Tampilkan postingan dengan label Daerah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Daerah. Tampilkan semua postingan

04/05/21

Dihadiri Bupati Mesuji Sapli, Pasar Murah Bersubsidi Pemprov Lampung Digelar Di Lapangan Harapan Jaya

Dihadiri Bupati Mesuji Sapli, Pasar Murah Bersubsidi Pemprov Lampung Digelar Di Lapangan Harapan Jaya

 


Mesuji - Bupati Kabupaten Mesuji Sapli TH menghadiri gelaran Pasar murah bersubsidi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung yang berlangsung di Lapangan Desa Harapan Jaya Kabupaten Mesuji, Selasa (4/5/ 2021).

Kegiatan Pasar Murah Bersubsidi tersebut digelar dengan menerapkan Protokol Kesehatan dikabupaten Mesuji yang dihadiri Gubernur Lampung Arinal Djunaidi diiwakili Kepala Dinas Perindag Provinsi Lampung Elvira Umihanni, Kabid Perdagangan dalam negeri Mohammad Zimmi Skil, pejabat Eselon 2 di ingkungan Pemerintah Kabupaten Mesuji sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pringsewu Neli Wati Sapli.

Dalam sambutannya Bupati Mesuji mengucapkan terimakasih kepada pihak Pemprov Lampung yang telah menyelenggarakan pasar murah dikabupaten Mesuji di bulan suci Ramadhan yang sebentar lagi akan datangnya Hari Raya Idul Fitri.

Pasar murah bersubsidi tentu sangat membantu kebutuhan rumah tangga dengan meningkatnya harga di pasar.

Menurutnya, masyarakat Mesuji sangat terbantu dengan adanya pasar murah dengan menebus harga beras Rp.9000 menjadi harga tebus murah Rp. 4000 perkilonya, gula dengan tebusan murah hanya 7000, tepung terigu hanya menebus murah 4000 dan telor hanya 17 ribu.

Ini tentu sangat membantu masyarakat Mesuji dimasa pandemi Covid-19 seperti ini, ujar Bupati Sapli, saat menyampaikan sambutan.

Sementara, Gubernur Lampung Arinal DjunaidI melalui Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung Elvira Umihanni saat membuka Pasar Murah Bersubsidi di Kabupaten Mesuji menjelaskan bahwa, sebagai lokasi kelima dengan diadakannya pasar murah bersubsidi dari lima titik pasar murah yang ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalu Dinas PERINDAG Provinsi Lampung, Alhamdulillah berjalan lancar dan sangat membantu masyarakat, ujarnya.

" Ya, tentu fenomena kenaikan harga beberapa kebutuhan bahan pokok pada Bulan Puasa selalu terjadi, untuk itu perlu diantisipasi dan tentunya Pemerintah saat ini hadir di tengah masyarakat dalam bentuk berbagai kegiatan salah satunya Kegiatan Pasar Murah Bersubsidi," kata Kadis Perindag Elvira Umihanni saat membuka kegiatan pasar murah bersubsidi.

Elvira berharap, Kegiatan Pasar Murah Bersubsidi  ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat untuk memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah dibandingkan dengan harga pasar dan menumbuh kembalikan daya beli masyarakat. 

" Pasar murah bersubsidi merupakan agenda rutin tahunan Pemprov Lampung melalui Disperindag," kata Elvira Umihanni.

Sementara, Ketua Panitia kegiatan pasar murah bersubsidi yang juga menjabat Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Lampung, M. Zimmi Skil menjelaskan bahwa, tujuan penyelenggaraan Pasar murah bersubsidi ini adalah sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Lampung untuk membantu masyarakat rentan ekonomi terutama kebutuhan bahan pokok dengan harga subsidi.

Zimmi menjelaskan bahwa pasar murah bersubsidi ini merupakan kegiatan rutin yang digelar setiap tahunnya oleh Pemerintah Provinsi Lampung dan bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten/Kota, tandasnya.(Rls/KN)

Masuk 10 Besar Provinsi Terbaik, Provinsi Lampung Raih Penghargaan Pembangunan Daerah Tahun 2021

Masuk 10 Besar Provinsi Terbaik, Provinsi Lampung Raih Penghargaan Pembangunan Daerah Tahun 2021

 


BANDARLAMPUNG --- Provinsi Lampung masuk 10 besar provinsi terbaik yang berhasil meraih Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2021. 

Penghargaan ini disampaikan saat acara Musrenbangnas Tahun 2021 dalam rangka Penyusunan RKP Tahun 2022 yang dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo dengan tema "Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural", Selasa (4/5/2021). 

Musrenbangnas Tahun 2021 ini dihadiri oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi secara virtual di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur. 

Penghargaan ini diterima Provinsi Lampung karena menjadi salah satu daerah terbaik dalam perencanaan dan pencapaian PPD Tahun 2021. 

Gubernur Arinal mengapresiasi  jajaran Pemerintah Provinsi Lampung, masyarakat dan seluruh pihak yang terlibat sehingga Lampung menjadi salah satu dari 10 Provinsi terbaik yang meraih PPD Tahun 2021. 

Sementara itu, Presiden Joko Widodo mengatakan melalui Penyusunan RKP Tahun 2022, pondasi paling awal dari pemulihan ekonomi adalah pengendalian Covid-19. 

"Kita harus mempercepat belanja pemerintah terutama berbagai bentuk bantuan sosial, padat karya serta mendorong belanja masyarakat," ujar Presiden Jokowi. 

Jokowi menyebutkan juga harus mendorong agar industri mulai bangkit, para pekerja mulai bekerja, namun tetap dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat. 

Pada kesempatan itu, Jokowi meminta semua Kementerian, Lembaga dan Pemerintah Daerah harus sinergi dalam melaksanakan dan memanfaatkan reformasi struktural. 

"Harus kita rencanakan sejak sekarang bahwa nilai tambah disektor industri harus ditingkatkan, ketahanan pangan harus meningkat dan pemulihan sektor pariwisata harus berjalan dengan baik," katanya. 

Terakhir, Jokowi menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi harus menjadi mesin bagi pemerataan pembangunan dan keadilan ekonomi, baik antar daerah maupun antar desa dengan kota. 

"Pertumbuhan ekonomi harus meningkatkan kelas UMKM kita dan semakin mampu bersaing dengan produk dari negara lain," katanya.(Rls/KN)

30/04/21

Peringati Nuzulul Quran, Gubernur Arinal Ajak Masyarakat Amalkan Al Quran

Peringati Nuzulul Quran, Gubernur Arinal Ajak Masyarakat Amalkan Al Quran


Bandar Lampung -- Gubernur Arinal Djunaidi menyelenggarakan Peringatan Nuzulul Quran 1442 H / 2021 M, bertempat di Mahan Agung, Jumat (30/04). Peringatan Nuzulul Quran 1442 H / 2021 M ini juga dihadiri oleh Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Sekda Provinsi Lampung, Bupati/Walikota se-Provinsi Lampung secara daring, Kepala OPD di Lingkungan Pemprov Lampung, Ketua MUI Provinsi Lampung.

Peringatan Nuzulul Quran bagi umat Islam memiliki nilai yang sangat strategis, yakni momentum diturunkannya kitab suci Al Quran kepada Rasulullah SAW.

Gubernur mengatakan, melalui peringatan ini diharapkan akan meningkatkan motivasi bagi masyarakat untuk lebih mencintai Al Quran, membacanya, mendalami isi kandungannya, menghayati dan mengamalkannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

"Melalui peringatan Nuzulul Quran tahun ini, saya mengharapkan dapat menjadi sarana silaturahmi sekaligus terbangun jembatan hati antara pemerintah dengan masyarakat, sehingga berbagai permasalahan sosial dan pembangunan dapat berjalan dengan baik," ucap Gubernur Arinal.

Dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 selama Ramadan dan libur Idul Fitri Tahun 2021 di Provinsi Lampung, Gubernur mengharapkan kepada ASN untuk tidak bepergian ke luar daerah, mudik maupun cuti.

Selain itu, sejalan dengan kesepakatan bersama antara Gubernur, Forkopimda Provinsi Lampung, Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung, Bupati dan Walikota se-Provinsi Lampung, Rektor UIN Raden Intan dan pengurus Majelis Ulama Indonesia Provinsi Lampung, bahwa pelaksanaan Salat Idul Fitri pada tanggal 1 Syawal 1442 Hijriah tidak dilaksanakan secara berjamaah di rumah ibadah atau di tanah lapang. Gubernur mengimbau kepada masyarakat agar menunaikan Salat Idul Fitri di rumah masing-masing.

