Berita Terbaru

07/12/22

Bhabinkamtibmas Polsek Gunung Agung Sosialisasi Aplikasi Polri Super App

Bhabinkamtibmas Polsek Gunung Agung Sosialisasi Aplikasi Polri Super App



Tulang Bawang Barat -- Polri meluncurkan aplikasi Polri Super App, agar masyarakat dapat lebih mudah mendapatkan informasi dengan berbagai layanan kepolisian.

Bhabinkamtibmas Polsek Gunung Agung Polres Tulang Bawang Barat Polda Lampung Bripka Petrus dan Bripka Maulana melakukan sosialisasi aplikasi Super App Presisi kepada masyarakat, Rabu (7/12/2022). Pagi

Aplikasi ini bertujuan menyederhanakan dan memudahkan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan prima dari kepolisian.

Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP Sunhot P. Silalahi, S.I.K, M.M melalui Kapolsek Gunung Agung IPTU Irwan Susanto, S.E, M.M, menyebutkan, ada 13 layanan utama kepolisian yang dapat diakses masyarakat di aplikasi tersebut. Mulai dari informasi daerah rawan, pengaduan masyarakat, pengurusan SIM, STNK, SKCK secara online dan informasi E-Tilang hingga informasi mengenai Pos Polisi.

“Agar masyarakat dapat mengetahuinya, para anggota Bhabinkamtibmas membagikan brosur aplikasi kemudian mengarahkan warga cara download aplikasi, Dimana dalam aplikasi tersebut berisi tentang informasi seluruh kegiatan pelayanan Polri dan juga pengaduan dari,” tutup Iptu Irwan.(*)

2 Kandidat Kuat Penerus Rektor Universitas Lampung Masih Wajah-wajah Lama

2 Kandidat Kuat Penerus Rektor Universitas Lampung Masih Wajah-wajah Lama

 


Bandar Lampung - Senat Universitas Lampung ( Unila ) mengadakan rapat dengan agenda penetapan calon rektor Unila periode 2023-2027, pengantaran tahapan pemilihan rektor (Pilrek), serta memikat tata tatanan pilrek periode 2023-2027.

Rapat senat yang berlangsung di ruang sidang rektorat utama, Selasa, 6 Desember 2022 ini dipimpin Ketua Senat Unila Prof. Dr. La Zakaria, S.Si., M.Si., didampingi Sekretaris Senat Unila Dr. Anna Gustina Zainal, S.Sos ., M.Si., dan Ketua Panitia Pilrek Prof. Dr. Abdurrahman, M.Si.

Abdurrahman dalam laporannya menyampaikan, proses penjaringan telah berlangsung sejak 14 November 2022 dan telah memasuki berbagai tahapan antara pendaftaran lain, seleksi administrasi, hingga pengangkatan calon calon rektor.

Nama-nama calon calon rektor periode 2023-2027 yang telah ditetapkan pada rapat senat ini berdasarkan abjad antara Prof. Dr. dr. Asep Sukohar, S.Ked., M.Kes., Dr. Ayi Ahadiat., SE, MBA, Prof. Dr. Hamzah, SH, MH, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, DEA, IPM., Dr. Marselina, SE, MPM, Prof. Dr. Ir. Murhadi, M.Si., Dr. Nairobi, SE, M.Si., dan Prof. Ir. Suharso, S.Si., Ph.D.

Dari 8 calon Pilrek itu ada 2 kandidat kuat penerus Rektor Universitas Lampung periode 2023-2027 yaitu Prof. Dr. dr. Asep Sukohar, S.Ked., M.Kes yang sekarang menjabat Wakil Rektor II

Bidang Administrasi Umum dan Keuangan dengan Prof. Ir. Suharso, S.Si., Ph.D yang sekarang menjabat Wakil Rektor IV

Bidang Perencanaan, Kerja sama, dan Teknologi Informasi dan Komunikasi. kedua calon tersebut adalah bagian dari kepemimpinan Rektor terdahulu.

Selain itu, panitia pemilihan rektor telah membagi jadwal sosialisasi visi, misi, dan program kerja calon rektor Universitas Lampung periode 2023-2027 ke dalam beberapa fakultas tujuan sesuai agenda yang telah disepakati.

Pada kesempatan itu Prof. Abdurrahman mengatakan, program pengantaran kerja bakal calon rektor di hadapan sivitas akademika akan digelar di Gedung Serbaguna Unila pada 20 Desember mendatang. Adapun jumlah anggota senat yang hadir pada rapat ini sebanyak 27 orang dari total 47 undangan.

Anna Gustina Zainal menambahkan, semua nama-nama anggota senat Universitas Lampung yang nantinya memiliki hak pilih dalam pemilihan rektor telah disampaikan ke Kemendikbudristek melalui Biro Hukum. (*)

Hermawan Dukung Penuh Prabowo Subianto Sebagai Capres

Hermawan Dukung Penuh Prabowo Subianto Sebagai Capres



 Bandar Lampung - Ketua Lembaga Advokasi Hukum DPD Partai Gerindra Lampung Hermawan, S.HI.,M.H yang merupakan anggota DPRD Kota Bandar Lampung menyampaikan sebagai kader partai Gerindra mendukung penuh pak Prabowo sebagai calon presiden di pemilu 2024.

Ia menyebut tujuan utama Partai Gerindra adalah memperoleh suara terbanyak dan memenangkan Prabowo dan itu menjadi tugas utama bagi semua kader partai Gerindra.

