG - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Lampung melakukan kunjungan silahturahmi ke sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung di Balai Wartawan H. Solfian Akhmad, Rabu (28/9/2022).

Kehadiran Ketua Bawaslu Provinsi Lampung Iscardo P Panggar yang didampingi oleh Imam Bukhori Koordinator Divisi SDM Organisasi, Hermansyah Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa, Karno Koordinator Divisi Pencegahan, Suheri Koordinator Divisi Hukum, dan M Teguh Koordinator Divisi Data dan Informasi, diterima langsung oleh Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah, yang ditemani Sekertaris PWI Lampung Andi Panjaitan, beserta jajaran pengurus lainya. 

Dalam kesempatan itu, Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah mengucapkan terimakasih atas kunjungan Bawaslu Lampung ke PWI yang mana hal tersebut bisa menambah sinergitas dan kolaborasi dalam menyongsong pemilu 2024. 

"Perlu diketahui, di dalam PWI sendiri memiliki bidang Masyarakat dan Pers Pemantau Pemilu (Mappilu). Oleh karena itu, kita bisa ikut serta bersama Bawaslu dalam melakukan pengawasan pada saat penyelenggaraan pemilu dari mulai tahapan. Yang jelas kami siap berkolaborasi bersama Bawaslu melakukan pengawasan di Lapangan," ucapnya. 

Tidak hanya itu, kepada jajaran Bawaslu Lampung jika memiliki sengketa dengan jurnalis dalam hal ini kaitannya dengan pemberitaan, jangan sungkan-sungkan untuk melaporkan ke dewan Pers sebagai pengadil jika ada sengketa Pers, karena Wartawan tidak kebal hukum.



"Layaknya Bawaslu ada DKPP, insan Pers ada Dewan Pers sebagai pengadil bagi rekan-rekan yang melakukan kesalahan," tegas Wira.

Sambung dia, tercatat saat ini PWI Lampung memiliki 1100 anggota, dan yang telah tercatat menjadi anggota biasa sebanyak 600 orang.

"Dengan jumlah anggota yang ada saya pikir harus ada kolaborasi antara PWI dan Bawaslu Lampung dalam melakukan pemantauan pengawasan Pemilu sesuai dengan ketentuan dan aturan yang ada," harap Wira. 

Ditempat yang sama, Ketua Bawaslu Provinsi Lampung Iscardo P Panggar mengawali sambutannya dengan mengatakan terkesan dengan adanya Balai Wartawan H.Solfian Akhmad, atau sekretariat PWI Lampung.

Selain itu, Iskardo juga mengatakan program kerja, komitmen dan proyeksi Bawaslu Lampung kedepan di pemilu 2024 cukup berat. Sehingga tentunya Bawaslu butuh kolaborasi berbagai pihak salah satunya dengan PWI Lampung.

"Bukan tanpa alasan, bekerjasama dengan para stekholder itu akan menambah daya atau kekuatan bagi Bawaslu dalam melakukan pengawasan. Sehingga kami berharap ada kolaborasi yang baik khususnya dengan media," kata dia.

Sebagai pilar ke empat Demokrasi, sambung Iskardo, media dapat ikut mengawasi jalannya pemilu 2024 mendatang.

"Bisa dibayangkan, di kecamatan hanya ada 3 orang pengawas, di kelurahan 1orang, dan 5 di tingkat Kabupaten. Tentunya kita berharap bantuan dari kawan-kawan media untuk bersama-sama mengawasi jalannya Pemilu," harapnya. (Putra)

UIN Raden Intan Lampung Akan Kukuhkan 5 Guru Besar

UIN Raden Intan Lampung Akan Kukuhkan 5 Guru Besar

 


Bandar Lampung - Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung akan melakukan pengukuhan lima guru besar pada Kamis (29/9/2022) besok.

Humas UIN Raden Intan Lampung Hayatul Islam menerangkan, acara pengukuhan akan dilakukan dalam sidang senat terbuka yang dihadiri oleh Dirjen Pendidikan Islam (Pendis) Kemenag RI, Prof Dr H M Ali Ramdhani STP MT, di ballroom gedung Academic and Research Center UIN Raden Intan Lampung.

Kelima guru besar yang akan di kukuhkan langsung oleh Rektor UIN Raden Intan Prof Wan Jamaluddin Z PhD tersebut diantaranya Prof DR H M Afif Anshori MAg sebagai guru besar dalam bidang Ilmu Tasawuf.  

Kedua, Prof Dr Subandi MM sebagai guru besar dalam bidang Manajemen Pendidikan. Ketiga, Prof Dr Hj Erina Pane SH MHum sebagai guru besar dalam Bidang Ilmu Perkawinan.

Kemudian, Prof Dr H A Kumedi Ja'far SAg MH sebagai guru besar dalam bidang Hukum Perdata Islam, dan terakhir Prof Dr H A Gani SAg SH MAg sebagai guru besar bidang Ilmu Pendidikan Agama Islam.

