10/27/19

Poles Akal Sehat Kader, HMI Komisariat Syari'ah Launching Class Special

Loading...

Bandar Lampung - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Syari'ah UIN Raden Intan Lampung telah mengadakan acara pelaunchingan Class Special dan dilanjutkan dengan diskusi yang bertemakan "RELASI DAN RESPON HMI TERHADAP NEGARA GUNA MENJAWAB TANTANGAN ZAMAN" di sekretariat HMI Komisariat Syari'ah, Sukarame, Bandar Lampung pada Sabtu, (26/10/2019) malam.

Kegiatan ini dihadiri juga oleh Ketua Umum HMI Cabang Bandar Lampung kakanda Husni Mubarok, Kabid PA HMI Cabang Bandar Lampung, Ketua Umum BPL HMI Cabang Bandar Lampung Kakanda Romis beserta jajarannya.

Dalam sambutan Ketua Umum HMI cabang Bandar Lampung kakanda husni mengatakan kecerdasan seseorang itu tidak ada yang bisa mengukurnya, orang cerdas berarti orang yang dapat membaca tanda-tanda.

"Kalau matahari tidak ada maka manusia akan terkena biri-biri. Hanya manusia yang memiliki kecerdasan karena dapat membaca tanda-tanda. Resapi ayat pertama yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW (IQRO') yang artinya Bacalah!!!.

Sebelum suatu kita jemput didepan sana maka akan ada rintangan yang pasti kita lalui.

Jadilah orang cerdas yang artinya secara umum adalah orang yg mampu membaca tanda-tanda.

Maka dari itu kejarlah waktu yg terbuka lebar dan manfaatkan pendidikan hari ini untuk hidup di hari esok. Teruskan proses perjuangan kaderisasi di HMI, jangan patah jika ingin tumbuh" Ujar Ketum HMI Cabang Bandar Lampung.

Peresmian dilakukan dengan membacakan ikrar janji dari ketua umum HMI Komisariat Syariah kepada peserta Class Special tersebut.

Kegiatan tersebut termasuk agenda HMI Komisariat Syari'ah yang di gagas oleh Bidang PPPA guna memajukan kesadaran para kader mengenai pentingnya melanjutkan proses kaderisasi di HMI, selain pelaunchingan special class diadakannya juga diskusi dengan tema "RELASI DAN RESPON HMI TERHADAP NEGARA GUNA MENJAWAB TANTANGAN ZAMAN" yang diisi oleh Ketua Umum BPL HMI Cabang Bandar Lampung kakanda Romis.

Ketua Umum HMI Komisariat Syari'ah Ryki Setiawan menyebutkan bahwa pengadaan Class Special itu ditujukan untuk meningkatkan edukasi dan pengetahuan kepada kader.

"Kegiatan ini bukan hanya sekedar mencari eksistensi dan kumpul-kumpul saja, tapi kegiatan ini berguna untuk menciptakan para cendekiawan-cendekiawan Millenial yang lahir dari rahim HMI. Jatuh Bangunnya HMI itu dikaderisasinya, apabila kaderisasi HMI sudah mulai pudar maka nama HMI hanyalah sekedar tulisan di batu nisan Artinya matinya kaderisasi di HMI maka Matinya juga HMI" Ujar Ketua Umum HMI Komisariat Syari'ah.

Ryki menyebut para kader peserta Class Special  akan diberikan pendidikan berupa  materi wajib yaitu, Nilai-Nilai Dasar Perjuangan (NDP), Filsafat Logika, Ke-Islam-an, Sejarah HMI, Kempemimpinan Manajemen Organisasi (KMO), Mission HMI, Konstitusi, dan materi-materi suplemen seperti Baca Tulis Qur'an, Metode Pembuatan Makalah, Islam Perubahan Sosial (IPS), Wawasan Kebangsaan, Manajemen Aksi, Manajemen Konflik, Serta Ideologi Politik Strategi dan Taktik (Ideolpolstratak).

"Jadi Clas Special ini akan kita fasilitasi sebaik mungkin hingga dapat melahrkan para cendekia-cendekia millenial di HMI.

"Kalau ragu-ragu hanya setengah kompling lebih baik mundur, karena class special ini hanya butuh kader-kader yang benar-benar siap untuk menanggung lelahnya belajar serta siap untuk dibina dan ditempa. Kalau berani jangan pernah gentar dan ragu- ragu, lanjutkan perjuangan, tuntaskan Kaderisasi," ujar Ryki.

Tercatat sebanyak 40 peserta yang akan ikut Special Class, ada beberapa peserta juga dari HMI Komisariat Febi, mereka didapat setelah mengisi formulir kesiapan untuk ikut dalam class special tersebut.

Ketua Bidang PPPA HMI Komisariat Syariah Yafril mengatakan bahwa Para peserta tersebut akan melakukan bimbingan dan pendidikan di sekretariat HMI Komisariat Syari'ah selama 3 hari dalam seminggu secara Intensif, dari 25 Oktober 2019 hingga peserta dapat benar-benar memahami isi materi.

"Kelas akan dimulai dari jam 19.30 hingga jam 21.30  setiap harinya di Sekretariat HMI Komisariat Syari'ah," Ujar yafril saat diwawancarai oleh media.

Tak hanya materi, yafril menjelaskan para peserta juga akan dilatih untuk menjadi pemateri.

"Enggak hanya materi, tapi ada juga kegiatan untuk membentuk mereka menjadi mentor di setiap materi. Nanti peserta akan diminta untuk menyampaikan materi yang mereka dapatkan di depan seluruh kader, kegaiatan itu akan ada di akhir masa pelatihan," kata Yafril.

Yafril juga menyebutkan bahwa Class Special akan mengundang pemateri dari BPL Cabang, Pengurus Cabang, akademisi serta alumni-alumni HMI yang memang sudah matang ilmu serta pengatahuannya tentang materi yang akan diberikan kepada peserta.

"Soal pengajar, selain dari BPL dan pengurus Cabang kita juga mengundang akademisi, dan juga para alumni HMI. Di antaranya yg diketahui banyak orang mungkin seperti Kanda Imam Mutaqin, Kanda Hervin Yoki Pradikta, Kanda Anggarda, Kanda Frijan Masa'i juga para akademisi dan alumni lainnya," Pungkasnya. (Gema Hadi)

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.