09/02/21

Pelaporan Dana BOS SMPN 1 Way Bungur diduga Fiktif

Loading...


Lampung Timur - Tidak masuk akal ada kegiatan ekstrakulikuler dalam laporan dana bos saat pandemi Covid-19. Mungkin kata itu yang diucapkan oleh salah satu dewan guru sekolah SMP N 1 Way Bungur Lampung Timur.

Pasalnya dari beberapa item - item yang telah dilaporkan oleh pihak sekolah dalam realisasi penggunaan dana bos pada tahun 2020, mencantumkan kegiatan pembelajaran dan ekstrakulikuler dan kegiatan lainnya.Bahkan,tidak tanggung - tanggung selama triwulan 1 hingga triwulan 3 dana tersebut mencapai puluhan juta rupiah.

Dr Suyud Widodo,M.Pd, salah satu dewan guru SMPN 1 Way Bungur Lampung Timur mengatakan kegiatan pembelajaran dan ekstrakulikuler siswa tidak ada dikarenakan siswa tidak masuk sekolah saat pandemi Covid -19.

"Tidak masuk akal ada kegiatan ekstrakulikuler pak, siswa saja sekarang tidak masuk sekolah karena Corona, kok ada anggaran itu," kata Suyud saat ditemui tim media, Senin (08/02/2021).

Sementara itu,ketika tim awak media mengkonfirmasi Drs.Hendra Sudarto,M.M.Pd selaku Kepala SMP N 1 Way Bungur Lampung Timur mengungkapkan,tidak mengetahui secara rinci dalam pelaporan dana bos,dan berdalih bahwa pelaporan sudah sesuai dan di periksa.

" Maaf,yang tahu jelas rincian uangnya laporan dana bos itu bendahara,dia sedang ke Metro.Mengenai pelaporan sudah diperiksa oleh pihak inspektorat ", ungkap Hendra.

Fakta lainnya, ada pelaporan penggunaan anggaran dana bos dalam Pemeliharaan dan Perawatan Sarana dan Prasarana Sekolah yang mencapai puluhan juta rupiah.Tetapi kenyataan perawatan sekolah tidak ada.Sebagian tembok cat kusam,plapon jebol baik diruang kelas maupun plapon di luar.Hal ini menimbulkan tanda tanya besar dikemanakan dana tersebut.Ada dugaan dana bos telah diselewengkan oleh oknum pihak sekolah.

Sejak pandemi Covid - 19 di pertengahan tahun 2020 lalu,jumlah anggaran dana bos SMPN 1 Way Bungur Lampung Timur, berjumlah Rp. 428.230.000.

Berdasarkan pelaporan rekapitulasi data online,ada beberapa item - item yakni, 

- Pengembangan Perpustakaan
- Pemeliharaan dan Perawatan Sarana dan Prasarana Sekolah.
- Pengembangan Profesi Guru dan Tenaga Kependidikan, serta Pengembangan Manajemen Sekolah.
- Kegiatan Evaluasi Pembelajaran
- Pengelolaan Sekolah
- Kegiatan Pembelajaran & Ekstrakurikuler
- Langganan Daya dan Jasa
- Penerimaan Siswa Baru

Hingga berita ini diterbitkan,pihak sekolah tetap berdalih bahwa penggunaan anggaran dana bos telah benar dan tepat sasaran.

(Samidi)

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.