Kelima guru besar tersebut berasal dari tiga fakultas yakni Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Fakultas Syari'ah dan Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama UIN Raden Intan Lampung. 

"Dengan dikukuhkannya kelima Guru Besar ini, maka jumlah Guru Besar di UIN Raden Intan Lampung menjadi 29 Orang, " ungkapnya. (*)

DPW BAIN HAM RI Utus 16 Personil Tim Investigasi Usut Tuntas Bobroknya Pengelolan Program Replanting Oleh Poktan Mudi Makmur

DPW BAIN HAM RI Utus 16 Personil Tim Investigasi Usut Tuntas Bobroknya Pengelolan Program Replanting Oleh Poktan Mudi Makmur



Tulangbawang - Terkait dugaan Korupsi pada program replanting tahun anggaran 2021 oleh ketua Kelompok Tani Mudi Makmur Kampung Catur Karya Buana Jaya Kecamatan Banjar Margo Kabupaten Tulang Bawang bakal berbuntut panjang dan menyeret banyak pihak terkait.

Hal itu di katakan langsung oleh ketua umum Dewan Pimpinan Wilayah BAIN-HAM Provinsi Lampung, Ferry Saputra, YS, sebelumnya Ferry menegaskan akan melaporkan dugaan tindak pidana korupsi ini ke aparat penegak hukum setempat guna langkah awal untuk membongkar kecurangan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Tak hanya itu, Ferry juga membeberkan terkait temuan hasil di lapangan mengenai keluhan masyarakat tentang program yang di kelola terindikasi di salah gunakan guna keuntungan lebih.

"Mulai dari uang untuk penanaman lahan Rp.400 ribu rupiah per-hektar diduga kuat tidak di realisasikan atau tidak diberikan kepada anggota kelompok tani, bahkan sebagian lahan yang mendapatkan bantuan program peremajaan pohon kelapa sawit ini tidak ada tanaman pohon sawitnya atau bisa di sebut lahan kosong, dan lahan yang ditumbuhi oleh tanaman lain," beber Ferry, Rabu (28/09).

Dijelaskannya, jika mengacu pada petunjuk mengenai program replanting ini, sudah sangat jelas yaitu melakukan peremajaan lahan kelapa sawit yang sudah menua, dengan kata lain lahan yang sudah ditumbuhi oleh tanaman kelapa sawit bukan lahan kosong atau lahan yang di tumbuhi oleh tanaman lain.

"Jadi dalam hal penerapan di lapangan diduga sudah menyalahi prosedur, tentu kuat dugaan kami ini melibatkan banyak pihak, yang jadi pertanyaan sebelum terlaksananya program ini apakah pihak-pihak terkait tidak melakukan kroscek lapangan terlebih dahulu, atau memang ada unsur pembiayaan bahkan unsur konspirasi," lanjut Ferry.

Selain itu, Ferry juga menjelaskan terkait informasi yang di dapati, bahwa sebagian lahan yang mendapatkan replanting tidak semuanya di lakukan pembajakan lahan, padahal di ketahui semestinya lahan tersebut dibajak sebab semua telah di anggarkan.

"Selain itu, pupuk bantuan dibagikan tidak tepat pada waktunya, pupuk bantuan tidak dibagikan secara merata hanya orang-orang tertentu saja, dan para anggota kelompok tani yang menerima jatah pupuk tersebut jatah penerimaan pupuknya dikurangi," terangnya.

Dari hal ini, kata Ferry, DPW BAIN HAM RI telah membentuk tim investigasi yang terdiri dari 16 personil meliputi departemen intelijen DPW BAIN HAM Provinsi Lampung dan departemen Advokasi Investigasi Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Provinsi Lampung. Yang sedang melakukan kroscek secara mendetail ke satiap item kegiatan terkait keluhan masyarakat tersebut.

"Tim kami masih bergerak untuk menambah bukti-bukti yang ada, sebab patut di curigai dari program ini jangan-jangan dinas terkait telah mendapatkan upeti sehingga terdapat dugaan pembiayaran yang terjadi sejauh ini," katanya.

Diberitakan sebelumnya, kelompok Tani Mudi Makmur pada tahun 2021 mendapatkan program replanting sawit dengan total luas 121 hektare dengan pagu anggaran Rp. 30 juta per hektare

dengan rincian Rp.14 juta untuk pembersihan lahan dan biaya penenaman serta biaya pencacahan, Rp.16 juta untuk pembelian pupuk, dan pembelian bibit dengan tujuan utama kebun sawit yang tidak produktif lagi dan berusia 25 hingga 30 tahun.

Dengan jumlah total anggaran yang di kelola Rp. 3.630.000.00 (Tiga milyar enam ratus tiga puluh juta rupiah) justru menuai keluhan dari masyarakat setempat lantaran penerapan di lapangan diduga syarat permasalahan.

Disisi lain, MS ketua kelompok tani Mudi Makmur tidak sedikit pun memberikan respon maupun hak jawab meski telah di hubungi berulangkali bahkan melalui pesan WhatsApp juga tidak memberi respon padahal pesan yang dikirim telah terbaca.

