Tampilkan postingan dengan label Bandar Lampung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bandar Lampung. Tampilkan semua postingan

31/01/23

Diduga Ketua Apdesi Pringsewu Sebagai Provokator Memusuhi Wartawan, Ini Tanggapan FPII Lampung...

Diduga Ketua Apdesi Pringsewu Sebagai Provokator Memusuhi Wartawan, Ini Tanggapan FPII Lampung...

 


BANDAR LAMPUNG - Ditengah Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, pihak kepolisian, pihak penegak hukum, ormas keagamaan, ormas kepemudaan, ormas masyakat mensosialisasikan, mengajak seluruh masyarakat di NKRI ini untuk saling menjaga perdamaian, menjaga ketertiban, menjaga toleransi agar tercipta keamanan dan ketertiban, seorang yang mengaku bernama Abidin Ayub dan mengaku Ketua Apdesi Kabupaten Pringewu mematik, menyulut api permusuhan sekaligus diduga memprovokasi seluruh Kepala Pekon untuk membenci dan merendahkan martabat dan profesi Jurnalis sekaligus mengajak pekerja Jurnalis untuk berperang.

Upaya provokasi tersebut disampaikan oleh Abidin Ayub dalam voice note group Kepala Pekon se-Kabupaten Pringsewu yang saat ini sudah beredar luas ditengah masyarakat.

Dalam voice note yang beredar dengan lantang dan suara keras, Abidin Ayub memprovokasi Kepala Pekon agar tidak memperdulikan karya atau tulisan wartawan bila perlu diajak perang, karena merasa sudah di Back Up penuh oleh orang kuat dari Pemerintah atau pihak yang berpengaruh secara hukum.

Hal tersebut akhirnya mendapat tanggapan keras dari berbagai pihak, terutama pekerja media dan Organisasi Pers.

Aminudin, S.P, selaku Ketua Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Provinsi Lampung yang berkantor di Jalan Pulau Tegal No. 61, Kelurahan Waydadi, Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung, Selasa, (31/01/2023), mengatakan, apa yang disampaikan oknum Kepala Pekon yang mengaku sebagai Ketua Apdesi Kabupaten Pringsewu sudah melukai rasa keadilan dan kenyamanan pekerja Jurnalis.

Menurut Ketua FPII Provinsi Lampung ini, selaku Organisasi Pers yang mempunyai selagan "Garda terdepan membela Jurnalis" ini, Abidin Ayub tidak paham terhadap tugas dan fungsi wartawan.

Sebagai pilar ke empat demokrasi wartawan mempunyai fungsi, dalam tugas-tugas seorang wartawan, seperti mengumpulkan, mengelola informasi, serta menyampaikannya kepada masyarakat berdasar tujuan untuk meningkatkan intelektualitas masyarakat.

Oleh karena itu, kerja wartawan sebenarnya adalah kerja pikir, mereka sedikit banyaknya membawa misi intelektualitas. Seperti apapun hebat nya seseorang, seberapa baiknya pembangunan yang dilakukan oleh kepemimpinan suatu daerah, tidak akan sampai kepada publik tanpa peranserta wartawan. Oleh sebab itu dalam menyikapi voice note yang  sudah beredar di tengah masyarakat yang diduga berasal dari Ketua Apdesi Kabupaten Pringsewu, Aminudin dengan pihaknya FPII Provinsi Lampung dan seluruh Korwil FPII se-Kabupaten/ Kota di Provinsi Lampung dan seluruh media yang tergabung di FPII mengambil beberapa sikap, diantaranya :

1. Meminta kepada oknum yang ada di voice note tersebut untuk menyampaikan maksut dan tujuannya melakukan provokasi untuk membenci profesi wartawan dan minta maaf secara terbuka pekerja jurnalis.

2. Meminta kepada Abidin Ayub untuk menjelaskan kepada publik apa yang dimaksutnya orang-orang atau pejabat dibelakang mereka, sehingga Kepala Pekon tidak perlu menghiraukan  karya tulis wartawan.

