27/11/20

Jarang Masuk, Kapsek SMP Negeri 1 Banjar Margo Diduga Makan Gajih Buta

Loading...

Tulang Bawang – Seperti kita ketahui, pemerintah pusat melalui Menteri Pendidikan telah menetapkan sistem dan tata cara pendidikan dalam proses belajar mengajar untuk menciptakan SDM yang berkualitas.

Itu dapat dicapai, terutama dengan meningkatkan kualitas guru sebagai  pendidik di sekolah yang profesional.

Namun di samping itu, Pemerintah juga membuat peraturan yang wajib dilaksanakan Pegawai Negeri Sipil (PNS), seperti soal  kedisplinan melaksanakan tugas Program peningkatan mutu pendidikan dapat tercapai, bila sang kepala sekolah (Kepsek) sungguh-sungguh bertugas menjalankan kewajibanya.

Hal ini yang harus menjadi perhatian Pemerintah dan pengawasan disetiap sekolah agar lebih diperhatikan.

Seperti yang ditemui awak media di SMP Negeri 1 Banjar Margo, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang, dimana kepala sekolahnya diduga jarang ngantor.

Ketika awak media hendak menemui, Kepsek tersebut tidak ada diruang kerjanya atau tidak masuk, hanya ada guru dan TU. Kemudian awak media bertanya kepada TU dimana kepala sekolah, petugas TU itu menjawab beliau tidak masuk.

"Kepala sekolah tidak masuk, kadang seminggu sekali atau hanya seminggu dua kali masuknya, itupun ketika kepsek datang hanya sebentar berada di sekolah kemudian pergi lagi," jelas pegawai TU sekolah tersebut, Jumat (27/11/2020).

Hal itulah yang menimbulkan pertanyaaan publik, apa tidak ada teguran dari dinas pendidikan, atau memang gajinya dibagi-bagi pada atasanya agar tetap aman walau jarang ngantor.

Atas dasar temuan itu, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang melalui Dinas terkait agar menegur Kepsek SMP Negri 1 Banjar Margo karena tidak disiplin dalam menjalankan tugasnya sebagai ASN, hal itu dapat berdampak buruk bagi citra dunia pendididkan di Tulang Bawang.

(Holidi/KN)


Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.