Tetap semboyan kita Prabowo Presiden, Gerindra menang,” ucap Hermawan dalam keterangannya, Rabu (7/12/2022).

Sejak dikukuhkannya pengurus Lembaga Advokasi Hukum indonesia raya DPD partai Gerindra Lampung yang dipimpin Hermawan, S.H .,M.H langsung tancap gas memberikan bantuan hukum secara cuma-cuma kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan dan  tetap konsisten menjalankan tugas partai dan fungsinya di masyarakat.

Menurut Hermawan, bayangan masyarakat bahwa hukum itu mahal, nanti bisa dijembatani oleh Lembaga Advokasi Hukum Indonesia Raya DPD Gerindra Lampung, mulai dari kasus rumah tangga, kasus agraria hingga kasus-kasus yang berkaitan dengan kebijakan pemerintahan.

“Kami akan melakukan pendampingan sampai tingkat basis, dimana sampai ke tiap kelurahan yang akan didampingi advokat teman-teman yang ada di Lembaga Hukum ini, guna membantu masyarakat mendapatkan bantuan hukum,” ujarnya. (*)

05/12/22

Terjadi Penembakan Warga Way Kanan di Areal HTI Tubaba oleh Orang Tidak dikenal

Terjadi Penembakan Warga Way Kanan di Areal HTI Tubaba oleh Orang Tidak dikenal



Tulang Bawang Barat -- Telah terjadi pembakan di jalan perkebunan sawit, Umbul Jelabat, Hutan Register 44 HTI Kecamatan Gunung Terang Kabupaten Tulang Bawang Barat yang dilakukan oleh orang yang tidak dikenal terhadap salah satu warga an Sutino (45) warga Kampung Kota Jawa Kec. Negara Batin Kab. Way kanan. Minggu (4/12/2022) pukul 14.00 Wib.

Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP Sunhot P. Silalahi, S.I.K, M.M membenarkan bahwa telah terjadi Penembakan diareal Hutan Register Indonesi 44 atau HTI di Kecamatan Gunung Terang Kabupaten Tulang Bawang Barat yang dilakukan oleh orang yang tidak dikenal terhadap salah satu warga an.Sutino (45) warga Kampung Kota Jawa Kec.Negara Batin Kab. Way kanan yang mengalami luka tembak tembus pada kaki betis sebelah kanan.

Lanjut Kapolres" awal mula kejadian penembakan tersebut berawal warga SH (Setia Hati) Kecamatan Negara Batin di undang oleh sdr. Jafar (warga SH Tulang Bawang Barat) kemudian dari Warga SH Negara Batin datang sekitar 300 orang memenuhi undangan untuk mendampingi pengamanan karena pada hari Minggu 4 Desember 2022 akan dilakukan Penanaman singkong milik sdr. Jafar sekira 10 hektar, dan pada saat korban hendak pulang dengan beriringan menaiki sepeda motor sebanyak 5 motor, tiba - tiba dihadang oleh 2 orang pelaku menggunakan penutup wajah yang mengendarai motor trail yang datang dari arah berlawanan, Kemudian 2 orang pelaku mencegat korban dan langsung menembak korban dengan senjata api rakitan dan mengenai kaki kanan korban kemudian pelaku melarikan diri kearah Kec Negara Batin Kabupaten Way Kanan.

Lebih lanjut "Akibatnya korban mengalami luka tembak satu kali dan dilarikan ke klinik dokter Syafrial di Kampung Bumi Jaya Kecamatan Negara Batin, dan dirujuk ke Rumah Sakit Blitang Oku Timur Provinsi Sumsel untuk dilakukan Perawatan.

Akibat kejadian tersebut Pihak keluarga melaporkan Kasus Penembakan tersebut ke Polsek Negara Batin, dan setelah diperiksa TKP (Locus Dilecty) masuk di wilayah Hukum Polres Tulang Bawang Barat kemudian diarahkan untuk membuat Laporan Polisi ke Polres Tulang Bawang Barat" Pungkas Kapolres.(*)

04/12/22

Satreskrim Polres Tulang Bawang Ungkap Kasus Asusila di Salah Satu Ponpes, Begini Modusnya

Satreskrim Polres Tulang Bawang Ungkap Kasus Asusila di Salah Satu Ponpes, Begini Modusnya

 


Tulang Bawang - Dunia pendidikan kembali tercoreng oleh ulah oknum guru, ia telah melakukan perbuatan asusila di salah satu Pondok Pesantren (Ponpes) yang ada di Kampung Purwa Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang.

Terungkapnya perbuatan asusila di Ponpes tersebut setelah saksi berinisial W (42), berprofesi wiraswasta, warga Kecamatan Rawa Jitu Utara, Kabupaten Mesuji, datang melaporkan kejadian yang menimpa anak kandungnya berjenis kelamin laki-laki berinisial J (15) ke Mapolres Tulang Bawang, Polda Lampung, pada hari Sabtu (03/12/2022) siang.

"Saksi melaporkan bahwa anak kandungnya telah menjadi korban asusila yang dilakukan oleh pelaku berinisial WY (41), berprofesi guru, dan tinggal di salah satu Ponpes yang ada di Kampung Purwa Jaya," kata Kasat Reskrim, AKP Wido Dwi Arifiya Zaen, SIK, MH, mewakili Kapolres Tulang Bawang, AKBP Hujra Soumena, SIK, MH, Minggu (04/12/2022).