3. Meminta penjelasan dari Abidin Ayub yang ikut menyebutkan PMD, Inspektorat, Polres dan Kasat Reskrim.

4. Pihak FPII akan mengirimkan surat kepada PMD, Inspektorat dan Polres Pringsewu untuk meminta penjelasan terkait institusinya dibawa oleh Abidin Ayub dalam voice note.

5. Mengajak seluruh wartawan dan tidak ragu-ragu untuk terus melakukan pengawasan dan melakukan kontrol pelaksanaan pembangunan Desa/Pekon bersama-sama masyarakat. Buktikan bahwa pena wartawan lebih tajam dari peluru polisi dan lebih baik dari bacot/mulut okmum Kepala Pekon tersebut.

Sementara terkait voice note yang diduga berasal dari  Ketua Apdesi Pringsewu sebagai berikut :

"Assalamualaikum Wr.wb

Saya Abidin Ayub selaku Ketua Apdesi Kabupaten Pringsewu menyampaikan atau menghimbau kepada kawan-kawan Kepala Pekon se-Kabupaten Pringsewu yang sudah menganggarkan buku digital taranisia ditahap dua dan tahap tiga yang sudah bayar atau belum segera ke Kantor Apdesi sekarang juga. Kantor Apdesi dibuka 1x24 jam, dan membawa LPJ yang sudah diganti atau lebih jelas datang ke Kantor Apdesi guna diselesaikan dengan baik. Karena 47 Pekon sudah mencairkan, sampai sekarang masih ada yang belum menyelesaikan urusannya. Karena menurut keterangan dari PMD, Ispektorat, Kasat Reskrim cair, tapi mengapa belum setor sampai hari ini? Harapan saya sebagai Apdesi Kabupaten Pringsewu, segera diselesaikan atau lebih jelas datang ke kantor membawa berkas-berkas lama untuk diganti atau dirubah karena ada kesalahan teknis, jangan takut, semua Ketua Apdesi yang tanggungjawab apabila ada masalah hal-hal itu dikemudian hari. Mulai dari hari ini yang belum merubah LPJ segera datang ke Kantor.

Ngapa ngurus-ngurus wartawan itu pak, percuma meskipun mereka lapor dimana juga. Makan enak-enak aja. Di belakang kita ini, gak main-main, ngapa harus takut. Itu wartawan yang gak ngerti, siapa yang punya itu. Suruh aja dia lapor ke polres, kemana aja. Gak ditanggapi gak. Jadi masalah buku digital ini ga usah kwatir, kan sudah dijelaskan Kasat Reskrim, PMD, Inspektorat sudah rapat, maka disuruh ganti SPJ nya itu dirubah. Itu ga ada masalah, itu wartawan yang ga ngerti, ga ngerti buku digital. Suruh dia buka itu diajar dia, orang polres sudah belajar kok dibuku itu, jadi ga usah kwatir ada wartawan masalah itu.

Pak gak, perlu didengar itu. Kita tahu inspektorat sudah menyuruh merubah ini semua. Dari Polres sudah tahu, kok jadi bingung?,masalah itu, kan tempo hari komplin dengan inspektorat, sekarang sudah dirubah inspektorat. Kok lurah jadi penakut benar sih, sudah jelas kita ini ada orang dibelakangnya. Kasat reskrim orang kita, inspektorat sudah menyuruh perubahan. Wartawan mau ekpost kemana aja, gak digubris gak, gak laku gak itu. Coba kita fikiran dewasa dulu, jadi kalau gitu mumet. Dikit-dikit wartawan itu mumet. Kecuali kalau kita tidak tahu kalau Polres sudah tahu. Sekarang sudah dikumpulkan Polres, Kasat Reskrim, Inspektorat, PMD sudah nyatu semua, siapa lagi mau memproses kita?. Kok jadi bingung gitu, coba kita Kepala Pekon itu menyikapinya yang pintar dulu, dikit-dikit kalau wartawan goyang seperti itu sudah ketakutan. Bila perlu kita serbu, kok takut amat sama wartawan, bingung saya jadinya. Wartawan sekumpel seperti itu takut, terkecuali ga ada yang megang kita. Apa mau dipanggil wartawan itu apa Kasat Reskrim yang mau memanggil Kepala Pekon itu nanti ujung-ujungnya?. Itu akhirnya kalau kita gak setor, kan gak enak akhirnya. Masa takut dengan wartawan segedek kuku aja takut masalah ekspost, kecuali inspektorat belum tahu, Kasat Reskrim belum tahu, PMD belum tahu. Dia orang sudah menyuruh ngerobahkan LPJ itu, SPJ suruh dirubah, cuman Kepala Pekon pun ga datang, bingung jadinya kan. Jadi terserah sama kamu orang kalau takut merubah, nanti saya laporkan sama Kasat kalau takut seperti itu.

