Advertisement
Tulang Bawang - Kepolisian Resor
(polres) Tulang Bawang melaksanakan test urine kepada personelnya secara
mendadak saat pelaksanaan apel pagi hari Senin (05/02/2018) di
Lapangan Mapolres Tulang Bawang.
Test Urine ini
dipimpin langsung oleh Kapolres Tulang Bawang AKBP Raswanto Hadiwibowo, SIK,
M.Si bersama dengan Wakapolres Kompol Djoni Aripin, S.Sos, MM dan diikuti oleh
325 personel Polres Tulang Bawang.
Kapolres mengatakan,
bahwa kegiatan test urine secara dadakan ini sebagai bentuk nyata dari tindak lanjut
kebijakan Kapolda Lampung Irjen Pol Drs. Suntana, M.Si yang menegaskan bahwa
personel Polri khususnya Polda Lampung dan jajarannya harus bersih dari narkoba
baik itu pemakai ataupun yang menjadi backing peredaran narkoba.
“Saya sengaja
melakukan test urine dadakan pada hari ini karena saya ingin tahu apakah
personel Polres Tulang Bawang masih ada yang berani coba-coba memakai narkoba
karena dalam arahan Kapolda Lampung saat kunjungan kerja (kunker) di Mapolres
Tulang Bawang (27/01) tidak ada lagi personel Polri khususnya Polda Lampung dan
jajarannya yang masih menyalahgunaan narkoba atau menjadi backing peredaran
narkoba karena apabila masih ada dan ditemukan akan langsung dilakukan tindakan
tegas berupa PTDH (pemberhentian tidak dengan hormat) terhadap personel
tersebut”, ujarnya.
Kapolres menjelaskan,
kegiatan test urine ini wajib diikuti oleh semua personel baik itu Polki
(polisi laki-laki) maupun Polwan (polisi wanita) yang berdinas di Polres Tulang
Bawang, apalagi Polres Tulang Bawang telah resmi ditunjuk sebagai Pilot Project
ZI (zona integritas) mewakili Polda Lampung menuju WBK (wilayah bebas korupsi)
dan WBBM (wilayah birokrasi bersih dan melayani).
AKBP Raswanto
menerangkan, setelah dilakukan test urine secara dadakan, seluruh personel Polres
Tulang Bawang wajib menandatangani surat pernyataan bersih dari narkoba.
“Setelah personel
Polres Tulang Bawang menandatangi surat pernyataan bersih dari narkoba, apabila
nanti saya lakukan test urine lagi secara dadakan dan masih ditemukan ada anggota
yang memakai narkoba atau berani coba-coba untuk membackingi narkoba, maka saya
tidak segan-segan untuk melakukan tindakan tegas kepada anggota yang
bersangkutan berupa PTDH”, terangnya. (Novan/KN)

