7/28/20

Simulasi Penanganan Konflik Terkait Pembagian Baksos Covid-19 TA 2020 di Polres Lampung Tengah

Loading...


Lampung Tengah, Konkritnews.com - Anggota Pelon Dalmas Inti Polres Lampung Tengah bersama tiga 3 Pleton Dalmas Kerangka dari 3 Rayon Polsek Jajaran melaksanakan Simulasi Penangan Unjuk rasa Pembagian BLT (Bantuan Langsung Tunai) di Kampung Buyut Udik Kec. Gunung Sugih Lampung Tengah, Simulasi Dilaksanakan Dilapangan Polres lampung Tengah, Senin (27/07/2020).

Dalam Simulasi ini seolah – olah Panitia menyiapkan pembagian BLT dan Warga masyarakat yang di data adalah atas dasar perangkat kampung untuk mendapat Nantuan pembagian BLT dari Pemerintah terkait dengan Pandemi Covid-19.

Setelah Warga Masyarakat Kampung menerima BLT dan rupanya ada beberapa Masyarakat yang tidak terima dengan pembagian BLT ini tidak merata dan Masyarakat yang tidak terima BLT tersebut Bermusyawarah dengan Warga lain yang lain untuk Bermusyawarah melakukan Demo ke kantor DPRD Kab. Lampung Tengah dalam menyampaikan Aspirasi Masyarakat Kampung Buyut tidak meratanya pembagian BLT yang merupakan hak dari pada Masyarakat dan diindikasi dana BLT tersebut telah diselewengkan oleh panitia pembagian BLT.

Selanjutnya Kapolsek Gunung Sugih Melaporkan Informasi kepada Kapolres Lampung Tengah bahwa akan adanya Unjung rasa yang dilakukan oleh Warga Masyarakat yang tidak puas terkait BLT yang berada di Kampung Buyut Lampung Tengah.

Massa yang datang ke Gedung DPRD Kab. Lampung Tengah untuk melakukan unras tentang BLT yang tidak merata dan diindikasikan adanya Permainan dan penyelewengan dana BLT tersebut tidak merata untuk diberikan kepada Masyarakat yang kurang Mampu yang nyatanya banyak warga yang menerima adalah Masyarakat yang mampu dan adanya data Fiktif.

Anggota Polri disini Anggota Sat Sabhara Polres Lampung Tengah yang melaksanakan pengamanan di lokasi DPRD Kab. Lampung Tengah serta ditambah dengan Anggota tim Negosiator Polwan Polres Lampung.

Yang awalnya unjuk rasa tersebut Damai, yang rupanya Aksi Unjuk Rasa memanas dan Rusuh, Massa mulai membakar-bakar ban bekas dijalan serta Massa yang tidak terbendung dan memanas karena Aspirasi yang meraka inginkan tidak Terealisasi, massapun melempari petugas yang berjaga melakukan pengamanan dan petugas dalmas berusaha memukul mundur supaya tidak melakukan anarkis dan petugas melindungi diri ditameng dengan sikap Formasi berlindung.

Kasat Sabhara memerintahkan Anggotanya untuk menembakkan gas air mata dan water cannon serta Dalmas terus mendorong Massa untuk mundur, pada saat Situasi memanas tersebut Massa pontang panting mundur dan Massa yang pingsan maupun terluka saat Insiden tersebut, tim Dokkkes Polres Lampung Tengah segera menolong massa yang mengalami luka-luka untuk segera mendapat pertolongan.

Akhirnya unjuk rasa yang berujung Anarkis tersebut dapat dikendalikan oleh Anggota Dalmas Sat Sabhara Polres Lampung Tengah Dan Anggota Dalmas Kerangka Dari Polsek Jajaran Polres Lampung Tengah.

Unjuk rasa yang berakhir Anarkis tersebut adalah merupakan pertunjukan Lomba Fungsi Sabhara yang dilaksanakan sejajaran Polda Lampung dan Latihan Anggota Sat Sabhara Polres Lampung Tengah yang melaksanakan pengendalian Massa yang disimulasikan bila terjadi unjuk rasa dan berakhir Anarkis dalam penanganan unjuk rasa dan menunjukkan SOPnya penanganannya dalam unjuk rasa yang berakhir anarkis dikatakan Kasat Sabhara Polres Lampung Tengah AKP Zulkifli, mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP Popon Ardianto, dalam keterangannya.

Dan kegiatan ini langsung di lihat oleh Dir Samapta Polda Lampung Kombes Pol Bambang Ponco Sutiarso, S.H., M.H., beserta tim penilainya dalam pelaksanaan Lomba Fungsi Sabhara yang dilaksanakan sejajaran Polda Lampung.

Dir Samapta menyampaikan bahwa pelaksanaan yang di pertunjukkan oleh Sat Sabhara Polres Lampung Tengah sudah sangat baik, dalam penanganan unjuk rasa yang berujung anarkis dan Ia juga menambahkan bahwa semangat yang dilakukan oleh Anggota yang melaksanakan Simulasi tersebut sangat luar biasa dan kami atas Dit Samapta Polres Lampung Tengah mengucapkan terimakasih.(A.Rendi)

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.