"Saya mengimbau kepada anggota Forkopimda Provinsi Lampung, OPD terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, Instansi/Lembaga vertikal dan stakeholder terkait lainnya agar secara intensif dapat    melakukan monitoring dan evaluasi, sehingga pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri dapat berjalan dengan aman, nyaman dan khusyuk," imbau Gubernur Arinal. 

Di sela-sela acara, Gubernur Arinal didampingi Ketua TP PKK Provinsi Lampung dan Sekretaris Daerah menyerahkan secara simbolis bantuan kepada Masjid masing-masing sebesar 20 Juta di 15 Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung dan bantuan kepada Anak Yatim masing-masing sebesar 10 Juta di 15 Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung. (*/KN)

Gubernur Arinal Ikuti Rakor Pengendalian Transportasi Idul Fitri Bersama Menhub Budi Karya Sumadi dan Kasatgas Covid-19 Doni Monardo

Gubernur Arinal Ikuti Rakor Pengendalian Transportasi Idul Fitri Bersama Menhub Budi Karya Sumadi dan Kasatgas Covid-19 Doni Monardo

 


BANDARLAMPUNG --- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Transportasi pada Masa Idul Fitri 1442 Hijriah secara virtual meeting, di Mahan Agung, Jum'at (30/4/2021). 

Dalam rapat tersebut, Gubernur  membahas masalah transportasi bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Kepala Satuan Tugas Covid-19 Doni Monardo. 

Rapat ini diadakan juga untuk membahas Surat Edaran Kepala Satuan Tugas nomor 12 tahun 2021 tentang larangan Mudik hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah dan pengendalian Covid-19 selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah dan Peraturan Menteri Perhubungan nomor PM 13 tahun 2021 tentang pengendalian transportasi selama masa Idul Fitri 1442 Hijriah dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19. 

Untuk mendukung peraturan tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung mengeluarkan beberapa kebijakan berupa Instruksi Gubernur nomor 1 tahun 2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat berbasis mikro dan mengoptimalkan posko penanganan Covid-19 di tingkat Desa dan Kelurahan. 

Selain itu, Pemerintah Provinsi Lampung juga telah mengeluarkan Surat Edaran Gubernur Nomor 045.2/1308/07/2021 tentang pembatasan kegiatan berpergian ke luar daerah dan kegiatan mudik dan cuti bagi aparatur sipil negara dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19. 

Pemerintah Provinsi Lampung telah melakukan beberapa upaya seperti menentukan masa pengetatan arus mudik tanggal 22 April - 5 Mei 2021. 

"Penumpang yang akan naik pesawat, kereta api, penyebrangan dan angkutan umum diperiksa standar protokol kesehatannya dan pengecekan kelengkapan dokumen perjalanan yang sudah dipersiapkan oleh petugas seperti melampirkan surat negatif PCR atau Rapid Tast Antigen atau Genose C-19 maksimal 1x24 jam." Ujar Arinal. 

Setelah itu, akan ada masa peniadaan mudik tanggal 6 Mei - 17 Mei 2021 yaitu semua kendaraan dan penumpang dilarang melakukan perjalanan, selain yang dikecualikan dalam Surat Edaran Menteri Perhubungan nomor PM 13 tahun 2021 dan Adendum Gugus Tugas, termasuk semua kendaraan yang melintasi pos penyekatan akan diputar balikan. 

Pemerintah juga telah menetapkan 8 titik pos penyekatan yaitu, pos penyekatan Lemong, Way Tuba, Sukau, Pematang Panggang, Exit Toll KM 239, pos Seaport Bakauheni & Exit Toll Bakaheni/Hatta, Penyebrangan PT. Bandar Bakau Jaya dan Pelabuhan panjang. 

Yang terakhir masa pengetatan arus balik tanggal 18 Mei - 24 Mei 2021 yaitu penumpang di simpul transportasi yang akan melakukan arus balik akan diperikasi standar protokol kesehatannya dan akan dilakukan pengecekan kelengkapan dokumen penumpang seperti surat hasil negatif PCR atau Rapid Test Antigen atau Genose C-19 maksimal 1x24 jam oleh petugas. 

"Satu minggu sebelum Hari Raya saya bersama Forkopimda Provinsi Lampung, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Way Kanan maupun Mesuji sebagai pintu masuk ke Provinsi Lampung akan melakukan kunjungan sekaligus evaluasi dari apa yang sudah kami siapkan dalam pelaksanaannya," ujar Arinal.(Rls/KN)

Peringatan Nuzulul Quran Tahun 1442 H, Gubernur Arinal Ajak Bangun Jembatan Hati antara Pemerintah dan Masyarakat demi Kelancaran Pembangunan

Peringatan Nuzulul Quran Tahun 1442 H, Gubernur Arinal Ajak Bangun Jembatan Hati antara Pemerintah dan Masyarakat demi Kelancaran Pembangunan

 


BANDARLAMPUNG --- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi bersama jajaran Pemerintah Provinsi Lampung menggelar peringatan Nuzulul Quran Tahun 1442 H di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur, Jumat (30/4/2021). 

Pada kesempatan itu, Gubernur mengajak jajarannya membangun jembatan hati antara Pemerintah dan masyarakat demi kelancaran pembangunan.

"Bangun jembatan hati antara pemerintah dengan masyarakat, sehingga berbagai permasalahan sosial dan pembangunan dapat berjalan dengan baik," ujar Gubernur Arinal. 

Arinal juga mengajak melalui momentum peringatan Nuzulul Quran untuk membangun rasa kebersamaan, persatuan, dan kesetiakawanan dalam membangun Provinsi Lampung. 

"Sehingga menuju Rakyat Lampung Berjaya," katanya.

Diselenggarakannya peringatan Nuzulul Quran ini, lanjut Arinal, juga untuk kembali saling mengingatkan agar terus mencintai Al Quran dan menjadikannya sebagai pedoman hidup.

Mencintai Al Quran dengan cara membacanya, mendalami isi kandungannya, menghayati dan mengamalkannya dalam berkehidupan sehingga menjadi masyarakat dan bangsa yang Baldatun Thoyibatun Warobun Ghofur. 

Arinal mengatakan melalui peringatan Nuzulul Quran ini juga diharapkan dapat menjadi sarana mempererat tali silaturahmi. 

Kegiatan ini dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Ibu Riana Sari Arinal, anggota Forkopimda, para pejabat di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung dan dihadiri secara virtual oleh Organisasi Islam dan Pemerintah Kabupaten/Kota. 

Pada kesempatan itu, diserahkan bantuan kepada Masjid yang tersebar di 15 Kabupaten/Kota dengan total bantuan Rp. 300 Juta dan bantuan untuk anak yatim di 15 Kabupaten/Kota dengan total bantuan Rp. 150 Juta.(Rls/KN)

Pemprov Lampung, Dekranasda dan Bank Indonesia Bersinergi Tingkatkan Produktivitas Perajin, Gelar Workshop Bertajuk "UMKM Tetap Eksis di Saat Krisis"

Pemprov Lampung, Dekranasda dan Bank Indonesia Bersinergi Tingkatkan Produktivitas Perajin, Gelar Workshop Bertajuk "UMKM Tetap Eksis di Saat Krisis"

 


BANDARLAMPUNG --- Pemerintah Provinsi Lampung bersama Dekranasda dan Bank Indonesia bersinergi meningkatkan produktivitas dan kemandirian para perajin dengan menggelar Workshop UMKM bertajuk "UMKM Tetap Eksis di Saat Krisis", di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur, Jumat (30/4/2021). 

Workshop untuk membangun semangat para perajin dan UMKM tersebut menghadirkan Entrepreneur Mentor & Founder IKAT Indonesia Didiet Maulana.

Kegiatan ini sekaligus membangkitkan aktifitas ekonomi kreatif yang berbasis pengembangan warisan budaya Lampung yang diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan kemandirian para perajin. 

Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Ibu Riana Sari Arinal mengatakan meski pandemi memberikan dampak di seluruh sektor termasuk para perajin, namun dirinya harus terus memberikan semangat para perajin untuk tetap bangkit. 

"Mari kita ubah tantangan ini menjadi peluang, kuncinya lakukan adaptasi bisnis dan usaha, digitalisasi dan inovasi produk," ujar Ibu Riana. 

