8/16/19

MTM Survei Pelayanan Publik Bandar Lampung

Loading...


Bandar Lampung - Masyarakat transparansi merdeka (MTM) telah melaksanakan kegiatan survei pelayanan publik terhadap 22 puskesmas terpilih tersebar dari 30 puskesmas se-kota bandar lampung yang dilakukan dari tanggal 1 -15 Agustus 2019.

Menurut Dewan Direktur masyarakat transparansi merdeka (MTM), Ashari Hermansyah ada beberapa nama puskesmas terpilih yang sudah dilakukan survei diantaranya ; puskesmas bakung, kota karang, sukamaju, pasar ambon, sukaraja, panjang, kampung sawah, kupang kota, sumur batu, simpur, palapa, kebon jahe, gedung air, segala mider, kemiling, pinang jaya beringin raya, kedaton, raja basa indah, way kandis, labuhan ratu dan korpri.

“Survei tersebut memakai metode syistematic random sampling dengan skala margin of error (MOE) 10% Dengan tingkat kepercayaan 90 %, yaitu pengambilan sampling acak sistematis dan ditetapkan setiap puskesmas sejumlah 3 sampai 5 responden atau total 100 responden dengan cara wawancara langsung ditempat,”jelasnya jumat (16/08)

Selanjutnya, Ashari Hermansyah menyebutkan bahwa, hasil survei pelayanan publik mendapatkan Nilai SANGAT BAIK dengan mutu (A), Atau indeks 3,26 setelah dikonversikan hasilnya sebesar 81,5%.

“Terdapat 19 kuesioner yang menjadi standar operasional diantaranya adalah prosedur pelayanan,persyaratan layanan,kejelasan layanan,kediaplinan, tanggung jawab, kepastian, kecepatan, kemampuan, kesiapan petugas memberi informasi, keadilan, perhatian, perlakuaan petugas, kesopanan dan keramahan petugas, keamanan, ketersediaan petugas keamanan, fasilitas pendukung keamanan," ungkapnya.

Ditambahkan Ashari, ada 7 indikator yang ditemukan dilapangan , diataranya ; 1. bagi puskesmas yang belum ditingkatkan sebagai puskesmas rawat inap agar ditingkatkan, 2.dan diberikan fasilitas pendukung pengamanan berupa CCTV khususnya puskeamas biasa, 3.petugas keamanan yang berupa security dan penjaga malam untuk lebih ditingkatkan agar kenyamanan para pengguna layanan dan petugas pelayanana dapat diberikan jaminan keamanan yang baik, 4.Fasilitas maupun tempat perawatan pasien pada puskesmas rawat inap agar lebih diperhatikan khususnya tempat perawatan , 5.ditekankan kepada para perawat yang memberikan pelayanan untuk bersikap sopan dan ramah dan menjaga emosional, 6.kerapihan dan kebersihan tempat rawat inap harus lebih baik lagi, 7.SDM (Sumber daya manusia) petugas pelayanan dimasing’masing puskesmas perlu ditingkatkan.

“Jadi 7 indikator ini nanti sebagai catatan dan kita rekomendasikan ke Wali kota Bandar Lampung,” tandasnya. (*)


Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.