Tampilkan postingan dengan label Metro. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Metro. Tampilkan semua postingan

21/10/21

M. Dawam Rahardjo Hadiri Acara Pembayaran Ganti Rugi atas Pembangunan Bendungan Marga Tiga Tahap Satu

M. Dawam Rahardjo Hadiri Acara Pembayaran Ganti Rugi atas Pembangunan Bendungan Marga Tiga Tahap Satu



METRO - Bupati Lampung Timur M. Dawam Rahardjo Menghadiri Acara Pembayaran Ganti Kerugian Pengadaan Tanah Untuk Pembangunan Bendungan Marga Tiga Tahap 1 (satu) di Kantor Wilayah Cabang BRI Metro, Kamis (21/10/2021).

Hadir dalam acara tersebut Kepala BRI Cabang Metro, Doni, kepala BPN Lampung Timur, Aan Rosmana, Mewakili Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung, Reza Pahlevi dan Camat Marga Tiga,  Sarminsah. 

Kepala BRI cabang Metro,  Doni mengarahkan kepada para penerima ganti rugi untuk tertib dan mematuhi peraturan yang ada. 

"Hari ini kita akan laksanakan pemberian ganti rugi Pengadaan Tanah untuk Pembangunan Bendungan Marga Tiga, jadi untuk bapak ibu penerima nanti kita akan lakukan beberapa tahapan yaitu verifikasi awal, verifikasi akhir dan kemudian pemberian buku tabungan. Agar tertib kita laksanakan 30 orang untuk setiap prosesnya yang mana terbagi dalam 5 grup dan ada 5 orang teman kami sebagai koordinator ".

Dalam kesempatan yang sama Bupati Dawam berpesan kepada para penerima ganti rugi untuk dapat menggunakan dana yang di dapat dengan sebaik-baiknya. 

"Insya Allah akan diusahakan hari ini selesai kalaupun belum selesai akan tetap dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku. Alhamdulillah ini merupakan kabar bahagia tapi tetap perlu saya ingatkan untuk hati-hati dipergunakan dan dimanfaatkan dengan sebaik mungkin, misalnya untuk mengembangkan usaha".

"Sebagai wujud perhatian pemerintah kepada masyarakat yang terdampak atas pembangunan bendungan Marga Tiga, saya sangat berharap ini membawa manfaat yang besar bagi penerimanya dan bisa memberikan kemakmuran bagi keluarga kita bersama". (Rls/KN)

22/09/21

Bank Lampung & Pemkot Metro MoU  Optimalisasi Penerimaan PAD

Bank Lampung & Pemkot Metro MoU Optimalisasi Penerimaan PAD

 


Metro - Guna optimalisasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Bank Lampung dan Pemkot Metro melakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Pemanfaatan Tapping Box, Senin (20/9/2021) bertempat di Pemkot Metro. 

Penandatanganan dilakukan oleh Walikota Metro dr. Wahdi Sirajuddin, Sp.OG dan Dirut Bank Lampung Presley Hutabarat. Disaksikan oleh Wakil Walikota Metro Drs. K. Qomaru Zaman, M.A,  Sekretaris Kota Metro Ir. Bangkit Haryo Utomo,MT, Rektor Institut Teknologi Sumatera Prof.Dr.-Ing.Drs.Ir.Mitra Djamal, IPU, Asisten dan Kepala Satker Kota Metro. 

Dirut Bank Lampung Presley Hutabarat menjelaskan penandatangan MoU Pemanfaatan Tapping Box hari ini merupakan perpanjangan dari MoU yang telah dilakukan sebelumnya. 

"Hingga saat ini, Alat TappingBox yang telah terpasang di kota metro sebanyak 30 buah dengan jumlah penerimaan hasil pajak restoran, hotel, dan tempat hiburan melalui alat tapping box mencapai hingga ± Rp 75. 000.000,-/bulan, atau sampai posisi Per 14 September 2021 tercatat penerimaan pajak melalui Tapping Box sebesar Rp 678.000.000,-" jelas Presley Hutabarat. 

Penandatanganan perpanjangan MOU ini, Bank Lampung akan menyiapkan 45 unit Tapping Box tambahan untuk melengkapi total menjadi 75 unit Tapping Box sesuai MOU Pemerintah Kota metro dan PT Bank Lampug Tahun 2021. 

"Dengan penambahan ini kami harapkan pemasangan taping box dapat tersebar di seluruh tempat usaha seperti Restoran, Hotel dan tempat hiburan pada 5 kecamatan dan 22 Kelurahan/desa di seluruh Kota metro, " katanya. 

Tapping Box sendiri adalah alat yang dipasang untuk merekam transaksi antara konsumen dengan pelaku usaha guna meningkatkan PAD, selain di pasang di restoran, hotel & tempat parkir, TappingBox juga dapat dipasang untuk pajak air tanah di perusahaan-perusahaan yang ada di wilayah Kota Metro. Dengan alat ini, penerimaan daerah dapat terkontrol serta membantu meningkatkan pendapatan daerah khususnya di sektor pajak.

