9/2/19

Nanda Indira Dendi Hadiri Pengajian Peringatan Tahun Baru Islam

Loading...

Pesawaran, (Lampung) - Ketua Himpunan Majelis Ta'lim (HMT) Kabupaten Pesawaran Ny. Nanda Indiri Dendi menghadiri Pengajian Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) 1441 H. dan Santunan kepada 31 Anak Yatim Piatu di Desa Sinar Harapan, minggu (1/9/2019).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Ranting Muslimat NU Desa Sinar Harapan ( Ibu Rusmini ), Kabag Kesosmas, Camat Kedondong, Uspika kecamatan kedondong, Tokoh Agama, Tokoh masyarakat & Penceramah Bapak  Dr.H.Firmansyah, S.Pdi. dari Kalianda lam-Sel.

Dalam sambutannya Nanda Indira Dendi mengatakan atas nama pribadi, masyarakat dan selaku ketua Himpunan Majelis Taklim Kabupaten Pesawaran, saya memberikan apresiasi kepada Pengurus PHBI dan Pengurus Ranting Muslimat NU Desa Sinar Harapan yang telah konsisten menyisihkan sebagian hartanya untuk anak-anak yatim Piatu.

"Tentunya kami sangat berbangga hati dan mengucapkan terima kasih atas kepedulian ini."ucapnya.

Saya berharap kegiatan seperti ini dapat dicontoh oleh lembaga atau organisasi-organisasi lain di daerah kita ini.

"Berbagi merupakan hal yang dianjurkan, sehingga mampu memupuk nilai-nilai kepekaan terhadap lingkungan sosial disekitar, terutama bagi keluarga yang kurang mampu."terangnya.

Selanjutnya, apresiasi saya sampaikan kepada segenap panitia penyelenggara yang telah memupuk kegiatan silaturahmi, apalagi dibarengi dengan pengajian seperti ini.

"Dengan kokohnya jalinan silaturahmi, maka akan mampu memupuk rasa cinta kasih terhadap sesama, meningkatkan kebersamaan dan kekeluargaan, memperkuat dan mempererat tali persaudaraan dan persahabatan bahkan memanjangkan umur kita."jelasnya.

Kemudian saya mengajak kepada seluruh saudara sekalian bersama-sama membangun kehidupan bermasyarakat kearah yang lebih baik. Tahun baru Islam ini, hendaknya kita jadikan momentum untuk bertekad bangkit kembali membangun diri dan masyarakat dengan nilai-nilai moral yang lebih baik.

"Mari kita sambut dan songsong tahun baru Islam 1441 Hijriyah ini sebagai ajang evaluasi perjalanan hidup kita selama satu tahun sebelumnya, amalan apa yang sudah kita perbuat, jasa dan kemanfaatan apa yang sudah kita berikan kepada sesama manusia. Mari kita perhitungkan, kita perhatikan dan kita koreksi diri kita masing-masing, karena hal ini merupakan suatu tindakan yang mesti kita lakukan kapan saja, dimana saja kita berada. Hal ini sebagai tolak ukur apakah kita tergolong sebagai sebaik-baik manusia," tutupnya.(Agung)


Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.