Lanjutnya, pelaku WY ini sebelumnya telah diantarkan langsung oleh pihak Ponpes ke Mapolres Tulang Bawang hari Jumat (02/12/2022), pukul 22.00 WIB, dan setelah dilakukan pemeriksaan secara intensif, pelaku WY telah ditetapkan sebagai tersangka dan saat ini sudah resmi di tahan di Mapolres Tulang Bawang.

Kasat Reskrim menjelaskan, hasil pemeriksaan terhadap pelaku diperoleh keterangan bahwa perbuatan asusila yang dilakukannya sudah berlangsung sejak tahun 2020 sampai dengan tahun 2022. Semua korban asusila adalah anak laki-laki (santri Ponpes) dan dilakukan di dalam kamar pelaku yang berada di areal Ponpes.

"Pelaku mengakui bahwa korban perbuatan asusilanya sebanyak 9 orang yang semuanya merupakan santri Ponpes. Saat ini kami masih terus melakukan pemeriksaan terhadap para saksi lainnya dan korban bisa saja bertambah karena perbuatan pelaku ini sudah berlangsung selama dua tahun," jelas AKP Wido.

Modus operandi yang dilakukan oleh pelaku adalah dengan cara merayu dan membujuk korban, juga sering memberikan makanan dan meminjamkan uang kepada korban, lalu mengajak korban untuk tidur di dalam kamar pelaku.

"Saat korban berada di dalam kamar, pelaku mulai melakukan perbuatan asusila dengan cara mencium pipi korban dan memegang alat kelamin korban hingga korban mengeluarkan air maninya," imbuh perwira lulusan Akpol tahun 2013.

Adapun barang bukti (BB) yang disita petugas dalam kasus asusila ini berupa kasur lantai warna coklat, bantal warna merah dan putih gambar hello kitty, kaos warna hijau muda, dan sarung warna hijau lumur dengan motif batik kuning emas.

Pelaku dikenakan Pasal 82 ayat 4 Jo Pasal 76E atau Pasal 82 ayat 2 Jo Pasal 76E Undang-Undang Perlindungan Anak. Diancam dengan pidana penjara paling singkat 6,6 tahun dan paling lama 20 tahun. (*)

Hasil Sementara, Cabor Muaythai Pesawaran Tambah 2 Emas

Hasil Sementara, Cabor Muaythai Pesawaran Tambah 2 Emas


Pesawaran - Kontingen Pesawaran sabet dua medali emas pada partai final Cabang Olahraga Muaythai Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Lampung.

Berlaga di Komplek PKOR Wayhalim, Bandarlampung, Minggu (4/12/2022). Medali emas pertama didapat oleh Agus Dwi Cahyo yang turun berlaga melawan Andi Kurniawan dari Lampung Timur di kelas pertandingan di bawah 51 Kilogram Putra Tarung A.

Sementara, emas kedua disusul oleh Fadhil Farizi M di sudut merah melawan Nur Amin atlet Kabupaten Pesisir Barat di sudut biru, mereka bertanding di kelas min 60 Kilogram Putra Tarung A.

"Emas pertama cabang olahraga Muaythai diraih oleh pesawaran setelah atlet Lampung Timur dipukul hingga Knock Out di ronde pertama. Emas kedua disumbang oleh Fadhil," kata Ketua Cabor Muaythai Pesawaran, Abdul Kodir.

Raihan medali itu semakin mengokohkan posisi Pesawaran untuk unggul di klasemen sementara Porprov IX Lampung. Sebelumnya tujuh medali emas berhasil didulang oleh cabang olahraga Sambo.



Dengan demikian, total emas yang diraih Pesawaran mencapai sembilan medali, perak enam serta perunggu tujuh medali. Pertandingan Mauaythai masih berlajut untuk memperebutkan 51 medali emas.

"Laga final masih berlanjut, kita tunggu emas berikutnya dari sepuluh kelas yang kita ikuti," katanya Optimis.

Ketua KONI Pesawaran Sonny Zainhard Utama mengapresiasi perolehan medali cabor Muaythai tersebut.

"Selamat atas kerja keras dan latihan yang telah dijalani oleh atlet Muaythai, medali ini kami persembahkan untuk kejayaan olahraga di Bumi Andan Jejama," kata Sonny. (Tim)

Cegah Gangguan Kamtibmas di Hari Libur, Aiptu Hendra Wijaya Patroli Cegah C3

Cegah Gangguan Kamtibmas di Hari Libur, Aiptu Hendra Wijaya Patroli Cegah C3

 


Tulang Bawang Barat -- Jajaran Polsek Lambu Kibang Polres Tulang Bawang Barat Polda Lampung melakukan patroli cipta kondisi (cipkon) keamanan hari libur. 

Patroli tersebut dilaksanakan oleh Aiptu Hendra Wijaya Selaku KSPK Polsek Lambu Kibang bersama Anggota Piket dengan menyambangi objek-objek vital dan pemukiman penduduk di wilayah Kecamatan Lambu Kibang Kab Tulang Bawang Barat, Minggu (4/12/2022).

Patroli kali ini dilaksanakan di sepanjang Jalan Raya Lambu Kibang dengan memberikan himbauan tetap waspada mengantisipasi kejadian kriminalitas C3 (Curat, Curas, dan Curanmor). Apabila ada kejadian kriminalitas ataupun ada orang tidak dikenal dengan gerak gerik mencurigakan segera menghubungi Bhabinkamtibmas atau pun Babinsa.

