2/28/20

Dugaan Mark-Up Murid dan Penggunaan Dana di Beberapa Komponen di SMKS Paramarta 2 Seputih Banyak, Ini Faktanya…..!!!

Loading...
Lampung Tengah|konkritnews.com
Adanya dugaan Mark-Up murid pada pengajuan dan pencairan serta penggunaan dana dibeberapa komponen yang tidak diyakini kebenarannya, pada tahun 2018 dan 2019 di SMKS Paramarta Seputih Banyak.

Berdasarkan sumber data yang dapat dipercaya, pada tahun 2018 pada TW 3 dan 4, diduga ada kelebihan pencairan dana BOS sejumlah 38 murid, dan dana sejumlah murid tersebut seharusnya dikembalikan ke Kas Negara melalui Bank Penyalur pada akhir tahun, selambat-lambatnya di bulan Januari tahun berikutnya.

Sedangkan pada tahun 2019 ada beberapa komponen yang tidak diyakini kebenarannya, kuat dugaan penggunaan dana sengaja digelembungkan, seperti komponen nomor 2, 4, 8, dan pada komponen nomor 1.

Seharusnya, 20% dari total dana yang diterima selama satu tahun, harus digunakan untuk membeli buku sesuai dengan kurikulum sekolah, akan tetapi dana tersebut hanya Rp 22.121.000 yang dibelikan buku teks k-13 untuk murid dengan jumlah 622 Exsempar, ditambah Rp 11.100.000 untuk membeli buku non teks, padahal jumlah 20% adalah Rp 67.200.000 itu harus dibelikan buku.

Hal tersebut diduga sengaja dilakukan oleh Oknum Kepsek berinisial CS, agar dapat meraup keuntungan guna memperkaya diri, tanpa memikirkan dampak negatif bagi murid dan sekolah itu sendiri.
(Abdullah/KN/Red)

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.