Bila perlu suruh wartawan itu laporan ke Kasat Reskrim, biar dia laporan kesana, berani gak dia?. Ngapa kita jadi bingung, jadi takut. Aneh, kita ini lurah loh, kok takut amat dengan kata-kata begitu dari wartawan, bila perlu kita perang kok rame-rame, mau besok mau lusa, mati sudah!. Berenti jadi lurah sudah jangan setengah-setengah kalau jadi lurah itu, itu kalau saya. Bubar, ya bubar, kan gitu. Gak usah takut!, kalau perang, perang semua, kalau mati, mati semua. Ngapain takut-takut. Kalau takut jadi lurah, mending serahkan saja SK nya sekarang ini di Kecamatan atau dimana. Buat apa takut!, kita ini ngolah Dana Desa kok takut. Mana mau dapat duit, melarat iya ujung-ujung nya!.

(Rls)

Sumber : FPII Provinsi Lampung.

27/01/23

Fitra Abung Mukmin Resmi Jabat Pj Ketua KNPI Bandarlampung

Fitra Abung Mukmin Resmi Jabat Pj Ketua KNPI Bandarlampung

 


Bandar Lampung - Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Kaderisasi DPD KNPI Bandar Lampung Fitra Abung resmi jadi Penanggung Jawab (PJ) Ketua DPD KNPI Kota Bandar Lampung, Jumat 27 Januari 2023. 

Penunjukan Fitra Abung sebagai penanggungjawab ketua DPD KNPI Bandar Lampung sesuai SK DPD KNPI Lampung Nomor 007/A/Kpts/DPDKNPI/LPG/I/2023 yang telah diputuskan berdasarkan pleno rapat pengurus harian pada 13 November 2022 lalu.

Penyerahan SK diberikan oleh Wakil Ketua Organisasi DPD KNPI Lampung Topan Aquardi, Jumat (27/1) mewakili Ketua DPD KNPI Lampung Iqbal Ardiansyah yang sedang menunaikan ibadah umroh. Hadir juga Sekretaris DPD KNPI Lampung Eka Setiawan, Wakil Ketua Kaderisasi Elian Deta, Wakil Ketua Komunikasi dan Informasi Erlan Heriyanto.

Pada kesempatan itu, Eka Setiawan mengatakan bahwa penunjukan Fitrah Abung Mukmin sebagai PJ. Ketua merupakan bagian dari agenda kerja organisasi dalam rangka mengisi kekosongan jabatan DPD KNPI Kota Bandar Lampung. 

"Ketua KNPI Kota Bandar Lampung sebelumnyakan dikamandoi oleh Bung Iqbal Ardiansyah yang sekarang sudah terpilih menjadi Ketua DPD KNPI Provinsi Lampung. Untuk itu perlu adanya penunjukan PJ. Ketua agar organisasi KNPI di kota Bandar Lampung ini tetap bisa berjalan dengan baik," jelasnya mewakili Ketua DPD KNPI Lampung Iqbal Ardiansyah.

Ia juga berharap di bawah Kepemimpinan Fitra KNPI Kota Bandar Lampung bisa melanjutkan kerja-kerja positif yang sudah dilakukan bahkan mampu memberikan kontribusi yang lebih baik lagi ke depannya.