Ibu Riana mengatakan perajin Lampung harus bangkit karena melihat Lampung sendiri sangat kaya dengan budaya dan kerajinan khas daerahnya. 

Seperti tapis, celugam, belah ketupat, maduwaro, sulam usus, jalin kepang, tenun, batik, dan lainnya. 

"Saya berharap suatu saat kerajinan khas Lampung akan menembus pasar nasional bahkan internasional," katanya. 

Ibu Riana menyebutkan dengan hadirnya Didiet Maulana di Provinsi Lampung, menjadi pendorong semangat para perajin Lampung. 

"Semoga para perajin di Provinsi Lampung dapat semakin kreatif dan inovatif sehingga mampu menghasilkan produk-produk baru serta dapat meningkatkan kualitas karya dan responsif terhadap permintaan pasar," katanya. 

Sementara itu, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengatakan tidak ada alasan, perajin dan UMKM di Provinsi Lampung tidak bangkit. 

Karena menurutnya, perajin dan UMKM di Provinsi Lampung terus disupport, baik oleh Pemerintah Provinsi Lampung, Dekranasda dan pihak perbankan. 

"Tidak ada alasan ini tidak maju, karena desainernya kita hadirkan dan daya dukung perbankan juga ada. Saya mempersilahkan kepada para perajin atau UMKM di Kabupaten/Kota untuk memanfaatkan moment ini," ujar Gubernur Arinal. 

Arinal menyebutkan Lampung sendiri termasuk Provinsi yang lengkap akan budayanya, seperti memiliki bahasa daerah, tulisan atau aksara dan mempunyai karya termasuk memiliki kain batik dan tapis. 

"Batik dan tapis Lampung harus dipertahankan. Batik dan tapis ini hendaknya sebagai sumber inspirasi," katanya. 

Arinal meminta dengan hadirnya Didiet Maulana, akan lebih menguatkan tapis dan batik dari Lampung untuk dikenal masyarakat luas. 

"Semoga kehadiran Didiet Maulana dapat membangkitkan semangat dan motivasi bagi pengrajin Lampung untuk berkarya lebih baik lagi kedepan," katanya. 

Namun demikian, Arinal berharap walau mengikuti perkembangan zaman, tradisi dan adat yang menjadi identitas budaya Lampung jangan pernah berubah. 

Di tempat yang sama, Entrepreneur Mentor & Founder IKAT Indonesia Didiet Maulana mengatakan melalui workshop ini, dirinya siap membantu perajin di Provinsi Lampung untuk mengeksplor yang menjadi ciri khas masing-masing Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung. 

"Mari setiap daerah masing-masing menggali, kita akan eksplor bersama, apa yang menjadi kekhasan dan cerita dimasing-masing daerah. Mari kita saling mendukung dan berkolaborasi," ujar Didiet. 

Didiet mengaku kagum dengan karya-karya kerajinan yang dihasilkan oleh perajin di Provinsi Lampung. 

Termasuk kagum dengan dukungan yang diberikan oleh Gubernur Lampung dan Bank Indonesia. 

"Lampung sangat diberikan jalan, mulai dari Dekranasda, Bapak Gubernur dan Bank Indonesia sangat mendukung. Disini dari segala arah mendapatkan suport, hebat sekali," katanya. 

Didiet berharap dengan segala potensi yang dimiliki Lampung, menjadi upaya untuk mengundang seluruh masyarakat untuk datang ke Lampung. 

"Potensi ini menjadi undangan agar masyarakat datang ke Lampung karena Lampung mampu menghasilkan karya seindah ini," katanya.(Rls/KN)

Dekranasda dan Bank Indonesia Bersinergi Tingkatkan Produktivitas Perajin

Dekranasda dan Bank Indonesia Bersinergi Tingkatkan Produktivitas Perajin


BANDAR LAMPUNG -- Pemerintah Provinsi Lampung bersama Dekranasda dan Bank Indonesia bersinergi meningkatkan produktivitas dan kemandirian para perajin dengan menggelar Workshop UMKM bertajuk "UMKM Tetap Eksis di Saat Krisis", di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur, Jumat (30/4/2021). 

Workshop untuk membangun semangat para perajin dan UMKM tersebut menghadirkan Entrepreneur Mentor & Founder IKAT Indonesia Didiet Maulana.

Kegiatan ini sekaligus membangkitkan aktifitas ekonomi kreatif yang berbasis pengembangan warisan budaya Lampung yang diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan kemandirian para perajin. 

Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Ibu Riana Sari Arinal mengatakan meski pandemi memberikan dampak di seluruh sektor termasuk para perajin, namun dirinya harus terus memberikan semangat para perajin untuk tetap bangkit. 

"Mari kita ubah tantangan ini menjadi peluang, kuncinya lakukan adaptasi bisnis dan usaha, digitalisasi dan inovasi produk," ujar Ibu Riana. 

Ibu Riana mengatakan perajin Lampung harus bangkit karena melihat Lampung sendiri sangat kaya dengan budaya dan kerajinan khas daerahnya. 

Seperti tapis, celugam, belah ketupat, maduwaro, sulam usus, jalin kepang, tenun, batik, dan lainnya. 

"Saya berharap suatu saat kerajinan khas Lampung akan menembus pasar nasional bahkan internasional," katanya. 

Ibu Riana menyebutkan dengan hadirnya Didiet Maulana di Provinsi Lampung, menjadi pendorong semangat para perajin Lampung. 

"Semoga para perajin di Provinsi Lampung dapat semakin kreatif dan inovatif sehingga mampu menghasilkan produk-produk baru serta dapat meningkatkan kualitas karya dan responsif terhadap permintaan pasar," katanya. 

Sementara itu, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengatakan tidak ada alasan, perajin dan UMKM di Provinsi Lampung tidak bangkit. 

Karena menurutnya, perajin dan UMKM di Provinsi Lampung terus disupport, baik oleh Pemerintah Provinsi Lampung, Dekranasda dan pihak perbankan. 

"Tidak ada alasan ini tidak maju, karena desainernya kita hadirkan dan daya dukung perbankan juga ada. Saya mempersilahkan kepada para perajin atau UMKM di Kabupaten/Kota untuk memanfaatkan moment ini," ujar Gubernur Arinal. 

Arinal menyebutkan Lampung sendiri termasuk Provinsi yang lengkap akan budayanya, seperti memiliki bahasa daerah, tulisan atau aksara dan mempunyai karya termasuk memiliki kain batik dan tapis. 

"Batik dan tapis Lampung harus dipertahankan. Batik dan tapis ini hendaknya sebagai sumber inspirasi," katanya. 

Arinal meminta dengan hadirnya Didiet Maulana, akan lebih menguatkan tapis dan batik dari Lampung untuk dikenal masyarakat luas. 

"Semoga kehadiran Didiet Maulana dapat membangkitkan semangat dan motivasi bagi pengrajin Lampung untuk berkarya lebih baik lagi kedepan," katanya. 

Namun demikian, Arinal berharap walau mengikuti perkembangan zaman, tradisi dan adat yang menjadi identitas budaya Lampung jangan pernah berubah. 

Di tempat yang sama, Entrepreneur Mentor & Founder IKAT Indonesia Didiet Maulana mengatakan melalui workshop ini, dirinya siap membantu perajin di Provinsi Lampung untuk mengeksplor yang menjadi ciri khas masing-masing Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung. 

"Mari setiap daerah masing-masing menggali, kita akan eksplor bersama, apa yang menjadi kekhasan dan cerita dimasing-masing daerah. Mari kita saling mendukung dan berkolaborasi," ujar Didiet. 

Didiet mengaku kagum dengan karya-karya kerajinan yang dihasilkan oleh perajin di Provinsi Lampung. 

Termasuk kagum dengan dukungan yang diberikan oleh Gubernur Lampung dan Bank Indonesia. 

"Lampung sangat diberikan jalan, mulai dari Dekranasda, Bapak Gubernur dan Bank Indonesia sangat mendukung. Disini dari segala arah mendapatkan suport, hebat sekali," katanya. 

Didiet berharap dengan segala potensi yang dimiliki Lampung, menjadi upaya untuk mengundang seluruh masyarakat untuk datang ke Lampung. 

