Advertisement
Lampung Barat - Bupati Lampung Barat, ParosilMabsus menyerukan bahwa sektor budaya bisa menjadi sektorstrategis untuk pertumbuhan ekonomi dan kemitraan investasi jangka panjang.
Seiring dengan kian pesatnya perkembangan teknologi informasidan komunikasi, arus globalisasi juga semakin menyebar ke segenap penjuru bumi namun tidak dapat mempengaruhilunturnya peradaban seni dan budaya di Lampung Barat, salah satunya Sekura Cakak Buah.
Sebagai wujud komitmen melestarikan budaya warisan leluhur, 27 pekon di Kabupaten Lampung Barat menggelar Pesta BudayaSekura bertepatan dengan momen Idul Fitri 1447 H tahun ini. Tradisi yang hanya muncul setahun sekali ini menjadi daya tariktersendiri bagi perantau yang pulang kampung dan wisatawan.
Berikut 27 Pekon yang menyelenggarakan pesta Budaya Sekura Cakak Buah tersebut, Pekon Simpang Raya Kecamatan KebunTebu, Padang Dalom Balik Bukit, Sinar Jaya Muara Jaya II Kebun Tebu, Way Mengaku Balik Bukit, Kenali Belalau, Sukabumi Batu Brak, Sukaraja Batu Brak, Padang Cahya Balik Bukit, Way Empulau Ulu Balik Bukit, Pelita Jaya Bahway Balik Bukit, Kota Besi Batu Brak, Pekon Balak Padang Cahya Balik Bukit, Serungkuk Belalau, Puramekar Gedung Surian.
Kemudian, Sukarami Balik Bukit, Luas Batu Ketulis, SebarusBalik Bukit, Gunung Sugih Balik Bukit, Pekon Balak Batu Brak, Bahway Balik Bukit, Kegeringan Batu Brak, Bakhu Batu Ketulis, Umbulioh Sebarus Balik Bukit, Kurungan Aji Balik Bukit, Canggu Batu Brak, Watas Balik Bukit, dan Pasar Liwa Balik Bukit.
Bupati Lampung Barat mengatakan, meskipun saat ini teknologidan inovasi menjadi landasan utama kehidupan masyarakat, budaya investasi menjadi salah satu topik yang semakin relevandalam kehidupan masyarakat. Juga mempunyai peran yang penting dalam mewujudkan masa depan daerah ke arah yang lebih baik.
Namun, dalam konteks kehidupan yang penuh denganketidakpastian ekonomi, serta berbagai dinamika ekonomiglobal dan tantangan finansial individu, membangun budayainvestasi yang kuat bukan lagi sekadar opsi. Melainkankebutuhan untuk dapat memastikan kestabilan dan menciptakanpertumbuhan ekonomi jangka panjang.
"Kita harus sudah memulai gagasan besar bahwa investasi di sektor budaya adalah investasi untuk masa depan. Budaya dan ekonomi kreatif Indonesia merupakan salah satu penggerakpertumbuhan ekonomi daerah dan masyarakat," kata Parosil Mabsus.
Kepala daerah yang merupakan asli putra daerah tersebut juga turut menegaskan budaya Sekura memiliki peran membangunidentitas dan kekuatan diplomasi, sekaligus menciptakan nilaitambah ekonomi.
Dia pun menyatakan siap menyambut mitradari luar daerah yang memiliki keinginan untuk berkolaborasidalam sektor budaya asal Lampung Barat secara strategis dan berkelanjutan.
Pak Cik begitu sapaan akrabnya bagi kepala daerah dua periodetersebut mengatakan, Sekura Cakak Buah yang merupakanbudaya warisan nenek moyang khas Lampung Barat budaya kinisudah menjadi agenda event Nasional.
"Lampung Barat ini sudah memiliki dua event Nasional yang diakuin oleh Kementerian Pariwisata dan Kementerian Kebudayaan yakni Sekura Cakak Buah dan Festival SekalaBekhak," terangnya.
Dirinya mengungkapkan hal tersebut tentu menjadi kebanggaantersendiri bagi Kabupaten Lampung Barat mengingat tidaksetiap daerah memiliki budaya tergolong envent Nasional.
Olehnya, Bupati Lampung Barat meminta kepada lapisanmasyarakat khususnya para Muli Mekhanai (Bujang Gadis) tetap konsisten mempertahankan Seni dan Budaya khususnyaSekura Cakak Buah.
"Pelestarian budaya oleh generasi muda penting untuk menjagajati diri bangsa, mencegah hilangnya warisan leluhur, memupukrasa bangga, serta mempromosikan budaya lokal ke kancahinternasional melalui teknologi," pungkasnya. (ADV)