Kapolsek Lambu Kibang IPTU Ferry Yuliansyah, S.Sos., M.M., menjelaskan, patroli merupakan upaya preventif untuk mencegah berbagai potensi tindak kriminalitas. Hal inilah yang menjadi tugas kepolisian sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat untuk hadir di setiap waktu guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif serta mencegah terjadinya tindak kriminal.

“Petugas juga memberikan imbauan kamtibmas kepada petugas keamanan obyek vital. Mereka diminta berhati-hati dan waspada tentang keamanan di tempat kerjanya. Lebih-lebih saat hari libur ada ancaman tindakan kriminalitas seperti tindak pidana Curat, Curas, dan Curanmor dan lainnya,”ungkap Iptu Ferry.(*)

Gelar Patroli Presisi di Daerah Rawan, AKP Samsul: Cegah C3 dan Street Crime

Gelar Patroli Presisi di Daerah Rawan, AKP Samsul: Cegah C3 dan Street Crime

 


Tulang Bawang - Daerah yang dianggap rawan terjadinya tindak pidana curas, curat, dan curanmor (C3), serta kejahatan jalanan (street crime), menjadi sasaran utama patroli presisi personel Satuan Samapta Polres Tulang Bawang, Polda Lampung.

Patroli presisi ini berlangsung hari Sabtu (03/12/2022), pukul 13.00 WIB, di Jalan Kampung Penawar Rejo, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang.

"Rute patroli presisi yang digelar oleh petugas kami kali ini berada di Jalan Kampung Penawar Rejo. Patroli ini rutin dilakukan terutama di daerah yang dianggap rawan terjadinya C3 dan kejahatan jalanan (street crime)," ucap Kasat Samapta, AKP Samsul Bahri, S.A.P, mewakili Kapolres Tulang Bawang, AKBP Hujra Soumena, SIK, MH.

Tujuan utama dari kegiatan patroli presisi ini, lanjut AKP Samsul, adalah untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga masyarakat yang sedang melintas untuk melakukan aktivitasnya sehari-hari.

Kasat Samapta menerangkan, dengan rutin dilakukan patroli presisi oleh petugasnya yang berseragam dinas dan dilengkapi senjata api (senpi) organik, serta kendaraan dinas patroli, diharapkan akan meminimalisir terjadinya tindak pidana kejahatan jalanan (street crime) seperti jambret dan pemalakan.

"Dengan kehadiran petugas kami di lapangan, pastinya akan mengurungkan niat para pelaku tindak pidana untuk melakukan aksi kejahatannya," terang perwira dengan balok tiga kuning di pundaknya.

Ia menambahkan, kegiatan patroli presisi ini untuk mewujudkan situasi kamtibmas yang semakin kondusif, dan tentunya akan berpengaruh pada perekonomian warga masyarakat yang ada di wilayah hukum Polres Tulang Bawang. (*)

Klasemen Sementara Porprov, Pesawaran Dipuncak

Klasemen Sementara Porprov, Pesawaran Dipuncak



Bandar Lampung - Kontingen Kabupaten Pesawaran bertekad melanjutkan tren positif sebagai pemuncak klasemen raihan medali pada Porprov IX Lampung 2022.

Untuk sementara Kabupaten Pesawaran menduduki peringkat teratas dengan 7 medali emas, 6 perak, 9 perunggu diikuti Bandarlampung 6 emas, 11 perak dan 7 perunggu.

Bupati Kabupaten Pesawaran mengapresiasi raihan medali yang dicapai oleh atlet-atlet Pesawaran, dia menyebutkan hasil yang dicapai merupakan kerja keras seluruh elemen di perhelatan Porprov IX Lampung.

"Kita patut bersyukur Pesawaran menduduki peringkat teratas sampai di hari ke-2 Porprov Lampung, semoga tren positif ini tetap terjaga," ungkapnya, Minggu (4/12/2022).

Ditambahkan Dendi, dirinya meminta seluruh atlet dan official agar tetap fokus sehingga bisa mempertahankan klasemen raihan medali.

"Tetap waspada dan fokus, semua pihak harus bertekad mengharumkan nama Kabupaten Pesawaran dalam even 4 tahunan ini," tambahnya.

Terpisah, Ketua Panitia Tim Teknis Porprov IX Kabupaten Pesawaran Yusak mengungkapkan, Kabupaten Pesawaran berpotensi menambah medali di hari ke dua pertandingan pada cabang olahraga Muaythai.

"Hari ini kita turun di 12 nomor Muaythai, dan ini merupakan babak final yang mana berpeluang menambah Raihan medali emas," ungkap Yusak di Sekretariat Porprov kontingen Pesawaran Hotel G. Syariah Bandar Lampung.

"Semoga dari 12 nomor final ini medali emas dapat didulang oleh atlet-atlet kita, dan kita tetap kokoh berada di puncak klasemen," pungkasnya. (Red)

02/12/22

Tak Bertanggung Jawab, Diduga Seorang Warga Penawar Rejo Kabur Bawa Uang yang Dipinjamnya

Tak Bertanggung Jawab, Diduga Seorang Warga Penawar Rejo Kabur Bawa Uang yang Dipinjamnya

 


Tulang Bawang  - Diduga seorang warga Kampung Penawar Rejo, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang, telah kabur tidak ada kabar sampai sekarang rumahnya pun informasi dari tetanganya tidak ada barang-barangnya lagi. 