Oleh sebab itu, Ferry ketua umum DPW BAIN HAM RI Provinsi Lampung menyesalkan atas sikap membisu yang di lakukan oleh oknum ketua kelompok, lantaran pada 22 September yang lalu pihaknya juga telah melayangkan surat somasi kepada ketua Kelompok Tani Mudi Makmur dengan batas waktu surat, pada Senin 26 September untuk memberikan klarifikasi, namun hal itu tidak di indahkan lantaran hingga saat ini oknum ini tidak sedikitpun memberikan hak jawabnya melalui surat maupun klarifikasi langsung ke kantor DPW BAIN HAM RI. (Holidi/KN)

Polsek Lambu Kibang Sambang Pos Kamling Polisi Apresiasi Warga Yang Melaksanakan Ronda

Polsek Lambu Kibang Sambang Pos Kamling Polisi Apresiasi Warga Yang Melaksanakan Ronda

 


Tulang Bawang Barat -- Guna mengantisipasi adanya gangguan Kamtibmas di Kecamatan Lambu Kibang dan Kec Way Kenanga, Polsek Lambu Kibang melakukan berbagai upaya untuk mewujudkan Kamtibmas yang aman dan kondusif salah satunya dengan kegiatan sambang dan cek pos kamling pada malam hari. Selasa (27/09/2022) Malam.

Seperti kegiatan yang dilakukan oleh anggota Patroli Polsek Lambu Kibang malam hari ini yang menyambangi warga yang sedang mengadakan ronda malam serta jaga pos kamling di tiyuh Indraloka Jaya  Kecamatan Way Kenanga Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Sambil menemani warga melaksanakan Patroli dan ronda hingga larut malam disertai perbincangan, anggota Patroli Polsek Lambu Kibang  yang dipimpin Bripka Hariyanto dan anggota, juga menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada warga yang melaksanakan ronda agar poskamling jangan sampai kosong dan tidak ada penjaganya.

“Selain itu kami juga berpesan kepada warga apabila ada hal yang mencurigakan atau kejadian menonjol segera laporkan kepada pihak Kepolisian dalam hal ini Polsek Lambu Kibang serta menghimbau warga untuk selalu mematuhi protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19”, tutur Bripka Hariyanto.

Sementara itu Kapolsek Lambu Kibang IPTU Ferry Yuliansyah, S.Sos, M.M menegaskan, kegiatan yang dilakukan oleh anggota Patroli Polsek Lambu Kibang yang melakukan sambang dan cek Poskamling tersebut rutin dilaksanakan guna memotivasi warga agar lebih aktif lagi melaksanakan jaga Poskamling serta mensosialisasikan kepada warga bahwa bahaya virus Covid-19 masih ada dan nyata untuk itu warga dihimbau untuk selalu mematuhi protokol kesehatan.

“Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan rutin anggata Polri dalam upaya untuk menghidupkan kembali kegiatan siskamling, karena keamanan bukan tugas dan tanggung jawab Polri semata, tapi semua warga punya tanggung jawab untuk menjaga keamanan lingkungan masing-masing serta menghimbau warga untuk selalu mematuhi protokol kesehatan guna memutus mata rantai virus Covid-19,” ungkap Kapolsek. (*).

27/09/22

Sulpakar Tinjau dan Apresiasi Kegiatan perekaman e-KTP di SMK 1 Tanjung Raya.

Sulpakar Tinjau dan Apresiasi Kegiatan perekaman e-KTP di SMK 1 Tanjung Raya.

 


Mesuji - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Mesuji melakukan perekaman e-KTP di SMK Negeri 1 Tanjung Raya, Selasa (27/9/2022). 

Selain merekam e-KTP terhadap pelajar yang sudah menempuh usia 17 tahun ke atas, juga dilakukan perekaman pelajar yang berusia 16 tahun 15 hari. 

Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Disdukcapil Kabupaten Mesuji Mursalin saat di temui di Sekolah SMK Negeri 1 Tanjung Raya. 

"Hari ini bersama Bapak Pj Bupati Mesuji meninjau perekaman e-KTP pelajar di SMK Negeri 1 Tanjung Raya," ujarnya. 

Mursalin menerangkan ada 183 pelajar di SMK Negeri 1 Tanjung Raya dilakukan perekaman e-KTP. 

Dari ratusan pelajar itu sebanyak 96 pelajar sudah bisa mencetak e-KTP karena usia sudah menempuh 17 tahun ke atas. 

Sedangkan sisanya 87 siswa lainya tidak bisa dilakukan pengecetakan karena masuk dalam perekaman pemilih pemula di 2024.

"Sehingga nantinya di 2024 sudah memasuki usia 17 tahun tinggal pencetakan saja dan bisa memiliki hak pilih," jelasnya. 

Mursalin menerangkan perekaman e-KTP pelajar di SMK Negeri 1 Tanjung Raya ini menjadi yang paling banyak karena hampir tembus diangka seratus. 

Selain perekaman e-KTP, Disdukcapil Kabupaten Mesuji turut melakukan pencetakan KIA kepada para siswa SD di Desa Muara Tenang. 

