3/19/20

Polsek Talangpadang Bersama Koramil dan APPSI Sosialisasi Covid-19 di Pasar Tradisional

Loading...
TANGGAMUS|konkritnews.com
Kapolsek Talangpadang Polres Tanggamus, Iptu Khairul Yassin Ariga, S.Kom, terjun langsung mensosialisasikan pencegahan dan antisipasi Covid-19 atau Virus Corona di Pasar Talangpadang.

Saat sosialisasi, Kapolsek didampingi seluruh personel Polsek Talangpadang, Koramil Talangpadang, UPT Pasar Talangpadang dan APPSI turut aktif dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan tersebut dimulai sejak pukul 08.00 Wib, dan berakhir pada pukul 10.00 Wib, sosialisasi berlangsung aman dan kondusif.

Kapolsek terlebih dahulu melaksanakan kegiatan bersih-bersih Pasar Talangpadang, dilanjutkan sosialisasi pencegahan Virus Corona menggunakan pengeras suara berkeliling pasar.

"Menghadapi Virus Corona, hal yang perlu dilakukan masyarakat, adalah tetap tenang, tidak perlu panik, hati-hati boleh, namun jangan panik, panik hanya menimbulkan permasalahan baru, yang berakibat lebih buruk dari seharusnya," kata Iptu Khairul Yassin kepada masyarakat di pasar tersebut, Rabu, (18/03/2020) pagi.

Nyatanya di Indonesia 80 persen penderita corona telah sembuh sepenuhnya semenjak dirawat, sisanya 18 persen masih dalam perawatan, dan 2 persen meninggal dunia.

Pasien yang meninggal dunia ini perlu digaris bawahi adalah orang-orang yang memang sudah punya penyakit bawaan sebelumnya, dan berumur diatas 60 tahun. 

"Untuk dipahami, karakter virus corona menular lewat mata, hidung, dan cairan batuk atau bersin. Artinya, kontak fisik diupayakan diminimalkan. Serta benda-benda, sehingga benda tersebut diupayakan penyemprotan desinfektan," sambungnya.
Untuk itu, Kapolsek menghimbau agar masyarakat menjaga pola hidup sehat, berolahraga, menjaga kebugaran, karena berdasarkan riset WHO, orang yang kondisi fisiknya sehat, sangat kecil kemungkinan untuk menjadi korban meninggal dunia.

"Jaga kebersihan lingkungan, cuci tangan tujuh langkah dengan sabun, atau alkohol jika sabun tidak tersedia," himbaunya.

Kapolsek juga menyampaikan beberapa hal yang tidak boleh dilakukan yakni, masyarakat tidak boleh berasumsi bahwa flu, batuk pilek, dan demam, belum tentu corona, sebab hanya laboratorium berstatus BSL4 yang bisa menentukan suspect corona.

Kemudian, ia menghimbau agar masyarakat tidak menimbun bahan makanan, serta obat dan masker. Sebab, hal itu hanya menimbulkan permasalahan lebih besar, harga meroket dan semua jadi susah. 

Dilarang menyebarkan info di medsos, terkait corona yang belum dapat dipastikan kebenaran dan sumbernya. Sebab UU ITE menanti pelaku penyebaran berita Bohong yang menimbulkan keresahan di masyarakat.

"Informasi yang dapat disampaikan bahwa sampai dengan saat ini, di Kabupaten Tanggamus tidak ada suspect terjangkit virus corona," tegasnya.
(ROBI/KN/RED)

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.