Pada mulanya Ibu Lilis Suryani tiba-tiba mendatangi rumah H pada tanggal 12 bulan April 2022 kedatangan Lilis Suryani ke kediaman H untuk meminjam uang sebesar Rp 2.000.000,- pada hari itu Lilis Suryani mohon-mohon agar dapat diberi pinjaman, alasan dia untuk buat tambahan modal jualan kue.

Lilis Suryani berjanji akan segera menyelesaikannya secara tunai pada tanggal 12 bulan Mei 2022, Karena dia masih nunggu uang di TF dari orang. Tapi sampai  tanggal yang sudah dijanjikan Lilis Suryani yang di tulis di kwitansi dan sudah di tandatangani diatas materai tersebut sampai saat ini ibu Lilis Suryani tidak menyelesaikan dan diduga sudah kabur saat ini rumahnya pun diduga sudah dijual.

Menurut keterangan H, dirinya  sudah berkali-kali mendatangi rumah Lilis Suryani  tetapi dia selalu menghindar dan ditanya-tanya sama tetangganya ibu Lilis kayaknya sudah gak ada lagi disini, bahkan rumahnya pun diduga sudah dijual, ujar tetanganya saat di tanya H.

"Ibu Lilis Suryani diduga sudah kabur tidak ada di tempat, dan terkesan menghindar dari saya, saat dihubungi via telpon pun nomornya tidak atif sampai sekarang dia tidak datang atau telpon. Besar sekali dugaan bahwa Lilis Suryani  diduga  sudah menipu saya," ujarnya H.

Sedangkan Lilis Suryani sudah berjanji apabila tangal 12 bukan Mei uang tersebut tidak diselesaikan secara tunai, maka barang yang ada di rumahnya akan diserahkan kepada H, dan apabila Lilis Suryani sudah ada uang maka apa barang yang sudah di kasih sebagai jaminannya akan dikembalikan. Tapi apa yang di janjikan Lilis Suryani itu diduga bohong dan besar sekali ibu Lilis Suryani  diduga menipu.

Untuk itu H berharap kepada orang yang mengenal Ibu Lilis Suryani Foto yang terpampang ini tolong memberi tahu nanti di kasih imbalan dan dia harus menyelesaikan sesuai dengan peraturan dan kesepakatan, karena sebelum dia pinjam sudah diberi tahu harus mengikuti aturan dan dia siap untuk ikut aturan yang ada. Berhati-hati ibu ini memang besar sekali modusnya  karna orang ini sudah jelas diduga menipu H. (Holidi/KN) 

Tak Bisa Mengembalikan Uang yang Dipinjamnya, Diduga Seorang Warga Moris Jaya Kabur

Tak Bisa Mengembalikan Uang yang Dipinjamnya, Diduga Seorang Warga Moris Jaya Kabur

 


Tulang Bawang  - Diduga seorang warga Kampung Moris Jaya Kecamatan Banjar Agung telah kabur tidak ada kabar sampai sekarang rumah nya pun sudah kosong tidak ada barang-barangnya lagi. 

Pada mulanya Ibu Nilasari bersama ibu Nunung tiba-tiba mendatangi rumah H pada tanggal 12 April 2022 kedatangan Nilasari ke kediaman H untuk meminjam uang sebesar Rp 1.500.000,- pada hari itu Nilasari mohon-mohon agar dapat diberi pinjaman, alasan dia buat ada keperluan.

Nilasari berjanji akan segera di selesaikannya secara tunai pada tanggal 12 Mei 2022 karena dia masih nunggu uang gajinya, tapi sampai  tanggal yang dijanjikan Nilasari yang di tulis di kwitansi dan di tandatangani diatas materai sampai tanggal tersebut Nilasari belum mengembalikan uang yang telah dipinjamnya dan ada dugaan bahwa dia kabur sampai saat ini rumahnya tutup.

Menurut keterangan H, Ia sudah berkali-kali mendatangi rumah Nilasari tetapi selalu menghindar. "Tiba-tiba ada yang ngasih tau bahwa ibu Nilasari diduga sudah kabur tidak ada di tempat, Nilasari terkesan menghindar dari saya saat dihubungi via telpon pun nomornya berdering tapi tidak ada jawaban. Besar sekali dugaan bahwa Nilasari diduga sudah menipu," ujarnya.

Sedangkan Nilasari  dan  sudah berjanji apabila tanggal 12 uang tersebut tidak di selesaikan secara tunai maka apa  barang yang ada di rumahnya  akan di serahkan kepada H, dan apabila Nilasari sudah ada uang maka apa barang yang sudah di kasih sebagai jaminannya akan dikembalikan kepada Nilasari. Tapi apa yang di janjikan Nilasari itu diduga bohong dan besar sekali Nilasari diduga menipu.

Untuk itu H berharap kepada orang yang mengenal Ibu Nilasari  Foto yang terpampang ini tolong memberi tahu nanti di kasih imbalan, "Mohon untuk siapapun berhati-hati, ibu Nilawati ini memang besar sekali modusnya karena sudah jelas terbukti menipu," pungkasnya. (Holidi/KN)

Siap Sukseskan Pemilu 2024, Panwaslu Kedondong Gelar Do'a Bersama

Siap Sukseskan Pemilu 2024, Panwaslu Kedondong Gelar Do'a Bersama


PESAWARAN  - Diawali dengan gelaran tasyakuran dan do'a bersama, Panwaslu Kecamatan Kedondong menempati kantor baru yang beralamat di Jalan Pramuka Dusun Gunung Raya Desa Gunung Sugih Kecamatan Kedondong.