Selain itu, Pj Bupati Mesuji Sulpakar yang turut meninjau pelaksanaan perekaman e-KTP itu menyampaikan bahwa  adminduk sangatlah penting. 

"Adminduk ini tentunya sangat dibutuhkan baik untuk generasi anak, muda, tua dan lanjut usia," ujarnya. 

Oleh karena itu, Sulpakar menilai sudah sepatutnya  upaya jemput bola adminduk seperti ini dilakukan, dalam rangka mempercepat pelayanan masyarakat. 

Kemudian, Sulpakar menuturkan bahwa adminduk seperti e-KTP sangat banyak manfaatnya. 

"Baik untuk keperluan pendidikan, bansos, kerja dan lain sebagainya," sebutnya. 

Ditambahkannya, Sulpakar pun meminta kepada Kepala Disdukcapil Kabupaten Mesuji untuk cermat dalam memberikan pelayanan Adminduk. 

Jangan sampai, terusnya dapat dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab. 

"Tertib administrasi sekarang ini tidak seperti dulu yang satu data punya tiga KTP, kalau sekarang ini dengan basis NIK," jelasnya. 

Akibat dampak itu juga, Sulpakar menyebut jumlah pemilih di Kabupaten Mesuji turut berkurang. 

Mengingat, satu NIK hanya bisa memiliki satu e-KTP tidak bisa ganda. 

Lebih lanjut, dalam kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Staf Ahli Pemkab Mesuji Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Wahyu Arswendo Umbara, Asisten I Indra, dan Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Tanjung Raya. (Rls/Kotan)

Setubuhi Pelajar SMP Kelas 1, Oknum Buruh di Banjar Dewa Ditangkap Polsek Banjar Agung

Setubuhi Pelajar SMP Kelas 1, Oknum Buruh di Banjar Dewa Ditangkap Polsek Banjar Agung

 


Tulang Bawang - Pelaku tindak pidana persetubuhan terhadap anak dibawah umur ditangkap petugas dari Polsek Banjar Agung, Polres Tulang Bawang, Polda Lampung.

Pelaku yang ditangkap seorang oknum buruh berinisial YT (18), warga Kampung Banjar Dewa, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang.

"Hari Sabtu (24/09/2022), pukul 21.30 WIB, petugas kami berhasil menangkap oknum buruh yang menjadi pelaku tindak pidana persetubuhan terhadap anak dibawah umur. Pelaku ditangkap tanpa perlawanan saat sedang berada di rumahnya di Kampung Banjar Dewa," kata Kapolsek Banjar Agung, AKP M Taufiq, SH, MH, mewakili Kapolres Tulang Bawang, AKBP Hujra Soumena, SIK, MH, Selasa (27/09/2022).

Dalam kasus ini, lanjut AKP Taufiq, petugasnya menyita barang bukti (BB) berupa handphone (HP) merek Realme C11 warna hijau, sepeda motor Honda Revo Absolute warna hitam, B 6454 EWZ, tikar lantai, dan pakaian yang dikenakan oleh korban saat terjadinya tindak pidana.

Kapolsek menjelaskan, menurut keterangan dari bapak kandung korban berinisial T (51), berprofesi wiraswasta, warga Kecamatan Gunung Terang, Kabupaten Tulang Bawang Barat, mulanya korban berinisial N (12), berstatus pelajar kelas 1 SMP, hari Selasa (20/09/2022), pukul 17.00 WIB, pergi dari rumah dengan alasan membeli pulsa.

Namun sampai malam harinya tak kunjung pulang, hari Rabu (21/09/2022) sore, korban bertemu dengan kakak kandungnya di Simpang Tunas, Kecamatan Gunung Terang, lalu diajak pulang ke rumah.

"Saat tiba di rumah, korban lalu ditanya oleh bapak kandungnya semalam menginap dimana, dan korban menjawab bahwa dia menginap di Kampung Banjar Dewa, Kecamatan Banjar Agung. Selama menginap korban mengaku telah disetubuhi sebanyak tiga kali oleh pelaku," jelas AKP Taufiq.

Mendengar cerita tersebut, bapak kandung korban langsung naik pitam dan melaporkan peristiwa yang dialami oleh anak perempuannya ke Mapolsek Banjar Agung, hari Jumat (23/09/2022) siang. Berbekal laporan ini, petugas kami langsung mencari keberadaan pelaku dan akhirnya pelaku berhasil ditangkap.

Pelaku saat ini sudah ditahan di Mapolsek Banjar Agung dan dikenakan Pasal 81 ayat 2 Undang-Undang Perlindungan Anak. Dipidana dengan pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun, dan denda paling banyak Rp 5 miliar. (*)

Persiapan Pengamanan G20 di Bali, Kakorlantas Imbau Hal Ini ke Masyarakat

Persiapan Pengamanan G20 di Bali, Kakorlantas Imbau Hal Ini ke Masyarakat

 


Lampung - Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri Irjen Firman Shantyabudi terus menyiapkan pengamanan dalam pergelaran presidensi G20 yang akan digelar di Bali. Operasi pengamanan ini nantinya akan menjadi operasi terpusat yang akan melibatkan banyak stakeholders.

