5/11/19

Soal Pemilu, "Kemana Kawanku"

Loading...

Lampung - "Kemana Kawanku", Lagu ini dulu sering saya nyanyikan pada saat aksi unjuk rasa mengkritisi pemerintah di era kepemimpinan SBY tahun 2009-2010 yang lalu untuk mengajak kawan-kawan aktivis Lampung melawan ketidakadilan atas dugaan KKN yang terstruktur, sistematis dan massif (TSM). Nah, teriakan lagu tersebut menyadur lagu-lagu perjuangan reformasi dimana berkahirnya kepemimpinan orde baru oleh senior-senior aktivis terdahulu.

Sekarang saya sudah berprofesi sebagai pengacara (advokat) sejak 2015 serta bergabung dibeberapa ormas dan lain-lain, melihat realitas tahun politik 2019 ini  rasa-rasanya saya ingin kembali bernyanyi dengan pekikakan yang sama, karena hanya tahun ini saya melihat realitas politik sampai-sampai para ulama turun tangan hingga berjilid dalam ijtima'nya, aksi damai pun begitu memberi warna yang santun indah dan damai, ditambah lagi dengan emak-emak yang sebelumnya tidak pernah ikut-ikutan politik, eeeehhh...sekarng turun juga, serta para Jendral-jendral purnawirawan ikut turun gunung. 

Saya selaku mantan aktivis HMI yang aktif dimasa itu, yakin saat ini seluruh masyarakat tau dalam pemilu 2019 sudah menganga kecurangan demi kecurangan dari tingkat terendah sampai pusat terjadi tapi "Dimana Kawanku"?,

Apa benar "Kawanku" telah terbeli idealismenya seperti kabar-kabar yang beredar? atau "Kawanku" memang telah terpancung daya kritisnya?. Hai kawan PMII, KAMMI, IMM, HMI, dan BEM seluruh Indonesia, dimana kalian? akankah kalian diam saja melihat ibu pertiwi dikhianati? 

Saya hanya prihatin dan sedih jika seandainya "Kawan-kawanku aktivis mahasiswa dikirimi perlengkapan dalam wanita, maka hemat saya sebelum itu terjadi, saya hanya menawarkan kepada kawan-kawan, adik-adikku mahasiswa "jaman now" ayo kita bergabung bersama masyarakat, ulama dan emak-emak untuk menuntut keadilan!!! 


Sekedar info untuk temanku, tanggal 15 Mei 2019, di Lampung emak-emak bersama ulama dan elemen masyarakat lainnya akan menggelar aksi bela negara di KPU Lampung, dan yakinlah akan super damai sambil berdoa memohon kekuatan TUHAN, akankah temanku ikut hadir?, Bagi saya, kita dan seluruh masyarakat indonesia sangat mencintai negeri ini dan tidak menginginkan perpecahan bahkan kehancuran.


Penulis : Hermawan, S.H.I., M.H.

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.