Diketahui, jajaran dan komponen Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Kedondong yaitu, Agung Muharam selaku Ketua dan membawahi Divisi SDMO Data dan Informasi, Riza Saputra sebegai Komisioner Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat, Ismail ZS, S.Pd selaku Komisioner Divisi P3S.

Turut hadir, beberapa Komponen Panwaslu Kecamatan Kedondong komisioner, kasek dan staff, Aparatur Desa Gunung Sugih, Tokoh Masyarakat, dan tamu undangan warga sekitar.

Dalam sambutannya, Agung Muharam selaku Ketua Panwaslu Kecamatan Kedondong mengatakan, sebagai wujud komitmen Panwaslu Kecamatan Kedondong untuk mensukseskan gelaran Pemilu serentak tahun 2024, maka dirinya beserta jajaran menggelar do'a bersama. 

"Do'a bersama dimaksud, memohon kepada Allah SWT agar setiap langkah kami selalu mendapatkan petunjuk ke jalan yang benar, dan Panwaslu Kecamatan Kedondong mampu mengemban amanah mengawal Pemilu dengan baik dan berintegritas," ucap Agung, Kamis (1/12/2022) malam.

Agung menambahkan, Panwaslu Kedondong akan jadikan Desa Gunung Sugih sebagai Desa Binaan Anti Politik Uang.

"Karena Kantor Panwaslu Kecamatan Kedondong berada di Desa Gunung Sugih, oleh karena itu kami akan menjadikan Desa Gunung Sugih sebagai Desa Binaan Anti Politik Uang," jelas Agung.

Agung berharap dengan adanya Desa Binaan Anti Politik Uang akan menjadi contoh desa lainnya yang ada di kecamatan Kedondong

"Semoga Desa Binaan Anti Politik Uang dapat menjadi contoh bagi desa lainnya yang ada di kecamatan Kedondong," harapnya.

terakhir, Agung berdo'a agar Panwaslu Kecamatan Kedondong mampu menjalankan amanah mengawal pesta demokrasi dengan baik. (Red)

Swarnafest 2022, Yok Join Guys

Swarnafest 2022, Yok Join Guys



 ðŸ””[SWARNAFEST 2022]🔔


Tabik pun!!!

Salam Budaya 👋🏻

Halo Swarnawan dan Swarnawati 🙌🏻


Akhirnya, hanya perlu menghitung beberapa hari lagi kemeriahan festival kebudayaan tahunan terbesar di ITERA akan kembali hadir!🥳

Wah, siapa nih yang ga sabar ikutin keseruan Swarnafest 2022🤩 

Pastinya ga kalah menarik dari tahun sebelumnya karena bakal banyak banget penampilan keren dari Finalis ITGT, ukm kebudayaan, penampilan teater, pameran seni dan budaya, pasar swarna, special guest star and many more coming soon‼️

Jangan lupa terus pantau dan nantikan informasi terbaru, hanya di Swarnafest ITERA yaaaa😉


📢 For more information :

Instagram : @swarnafestitera

Line : @280iznyc

____________________________________

#swarnafest2022

#kementriansenidanbudaya

#kmitera

#itera

01/12/22

PT. Wilmar Padi Indonesia Gelar Panen Raya Di Desa Palas

PT. Wilmar Padi Indonesia Gelar Panen Raya Di Desa Palas



Lampung Selatan - PT. Wilmar Padi Indonesia (WPI) yang bergerak dalam bidang pertanian mengadakan kegiatan Panen Raya di Desa Palas Jaya, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan pada Selasa (29/11).

PT. Wilmar Padi Indonesia adalah grup dari PT. Wilmar yang fokus untuk melakukan kemitraan dengan petani di Indonesia berupa kerja sama pendampingan dalam praktik budidaya yang baik.

Seperti yang dilakukan di Desa Palas Jaya, PT. WPI melakukan demonstration plot (demoplot) yang akan meningkatkan produksi panen setidaknya naik hingga 23-25%

Demoplot yang dilakukan PT. WPI adalah metode penyuluhan dan pendampingan pertanian kepada petani dengan cara membuat lahan percontohan agar petani dapat melihat dan membuktikan terhadap objek yang didemonstrasikan, seperti yang dilakukan pada program Panen Raya di desa Palas, Lampung Selatan.

Seperti diketahui, sektor pertanian di Provinsi Lampung memegang peranan penting, karena sebagian besar masyarakat Lampung bergantung pada sektor ini.

Pada Kesempatan itu, salah satu Ketua Kelompok Tani yang hadir, Legiman menjelaskan pihaknya antusias bergabung menjadi mitra demoplot karena ingin menambah pengalaman memanfaatkan pupuk non-subsidi dalam meningkatkan produktivitas serta perlindungan hama penyakit tanaman dari aplikasi pestisida.

"Kegiatan ini sangat penting untuk menambah pengetahuan bagi para petani, baik dari segi penamanan hingga perawatan padi yang baik dan benar, dan PT. WPI juga melakukan pendampingan terhadap para petani" ujar Legiman.

Legiman juga berharap agar kegiatan dan program seperti ini terus dilanjutkan, mengingat edukasi yang baik akan menciptakan hasil yang baik, Legiman menjelaskan bahwa hal ini sangat penting bagi petani dikemudian hari.