Selanjutnya Fitrah Abung Mukmin mengucapkan terimakasih atas Kepercayaan dari DPD KNPI Provinsi Lampung kepada dirinya untuk mengemban tanggung jawab sebagai PJ Ketua DPD Kota Bandarlampung

"Ini merupakan tanggung jawab besar. Sebab KNPI ini merupakan wadah bagi organisasi-organisasi dan para pemuda. Ini merupakan tantangan tersendiri bagi saya untuk mampu memberikan kontribusi semaksimal mungkin bagi pemuda dan masyarakat di Bandarlampung," ungkapnya.

Fitrah juga mengatakan bahwa ia akan segera mengumpulkan seluruh jajaran pengurus untuk merumuskan agenda gerak yang harus di lakukan KNPI Kota Bandar Lampung ke depan. 

"Sebab berjalannya organisasi ini juga tentu tidak bisa di lepaskan dari peran serta dari seluruh pengurus yang lain untuk bersama-sama membesarkan organisasi KNPI Kota Bandarlampung yang kita cintai ini," tegasnya. (*)

25/01/23

Kapolda Lampung Terima Auidensi PJ Bupati Tulang Bawang Barat

Kapolda Lampung Terima Auidensi PJ Bupati Tulang Bawang Barat

 


Lampung - Kapolda Lampung Irjen Pol Dr Akhmad Wiyagus S.IK ,M.SI, M.M., didampingi Wakapolda Lampung Brigjen Pol Dr Umar Effendi S.IK,M.SI menerima audiensi dengan bupati tulang bawang barat, bertempat di ruang kerja Kapolda Lampung, Selasa (24/1/2023) 

Hadir dalam kegiatan tersebut karo Ops Polda Lampung Kombes Pol Sustri Bagus Setiawan,S.Sos.,M.H., Karo Rena Polda Lampung Amiludin Romfaat., S.I.K., Dir Narkoba Polda Lampung Kombes Erlin Tangjaya , Dir lantas Polda Lampung Kombes Pol Medyanta S.I.K , PJ bupati tulang bawang barat Dr. Zaidirina, S.E., M.Si.  Kadis capil Drs. Ahmad harianto.MM., Kadis Kominfo Eri budi santoso.,S.Sos.,MH., Kadis Kesehatan Majril.,S.Kep. Ns, MM., Kadis PMT Sofiyan Nur, S.Sos.,MIP., dan Kadis PUPR  Ir. Iwan mursalin.,S.Si.,MT. 

Dalam kegiatan audiensi kali ini Kapolda Lampung didampingi  Pejabat Utama, menerima langsung kunjungan audensi yang dilakukan Pj. Bupati Tulang Bawang Dr. Zaidirina beserta staf Pemerintah daerah  kabupaten Tulang Bawang Barat.

Pada Silahturahmi yang dilaksanakan diruang Kapolda membahas mengenai Program-Program yang akan dilaksanakan kedepannya oleh Pemda Tubaba

Pj. Bupati Tubaba Zaidirina dalam audiensinya mengatakan, Kami mengucapkan terima kasih Kepada Kapolda Lampung yang sudah menerima kunjungan silahturahmi kami, kunjungan kami kali ini ingin meberitahukan kepada Polda Lampung bahwa kami memiliki Program dalam pelaksanaan kerja kami yakni Pembangunan Samsat, Panic Buton serta rumah sakit khusus pengguna Narkoba. 

"Kami berharap penuh kepada Polda Lampung semoga dapat membantu Mensukseskan Program yang kami canangkan ini sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat Tubaba" Ucap Zaidirina

Di waktu yang sama Kapolda Lampung Irjen Pol Dr Akhmad Wiyagus menyampaikan apresiasi, atas program yang akan di buat oleh pemda tulang bawang barat. 