Bagaimana dengan pencapaian  Bank Lampung sendiri? Presley Hutabarat mengatakan sampai dengan periode akhir Agustus 2021 pencapaian Bank Lampung tumbuh positif, dimana saat ini jumlah Kredit mencapai Rp 5.6 T, Dana Pihak Ketiga (DPK) Rp 8 T, Asset Rp 10.3 T dan Laba mencapai Rp 148 M. (Rls/KN)

23/08/21

Pemkot Metro Terima CSR Dari Bank Lampung

Pemkot Metro Terima CSR Dari Bank Lampung

 


Metro, (Lampung) - Direktur Utama Bank Lampung Presley Hutabarat menyerahkan CSR ke Pemerintah Kota Metro, Senin (23/8/2021)  di kantor Pemkot Metro. 

Acara penyerahan CSR di hadiri  Walikota Metro, dr. Wahdi Sirajuddin, Sp.OG,   Wakil Walikota. Drs. K. Qomaru Zaman, M.A,  Asisten II Pemerintah Kota Metro,Bpk Ir. Yeri Ehwan, M.T dan Jajaran Kepala Satker Pemerintah Kota Metro. 

Direktur Utama Bank Lampung Presley Hutabarat mengungkapkan meski di masa Pandemi  Bank Lampung berkomitmen untuk terus memberikan Kontribusi yang tinggi bagi Pembagunan dan kesejahteraan masyarakat diantaranya melalui laba yang diberikan dalam bentuk deviden dan juga dan CSR. 

"Realisasi Penerimaan dana CSR Kota Metro Tahun 2020 yang telah dimanfaatkan senilai Rp. 527.650.000 yaitu untuk pembelian Perlengkapan Jenazah, 345 Paket Sembako, Neon Box Masjid Agung Taqwa dan Dumptruck. Hari ini yang akan diserahkan adalah perlengkapan jenazah dan paket sembako. Untuk neon box dan Dumptruck akan segera diserahkan" jelas Presley. 

Dalam kesempatan tersebut Presley  mengungkapkan rasa terima kasih kepada Walikota Metro beserta jajaran atas tambahan modal setor sebesar Rp. 2.000.000.000,- pada 10 Agustus 2021.

Saat ini saham Kota Metro menepati di peringkat ke 5 atau menguasai 6,22 % dari total modal setor Bank Lampung. 

Presley juga berharap masyarakat Kota Metro nantinya dapat lebih mencintai Bank Lampung  yang kini terus menghadirkan fitur-fitur baru. Sehingga Bank Lampung dapat terus bertahan dan berkembang di Kota Metro yang memiliki 5 Kecamatan, 22 Kelurahan, dan 165.368 Penduduk tersebut. (Rls/KN)

11/08/21

Peringati Hari Ulang Tahun Ke-4, DPC AWPI Kota Metro Gelar Sunatan Massal

Peringati Hari Ulang Tahun Ke-4, DPC AWPI Kota Metro Gelar Sunatan Massal

 


Metro, (Lampung) - Acara Sunatan Massal di gelar di sekretariat DPC AWPI Kota Metro dihadiri langsung Walikota Metro Dr.Wahdi dan wakil walikota Metro Drs.Komaru zaman MA. Waka Polsek Metro Pusat Ipda Bambang, Kadis Disporapar Tri Hendriyanto sekaligus Pembina AWPI Kota Metro, Sekretaris Diskominfo Metro Subehi, Dinkes diwakili Kasi Nuning, Beserta Anggota DPC AWPI Kota Metro.

Sunatan massal tersebut dihadiri oleh 100 anak dan dibagi dalam jangka waktu 3 hari di sekretariat DPC AWPI Kota Metro, dimulai pada hari ini Rabu, 11 Agustus 2021. Untuk pendaftaran tidak dipungut biaya sepeser pun dan ada tali asih berupa sarung, kopiah, dan ditambah sedikit uang tunai.

Walikota metro Dr.H. Wahdi,So.OG, menyampaikan, "Dalam rangka menyambut ulang tahun AWPI  ke -4 tahun, diselenggarakan kegiatan yang tentunya memberikan nilai serta manfaat kepada masyarakat saat ini adalah kegiatan sunatan massal gratis tentunya juga harus ditiru kepada siapa pun juga kepada lembaga-lembaga yang ada di kota metro,".

"Bagaimana pun juga kita harus melihat masyarakat, generasi kedepannya kita, sehingganya anak-anak kita selalu sehat itu yang paling terpenting," Jelasnya.

