7/6/20

Kedatangan Dang Ike ke Enggal Disambut Hangat Warga

Loading...




Malam yang cerah, suasana yang sejuk di Kampung Pelita, Enggal, Bandar Lampung, puluhan warga yang mayoritas ibu-ibu terlihat sedang menunggu seseorang, seseorang yang sedang menjadi perbincangan banyak pihak di Kota Bandar Lampung.

Ike Edwin adalah sang idola baru para ibu di Kota Bandar Lampung, bagaimana tidak, menurut pengakuan para ibu, sang idolanya adalah mantan Kapolda Lampung yang ramah, cerdas, tampan nan harum tubuhnya. Kedatang Ike Edwin yang juga sebagai Bacalon Walikota Bandar Lampung ini diundang dalam acara silaturrahmi warga setempat, dan juga ingin secara langsung melihat wajah asli sang idola.

Tepat ba’da isya, Jenderal bintang dua ini muncul dihadapan warga Pelita, Enggal beserta istri tercinta (Aida sofina) dan putera sulungnya (Kanjeng Muhammad Gusti Sai Bathin) serta keluarga. Ike Edwin yang terkenal dengan keramahannya menyapa para warga setempat dengan menyalami satu persatu warga yang hadir.

Dalam acara silaturrahmi tersebut, Ike Edwin diminta berbicara sepatah kata didepan warga agar lebih mengenal lagi, siapa dan apa yang sedang menjadi perbincangan soal Ike Edwin dimana-mana. Ike Edwin yang biasa disapa warga Bandar Lampung dengan sebutan Dang Gusti ini hanya mengatakan “Saya bukan siapa-siapa, Jabatan saya hanyalah titipan, namun saya ingin melihat masyarakat Bandar Lampung sejahtera semua”.

Disamping itu juga Dang Gusti menyampaikan mohon doa dan dukungannya untuk memimpin Kota Bandar Lampung yang Sehat dan Bermartabat, Sehat warganya serta Bermartabat Kotanya. Ike Edwin yang diketahui berpasangan dengan seorang dokter aktif dibeberapa Rumah Sakit di Bandar Lampung dr. Zam Zanariah ini mempunyai cita-cita dan niat baik serta tulus ingin membangun Kota Bandar Lampung juga masyarakat yang ekonominya harus lebih baik, segala urusan administrasi dipermudah, keamananan masyarakat yang  terjamin, pendidikan anak yang berkarakter, dan sebagainya.

Diakhir silaturrohim, Dang Gusti berpesan, nanti tiba saatnya pilkada, tolak politik uang dan sembako, karna itu akan merugikan diri kita sendiri selama 5 tahun. | Tim

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.