5/15/19

Diduga Akibat Situasi Politik, Akun WhatsApp Kubu Prabowo-Sandi Banyak Disadap

Loading...

Bandar Lampung - Terkait beredarnya Vidio YouTube oleh akun WhatsApp atas nama Qiyai Hermawan yang berjudul "Waspada Rencana Aksi Makar 20-22 Mei" dan juga bentuk himbauan "Waspada Tanggal 20-22 Mei Jangan Keluar Rumah Akan Ada Kasi Kerusuhan Besar-Besaran di Berbagai Daerah" pada Rabu (15/5/2019) dini hari, itu adalah Hoax. 

Hal itu diungkapkan Langsung oleh Hermawan saat memberikan klarifikasi nya kepada media bahwa info itu tidak benar adanya, dan harus diketahui bahwa pelaku penyebar informasi tersebut bukanlah Hermawan, karena akun WhatsAppnya telah di Hacker atau dibajak oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

"Saya baru mengetahui pagi ini, karena dari semalam terakhir saya memegang Handphond sebelum Vidio YouTube itu tersebar kira kira jam 12 malam," ungkap Hermawan kepada media, Rabu (15/5/2019) pagi. 

Lanjut Hermawan yang akrab disapa Qiyai itu mengatakan bahwa kejadian pembajakan akun WhatsApp itu tidak  hanya menimpa dirinya saja, melainkan terjadi terhadap rekan-rekannya yang juga dari kubu Prabowo-Sandi. 

Broadcast Hoax 

"Kebetulan tidak hanya saya yang kena Hack, ada beberapa rekan kita juga seperti Ketua Macan Asia Sakti (MAS) Lampung Ida Fatma yang akrab disapa Mak Ratu Sengon akun WhatsAppnya juga terkena Hack," kata dia. 

Hermawan menduga, mungkin hal ini terjadi karena berkaitan dengan adanya rencana aksi yang akan di lakukannya pada hari ini Rabu (15/5/2019) di depan kantor KPU Lampung.

Dijelaskan Hermawan, bahwa rencana aksi hari ini bukanlah gerakan Makar, melainkan hanya ingin menyampaikan aspirasi masyarakat yang menginginkan pemilu jujur, adil, dan damai.  

"Gerakan menyampaikan pendapat adalah gerakan yang sah dan dilindungi oleh undang-undang, tidak melanggar konstitusi apalagi makar," pungkasnya. 

Ditempat berbeda, Ida Fatma (Ratu Sengon) saat dihubungi melalui sambungan teleponnya mengatakan bahwa benar akun WhatsAppnya juga dibajak atau di hack oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. 

"Benar, akun WhatsApp saya juga di hack orang, saya juga baru mengetahuinya Rabu dini hari tadi. 
Tindakan tersebut sangat merugikan dan merusak nama baik kami. Maka dari itu, untuk siapapun yang menerima pesan yang berisi Vidio YouTube dari akun WhatsApp saya untuk tidak percaya akan hal tersebut, karena akun saya dan akun Hermawan itu telah dibajak," ungkapya, Rabu (15/5/2019) pagi. 

Sambung Ida Fatma, dirinya menghimbau untuk masyarakat khususnya Lampung untuk tidak percaya atas informasi Vidio YouTube yang berasal dari akun WhatsAppnya yang telah di Hack orang tersebut.  

"Dalam situasi Politik yang sedang hangat ini, kita jangan mudah terpancing dan mudah percaya atas informasi-informasi yang belum jelas kebenarannya, apalagi kejadian ini informasi itu dikirim oleh penjahat yang membajak WhatsApp kami," tutup dia. (Putra)

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.