"Potensi ini menjadi undangan agar masyarakat datang ke Lampung karena Lampung mampu menghasilkan karya seindah ini," katanya. (Red/KN)

Pesawaran, Lampung Utara dan Lampung Timur Miliki Penduduk Termiskin

Pesawaran, Lampung Utara dan Lampung Timur Miliki Penduduk Termiskin


Lampung - Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintahan Provinsi Lampung 2020 tertanggal 23 April 2021 lalu, selain mengungkap utang pejabat dilingkungan pemprov atas kavlingan di Kota Baru, BPK RI juga mengungkap bahwa penduduk miskin di Lampung meningkat dari 12,30 % di 2019 menjadi 12,34 % di tahun 2020.

Angka kemisikinan tersebut masih berada diatas persentase penduduk miskin secara Nasional di tahun 2020 berada pada angka 9,02 %. (Sumber: BPS Lampung 2020).

Penduduk miskin di Lampung pada tahun 2020 berada lebih banyak di wilayah pedesaan yaitu sebesar 831,36 ribu jiwa, angka tersebut tercatat meningkat dibandingkan tahun 2019 sebesar 816,79 ribu jiwa.

Sedangkan di wilayah perkotaan tercatat sebesar 259,28 ribu jiwa, angka ini meningkat dibandingkan tahun 2019 sebesar 224,69 ribu jiwa.

Selanjutnya, kondisi ditingkat Kabupaten/Kota juga harus menjadi perhatian Pemprov Lampung, khususnya Kabuapten Lampung Utara sebanyak 19,3 persen, Kabupaten Pesawaran sebesar 14,76 persen dan Kabupaten Lampung Timur 14,62 persen yang merupakan 3 (tiga) Kabupaten dengan penduduk termiskin di Lampung. (red/KN)


29/04/21

Korem 043/Gatam Peringati Nuzulul Qur'an 1442 Hijriah/2021 M

Korem 043/Gatam Peringati Nuzulul Qur'an 1442 Hijriah/2021 M


Lampung - Korem 043/Garuda Hitam menyelenggarakan peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Al Ikhlas Makorem 043/Gatam, Kamis (29/4/2021). Acara tersebut diawali dengan pembacaan ayat suci Al Quran.


Pada kesempatan itu, Danrem 043/Gatam memberikan sambutan yang di bacakan Kasi Log 043/Gatam Kolonel Inf. Benny Suharto mengatakan, peringatan Nuzulul Qur’an yang kita laksanakan bersama ini, merupakan kegiatan keagamaan yang harus dilaksanakan dan dibudayakan. Namun kita ketahui bersama pandemi covid-19 di negara kita belum berakhir, oleh karena itu tetap kita terapkan disiplin protokol kesehatan dengan baik.


Tema peringatan Nuzulul Qur’an kali ini, yaitu ”aktualisasikan nilai-nilai puasa ramadhan Nuzulul Qur’an dan idul fitri 1442/H 2021 M di tengah pandemi covid-19, guna mewujudkan TNI AD yang kuat solid profesional dan di cintai rakyat”.  


Dengan tema ini, perlu tindakan yang nyata dari kita semua sebagai prajurit dan PNS Korem 043/Gatam untuk melaksanakan tugas sebaik-baiknya bagi satuan, dengan dilandasi moral dan akhlak yang mulia dalam diri kita masing-masing. Mari kita  jadikan Al Qur’an sebagai pedoman dan tuntunan dalam menerapkan  ajaran  islam   sesuai dengan apa yang terkandung  dalam  Al Qur’an, demikian harapan Danrem. (Rls/KN)

Tindaklanjuti Arahan Presiden, Pemprov Lampung Gelar Rapat Koordinasi Penanggulangan Covid-19

Tindaklanjuti Arahan Presiden, Pemprov Lampung Gelar Rapat Koordinasi Penanggulangan Covid-19


Bandar Lampung -- Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, memimpin Rapat menindaklajuti Arahan Presiden tentang Penanggulangan Covid-19 di Provinsi Lampung, bertempat di Posko Satgas Terpadu Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung Ruang Abung Balai Keratun, Kamis (29/04).

Rapat ini juga dihadiri oleh Inspektur Provinsi Lampung, Asisten I, Kepala Bappeda, Kaban Kesbangpol, Kadis Perhubungan, Kadis Kesehatan, Kadis Pendidikan, Kadis Kominfotik, Kadis PMDes & Transmigrasi, Kasatpol PP, dan Perwakilan OPD di lingkungan Pemprov Lampung.

Menindaklanjuti arahan Presiden, Gubernur Lampung melalui Sekdaprov meminta kepada seluruh pemangku kepentingan agar terus memonitor situasi perkembangan Covid-19. Salah satu upaya yang ditempuh yaitu dengan memperketat penjagaan di titik-titik masuk Provinsi Lampung.

Kepala Dinas Perhubungan melaporkan bahwa jajarannya membentuk Pos Penyekatan dari tanggal 6-17 Mei. Adapun beberapa titik pos penyekatan yang dimaksud diantaranya berlokasi di Lemong Pesisir Barat yang berbatasan dengan Provinsi Bengkulu, kemudian di Sukau Lampung Barat yang berbatasan dengan Kabupaten OKU Selatan, Way Tuba Kabupaten Way Kanan dan di exit tol Simpang Pematang Km 239 Kabupaten Mesuji, juga melakukan pengawasan di Lintas Tengah dan Timur.

Gubernur meminta langkah konkret dengan turun langsung ke lapangan melakukan pemantauan, terlebih setelah diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro bagi seluruh Kabupaten dan Kota dengan diterbitkannya Instruksi Gubernur Lampung Nomor 1 Tahun 2021.

PPKM mikro merupakan upaya menekan laju penularan Covid-19 dengan cara mengidentifikasi kasus positif pada level paling bawah dan segera dilakukan upaya isolasi (kasus konfirmasi tanpa gejala) dan karantina (bagi kontak erat).

Menyikapi Arahan Presiden dan Instruksi Gubernur Nomor 1 Tahun 2021 tersebut, Sekdaprov Lampung mengatakan akan membentuk tim lintas OPD bersama Satgas Terpadu Penanganan Covid-19 Provinsi dan Kabupaten/Kota yang bertugas untuk membuat pelaporan situasi terkini di 15 Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung yang akan diupdate setiap harinya. Sekda juga menambahkan, nantinya sampai di tingkat desa/kelurahan akan didirikan Posko Penanganan Covid-19 dan Ruang Karantina. (Red/KN)

Danrem 043/Gatam Kunjungan Kerja  Ke Batalyon Infanteri 143/ TWEJ

Danrem 043/Gatam Kunjungan Kerja Ke Batalyon Infanteri 143/ TWEJ


Lampung - Komandan Korem 043/Gatam Brigjen TNI Drajad Brima Yoga S.I.P.,M.H didampingi Ibu Ketua Persit KCK Koorcab Rem 043 PD II/Swj Ny.Epie Drajad Brima Yoga kunjungi Batalyon Infanteri 143/TWEJ  Candimas Natar Lampung Selatan, Rabu (28/4/2021).

Tiba di Batalyon, Danrem 043/Gatam beserta rombongan disambut oleh Danyonif 143/TWEJ bersama Prajurit dan Ibu-Ibu Persit dengan penampilan tarian Siger Penguten serta pengalungan Bunga kepada Danrem 043/ Gatam dan Ibu Ketua Persit KCK Koorcab Rem 043 PD II/Swj. 

Selesai acara penyambutan Danrem beserta rombongan menuju ruangan Loby Makoyonif untuk menerima paparan singkat dari Dan Yonif 143/TWEJ, Selanjutnya Danrem beserta rombongan meninjau lapangan tembak  selanjutnya Danrem 043/ Gatam memberikan pengarahan kepada para Prajurit Batalyon Infanteri 143/ TWEJ. 

Dalam arahannya Danrem menyampaikan, Selamat menunaikan ibadah puasa, semoga kita semua tetap diberi kesehatan dan kekuatan lahir dan batin. Sebagai satuan tempur andalan Korem 043/ Gatam, Danrem mengharapkan agar Prajurit Batalyon Infanteri 143/TWEJ dapat memberikan karya dan pengabdian ter baiknya kepada Bangsa dan negara Republik Indonesia. 

Selanjutnya Danrem menyampaikan agar para Prajurit untuk lebih meningkatkan Disiplin, kurangi pelanggaran sekecil apapun jaga Soliditas dan Solidaritas, hindari perselisihan TNI dan Polri, TNI dan Masyarakat dengan cara melakukan kegiatan bersama yang positif, sehingga tercipta hubungan TNI, Polri dan Masyarakat yang Harmonis. Jaga nama baik satuan, junjung tinggi norma-norma Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI. 