Sesuai dengan kebijakan dari bapak Kapolri tentang penegakan hukum yang berkeadilan, kami mengaharapkan pelayanan publik lainnya tetap berjalan, serta rencana rumah sakit yang telah disampaikan, bisa segera diwujudkan, ujar Kapolda. 

"Kepada Dir Narkoba Polda Lampung saya harap bekerja sama dengan BNN supaya payung hukumnya mudah-mudahan sesuai dengan harapan PJ Bupati Tubaba". tutupnya. (*) 

24/01/23

Berubah Secara Progresif Bersama BBU ITB XIX

Berubah Secara Progresif Bersama BBU ITB XIX

 


Lampung - Bulan Bakti Ubala (BBU) ITB yang memasuki tahun ke-19 kembali hadir tahun ini. BBU ITB merupakan suatu kegiatan yang diselenggarakan oleh para mahasiswa ITB asal Lampung sebagai wujud pengabdian kepada Provinsi Lampung, daerah asal mereka, setelah merantau untuk berkuliah. Seperti tahun-tahun sebelumnya, BBU ITB XIX mempersembahkan berbagai rangkaian acara yang menarik dan bermanfaat, terutama bagi para siswa SMA. Rangkaian acara tersebut meliputi BBU Online Class, BBU Membumi: Pengabdian Masyarakat, Roadshow Sekolah, LCT dan Drawing Test, Gerakan Goceng, serta Main Event. Keseluruhan acara tersebut dirancang sesuai tema yang dibawakan oleh BBU ITB XIX, yaitu perubahan progresif.

BBU Online Class

Rangkaian acara BBU ITB XIX dibuka dengan BBU Online Class yang diadakan pada 21 dan 23 Desember 2022. BBU Online Class, kelas gratis dengan pengajar mahasiswa ITB asal Lampung, dibentuk sebagai wujud dukungan kepada para pelajar yang sedang berjuang mempersiapkan ujian masuk perguruan tinggi negeri. Sekalipun diselenggarakan oleh mahasiswa asal Lampung, BBU Online Class terbuka bagi seluruh pelajar Indonesia, bahkan pelajar gapyear. Kelas yang diadakan secara daring melalui Zoom ini dihadiri oleh 224 pelajar yang siap mempelajari materi Penalaran Umum, Pengetahuan Kuantitatif, Pemahaman Bacaan dan Menulis, Pengetahuan dan Pemahaman Umum, Penalaran Matematika, Literasi dalam Bahasa Indonesia, serta Literasi dalam Bahasa Inggris. 

BBU Membumi: Pengabdian Masyarakat

Tidak hanya kepada para siswa SMA, BBU ITB XIX juga membawakan tema perubahan progresif kepada sebuah desa di wilayah Lampung melalui kegiatan BBU Membumi. Tahun ini, kegiatan yang diikuti oleh 42 massa ini dilakukan di Pekon Lugusari, sebuah desa yang berlokasi di daerah Pringsewu, pada tanggal 28-29 Desember 2022. Warga desa tersebut memiliki ketertarikan untuk membuat tapis hingga desanya mendapat julukan “Desa Wisata Tapis”. Selain tapis, masyarakat Pekon Lugusari juga sangat bersemangat dalam mengembangkan budidaya tanaman, baik di sawah maupun melalui polybag. 

Pada hari pertama, acara diisi dengan pembagian materi perubahan progresif yang dikemas dalam sebuah permainan bersama para pemuda desa. Menjelang petang, massa bersama masyarakat desa melakukan kegiatan bersama, seperti bermain bola, voli, senam, dan sebagainya. Kemudian, pada hari kedua, massa diajak untuk merasakan rutinitas masyarakat setempat, yaitu menanam di sawah. Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi digital marketing oleh mahasiswa jurusan manajemen ITB asal Lampung, Aulia Azzahra. Materi tersebut menjadi isu utama yang ingin diangkat pada kegiatan ini karena sekalipun terkenal akan karya tapisnya, pemasaran di Pekon Lugusari masih kurang efektif. Setelah pemaparan materi, massa ikut menenun tapis bersama masyarakat desa. Kegiatan BBU Membumi ditutup dengan penyerahan donasi serta plakat kepada kepala desa.