"Bapak Kapolri sudah memberikan arahan, bahwa operasi ini sifatnya adalah operasi kewilayahan sekarang ditarik menjadi demokrasi terpusat. Artinya beliau melihat satu potensi kesiapan yang jauh lebih besar yang harus kita laksanakan sehingga dapat mengangkat struktur organisasi ini menjadi operasi terpusat," kata Firman dalam keterangannya, Selasa, (27/9/2022).

Firman menuturkan, operasi ini disiapkan dari mulai kegiatan yang bersifat preventif seperti penjagaan-penjagaan, pengaturan, mencadangkan kegiatan yang bersifat kontingensi sampai dengan penanggulangan bencana. Semuanya akan dijaga sedemikian rupa untuk memberikan kenyamanan, keamanan tanpa adanya ketakutan di masyarakat.

Selain itu, dalam pengamanan ini Polri akan memanfaatkan teknologi yaitu kendaraan listrik baik roda 2 maupun roda 4. Pemanfaatan ETLE secara koordinatif dan kolaboratif menggunakan kamera-kamera di Bali juga dilakukan untuk bisa memantau setiap wilayah.

"Ini satu langkah besar menangani satu lalu lintas, bisa memanfaatkan kamera-kamera ini dengan banyak hal dengan pemantauan perjalanan bisa melihat kondisi traffic terdampak dari adanya rekayasa dari kegiatan yang dilaksanankan," ujarnya.

Untuk jumlah personel pengamanan, lanjut Firman, sudah ada standar operasional prosedur (SOP) baik pengamanan biasa hingga tamu VVIP. Bahkan, pihaknya sudah mulai melakukan pelatihan bersama dengan Paspampres (pasukan pengamanan presiden) untuk mengetahui bagaimana cara bertindak dalam melakukan pengawalan.

"Kami sudah melakukan survei seperti pada kegiatan sebelumnya yang sudah dilakukan, berapa personel yang harus di libatkan di titik-titik tadi dan seluruhnya dioptimalkan untuk kelancaran lalu lintas bersama, agar masyarakat tidak merasa terganggu," katanya.

Ia pun menjelaskan, beberapa hal yang menonjol yang mungkin dihadapi yaitu ada beberapa ruas jalan yang tidak cukup lebar di Bali. Untuk itu, ia mengimbau agar masyarakat sekitar untuk tidak memarkirkan kendaraan di pinggi jalan pada saat tanggal-tanggal tertentu.

"Ruas jalan yang tidak mungkin dilakukan secara dua lajur berlawanan langsung akan di tutup sementara jadi sifatnya buka tutup di jalan-jalan tertentu," ucapnya.

Lebih lanjut, dalam pengamanan pihaknya akan melibatkan masyarakat dan Pemda guna melancarkan lalu lintas selama kegiatan KTT G20 mulai dari bandara, venue hingga tempat kepala atau pimpinan negara menginap.

"Dalam hal ini kami memberikan prioritas dan bukan mengorbankan masyarakat tetapi mempersilahkan tamu G20  agar nyaman dalam melaksanakan kegiatan tersebut," katanya.

Terakhir ia pun menyampaikan keberhasilan suatu operasi karena keterlibatan aktif seluruh stakeholder, termasuk masyarakat. Berbicara tentang lalu lintas, menurutnya masyarakat yang terlibat di dalamnya tentunya akan memberikan peran yang sangat besar ketika jalan itu menjadi jalan yang nyaman untuk dilalui.

"Bagaimana masyarakat ikut menyiapkan kegiatan ini dengan para pemilik kendaraan tidak memarkirkan kendaraan yang ada di pinggir jalan," katanya. (*)

Menyambangi MAN 2 Lambu Kibang, Kapolsek Lambu Kibang Sampaikan Peranan Sekolah Menjaga Keamanan

Menyambangi MAN 2 Lambu Kibang, Kapolsek Lambu Kibang Sampaikan Peranan Sekolah Menjaga Keamanan



Tulang Bawang Barat — Memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat menjadi harapan dari Kapolsek Lambu Kibang Polres Tulang Bawang Barat Polda Lampung IPTU Ferry Yuliansyah, S.Sos, M.M. dan Melaksanakan Sinergitas antara Kepolisian dengan Pihak sekolah MAN 2 Lambukibang. Selasa (27/9/22)

Untuk mewujudkan hal tersebut, Kapolsek Lambu Kibang Polres Tulang Bawang Barat Polda Lampung IPTU Ferry Yuliansyah, S.Sos, M.M,  menyambangi salah satu sarana pendidikan yang ada Kecamatan Lambu Kibang Kabupaten Tulang Bawang Barat untuk menyampaikan pesan Kamtibmas.