Diakhir pengarahannya Danrem menekankan, Tingkatkan Keimanan dan Ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dengan dilandasi rasa tanggung jawab sehingga pelaksanaan tugas pokok dapat tercapai serta Komunikasi yang baik antar atasan dan bawahan. 

Ciptakan hubungan yang harmonis dalam rumah tangga yang berpengaruh terhadap keberhasilan tugas dilapangan, kemudian Danrem mengingatkan Pandemi Covid 19 belum berakhir maka tetap jaga kesehatan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. 

Sementara itu dalam waktu bersamaan ditempat terpisah Ibu Ketua Persit KCK Koorcab Rem 043 juga memberikan pengarahan kepada Ibu-Ibu anggota Persit KCK Cabang XXXIV Yonif 143 di Aula Makoyonif 143/TWEJ.

Selesai acara pengarahan Danrem 043/Gatam berkenan memberikan bantuan sarana olah raga dan sarana kebersihan yang langsung diterima oleh Danyonif 143/TWEJ, acara pengarahan selesai Danrem 043/Gatam beserta rombongan melaksanakan Buka puasa bersama Prajurit dan Ibu-Ibu Persit melaksanakan sholat Magrib berjamaah di Mesjid Annur Mako Yonif 143/ TWEJ. 

Hadir pada kegiatan kunjungan ini Kasi Ops Kasrem 043/Gatam Kolonel Inf Slamet Winarto, Kasilog Kasrem 043/Gatam Kolonel Inf Benny Suharto S.E, Kasi Pers Kasrem 043/Gatam Erwin S.E, Kasi Intel Kasrem 043/Gatam Kolonel Inf Agus Wahyudi Irianto, Ka Bintal Rem 043/Gatam Kapten Inf Puryanto, Komandan Batalyon 143/ TWEJ Letkol Inf Triano Iqbal,S.I.P.,M.Si beserta para Komandan Kompi, para Pasi jajaran Yonif 143/TWEJ. 

Pelaksanaan kegiatan kunjungan kerja ini dilaksanakan sesuai protokol kesehatan Covid-19 dengan menjaga jarak dan menggunakan masker sesuai standar kesehatan. (Rls/KN)

27/04/21

Pemprov Lampung Raih Opini Wajar Tanpa Pengecualian Tujuh Kali Berturut Turut, BPK RI Sampaikan Apresiasi

Pemprov Lampung Raih Opini Wajar Tanpa Pengecualian Tujuh Kali Berturut Turut, BPK RI Sampaikan Apresiasi



BANDARLAMPUNG -----Pemerintah Provinsi Lampung kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI Perwakilan Lampung atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2020.

Dengan raihan WTP ini, maka Provinsi Lampung telah tujuh kali secara berturut-turut meraih WTP.

BPK RI, melalui Anggota V BPK RI yang juga Pimpinan Pemeriksaan Keuangan Negara V, Bahrullah Akbar mengapresiasi prestasi ini.

"Prestasi ini akan menjadi momentum untuk mendorong terciptanya akuntabilitas dan tranparansi pengelolaan keuangan daerah," jelas Bahrullah, saat penyerahan LHP dalam Sidang Paripurna Istimewa, Ruang Sidang DPRD Provinsi Lampung, Selasa (27/4/2021). 

Dalam kesempatan itu, Bahrullah Akbar menyampaikan beberapa hal yang harus diperbaiki ke depannya. Di antaranya, belum diterapkannya pajak kendaraan bermotor seluruhnya atas kendaraan kepemilikan yang sama, dan adanya pelaksanaan kerjasama operasi aplikasi sistem informasi manajemen rumah sakit yang harus sesuai dengan ketentuan.

Untuk itu, dirinya meminta agar Pemprov Lampung menyelesaikan persoalan tersebut. 

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menjelaskan bahwa sidang ini merupakan momentum yang penting dalam proses pengelolaan keuangan daerah Pemerintah Provinsi Lampung dalam rangka terwujudnya transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

Terlebih pada saat ini, Provinsi Lampung masih berjuang melawan virus covid-19  yang tidak hanya mengancam kesehatan tetapi juga mengganggu kinerja dan aktifitas sehari-hari.

Namun berkat semangat dan kerja sama dari berbagai pihak, Lampung masih mampu beraktifitas dengan diiringi adaptasi di berbagai sendi-sendi kehidupan. "Untuk itu, saya mengucapkan terima kasih, atas segala kerja sama yang telah terjalin," ujar Gubernur.

Pada Kesempatan itu, Gubernur Arinal juga menyampaikan ucapan terima  kasih kepada Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Lampung beserta jajaran yang telah melakukan pemeriksaan (auditing) baik atas Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten/Kota sebagai upaya dalam rangka   menciptakan good governance khususnya dilingkungan Pemerintah Provinsi Lampung serta Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.  

"Syukur Alhamdulillah bahwa Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2020 telah selesai disusun dan telah diaudit sesuai prosedur oleh BPK RI bahkan pada tahun ini, Laporan Hasil Audit dari BPK Provinsi Lampung dapat diterima lebih cepat dari waktu-waktu sebelumnya," kata Arinal.

Arinal mengapresiasi semua pihak yang melaksanakan proses tersebut menjadi lebih cepat, dan tepat waktu. Dia berharap di masa yang akan datang, kualitas Laporan Keuangan juga dapat terus ditingkatkan.

"Secara bersama-sama kita telah menyimak hasil audit   Laporan Keuangan   Pemerintah Provinsi Lampung yang memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian. Opini BPK RI tersebut adalah bentuk dari tanggung jawab dan hasil kerja keras kita semua, baik dari OPD selaku entitas akuntansi, OPD selaku entitas pelaporan dan DPRD sebagai pihak legislatif," ujar Gubernur Arinal.

Gubernur mengajak semua pihak menyadari kebersamaan yang telah dicapai itu.

"Kita sadari bersama bahwa opini WTP terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2020 yang diberikan oleh BPK RI pada hakekatnya merupakan suatu pencapaian atas kinerja Pengelola Keuangan Pemerintah Provinsi Lampung yang selama ini kita lakukan," tambahnya.

Gubernur Arinal juga mengucapkan terimakasih atas segala masukan, koreksi dan langkah langkah perbaikan  selama proses pemeriksaan tersebut. Meski diakuinya ada berbagai hal yang harus diperbaiki ke depan dalam  menyusun Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Provinsi Lampung.

Selanjutnya dalam upaya perbaikan, Pemprov Lampung  telah menyusun rencana aksi (Action Plan) agar tindak lanjut hasil audit dapat terselesaikan tepat waktu.

"Kemudian setelah penyampaian Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI ini maka dalam waktu  dekat akan kami sampaikan Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2020 kepada DPRD untuk dibahas dan ditetapkan menjadi Peraturan Daerah," ujar Gubernur Arinal. (Rls/KN)

25/04/21

Terima Kunjungan Wakil Ketua Umum Kadin Anindya N. Bakrie, Gubernur Arinal Promosikan Keunggulan Pariwisata dan Pertanian Lampung

Terima Kunjungan Wakil Ketua Umum Kadin Anindya N. Bakrie, Gubernur Arinal Promosikan Keunggulan Pariwisata dan Pertanian Lampung

 


BANDARLAMPUNG ----- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menerima kunjungan Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya N. Bakrie beserta rombongan, di Mahan Agung, Bandarlampung, Minggu (25/4/2021).

Dalam kesempatan itu, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mempromosikan sejumlah potensi dan keunggulan yang dimiliki Lampung, seperti sektor pariwisata dan sektor pertanian secara luas.

"Tentunya berbagai potensi dan keunggulan ini harus ditata dan dikelola dengan baik," ujar Gubernur Arinal.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Arinal juga mengajak Kadin Lampung untuk bersama-sama membangun Lampung.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya N. Bakrie, menuturkan bahwa kunjungannya ini merupakan sowan kepada Pak Gubernur. "Bagaimanapun juga Lampung adalah daerah asal muasal nenek moyang. Kalau ke sini, gak pas kalau gak ada pak Gubernur, jadi kita sowan," jelas Anindya Bakrie.

Anindya mengatakan Gubernur Arinal banyak memberikan masukan tentang potensi di Lampung.

"Alhamdulillah Pak Gubernur banyak memberikan masukan potensi di Lampung, mulai dari kopi, lada, singkong, termasuk daging yang menjadi salah satu andalan," jelas jelas Anindya Bakrie.