Di sisi lain, Kepala Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Palas Tarmijan, saat ditemui oleh awak media menjelaskan bahwa BPP merupakan wadah tempat pusat pembelajaran pertanian dan juga sebagai pusat konsultasi Agribisnis.

"BPP sangat terbuka dengan kegiatan tersebut, sehingga dikemudian hari terjadi inovasi dan perbaikan dan peningkatan pertanian petani ke depannya," terang Tarmijan.

Demoplot Pergunakan 18 Hektar Lahan PT. WPI tercatat melakukan demoplot di 12 titik dengan total penggunaan lahan seluas 18 hektar yang tersebar di wilayah Kabupaten Lampung Selatan dan Kabupaten Lampung Timur, dengan rata-rata penggunaan 1 wilayah demoplot seluas 1,5 hektar.

Kepala Pabrik Wilmar Padi Indonesia, Arya Irfandika menjelaskan dari hasil panen 12 titik demoplot yang dilakukan ternyata terjadi peningkatan hasil dan peningkatan pendapatan penerimaan yang diterima Petani binaan demoplot. 

"Dengan persentase kenaikan meningkat 23-25 % atau terjadi peningkatan hasil 1.000 sampai dengan 1.400 kg /ha, jika di nominalkan dalam bentuk rupiah peningkatan penerimaan mencapai Rp. 5.000.000 sampai dengan Rp. 7.000.000 /ha." ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Tim Pengembangan Program Andi Bachtiar menjelaskan, adapun tujuan diadakannya Panen Raya demoplot PT. Wilmar Padi Indonesia adalah memberikan wadah tempat pembelajaran, riset dan pengembangan inovasi serta peningkatan pertanian.

"Memberikan informasi kepada Petani keuntungan yang akan didapatkan dari produk kemitraan padi PT. Wilmar Padi Indonesia dan mewujudkan rasa syukur atas keberhasilan panen padi di Lampung Selatan," terang Andi.

Tampak hadir dalam kegiatan Panen Raya tersebut Kepala Bidang Pangan Provinsi Lampung, Ida Rachmawati yang berharap dengan adanya kegiatan Panen Raya yang di adakan oleh PT. WPI ini dapat membantu meningkatkan peningkatan hasil panen yang lebih baik lagi.

Nanda Pradana, yang merupakan Ketua Pelaksana kegiatan Panen Raya tersebut menjelaskan bahwa PT. WPI sudah menjalin komunikasi kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan jauh sebelum dilaksanakannya kegiatan Panen Raya ini.

"Kami sudah melakukan audiensi kepada pemerintah daerah mengenai kegiatan Panen Raya ini, dan alhamdulillah kegiatan Panen Raya Demoplot ini dapat berjalan dengan baik" ungkapnya.

"Kita tentunya berharap petani dapat bersama sama mampu meningkatkan hasil pertanian berdasarkan hasil riset dan demo yang sudah kita lakukan." harap Nanda.

Nanda juga menjelaskan bahwa dalam kegiatan Panen Raya tersebut beberapa pihak dari pemerintah Lampung Selatan turut menghadiri kegiatan tersebut.

Hadir dalam kegiatan Panen Raya tersebut Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung yang diwakili Kepala Bidang Tanaman Pangan.

Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan dan kemasyarakatan, hadir juga Kepala Dinas Ketahanan Pangan Lampung Selatan.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan yang diwakili oleh Kepala Bidang Tanaman Pangan Kabupaten Lampung Selatan.

Tampak juga dihadiri oleh Danramil Palas, Kapolsek Palas dan Kepala UPT BPP Palas. (Rls)

GAW : Gugatan Baru Terhadap Direksi PTPN VII Sudah Dilayangkan Kembali

GAW : Gugatan Baru Terhadap Direksi PTPN VII Sudah Dilayangkan Kembali


Bandar Lampung - Setelah bergulir beberapa waktu lalu hingga sampai pada agenda persidangan yakni pembacaan gugatan, gugatan Triguntoro (Karyawan PTPN VII) terhadap Direksi PTPN VII yang terregistrasi di Pengadilan Negeri Tanjung Karang Kelas I A dalam perkara Nomor: 187/Pdt.G/2022/PN.Tjk melalui Surat Kuasa Hukumnya tanggal 29 September 2022 resmi dicabut.

"Atas permintaan Klien, Gugatan terhadap Direksi PTPN VII tersebut memang Kami cabut untuk disempurnakan", terang Gindha Ansori Wayka, Kamis 01 Desember 2022 di Bandar Lampung.

Menurut Direktur Kantor Hukum Gindha Ansori Wayka-Thamaroni Usman (Law Firm GAW-TU) dan Direktur Lembaga Bantuan Hukum Cinta Kasih (LBH-CIKA), pencabutan ini karena alasan substansial.

"Ada alasan substansial yang harus diperbaiki dalam gugatannya, yang menurut hemat Kami perlu diperbaiki secara sempurna mulai dari surat kuasa, termasuk Posita (Fundamentum Petendi) dan Petitum (Tuntutannya) dalam gugatan karena tidak memungkinkan hanya direnvoi saja", ujar Pengacara Muda Terkenal di Lampung ini.

Ditambahkan oleh Gindha, pencabutan gugatan itu merupakan hak dari Penggugat dan diperkenankan dalam hukum, sehingga tidak mesti jadi penyesalan karena gugatan dicabut sebagaimana yang disampaikan oleh Pengacara Direksi PTPN VII melalui siaran persnya dan dimuat di dalam beberapa media.

