12/12/19

Ops Cempaka Krakatau 2019, Polres Lampung Utara Ungkap 84 Kasus Dengan 102 Tersangka

Loading...



Ops Cempaka Krakatau 2019, Polres Lampung Utara Ungkap 84 Kasus Dengan 102 Tersangka



Kepolisian Resor Lampung Utara selama melaksanakan Operasi Cempaka Krakatau 2019 berhasil mengungkap 84 kasus dengan mengamankan 102 tersangka.

Kapolres Lampung Utara AKBP Budiman Sulaksono, S.I.K. mengatakan, dari 84 kasus tersebut diungkap jajarannya selama Ops Cempaka 2019 dari berbagai tindakan baik dari Premanisme, Kejahatan Jalanan (Curas, Curanmor, Jambret), Perjudian, Prostitusi, Debt Collector yang menggunakan jasa preman dan Kejahatan Lainnya.

"Sebanyak 102 orang tersangka ini dari hasil ungkap 84 kasus yang dijalankan selama Ops Cempaka Krakatau 2019 yang dilaksanakan selama 14 hari sejak tanggal 25 November hingga 8 Desember 2019," kata AKBP Budiman Sulaksono didampingi, Wakapolres, Kabag Ops, Kasat Reskrim, Kasat Narkoba dan para Kapolsek saat gelar Konferensi Pers, Rabu (11/12/19). .

Dijelaskannya, dari 84 kasus tersebut terdiri dari 3 kasus premanisme, Curas 3 kasus, Curat 8 kasus, Curasmor 3 kasus, Curanmor 4 kasus, senjata tajam 21 kasus, perjudian 17 kasus, narkoba 8 kasus, kejahatan lainya 7 kasus, dan miras 10 kasus.

Barang bukti yang diamankan dalam berbagai perkara yang diungkap tersebut diantaranya, Mobil 2 unit, Sepeda Motor 12 unit, Sajam 21 bilah, Uang Rp. 7.158.000, Kartu Remi 8 set, Hp 18 unit, Sabu 72 paket, Ekstasi 1 butir, Exilgan 2 butir, Ganja 1 amplop , Miras 1276 berbagai merk dan lain-lain 346 macam.

"Keberhasilan Ops Cempaka ini berkat doa dan dukungan dari masyarakat dengan kerja keras serta keserius kita dalam melaksanakan Ops Cempaka ini," ujar Kapolres.

Lanjut Kapolres, menjelang pelaksanaan natal dan tahun baru jajarannya akan terus melakukan patroli bersama masyarakat untuk menciptakan kondisi kamtibmas yang aman dan nyaman.

"Untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif menjelang perayaan natal dan tahun baru 2020 di wilayah hukum Polres Lampung Utara akan melakukan operasi lilin dan menempatkan personil di daerah rawan kamtibmas dan di rumah-rumah ibadah," paparnya.(*)

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.