Dari sisi pariwisata, Anindya menilai perlu digalakkan lagi. "Dari sisi sektor Pariwisata ini sangat digenjot, tentunya berbarengan dengan pertanian, perkebunan, dan lainnya,"  tambahnya.

Dari diskusi bersama Gubernur, Anindya Bakrie, menilai bahwa sosok Gubernur Arinal sebagai putra Lampung sangat patut untuk didukung dalam membangun Lampung.

Turut hadir dalam acara ini, Ketum Kadin Lampung Muhammad Kadafi, Ketum Kadin NTB H. Faurani, Ketum Kadin Papua Barat Imanuel Yenu, Ketum Kadin Gorontalo Muhalim Litty, Ketum Kadin Kepri Maruf Maulana, serta rombongan sari Kadin Pusat. (Rls/KN)

24/04/21

Dialog Interaktif FSTV, Gubernur Arinal Ajak Pemangku Kepentingan Perkuat Kembali Komitmen Penanganan Covid-19

Dialog Interaktif FSTV, Gubernur Arinal Ajak Pemangku Kepentingan Perkuat Kembali Komitmen Penanganan Covid-19

 


BANDARLAMPUNG ---  Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengajak para pemangku kepentingan memperkuat kembali komitmen penanganan Covid-19 di Provinsi Lampung. 

Hal itu disampaikan Gubernur Arinal saat Dialog Interaktif terkait penanganan Covid-19 di Provinsi Lampung, di Hotel Emersia, Sabtu (24/4/2021). 

Kegiatan ini hasil kerjasama Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Komisi V DPRD Provinsi Lampung dan Fajar Surya Televisi (FSTV). 

Hadir dalam kesempatan ini Ketua DPRD Provinsi Lampung Mingrum Gumay, Ketua Komisi V DPRD Provinsi Lampung Yanuar Irawan dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana. 

Pada kesempatan itu, Pemerintah Provinsi Lampung bersama DPRD Provinsi Lampung dan stakeholder terkait terus membangun koordinasi dalam melakukan penanganan Covid-19. 

Menurut Gubernur Arinal, koordinasi ini menjadi salah satu kata kunci keberhasilan dalam menekan angka Covid-19 di Provinsi Lampung. 

"Kita menyadari urusan Covid-19 ini tidak hanya ditangani oleh Gubernur saja, tetapi kita semua, baik dengan Bupati/Walikota, TNI, Polri, tokoh agama, pengusaha dan instansi terkait lainnya," ujar Gubernur Arinal. 

Arinal mengatakan pekan ini juga akan kembali mengundang para Bupati/Walikota untuk memperkuat kembali komitmen dalam penanganan Covid-19 sekaligus menindaklanjuti arahan dari Pemerintah Pusat pada rapat kemarin. 

"Senin esok kita akan undang Bupati/Walikota, kita akan kembali tegaskan jangan sampai kita lengah dan lalai," katanya. 

Arinal mengatakan upaya yang harus dilakukan dalam menekan angka Covid-19 ini salah satunya melakukan pengetatan di tingkat desa. 

"Saya juga akan menegaskan kepada Bupati/Walikota untuk melakukan pengawasan ditingkat desa," katanya. 

Pada kesempatan itu, Arinal menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran kesehatan yang terus berupaya keras menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19. 

"Mari kembali kita merapatkan barisan untuk turun bersama. Mari terus bekerja tanpa mengenal hari agar Covid-19 hilang khususnya di Provinsi Lampung," katanya. 

Acara ini juga dihadiri para Direktur Rumah Sakit di Provinsi Lampung, Lembaga Bantuan Hukum Kesehatan Indonesia Sejahtera (LBH KIS) dan instansi terkait. 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana mengatakan salah satu fokus dalam menekan angka Covid-19 ini adalah menjaga lansia agar tetap sehat. 

"Sudah ada perintah kita harus mengejar lansia terutama dalam pelaksanaan vaksinasi," ujar Reihana. 

Reihana menyebutkan pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan Kabupaten/Kota seperti penanganan lansia dirumah Panti Jompo dan Pos Binaan Terpadu (Posbindu). 

"Panti jompo harus diperhatikan karena lansia disana perlu sehat dan Posbindu karena yang datang adalah lansia termasuk yang mempunyai penyakit penyerta (komorbid) dan jika ada komorbid harus segera kita intervensi," katanya.(Rls/KN)

23/04/21

Cegah Meluasnya Penyebaran Covid-19, Pemprov Lampung Lakukan Ikar Bersama Komunitas Kendaraan untuk Tidak Mudik Lebaran

Cegah Meluasnya Penyebaran Covid-19, Pemprov Lampung Lakukan Ikar Bersama Komunitas Kendaraan untuk Tidak Mudik Lebaran

 


BANDARLAMPUNG ----- Jajaran Pemerintah Provinsi Lampung menandatangani Ikrar Komitmen Bersama untuk Tidak Mudik Lebaran Tahun 2021, di Lapangan Korpri, Kantor Gubernur Lampung, Jumat pagi (23/4/2021) 

Sekda Provinsi Lampung Fahrizal Darminto, selaku pimpinan apel penandatanganan ikrar tersebut, mengatakan penandatanganan ikrar tersebut untuk menjaga keselamatan masyarakat Lampung dari tingginya angka penularan dan kematian akibat Covid-19. 

Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi Lampung meniadakan mudik Lebaran dari Tanggal 6 – 17 Mei 2021 melalui surat edaran Gubernur.

Dalam arahan Gubernur Arinal Djunaidi sebagai Kasatgas Covid-19 Provinsi Lampung, yang disampaikan Sekdaprov Fahrizal, diungkapkan bahwa sesuai dengan Arahan Presiden Joko Widodo, semua pihak harus tetap mencegah penyebaran Covid-19 agar tidak lebih meluas lagi. 

Hal ini berdasarkan hasil penelitian bahwa pada setiap pelaksanaan mudik angka penyebaran Covid-19 makin meningkat.

“Untuk mengatasi hal tersebut, Pemerintah telah melakukan berbagai upaya dalam mencegah penyebaran dengan menerbitkan kebijakan tentang larangan mudik. Langkah kebijakan yang diambil ini bertujuan untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19," ujar Sekdaprov Fahrizal.

Fahrizal menjelaskan bahwa larangan mudik ini juga berlaku untuk semua ASN, TNI/Polri, BUMN, karyawan swasta maupun pekerja mandiri dan seluruh masyarakat.

“Sehubungan dengan hal tersebut perlu adanya komitmen, dukungan, dan sinergitas dari semua pihak untuk mendukung kebijakan pemerintah agar dapat berjalan optimal," ujar Fahrizal.

Komitmen ini juga termasuk komunitas otomotif  Lampung yang berkomitmen mendukung suksesnya kebijakan pemerintah untuk tidak mudik Lebaran tahun 2021 guna mencegah penyebaran Covid-19.

Pemprov Lampung berharap dengan adanya penandatanganan komitmen bersama ini dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk tidak mudik lebaran tahun 2021 yang menjadi tujuan dari Pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19 dapat tercapai. (Rls/KN)

22/04/21

Talkshow Memperingati Hari Kartini dan Hari Bumi 2021, Ketua Kwarda Pramuka Chusnunia Chalim Ajak Generasi Muda Bangun Karakter Kebangsaan

Talkshow Memperingati Hari Kartini dan Hari Bumi 2021, Ketua Kwarda Pramuka Chusnunia Chalim Ajak Generasi Muda Bangun Karakter Kebangsaan

 


BANDARLAMPUNG --- Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) mengajak generasi muda di Provinsi Lampung membangun karakter kebangsaan dan meningkatkan kedisiplinan untuk mewujudkan generasi muda yang tangguh menghadapi tantangan zaman.

Hal itu disampaikan Wagub Nunik dalam talkshow memperingati Hari Kartini dan Hari Bumi Sedunia tahun 2021, di Pasar Kuliner Tradisional (Sakura), Kwarda Lampung, Kamis (22/4/2021). 

Pada kesempatan itu, Nunik mengatakan sama halnya dengan Pramuka, perempuan juga harus tangguh melanjutkan perjuangan RA Kartini dengan situasi dan kondisi perkembangan zaman saat ini. 

"Selamat Hari Kartini untuk seluruh perempuan istimewa di seluruh Indonesia, khususnya di Provinsi Lampung," ujar Nunik. 

Nunik mengatakan Pramuka menjadikan sesorang membangun karakter dan juga rasa kedisiplinan. 