Roadshow Sekolah

Roadshow sekolah menjadi salah satu rangkaian acara BBU ITB yang sangat ditunggu-tunggu setiap tahunnya. Kegiatan ini diharapkan mampu membakar semangat para pemuda untuk terus mengejar pendidikan hingga ke perguruan tinggi, khususnya perguruan tinggi negeri. Tahun ini, BBU ITB XIX mengadakan roadshow ke 49 sekolah di Provinsi Lampung, terkecuali daerah Lampung Barat dan Pesawaran, mulai tanggal 2-13 Januari 2023. Dari 49 sekolah, delapan sekolah mendapatkan pemaparan materi secara online melalui Zoom. 

Uniknya, tahun ini, BBU ITB XIX juga melaksanakan diseminasi khusus, yaitu roadshow ke sekolah-sekolah dengan lokasi yang cenderung jauh dari pusat kota serta akses sulit. Hal ini menjadi bentuk kepedulian BBU ITB XIX agar para siswa di daerah tersebut mendapat kesempatan yang sama, dengan para siswa yang berasal dari sekolah atau daerah yang dianggap lebih “potensial”, dalam memperoleh informasi. Saat diseminasi khusus, BBU ITB XIX mengunjungi empat sekolah di daerah Tulang Bawang Barat, dua sekolah di Lampung Tengah, serta satu sekolah di Lampung Timur. Sepanjang roadshow dan diseminasi khusus, panitia membawakan materi mengenai jalur masuk PTN, fakultas dan jurusan di ITB, biaya pendidikan di ITB, beasiswa, serta materi yang secara khusus dibuat panitia, yaitu perubahan progresif.

Lomba Cepat Tepat dan Drawing Test

Tidak lupa pula, BBU ITB XIX turut  mengadakan Lomba Cepat Tanggap (LCT) dan Drawing Test sebagai wadah kompetisi para siswa serta mengenalkan mereka pada portofolio seni. Lomba Cepat Tanggap ini diselenggarakan di SMAK BPK Penabur Bandar Lampung pada 7 Januari 2023, pukul 09.30 hingga 17.00 WIB. Terdapat 19 regu, yang terdiri dari tiga peserta setiap regu, dari kelas X hingga XII di berbagai SMA/sederajat Provinsi Lampung. Materi yang diujikan pada LCT ini terdiri dari pelajaran Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi kelas X sampai XII Semester 1. Setelah melalui berbagai babak, SMA Al-Kautsar Bandar Lampung (Regu A) berhasil meraih peringkat pertama, diikuti SMAN 1 Pringsewu sebagai juara kedua, dan SMA Al-Kautsar Bandar Lampung (Regu B) sebagai juara ketiga.

Drawing Test yang diadakan keesokan harinya juga tidak kalah seru. Drawing Test diselenggarakan di lokasi yang sama dengan LCT, SMAK BPK Penabur Bandar Lampung, pada 8 Januari 2023, pukul 09.00 hingga 15.00 WIB. Drawing Test dihadiri oleh 22 peserta bertalenta dari berbagai siswa kelas X hingga XII di SMA/sederajat Provinsi Lampung. Pada Drawing Test kali ini, terdapat dua gambar yang harus dikerjakan oleh peserta, yaitu Gambar Suasana dan still-life. Pada gambar suasana, peserta diwajibkan untuk memilih satu dari tiga tema yang ditentukan panitia dan menggambarnya, sedangkan pada gambar still-life, peserta diharuskan untuk menggambar objek-objek yang berada di depan mereka, yaitu taplak meja, pisau, gelas, buah jeruk, botol semprotan, dan talenan. 