Sekolah menengah Aliyah Negeri 2 (MAN) Lambu Kibang menjadi tujuan Kapolsek Lambu Kibang untuk melakukan silaturahim bertemu dengan kepala sekolah MAN negeri 2 Lambu Kibang H.Mariyon ,S.Pd.,M.Pd.I ( 27/09/2022 ) di ruangannya.

Kapolsek Lambu Kibang IPTU Ferry yang didampingi Kanit Binmas Polsek Lambu Kibang Ipda Amiruddin.S.H menyampaikan pentingnya peran sekolah dalam menjaga keamanan.

” Sekolah mempunyai peranan penting dalam menjaga keamanan, pentingnya peranan kepala sekolah dan tenaga pendidik merupakan bentuk kesiapsiagaan dalam bersama-sama menjaga keamanan ” ujar Kapolsek Lambu kibang IPTU Ferry.

Kepala sekolah MAN Negeri 2 Lambu Kibang H.MARIYON ,S.Pd.,M.Pd.I   mengungkapkan rasa terimakasih atas kunjungan Kapolsek Lambu Kibang Polres Tulang Bawang Barat IPTU Ferry dan berharap kegiatan serupa dapat lebih sering dilakukan.

” Terimakasih Pak!! Semoga kegiatan yang seperti ini dapat selalu dilakukan, guna memberikan rasa aman kepada kami yang ada di sekolah ” ujarnya.(*).

Sat Binmas Polres Tubaba Penyuluhan dan Pencegahan Dini Kekerasan Terhadap Anak di Ponpes

Sat Binmas Polres Tubaba Penyuluhan dan Pencegahan Dini Kekerasan Terhadap Anak di Ponpes

 


Tulang Bawang Barat -- Sat Binmas Polres Tulang Bawang Barat Polda Lampung melaksanakan penyuluhan dan penerangan hukum pencegahan dini kekerasan terhadap anak di Pondok Pesantren MA. Darul Ulum Ansyor Kecamatan Tulang Bawang Tengah Kab Tulang Bawang Barat. Senin (26/9/22) siang.

Kasat Binmas AKP Aladin Efendi, S.H yang Mewakili Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP Sunhot P. Silalahi, S.I.K, M.M mengatakan pengenalan dan pemahaman hukum terkait tindak pidana yang rawan terjadi terhadap anak perlu dipahami sejak dini. Kekerasan pada anak bisa berupa fisik, psikis, seksual, hingga kekerasan dan penelantaran ekonomi.

"Dengan bekal pemahaman hukum, anak yang menjadi korban kekerasan tidak ragu untuk melapor ke pihak berwajib, "Setiap orang yang dikatakan anak sebelum usianya mencapai 18 tahun. Pelaku kekerasan terhadap anak bisa dipidana maksimal 15 tahun penjara," ujar Kasat.

Oleh karena itu,  Kasat meminta segenap pihak untuk bersama – sama melindungi hak  anak.

“Hak asasi ini wajib dijamin, dilindungi, dan dipenuhi oleh orang tua, keluarga, masyarakat, pemerintah dan negara,” pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Ponpes MA. Darul Ulum Ansyor Kecamatan Tulang Bawang Tengah Kab Tulang Bawang Muhammad Markus, S.Pdi, Kanit Babinkamtibmas  Ipda Wahyono, S.Pd, Para Ustad Pondok Pesantren Darul Ulum Ansyor dan Para Santri Pondok Pesantren Darul Ulum Ansyor  kecamatan Tulang Bawang Tengah Kab Tulang Bawang Barat.(*).

26/09/22

BPJN Suport PWI Gelar Diskusi Jalinbar

BPJN Suport PWI Gelar Diskusi Jalinbar

 


Bandar Lampung - Balai Pengelolaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung mendukung penuh pelaksanaan Diskusi Publik bertajuk Jalinbar Macet : Apa Solusinya? yang di prakarsai PWI Lampung, Kamis (06/10/2022) mendatang. 

Hal tersebut diungkap Kepala Badan BPJN Lampung, Rien Marlina saat menerima audiensi PWI Lampung di ruang rapat utama Kantor BPJN Lampung, Senin (26/09/2022). 

"Kami mendukung penuh kegiatan tersebut. Mengingat persolan kemacetan di Jalinbar ini menjadi keluhan publik," kata dia. 

Rien mengakui, kemacetan menjadi salah satu kendala di jalinbar. Salah satunya memang disebabkan lebar jalan yang kurang memadai. 

"Memang kita menyadari ruas lintas barat, itu luar biasa macet. Memang sudah saatnya dilebarkan," terangnya. 

Bahkan, dia mengatakan, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona pun mengeluhkan hal tersebut kepada pihaknya, belum lama ini. Kendala utamanya, jelas Rien, adalah pembebasan lahan. Karenanya, pihakhya menyerahkan ke Pemda setempat terkait pembebasan lahan. 

"Itu kami tampung dan kami juga berupaya. Tetapi balik lagi, permasalahannya adalah pembebasan lahan," jelasnya. 

Dia menyebutkan, untuk sementara BPJN melakukan perkerasan bahu jalan. Sehingga jalan terlihat lebar, juga sebagai strategi awal. 