Melalui Pramuka ini juga, Nunik menyebutkan hal-hal positif bisa terbangun. Ini juga menjadi kunci sukses dirinya hingga menghantarkannya menjadi Wakil Gubernur Lampung. 

"Tidak pernah bermimpi hingga seperti ini, kuncinya adalah selalu berfikir positif, bersikap positif dan berada dilingkungan positif, salah satunya mengikuti gerakan pramuka," katanya. 

Nunik berharap Kwarda Gerakan Pramuka Lampung bisa hadir di tengah masyarakat hingga sampai ke desa sekaligus mempersiapkan generasi muda penerus bangsa. "Mari bergerak bersama," katanya. 

Pada kesempatan itu, diserahkan bantuan uang tunai untuk membantu musibah bencana alam banjir di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan bantuan sebuah kursi roda untuk warga yang membutuhkan. (Rls/KN)

21/04/21

Rakor Lintas Sektoral 2021, Gubernur Arinal Bersama Kapolda Ikuti Arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Terkait Kesiapan Pengamanan Idul Fitri 1442 H

Rakor Lintas Sektoral 2021, Gubernur Arinal Bersama Kapolda Ikuti Arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Terkait Kesiapan Pengamanan Idul Fitri 1442 H


BANDARLAMPUNG ---- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Kapolda Lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno mengikuti arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terkait kesiapan pengamanan Idul Fitri 1442 H di masa pandemi Covid-19, dalam Rakor Lintas Sektoral 2021, di Ruang Rapat Utama Polda Lampung, Mapolda Lampung, Rabu (21/4/2021).

Dalam arahannya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menjelaskan bahwa Rakor ini merupakan tindaklanjut arahan dari bapak Presiden terkait hal-hal yang harus dilakukan menghadapi Idul Fitri di masa pandemi Covid-19.

Menurut Kapolri, berdasarkan angka kasus covid-19, per tanggal 18 april 2021 jumlah kasus aktif di Indonesia adalah 105.859. Angka ini menurun 4.099 dari 109.958 kasus pada 11 april 2021. Adapun 5 (lima) Provinsi dengan penambahan kasus tertinggi berturut-turut antara lain DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Riau dan Jawa Timur.

Dalam kesempatan itu, Kapolri juga menyampaikan peningkatan kasus aktif Covid19 yang terjadi pada hari libur yaitu pada Libur Idul Fitri 2020 dengan jumlah harian naik 93% dan jumlah kematian mingguan naik 66%.

Libur panjang 20 - 23 Agustus 2020 dengan jumlah kasus harian naik 119% dan jumlah kematian mingguan naik 57%. Libur Panjang 28 oktober  - 1 November 2020 dengan jumlah kasus harian naik 95% dan jumlah kematian mingguan naik 75%.

Dan Libur Tahun Baru 24 Desember -  3 januari 2021 dengan jumlah kasus harian naik 75% dan jumlah kematian mingguan naik 46%.

“Saat ini kita akan menghadapi Idul Fitri 1442H. Untuk itu, perlu dilakukan langkah-langkah antisipasi sehingga laju pertambahan Covid-19 dapat kita tekan, salah satunya dengan sosialisasi pelarangan mudik, penerapan protokol kesehatan seperti 3M dan 3T,” jelas Kapolri.

Seperti diketahui, tujuan utama mudik adalah untuk bertemu keluarga khususnya orang tua di kampung halaman masing-masing. Namun Kelompok yang paling terdampak adalah lansia, di mana kelompok lansia 48,3% kasus meninggal dunia.

“Dari 21.553.118 sasaran vaksinasi kelompok lansia baru mencapai 2.201.855 orang dosis pertama (10.22%) dan 932.524 orang dosis kedua (4,33%). 

Polri, menurut Kapolri, selalu menempatkan keselamatan masyarakat sebagai hukum tertinggi. Pelarangan mudik ini merupakan upaya tepat dalam mengantisipasi lonjakan Covid-19 sampai dengan terbentuknya hard immunity,” jelas Kapolri.

Dalam melakukan upaya pencegahan mudik, pihak kepolisian juga akan melakukan penyekatan secara ketat, melakukan pemeriksaan administrasi perjalanan, dan mengantisipasi jalur-jalur tikus, serta upaya lainnya.

Lebih lanjut, Jenderal Listyo menuturkan bahwa Polri akan melaksanakan Ops Ketupat 2021 selama 12 hari yang akan dilaksanakan dari tanggal 6 - 17 Mei 2021 dengan melibatkan 171.457 personel, dan akan melakukan pengamanan disejumlah objek seperti masjid, pusat pembelanjaan, objek wisata, terminal bus, pelabuhan, stasiun, dan bandara.

Rakor Lintas Sektoral ini turut diikuti Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan sejumlah Menteri Indonesia Maju. 

Secara umum, lintas sektoral sepakat menyamakan persepsi untuk menindaklanjuti kebijakan larangan mudik Lebaran kepada masyarakat. Hal itu mengingat sebagai upaya untuk menekan laju pertambahan Covid-19.

Sementara itu, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menuturkan bahwa ada banyak langkah-langkah yang harus dilakukan terkait pengamanan menghadapi Idul Fitri. Apalagi Lampung sebagai pintu gerbang Sumatera, tentu harus ekstra dalam melakukan penanganan.

"Jangan sampai mudik berjalan tapi darurat kesehatan menjadi persoalan baru. Sementara kita dalam melakukan tata kelolanya terbaik ditingkat Nasional. Yang mana hari ini sudah meningkat cukup tajam dari beberapa kabupaten. Peningkatan tersebut tidak lain karena kehadiran saudara-saudara kita dari luar," ujar Gubernur Arinal.

Oleh karena itu, lanjut Gubernur Arinal, dirinya bersama Kapolda Lampung akan menindaklanjuti arahan Kapolri, yang lebih substansial bersama ASDP, Kabupaten Lampung Selatan, Way Kanan, dan Mesuji yang merupakan pintu-pintu masuk untuk bagaimana melakukan pengendalian.

"Nanti kita akan tentukan rapat kebijakan khusus yang merupakan hilirisasi dari perintah Kapolri," jelas Gubernur. (Rls/KN)

Pemprov Lampung Dukung Kemitraan Pertashop Melalui BUMD/BUMDes, Diharapkan Dorong Perkembangan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Desa

Pemprov Lampung Dukung Kemitraan Pertashop Melalui BUMD/BUMDes, Diharapkan Dorong Perkembangan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Desa


BANDARLAMPUNG ------Pemerintah Provinsi Lampung mendukung rencana kerjasama kemitraan Pertashop dari PT Pertamina Retail dengan BUMD/BUMDes di Provinsi Lampung dalam mengembangkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan pertumbuhan ekonomi di pedesaan.

Hal itu diungkapkan Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim saat beraudiensi dengan PT Pertamina Retail dalam rangka rencana kerjasama PT Pertamina Retail dengan BUMD Provinsi Lampung, di Ruang Kerjanya, Rabu (21/4/2021).

"Pemprov berharap Pertashop menjadi peluang bagi setiap BUMDes untuk bisa mengembangkan potensi yang dimilikinya secara mandiri sesuai kebutuhan masing masing dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat," ujar Wagub Chusnunia.

Seperti diketahui, PT Pertamina Retail Sales Area Sumatera tahun 2021 memiliki program kerjasama bisnis dengan BUMD seperti Kemitraan Keagenan LPG PSA 3 Kg melalui BUMD, yang bertujuan untuk stabilisasi dan standarisasi harga LPG 3 Kg di pasaran serta menjaga ketersediaan stok LPG 3 Kg dan menjadi role model bagi keagenan LPG 3 Kg yang lain.

Bukan hanya itu, Kemitraan Pertashop melalui BUMD/BUMDes yang merupakan lembaga penyalur pertamina skala kecil, diharapkan dapat melayani kebutuhan konsumen non public service obligation (non subsidi) di wilayah yang belum atau tidak dilayani oleh Pertamina, berupa outlet LPG, BBM, Pelumnas, Retail dan Cafe.

Wagub Chusnunia juga berharap PT. Pertamina (Persero) dalam program Pertashop di Desa, tidak hanya mendekatkan layanan BBM kepada masyarakat tetapi akan turut pula menumbuh kembangkan potensi Desa.

Selain itu, turut juga mengembangan UMKM, mendorong tumbuhnya inovasi desa melalui kemitraan dengan meningkatkan kapasitas pemerintahan Desa melalui pengembangan program kerja sama kemitraan.