Di  tempat yang sama Ketua Humas DPC AWPI Kota Metro Asril Gazal menyampaikan, "Ucapan terima Kasih kepada seluruh jajaran Intansi pemkot Metro yang sudah mendukung program yang kami selenggarakan dan tak lupa juga kami ucapkan terima kasih kepada seluruh orang tua yang sudah mengizinkan putranya dalam mendukung jalannya program bakti ini," singkat Ketua Humas DPC AWPI Kota Metro sekaligus sebagai penutup. (A.hamami/KN)

06/05/21

Tim Monitoring dari Divisi IV yang Dipimpin Adi Erlansyah Pantau Pelaksanaan PPKM dan Penanganan Covid-19 di Kota Metro

Tim Monitoring dari Divisi IV yang Dipimpin Adi Erlansyah Pantau Pelaksanaan PPKM dan Penanganan Covid-19 di Kota Metro



METRO ----- Tim Monitoring pemantau pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKPM), yang dibentuk Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, melakukan pemantauan di Kota Metro, Kamis (6/5/2021).

Tim Monitoring dari Divisi IV ini dipimpin Adi Erlansyah melakukan monitoring di Kampung Relawan Kampung Tangguh Mandiri Penanggulangan Covid-19, Kelurahan Tejo Agung, Kecamatan Metro Timur, Metro.

"Saya meminta kepada jajaran Pemkot Metro untuk mengoptimalkan pelaksanaan PPKM dan PPKM Mikro dan mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19," tegas Adi Erlansyah.

Adi Erlansyah minta Pemkot Metro melaksanakan pencegahan dengan menerapkan Protokol Kesehatan 3M, penanganan dengan melakukan 3T (Testing, Tracing dan Treatment), dan pembinaan dengan mengoptimalkan Perangkat Pekon atau Kelurahan sampai tingkat RT RW, serta Pendukung Pelaksanaan penanganan Covid-19 di tingkat kelurahan.

Adi Erlansyah menjelaskan bahwa tren kasus Covid-19 di Indonesia mengalami kenaikan sebesar 2,03%. Hal ini disebabkan karena adanya peningkatan aktifitas masyarakat khususnya menjelang akhir bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.

"Terkait dengan kondisi tersebut maka Tim Monitoring Covid-19 Provinsi Lampung melakukan pemantauan guna memastikan seluruh Kabupaten/Kota mematuhi terlaksananya PPKM dan PPKM Mikro sebagaimana diatur dalam Instruksi Gubernur Nomor 1 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19," jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Metro telah menerapkan PPKM Mikro dengan menyiapkan 22 Kampung Tangguh Mandiri (KTM) dalam penanganan Covid-19.

Tak hanya itu, Ia menjelaskan bahwa hampir setiap hari Pemkot Metro melakukan kegiatan terkait penanganan Covid-19 dengan selalu berkoordinasi dengan semua kekuatan, dengan seluruh jajaran yang ada.

"Alhamdulillah kami tetap kuat, mudah-mudahan kami tetap kuat dan bisa segera menangani covid secara baik, walaupun metro zonanya sangat rawan," jelasnya.

"Dengan kekuatan yang begitu kuat, kami berupaya untuk melakukan yang terbaik dan akan lebih siap dalam menghadapi resiko apapun," tambahnya.

Qomaru Zaman mengatakan di KTM ini sudah disiapkan rumah isolasi, sehingga apabila ada masyarakat yang harus diisolasi, maka tidak boleh diisolasi dirumah lagi, namun harus diisolasi di rumah yang telah disiapkan gugus tugas. 

Sedangkan dalam menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1442 H, Qomaru menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Metro, bersama jajaran Polres dan Kodim, telah menyiapkan lima titik cek point yang mulai hari akan dilakukan pengetatan sesuai dengan protokol kesehatan kepada pendatang yang dari jauh. 

Dalam kesempatan itu, Satgas Penanangan Covid-19 Provinsi Lampung menyerahkan bantuan masker sebanyak 2.000 masker kepada jajaran Satgas Penanganan Covid-19 Kota Metro yang ditujukan untuk masyarakat Metro.

Seperti diketahui, guna meminimalisir dampak penyebaran Covid-19 akibat libur panjang perayaan Hari Raya Idul Fitri dan Mudik, serta meninjau pelaksanaan PPKM dan PPKM Berbasis Mikro, Gubernur membentuk Tim Monitoring.

Tim Monitoring ini bertugas untuk memonitor pelaksanaan Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan PPKM Berbasis Mikro di Kabupaten/ Kota se-Provinsi Lampung agar bisa meminimalisir dampak penyebaran Covid 19 akibat libur panjang perayaan Hari Raya Idul Fitri dan Mudik.

Tim juga sekaligus memonitor pelaksanakan Surat Edaran Gubernur Lampung Nomor 045.2/1652/VI.07/2021 tanggal 28 April 2021 tentang Peniadaan Mudik dan Pengetatan Pembatasan Penjalanan Orang dalam Masa Pandemi Covid-19 dan Surat Edaran Gubernur Lampung Nomor 045.2/1665/VI.07/2021 tentang Pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1442 H , Kenaikan Isa Al Masih dan Hari Raya Waisak dalam Situasi Pandemi Covid-19 di Provinsi Lampung. (Rls/KN)