"Bahu jalan juga kita benar-benar keras dan tidak ada jalan. Sehingga bahu jalan bisa dimanfaatkan untuk motor," tuturnya. 

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung Wirahadikusumah menyampaikan, rencana pelaksanaan diskusi publik terkait dengan jalan lintas barat (jalinbar) sangat tergantung persetujuan BPJN. Sebab, kata dia, pihaknya tidak ingin diskusi tersebut hanya sebatas diskusi saja, tapi hasilnya akan menjadi rekomendasi ke pusat bagi perluasan Jalinbar. 

Wira menjelaskan, arus lalu lintas di jalinbar saat ini cukup padat. Bahkan, sering mengalami kemacetan yang cukup panjang. 

Atas dasar itu, PWI Lampung rencananya bakal menyelenggarakan diskusi publik untuk mencari solusi dalam mengatasi kemacetan di jalinbar. 

"Kita mengetahui bersama, bagaimana padatnya kendaraan di jalinbar. Sehingga menyebabkan aktivitas masyarakat terganggu," kata Wira. 

Karena itu, dia berharap, pada diskusi tersebut bisa melahirkan satu solusi dalam mengatasi permasalahan tersebut. 

"Kami berharap diskusi ini bisa menggagas adanya pelebaran jalan atau solusi lainnya. Sehingga apa yang kita gelar nantinya tidak hanya obrolan saja, tapi bisa berdampak bagi masyarakat," terangnya.

Diketahui, pada audiensi itu juga dihadiri Sekretaris PWI Lampung Andi S Panjaitan, Wakil Sekretaris Ariyadi Ahmad dan Wakil Bendahara Nurjanah. (tim/red)

Kapolres Lambar Silaturahmi Dengan Tokoh Adat Gelar Suttan Sekala Bekhak Ke-XX Kepaksian Bejalan Di Way

Kapolres Lambar Silaturahmi Dengan Tokoh Adat Gelar Suttan Sekala Bekhak Ke-XX Kepaksian Bejalan Di Way

 


Lampung Barat - Salah satu untuk mempererat silaturahmi dengan Tokoh Adat, Kapolres Lampung Barat AKBP Heri Sugeng Priyantho,S.I.k.,M.H di damping Kasat Binmas Iptu Suherman,SH bersama anggota Binmas sambangi Tokoh Adat Gelar Suttan Sekala Bekhak Ke-XX Kepaksian Bejalan Di Way dengan  Suttan Jaya Kusuma IV Salayar Akbar Puspanera, pada senin (26/09/2022).

Kedatangan Kapolres Lampung Barat Bersama rombonganya di sambut langsung oleh Pimpinan adat  Suttan Jaya Kusuma IV Salayar Akbar Puspanegara Suttan Sekala Bekhak ke-XX

 Bersama jajaranya di Gedung dalom Kepaksian Buay Bejalan Diway pekon kembahang, Kecamatan Batu Brak Kabupaten Lampung Barat.

Kapolres Lampung Barat AKBP Heri Sugeng Priyantho,S.I.k.,M.H mengatakan,” Selain bersilaturahmi dengan tokoh adat ini juga sebagai mitra kamtibmas Polri untuk bekerjasama memelihara situasi kamtibmas diwilayah agar tetap kondusif sehingga jika terjadi permasalahan di desa tersebut segera dapat diselesaikan.

“Hal ini merupakan bentuk silaturahmi agar ada sinergitas antara Polisi dengan Para Tokoh, jika terjadi masalah di Desa cepat bisa diselesaikan dan tidak menjadi permasalahan yang besar, “ ucap Kapolres.

Selain itu Kapolres juga menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas dan dapat bekerja sama dengan Polres Lampung Barat guna mewujudkan situasi Kamtibmas di Kabupaten Lampung Barat tetap aman dan kondusif.

Sementara pimpinan adat Kepaksian  Bejalan Di Way Suttan Jaya Kusuma IV Salayar Akbar Puspanegara Suttan Sekla Bekhak ke-XX mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Lampung Barat beserta rombongan atas kunjungan silaturahmi ini. “Kami siap bekerja sama dan mendukung Polres Lampung Barat dalam menjaga Harkamtibmasdi Kabupaten Lampung Barat. Kami akan memberikan informasi apabila adanya gangguan Kamtibmas dan siap membantu apabila dibutuhkan dalam penyelesaian suatu masalah,”terangnya. (Indra/KN)

Supir Angkot dan Bus Terima Bansos Dari Satlantas Polres Tulang Bawang

Supir Angkot dan Bus Terima Bansos Dari Satlantas Polres Tulang Bawang


Tulang Bawang - Supir angkutan kota (angkot) dan bus mendapatkan bantuan sosial (bansos) dari Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Tulang Bawang, Polda Lampung.

Pemberian bansos ini berlangsung hari Minggu (25/09/2022), pukul 13.00 WIB, di Jalan Lintas Timur (Jalintim), Kampung Lebuh Dalem, Kecamatan Menggala Timur, Kabupaten Tulang Bawang.