“Pemprov Lampung berharap kehadiran Pertashop dapat meningkatkan perekonomian di pedesaan, terlebih di masa pandemi Covid-19 ini, di mana dampaknya bukan hanya di sektor kesehatan saja, tetapi juga di sektor ekonomi,” ujarnya.

Kehadiran Pertashop juga bertujuan agar tepat sasaran, terutama bagi daerah yang membutuhkannya. Sehingga dapat benar benar dirasakan manfaatnya bagi masyarakat dalam menikmati harga seperti SPBU dan kualitas produk serta takaran sama dengan SPBU.

“Saya berharap, Pertashop dan Pertamina Retail (pelumas dan gas elpiji) ini akan mendorong perkembangan UMKM, Desa Mart, Bumdes Mart, warung desa sehingga memicu pusat pertumbuhan ekonomi bangsa," ujar Wagub. (Rls/KN)

20/04/21

Rakor Bersama Wakil Ketua KPK, Gubernur Arinal Ajak Bupati/Walikota Satukan Langkah Cegah Korupsi demi Mewujudkan Clean dan Good Governance

Rakor Bersama Wakil Ketua KPK, Gubernur Arinal Ajak Bupati/Walikota Satukan Langkah Cegah Korupsi demi Mewujudkan Clean dan Good Governance

 


BANDARLAMPUNG --- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengajak Bupati/Walikota dan seluruh elemen menyatukan langkah mencegah korupsi demi mewujudkan clean dan good governance. 

Hal itu disampaikan Gubernur Arinal saat Rapat Koordinasi Program Pencegahan Korupsi Terintegrasi 2021 bersama Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango di Gedung Pusiban, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Selasa (20/4/2021). 

"Pemerintah Provinsi Lampung sendiri terus berkomitmen dalam berbagai upaya pencegahan korupsi di Wilayah Lampung," tegas Gubernur Arinal. 

Komitmen itu, kata Arinal dengan membuat kebijakan yang terkait dengan pencegahan dan pemberantasan korupsi, baik dalam bentuk Peraturan Gubernur maupun Keputusan Gubernur. 

Namun demikian, berbagai upaya tersebut tentunya juga membutuhkan dukungan dari masyarakat. 

Menurutnya, upaya pencegahan korupsi tidak boleh hanya menjadi sebuah slogan, tetapi harus disinergikan olah seluruh pemangku kepentingan dan seluruh lapisan masyarakat. 

"Peran serta dan upaya untuk membangkitkan kesadaran masyarakat perlu terus dilakukan sehingga program pemberantasan korupsi dapat berjalan secara efektif dan berkesinambungan," katanya. 

Arinal menyebutkan untuk menjaga sinergi pencegahan korupsi, Pemerintah Provinsi Lampung juga telah melaksanakan berbagai aktivitas yang bekerjasama dengan berbagai pihak. 

Seperti, penguatan komitmen Kepala Daerah dalam pelaksanaan pembinaan pengawasan, pembentukan Unit Pengaduan Masyarakat/ whistle blowing system (WBS) dan Unit Pengendali Gratifikasi yang bekerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi. 

Kemudian, pelaksanaan Monitoring Control for Prevention (MCP) dan aksi pencegahan Korupsi melalui strategi nasional pencegahan korupsi (Stranas PK). 

"Termasuk pelaporan e-LHKPN bagi Wajib Lapor Aparatur Sipil Negara di Provinsi Lampung, Penguatan Sistem Pengendalian Internal Pemerintah (SPIP) dan Pembentukan Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Seber Pungli) Bersama Polda Lampung dan Kejaksaaan Tinggi Lampung," katanya. 

Seperti diketahui, berdasarkan Monitoring Centre for Prevention (MCP) atau tata kelola pemerintahan, capaian Progres MCP Provinsi Lampung Tahun 2020 senilai 81%. 

Pemerintah Provinsi Lampung berdasarkan Rilis Laporan Pelaksanan Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) Triwulan VIII tahun 2020 mendapat predikat Provinsi yang memiliki Performa Kategori Baik. 

Arinal mengimbau Bupati/Walikota agar terus meningkatkan Kerjasama pencegahan Korupsi dengan berbagai Pihak serta menguatkan komitmen dalam penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan akuntabel. 

"Saya yakin dan percaya, bahwa aksi pencegahan korupsi akan berjalan dengan Optimal mana kala kita semua secara bersama-sama, saling bahu-membahu, dan berkomitmen," katanya. 

Pada bagian lain, Arinal mengatakan ada beberap hal yang menjadi perhatian untuk Bupati/Walikota. 

Seperti, Bupati/Walikota agar menertibkan pajak daerah khususnya pajak air bawah tanah dengan perhitungannya tidak memberatkan para pengusaha. 

"Kemudian, agar mempertahankan keberadaan kawasan hutan, mengingat kondisi kerusakan hutan yang semakin meningkat di Provinsi Lampung," katanya. 

Sementara itu, Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango mengatakan sebagai mitra pemerintah, KPK melalui Direktorat Koordinasi dan Supervisi Wilayah II siap menjembatani Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten/Kota dengan Kementerian atau lembaga terkait terhadap persoalan yang terjadi di daerah. 

"Jadikan KPK sebagai mitra, jadi jangan sungkan apabila ada hal yang perlu disampaikan kepada Direktorat Koordinasi dan Supervisi Wilayah II, kami akan menjembatani kepada Kementerian atau lembaga terkait," ujar Nawawi. 

Nawawi menyebutkan KPK juga siap menjalin koordinasi dengan instansi yang berwenang melaksanakam pemberantasan tindak pidana korupsi. 

"Dan juga instansi yang bertugas melaksanakan pelayanan publik," katanya. 

Rangkaian kegiatan Pencegahan Korupsi Terintegrasi 2021 di Provinsi Lampung ini dilaksanakan dari tanggal 19-22 April 2021. 

Selain Bupati/ Walikota, kegiatan ini juga dihadiri Wakil Direktur Utama PLN Darmawan Prasojo dan Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Lampung Yuniar Hikmat Ginanjar. 

Pada kesempatan itu, dilakukan penyerahan sertifikat sebanyak 1.134 bidang kepada Pemerintah Daerah dan PT. PLN meliputi sertifikat hak pakai Pemerintah Provinsi Lampung 194 bidang, sertifikat hak pakai Pemerintah Kabupaten/Kota 483 bidang dan sertifikat hak guna bangunan PT. PLN 457 bidang.(Rls/KN)

19/04/21

Gubernur Arinal Djunaidi Serahkan Dokumen LKPJ Kepala Daerah Tahun 2020 kepada Ketua DPRD Provinsi Lampung Mingrum Gumay

Gubernur Arinal Djunaidi Serahkan Dokumen LKPJ Kepala Daerah Tahun 2020 kepada Ketua DPRD Provinsi Lampung Mingrum Gumay

 


BANDARLAMPUNG --- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyerahkan dokumen Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Kepala Daerah Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2020 kepada Ketua DPRD Provinsi Lampung Mingrum Gumay dalam Rapat Paripurna DPRD, di Ruang Sidang DPRD Provinsi Lampung, Senin (19/4/2021). 

Sebelumya, naskah LKPJ Kepala Daerah Provinsi Lampung Tahun 2020 tersebut telah disampaikan kepada Dewan melalui surat Gubernur Lampung Nomor: 045/1248/01/2021 tanggal 29 Maret 2021. 

"Saya sampaikan apresiasi dan penghargaan pada selurun elemen masyarakat atas dukungan dan partisipasinya dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah di Provinsi Lampung selama tahun 2020," ujar Gubernur Arinal. 

Arinal juga menyampaikan apresiasi kepada perangkat daerah, instansi vertikal dan Pemerintah Kabupaten/Kota yang telah memberikan kontribusinya. 

"Mulai dari tahapan perencanaan, pelaksanaan kegiatan, sampai selesainya buku laporan pertanggungjawaban ini," katanya. 

Arinal menyebutkan penyusunan LKPJ ini telah menggunakan sistematika terbaru dengan ruang lingkup dan urutannya berpedoman pada Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 tentang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah. 

Kemudian juga Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 18 Tahun 2020 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 tentang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah. 

Selain itu, sumber data penyusunan LKPJ berasal dari OPD Provinsi Lampung yang telah melaksanakan APBD Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2020. 

"Dengan berlandaskan kepada RPJMD Provinsi Lampung Tahun 2019-2024 dan RKPD Provinsi Lampung Tahun 2020," katanya.(Rls/KN)