Advertisement
Pringsewu - Anggota DPRD Provinsi Lampung, Muhammad Reza Berawi mengatakan, bahwa peraturan daerah (Perda) Rembug Desa sangat relevan untuk disosialisasikan karena mengandung nilai-nilai penting dalam menjaga kerukunan antarwarga.
Hal tersebut disampaikan pada kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosperda) Provinsi Lampung Nomor 1 Tahun 2016 tentang Pedoman Rembug Desa dan Kelurahan dalam Pencegahan Konflik di Provinsi Lampung. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pekon (Desa) Pamenang, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, Sabtu (24/1/2026).
“Dengan pemahaman yang baik, potensi konflik sosial, baik antarindividu, antaragama, maupun antarsuku dan ras, dapat diminimalisir bahkan dicegah sejak dini, khususnya di wilayah Pringsewu dan Provinsi Lampung secara umum,” ujarnya.
Selain itu, ia juga mengatakan, kegiatan sosialisasi Perda merupakan bagian dari upaya mempererat silaturahim sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait pentingnya musyawarah dalam menyelesaikan persoalan di lingkungan masyarakat.
Menurutnya, kehadiran anggota legislatif di tengah masyarakat bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk tanggung jawab dan tugas yang harus dijalankan. Ia berharap, melalui sosialisasi ini, budaya musyawarah dapat terus tumbuh dan menjadi kebiasaan dalam menyelesaikan konflik di tingkat desa maupun kelurahan.
“Materi Perda Rembug Desa akan disampaikan secara menyeluruh oleh narasumber. Harapannya, setelah mengikuti kegiatan ini, masyarakat dapat mengimplementasikan nilai-nilai yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari,” katanya
Sementara itu, Kepala Pekon Pamenang, Aminudin, mengapresiasi kehadiran Anggota DPRD Provinsi Lampung dalam kegiatan sosialisasi Perda tersebut.
“Alhamdulillah, hari ini kita bisa hadir dan bersilaturahim langsung dalam kegiatan sosialisasi Perda. Ini menjadi momentum yang baik bagi masyarakat untuk menambah wawasan,” tuturnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta yang hadir untuk mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dan direalisasikan di lingkungan masing-masing.

