Advertisement
Bandar Lampung – Pengelolaan jurnal ilmiah di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) terus menunjukkan perkembangan positif. Pada Reakreditasi Jurnal Ilmiah Periode III Tahun 2025, mayoritas jurnal yang diajukan berhasil meningkatkan peringkat akreditasi, sekaligus menambah jumlah jurnal terakreditasi SINTA yang dimiliki UIN RIL.
Hasil tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Nomor 355/DST/D.D1/HM.01.01/2026 tanggal 24 Juli 2026 tentang Peringkat Akreditasi Baru Jurnal Ilmiah Periode III Tahun 2025.
Pada periode ini, Desimal: Jurnal Matematika yang dikelola Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, berhasil meningkatkan peringkat akreditasi dari SINTA 3 menjadi SINTA 2.
Peningkatan serupa juga diraih Jurnal Tapis: Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam yang dikelola Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama, dari SINTA 4 menjadi SINTA 2.
Selanjutnya, Al-Dzikra: Jurnal Studi Ilmu al-Qur’an dan al-Hadits yang dikelola Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama berhasil naik dari SINTA 4 menjadi SINTA 3. Capaian serupa diraih Al-Mal: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Islam yang dikelola Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, dengan peningkatan dari SINTA 5 menjadi SINTA 3.
Dua jurnal lainnya, yakni Al Huwiyah: Journal of Woman and Children Studies yang dikelola Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), serta Revenue: Jurnal Manajemen Bisnis Islam yang diterbitkan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Intan Lampung, juga berhasil meningkatkan peringkat dari SINTA 5 menjadi SINTA 4.
Selain itu, Indonesian Journal of Islamic Theology and Philosophy (IJITP) berhasil meraih akreditasi baru SINTA 4.
Sementara itu, Ikonomika: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam yang diterbitkan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Intan Lampung memperoleh hasil reakreditasi SINTA 3.
Rektor Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D., mengapresiasi capaian tersebut sebagai hasil kerja keras para pengelola jurnal yang terus berkomitmen meningkatkan kualitas publikasi ilmiah.
Menurut Rektor, peningkatan peringkat akreditasi menunjukkan bahwa tata kelola jurnal di lingkungan UIN RIL semakin baik dan mampu memenuhi standar yang ditetapkan. Ia berharap capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh pengelola jurnal untuk terus meningkatkan kualitas artikel, tata kelola editorial, serta memperluas jejaring dan indeksasi di tingkat nasional maupun internasional.
Sementara itu, Kepala Pusat HKI, Paten, dan Publikasi Ilmiah (PHPPI) UIN RIL, Dr. Antomi Saregar, M.Pd., M.Si., menjelaskan bahwa berdasarkan pembaruan data per 3 Agustus 2026, UIN RIL kini memiliki 39 jurnal terakreditasi SINTA dari total 45 jurnal.
Rinciannya terdiri atas 4 jurnal SINTA 1, 10 jurnal SINTA 2, 11 jurnal SINTA 3, 9 jurnal SINTA 4, dan 5 jurnal SINTA 5. Bertambahnya jumlah jurnal terakreditasi tersebut berasal dari keberhasilan Indonesian Journal of Islamic Theology and Philosophy (IJITP) meraih akreditasi baru pada periode ini.
Antomi mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan terhadap pengelola jurnal di lingkungan UIN RIL.
“Pengelolaan jurnal ilmiah harus terus mengikuti perkembangan standar nasional maupun internasional. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas editor, reviewer, dan tim pengelola menjadi bagian penting agar kualitas jurnal terus meningkat dan mampu bersaing di tingkat yang lebih luas,” ujarnya.
Ia menambahkan, UIN RIL akan terus mendorong jurnal-jurnal yang belum terakreditasi maupun yang masih berada pada peringkat tertentu agar dapat meningkatkan kualitas dan memperoleh hasil yang lebih baik pada periode akreditasi berikutnya.
Capaian ini menjadi bagian dari komitmen UIN RIL dalam memperkuat budaya riset dan publikasi ilmiah yang berkualitas, sekaligus mendukung peningkatan reputasi akademik universitas di tingkat nasional maupun internasional.