Setelah perlombaan, terdapat pemberian materi tips and tricks mengenai portofolio seni, pengenalan FSRD ITB, serta feedback mengenai hasil gambar peserta oleh mahasiswa FSRD ITB. Berdasarkan penilaian juri dan jumlah like terbanyak untuk juara favorit, ditentukan Dyah Cahyani dari SMA Al-Kautsar Bandar Lampung sebagai juara satu Drawing Test, diikuti Fatimah Abida Delbar dari SMA Al-Kautsar Bandar Lampung sebagai juara dua, Shafa Alganiyu Yazid dari SMAN 5 Bandar Lampung sebagai juara tiga, serta Siti Nurhayati dari SMAN 1 Pringsewu sebagai juara favorit. 

Gerakan Goceng

Rangkaian acara BBU ITB XIX juga dilengkapi dengan kegiatan penggalangan dana yang ditujukan untuk anak-anak Pekon Lugusari dan Panti Asuhan Maskanul Aitam Bandar Lampung. Melalui nama Gerakan Goceng, dengan Goceng yang memiliki arti lima ribu Rupiah, BBU ITB XIX berharap semua orang menyadari bahwa sekecil apapun bantuan yang kita berikan akan memberikan dampak dan kontribusi dalam membangun masa depan anak-anak yang kurang beruntung. Penggalangan dana dilakukan melalui situs Kitabisa.com sejak 17 Desember 2022 sampai 13 Januari 2023 hingga akhirnya terkumpul Rp 1.500.000,00. Sebagian dana didonasikan untuk membeli keperluan sekolah sepuluh anak-anak Pekon Lugusari, seperti pulpen, pensil, buku tulis, pensil warna, dan buku gambar. Barang donasi diberikan pada 29 Desember 2022 saat kegiatan BBU Membumi. Sebagian dana lagi didonasikan secara tunai kepada Panti Asuhan Maskanul Aitam Bandar Lampung pada 13 Januari 2023. Sekalipun sudah didonasikan dua kali, saat ini masih terdapat dana yang belum didonasikan dan penggunaannya akan segera direncanakan, tetapi yang pasti akan didonasikan untuk keperluan masyarakat Lampung.

Main Event

Main Event, yang diadakan pada 14 Januari 2023 di Gedung Sumpah Pemuda PKOR, menjadi acara puncak sekaligus penutup seluruh rangkaian acara BBU ITB XIX. Acara yang dimulai pada pukul 09.00 hingga 16.00 WIB dan dihadiri oleh 295 peserta ini diisi dengan berbagai mata acara, yaitu Talkshow “Perubahan Progresif” dengan Kak Indah Shafira Zata Dini, B.Soc.Sc, Ed.M, mahasiswa lulusan Harvard University yang berasal dari Lampung, sharing session oleh KGS M. Kaisar Dee Rabbani, mahasiswa FTI ITB yang berasal dari Lampung, orasi fakultas ITB, salam Ganesha yang menjadi salam khas ITB, stand fakultas, dan penampilan Band Artikata. Keesokan harinya, pada tanggal 15 Januari 2023, dilaksanakan Try Out secara Online melalui platform Ruang Guru. 

Seluruh kegiatan BBU ITB XIX diharapkan mampu menginisiasi perubahan progresif pada pelajar dan masyarakat Lampung. Sekalipun sudah berakhir, panitia tetap berharap, terdapat sesuatu yang tetap tersimpan dalam diri masyarakat Lampung dan dapat mereka manfaatkan untuk menciptakan Provinsi Lampung yang lebih baik lagi. Selain itu, panitia juga berharap, masyarakat dapat menyadari sekalipun mereka belum seunggul Pulau Jawa, mereka tidak tertinggal dan dapat menggapai cita-cita seperti masyarakat Pulau Jawa selama mereka mau berusaha dan perjuangan itu dilakukan terus menerus. (*)

20/01/23

Main Event BBU ITB XIX Kobarkan Semangat Perubahan Progresif dan Kenalkan ITB Melalui Berbagai Mata Acara

Main Event BBU ITB XIX Kobarkan Semangat Perubahan Progresif dan Kenalkan ITB Melalui Berbagai Mata Acara

 