"Kemarin siang, petugas kami yang dipimpin langsung oleh Kanit Turjawali Sat Lantas, Ipda Agus Heri Thama Linto, S.Pd, M.Si, membagikan bansos kepada supir angkot dan bus di Jalintim, Kampung Lebuh Dalem," kata Kasat Lantas, Iptu Glend Felix, S.Tr.K, SIK, mewakili Kapolres Tulang Bawang, AKBP Hujra Soumena, SIK, MH, Senin (26/09/2022).

Lanjutnya, dalam kegiatan ini sebanyak 10 paket bansos yang petugas kami berikan, yakni untuk 9 orang supir angkot dan satu orang supir bus. Masing-masing menerima bansos berupa beras gratis sebanyak 5 Kg.

Menurut Kasat Lantas, pembagian bansos ini rutin dilaksanakan oleh petugasnya pasca kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi untuk membantu warga yang terdampak terutama supir angkot dan supir bus.

"Mudah-mudah bantuan yang kami berikan ini bisa membantu meringankan beban ekonomi pasca kenaikan BBM subsidi terutama para supir angkot dan bus, yang mana kita ketahui bersama bahwa pendapatan mereka setiap harinya tidak menentu," papar Iptu Glend.

Ia menambahkan, jangan dinilai dari harganya bansos yang telah berikan ini, tapi kami memberikannya secara tulus dan ikhlas dengan harapan bisa menjadi amal dan ladang ibadah untuk kami sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat. (*)

Pemkab Lambar Gelar Ngupi Bebakhong Guna Membahas Evaluasi dan Perencanaan Kerja

Pemkab Lambar Gelar Ngupi Bebakhong Guna Membahas Evaluasi dan Perencanaan Kerja

 


Lampung Barat - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat melakukan kegiatan rutin Ngupi Bebakhong yang membahas terkait dengan evaluasi dan perencanaan kerja Pemkab Lampung Barat bertempat Aula Kagungan Setdakab, Senin (26/09/2022). 

Kegiatan rutin tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Barat Drs. Nukman,M.M, dan turut dihadiri oleh Staf Ahli Bupati, Asisten dan Kepala Perangkat Daerah se-Kabupaten Lampung Barat. 

Pada kesempatan itu Sekda Drs. Nukman menyampaikan bahwa ngupi bebakhong merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan jajaran Pemkab dalam rangka monitoring evaluasi kinerja Pemkab Lampung Barat.

"Kegiatan kupi bebakhong ini rutin dilaksanakan, karena kegiatan ini merupakan proses pengumpulan data, pengukuran kemajuan program dan kinerja serta memantau perubahan atas program kerja yang sudah dilakukan," ucapnya. 

Sekda mengajak kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah untuk dapat saling bekerja sama, bahu-membahu dalam mengerjakan tugas dalam meningkatkan kinerja Pemkab. 

"Saya mengajak kepada seluruh Perangkat Daerah Kabupaten Lampung Barat untuk saling bekerjasama. Kita ini tim, jadi kita ini mempunyai peran yang sama dan tanggung jawab yang sama dalam meningkatkan kinerja yang lebih baik untuk Lampung Barat," ungkapnya. (Indra/KN)

AKBP Sunhot Cek Tes Rikmin Casis Tamtama Polri Polres Tubaba

AKBP Sunhot Cek Tes Rikmin Casis Tamtama Polri Polres Tubaba

 


Tulang Bawang Barat -- Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP Sunhot P. Silalahi, S.I.K, M.M mengecek jalannya tes pemeriksaan administrasi (Rikmin) sebanyak 7 calon Tamtama Polri di ruang aula Mapolres Tulang Bawang Barat, Senin (26/9/2022).

Bag Sumda Polres Tulang Bawang Barat menerapkan prinsip bersih, transparan, akuntabel dan humanis serta clear and clean dalam penerimaan calon Tamtama Polisi tahun ini. Ini dilakukan dalam rangka mendapatkan anggota Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas dan Transparan).

Sebelum menjalani tes rikmin, para calon Polri juga menandatangani pakta integritas yang dilaksanakan baik oleh panitia, pengawas maupun orang tua dan peserta.

Hal tersebut untuk menjamin seluruh tahapan seleksi penerimaan calon anggota Polri jauh dari praktik korupsi, kolusi dan nepotisme dan tidak dipungut biaya.

Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP Sunhot P. Silalahi, S.I.K, M.M menyampaikan, sebanyak 7 peserta calon siswa Tamtama Polri tahun 2021, yaitu untuk calon Tamtama brimob dan Airud "Semuanya telah memasukkan berkas pendaftarannya di Polres Tulang Bawang Barat," tegasnya.

Dalam pelaksanaan tes ini melibatkan pengawas internal dan eksternal di antaranya, Pengatur TK I, Wahidin, S.Pd, M.Pd dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tulang Bawang Barat, Penata Muda Adian Wahyu, S.STP dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tulang Bawang Barat.(*).