" Pengacara dan siapapun harus tahu bahwa sebelum putusan dibacakan, Penggugat masih punya hak untuk menarik gugatannya (mencabut), sehingga tak mesti ada kata-kata penyesalan dari Pengacara atau Kuasa Hukum Tergugat, karena gugatannya Kami cabut", tambah Praktisi Hukum yang akrab disapa GAW ini.

Lebih lanjut Gindha Ansori Wayka, yang didampingi Tim Hukum Triguntoro lainnya yakni Iskandar, Ari Fitrah Anugrah, Ramadhani dan Ronaldo, menjelaskan bahwa sesungguhnya gugatan terhadap Direksi PTPN VII sudah dilayangkan kembali.

"Sudah Kami layangkan kembali gugatan terhadap Direksi PTPN VII melalui e-court, saat ini kami hanya menunggu proses verifikasi dari Pengadilan Negeri Kelas Tanjung Karang Kelas IA" ujar Pengacara yang juga Dosen Perguruan Tinggi Swasta Terkenal di Lampung ini.

Ditanya waktu melayangkan gugatan, Gindha menjelaskan bahwa pada hari yang sama dengan pembacaan penetapan pencabutan perkara sebelumnya di Pengadilan Negeri Tanjung Karang Kelas IA.

"Pada tanggal 29 November 2022 dengan Nomor Register Pendaftaran PN TJK-112022CLN, pada hari yang sama dengan Penetapan Pencabutan perkara sebelumnya oleh Majelis Hakim, Kami sudah layangkan Gugatan Baru terhadap Direksi PTPN VII melalui E-Court", jelas Pria Kelahiran Negeri Besar Way Kanan ini.

Terkait substansi isi Gugatan yang dirubah, Gindha menjelaskan bahwa Direksi PTPN VII menerapkan sanksi terhadap Penggugat melebihi ketentuan sanksi yang ada dalam Surat Keputusan Direksi Surat Keputusan (SK) Direksi Nomor: SDM/KPTS/270/2018 tanggal 13 Juli 2018 tentang Sanksi Pelanggaran Disiplin Tata Tertib dan Disiplin Karyawan PTPN VII  yang menyebutkan bahwa untuk peringatan ketiga sanksi yang diberikan yakni hanya Pemotongan gaji 50 % selama 6 bulan, Penundaan kenaikan pangkat berkala/ golongan selama 1 (satu) tahun penilaian, Penurunan golongan 1 (satu) Tingkat dari golongan saat mendapat peringatan dan Penurunan dan/pencabutan jabatan.

Namun anehnya menurut Gindha, terbitnya Surat Direksi Nomor: SDM/I/RHS/014/2021 tanggal 07 Januari 2021, Perihal Peringatan Ketiga terhadap Kliennya selaku Penggugat diberikan sanksi berupa Penurunan Jabatan 1 (satu) tingkat dari jabatan saat ini dan Pemberian sanksi finansial sebesar Rp. 3.185.988.275 (Tiga Milyar Seratus Delapan Puluh Lima Juta Sembilan Ratus Delapan Puluh Delapan Ribu Dua Ratus Tujuh Puluh Lima Rupiah).

"Sanksi yang dijatuhkan terhadap Penggugat tidak sesuai dengan SK Direksi dan melebihi apa yang sudah diatur, karena Gaji/Tunjangan Penggugat di potong melebihi 6 bulan dan diwajibkan membayar sanksi financial, sementara dasar penjatuhan sanksi financial tidak dimuat dalam pertimbangan hukum proses penerbitan Surat Peringatan Ketiga tersebut, sehingga dalam hal ini Direksi PTPN VII  Kami anggap telah melakukan Perbuatan Melawan Hukum", jelas Mantan Ketua Himpunan Mahasiswa  Pidana Fakultas Hukum Universitas Lampung ini.

Sebelumnya, Direksi PTPN VII digugat oleh Karyawannya yang bernama Tri Guntoro karena dianggap telah merugikan Keuangan PTPN VII sebesar   Rp. 3.185.988.275 (Tiga Milyar Seratus Delapan Puluh Lima Juta Sembilan Ratus Delapan Puluh Delapan Ribu Dua Ratus Tujuh Puluh Lima Rupiah), padahal kejadian yang merugikan PTPN VII tersebut terjadi pasca dipindahnya Tri Guntoro (setelah bulan Februari 2020) ke Unit lain berdasarkan Surat Keputusan Direksi, sehingga tidak benar dalam hukum membebankan sesuatu apalagi menerapkan sanksi terhadap Karyawan atau siapapun yang tidak dilakukan langsung oleh yang bersangkutan. 

Gindha menambahkan bahwa Kliennya dalam hal ini Penggugat dan Timnya sejak bertugas di Unit Tulung Buyut tahun 2015 hingga Februari 2020 (sebelum di mutasi) telah mampu meraup Rp. 85 (Delapan Puluh Lima) Milyar keuntungan untuk PTPN VII dan membantu beberapa persoalan underweight di PTPN VII.

"Giliran untung diam dan giliran rugi dibebankan pada bawahan, ini tidak benar terkait cara-cara dalam memimpin sebuah manajemen perusahaan, untung tak di reward giliran rugi disanksi, jika kondisi PTPN VII untung maka dianggap pengabdian yang memang harus diberikan oleh Karyawan, giliran rugi mencari kambing hitam, ini jelas masuk dalam Perbuatan Melawan Hukum", pungkas Gindha. (Red)