9/13/19

Lagi -Lagi Terjadi Kekerasan Pengeroyokan Terhadap Jurnalis Oleh Orang Tak Dikenal

Loading...

TULANG BAWANG, (Lampung) - Lagi - Lagi Terjadi Pengeroyokan terhadap jurnalis,Pengroyokkan terjadi di sebuah karaoke Valencia Unit Dua, Kabupaten Tulang Bawang, pengeroyokan tersebut terjadi sekitar pukul 19.00.WIB Kamis, 12/9/19. Atas kejadian itu, korban Aan Setiawan melapor ke Polsek Banjar Agung.

Berdasarkan hasil Berita Acara Pelaporan terkutip kejadian, saat itu korban bersama Buhari yang juga seorang jurnalis, di media online kabarakyat.id dan 4 rekan lainnya sedang karaoke di Valencia Unit Dua sekitar pukul 17.00 WIB.

kemudian pukul 19.00 WIB, korban keluar dari ruang (Room) karaoke, saat itulah, tiga orang pelaku langsung menghajar korban dengan sebuah botol mengenai pelipis mata kanan korban. Secara bertubi-tubi para pelaku menghajar korban hingga mengalami luka di bibir dan pelipis mata,  Rekan korban atas nama Buhari berupaya melerai, namun para pelaku memukul wajah nya hingga pipinya mengalami luka memar akibat di keroyok pelaku. 


Dari kejadian itu, Aan Setiawan dan Buhari bersama rekan-rekannya media pergi ke RS Mutiara Bunda Unit Dua,untuk dilakukan penanganan medis dan visum.

Setelah itu korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Banjar Agung, dengan bukti laporan No:TBL/279/IX/2019/Polda Lampung/Res Banjar Agung, tanggal 12 September 2019.Dengan harapan Secepatnya di tindak lanjuti oleh pihak kepolisian dan menangkap para pelaku.

Di waktu terpisah, Ketua AJOI DPC Kabupaten Mesuji, Herman Baginda dan Wakil ketua PWRI DPC Tulang Bawang,Rahmat Efendy.ST. berkesempatan datang mendampingi korban pengeroyokan aan Setiawan dan buhari,laporan di Polsek Banjar Agung, mengatakan," mendesak penegak hukum wilayah Kabupaten Tulang Bawang, khususnya tim Polsek Banjar Agung, untuk dapat segera menangkap para pelaku pengeroyokan Tersebut.

“Aan Setiawan merupakan jurnalis media online, juga Wakil Ketua AJOI DPC kabupaten Mesuji. Maka dari itu, diharapkan pihak kepolisian polsek banjar Agung, segera menangkap para pelaku pengroyokkan terhadap Aan,”tegasnya.

Herman Baginda menambahkan, tindak kekerasan terhadap jurnalis, harus cepat di tanggkap, dan di beri beri hukuman yang setimpal. dari pihak manapun merupakan bentuk ancaman baru kekerasan nyata bagi jurnalis, utamanya kekerasan fisik langsung.

Hal ini juga sebagai refrensi bersama, bahwa dari kejadian yang menimpa sahabat kita Aan Setiawan dan Buhari, menambah  catatan kekerasan terhadap jurnalis seluruh Indonesia. Cetusnya.
(Agus)

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.