Lampung - Bukan hal yang mengherankan jika mendengar kata modern dipadukan dengan kata dinamis. Saat ini, dunia cepat sekali berubah, suatu hal dapat segera tergantikan oleh hal lain. Oleh sebab itu, kemampuan beradaptasi sangat diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, sadarkah kalian bahwa perubahan tidak mudah dilakukan? Diperlukan usaha yang bertahap serta berkelanjutan untuk mencapai titik tersebut. Main Event Bulan Bakti Ubala (BBU) ITB XIX pun hadir sebagai penginisiasi perubahan progresif, terutama bagi para Pelajar Lampung. 

Bulan Bakti Ubala (BBU) ITB merupakan suatu kegiatan yang diselenggarakan oleh para mahasiswa ITB asal Lampung sebagai wujud pengabdian kepada Provinsi Lampung, daerah asal mereka, setelah merantau untuk berkuliah. Dalam rangkaian kegiatan BBU ITB XIX, terdapat mata acara Main Event yang menjadi puncak dari seluruh kegiatan. Kegiatan ini dilaksanakan pada 14 Januari 2023 di Gedung Sumpah Pemuda PKOR dan 15 Januari 2023 di platform Try Out Ruang Guru.

Kegiatan Main Event BBU ITB XIX tidak hanya diisi oleh satu kegiatan saja. Talkshow, sharing session oleh mahasiswa ITB, Orasi Fakultas ITB dan Salam Ganesha, stand fakultas, band performance, serta Try Out dapat dinikmati pada kegiatan ini. Sekalipun diisi dengan beragam mata acara, peserta hanya perlu membayar Rp30.000,00 saat periode early bird dan Rp35.000,00 saat periode normal price untuk dapat mengikuti seluruh rangkaian acara.

Pada hari-H, open gate peserta dimulai pukul 09.00 hingga 10.00 dan setelahnya dilanjutkan dengan pembukaan serta penampilan tari Sigeh Pengunten dari para panitia. Kemudian, dimulailah sesi Talkshow bertema Perubahan Progresif Untuk menjawab Tantangan Masa Depan yang dimoderatori oleh Saputra Dewa, mahasiswa Sekolah Bisnis Managemen ITB angkatan 2025, dan diisi oleh Kak Indah Shafira Zata Dini, B.Soc.Sc, Ed.M, seseorang asal Lampung yang berhasil berkuliah di Universitas Harvard.

Setelah Talkshow, dilaksanakan sesi sharing session dengan M. Kaisar Dee Rabbani, seorang mahasiswa Fakultas Teknik Industri angkatan 2021 asal Lampung yang juga merupakan content creator di TikTok dengan jumlah pengikut lebih dari 21k. Tidak terlupa, terdapat pula Orasi Fakultas ITB dan Salam Ganesha (salam khas mahasiswa ITB). Saat Orasi Fakultas, setiap fakultas memiliki perwakilan yang akan berorasi sembari memegang bendera fakultasnya.

Saat kegiatan sebelumnya berakhir, stand-stand fakultas ITB pun dibuka. Pada kesempatan ini, peserta dapat mengenal fakultas-fakultas yang ada di ITB, terutama fakultas yang mereka minati. Di setiap stand, terdapat mahasiswa yang menjaga dan senantiasa menjawab pertanyaan yang diajukan para siswa. Terakhir, kegiatan pada 14 Januari 2023 ditutup dengan penampilan dari Band Artikata, salah satu band lokal asal Lampung. Kegiatan Main Event masih berlanjut keesokan harinya dengan kegiatan Try Out SNBT secara asinkron dan daring melalui platform Ruang Guru.

“Kegiatan BBU ITB XIX yang diikuti 295 peserta ini berbeda dengan kegiatan-kegiatan lain karena menghadirkan Orasi Fakultas ITB dan Salam Ganesha yang pastinya hanya dapat ditemui di Main Event BBU ITB XIX, “ ucap Caecharo Daniel P., Ketua Divisi Acara BBU ITB XIX. (*)