7/25/19

KNPI Komit Perangi Narkoba Sampai Tingkat Pelajar

Loading...
Kedua Sebelah Kiri, Verry Achmad Ketua DPP KNPI Bidang Pemberantasan dan Pencegahan Narkoba

Konkritnews.com – Dalam satu pekan terakhir, 2 orang figur publik dari kalangan selebritas tanah air di tangkap aparat hukum karena terlibat penggunaan narkoba jenis sabu. Artis komedian senior (Nunung) dan artis muda pendatang baru (Jefri Nichol) di tangkap hanya selang beberapa hari.

Hal ini mendapat tanggapan serius dari kalangan pemuda, salah satunya adalah Verry Achmad Ketua Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) Bidang Pemberantasan dan Pencegahan Narkoba mengatakan, kasus Nunung cs hanya  bagian terkecil yang terungkap dari fenomena. Masih banyak yang harus di selamatkan dari narkoba khususnya Pemuda Indonesia di luar sana.


“Nunung cs hanya fenomena di permukaan, fokus DPP KNPI periode ini khususnya bidang Bidang Pemberantasan dan Pencegahan Narkoba adalah menyiapkan program aksi nasional yang terukur, sistematis dan masif untuk memerangi narkoba yang telah di tetapkan sebagai extra ordinary crime di Indonesia," tegas Verry kepada Konkritnews, Kamis (25/7/2019).

Menurutnya, bertepatan dengan peringatan HUT KNPI ke 46 pada tahun 2019 ini juga telah menyiapkan program aksi nasional berupa program tour goes to school ke sejumlah SMA di Jakarta dan kota besar lainya serta ke Pondok Pesantren sebagai wujud Komitmen yang ditugaskan oleh Ketua Umum DPP KNPI Noer Fajrieansyah.

“Tahap awal ini, kami akan coba membangun sinergi dengan beberapa pihak-pihak terkait terutama unsur penegak hukum seperti Polri, BNN dan pemerintah daerah. Kami di tahap awal ini akan mencoba menemui Kapolda Jawa Timur Irjend (POL) Drs. Luki Hermawan, MSi untuk menyamakan gerak dan langkah karena Jatim sebagai basis pondok pesantren perlu mendapat perhatian agak serius soal Narkoba ini”, papar Verry.

Selain itu, pihaknya mengucapkan selamat atas keberadaan fungsi dan peran sejarah KNPI selama 46 tahun di Indonesia. “Semoga tetap jaya dan berbakti untuk negeri," ucap Verry yang juga Ketua Umum DPP GPN (Gerakan Pemuda Nusantara) itu.

Kepala Badan Narkotika Nasional BNN Heru Winarko menyebut terdapat 830 NPS atau narkoba jenis baru di dunia. Dari keseluruhan narkoba jenis baru ini 74 diantaranya beredar di Indonesia.

BNN telah mengantongi angka prevalensi penyalahgunaan narkoba tahun 2017 sebesar 1,77 persen atau 3.7346.115 orang. Sedangkan di kalangan pelajar pada 2018 dari 13 propinsi, mencapai angka 3,2 persen atau setara 2,29 juta orang. “Ada peningkatan mulai anak-anak dan sampai kalangan ASN, dan TNI-Polri,” ujar dia.

Heru mengharapkan perang terhadap penyalahgunakan narkoba tidak berjalan setengah-setengah dan dilakukan secara komperhensif dengan melibatkan seluruh elemen bangsa, baik instansi pemerintah maupun masyarakat, ujar Heru dalam acara puncak peringatan hari anti narkotika internasional (HANI) yang berlangsung di The Opus Grand Ballroom at the Tribata, Jakarta Selatan, Rabu (26/6/2019) lalu. (Red/KN)

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.