Tampilkan postingan dengan label edukasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label edukasi. Tampilkan semua postingan

21/04/21

Jadilah Bagian Wujudkan Generasi Islam Unggul, Griya Tahfidz Almadani Lampung Membutuhkan Para Dermawan

Jadilah Bagian Wujudkan Generasi Islam Unggul, Griya Tahfidz Almadani Lampung Membutuhkan Para Dermawan


Menjemput Shodaqoh, Infaq, Zakat maupun Wakaf Para Dermawan, Griya Tahfidz Almadani Lampung.  


Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Bapak, ibu, saudara/i para dermawan semua, mari menjadi bagian dari terwujudnya generasi Islam yang unggul dan qurani dengan ikut berwakaf, infaq, Zakat maupun shodaqoh di Griya Tahfidz Almadani Lampung, insyaa allah bisa dalam bentuk :


๐Ÿ•Œ Al-Qur'an, Alat solat putri 

๐Ÿ’ฐ Uang tunai

๐Ÿ›’ Sembako

๐Ÿญmaterial bangunan lain seperti: Keramik teras (8 kotak), semen, pasir, bata, dll

๐Ÿ›ค️Perlengkapan asrama seperti: lemari pakaian, pembebasan biaya pembuatan ranjang bertingkat senilai 1.700.000, kasur, bantal dll

Donasi dalam bentuk uang tunai dapat disalurkan melalui :

๐Ÿ’ณBank Muammalat : 3570006026

A/n Subhan

Pembina dan Pengasuh Griya Tahfidz Almadani Lampung

๐Ÿ’ณBank BNI : 0603613923

A/n Subhan

Konfirmasi dan info lebih lanjut hubungi:

+6289608800002

(Umi Nur, Pembimbing Tahfidz)

+62 83168327634

(Amah Yaya, santri Griya Tahfidz Almadani Lampung)

+62 81272954589

(Dr. Subhan, M. Pd, Pembina dan Pengasuh)

Besar kecil bantuan dari kita semua sangat berarti ๐Ÿค

Semoga menjadi Washilah atas pemberat amal kebaikan kita dan keluarga kelak dihari yang Allah tetapkan ๐Ÿƒ


Terima kasih

29/03/21

BEM FH Unila Akan Selenggarakan Diskusi Publik Soal Limbah Medis

BEM FH Unila Akan Selenggarakan Diskusi Publik Soal Limbah Medis


Diskusi Publik adalah diskusi yang akan diselenggarakan oleh BEM FH UNILA, Diskusi publik merupakan wadah untuk mahasiswa dalam hal mengkritisi isu, melakukan advokasi, dan mengetahui perspektif lain. Diskusi publik kali ini akan mengangkat topik dengan tema "Ancaman Limbah Medis Terhadap Lingkungan Hidup dan Pertanggung jawaban di Mata Hukum."


Narasumber : 

๐Ÿ—ฃ : Hj. Chusnunia Chalim, S.H., M.Si., M.Kn., Ph.D. (Wakil Gubernur Lampung)

๐Ÿ—ฃ: dr. Zam Zanariah, Sp.S., M.Kes. 

(Ketua Umum KSK Lampung)

๐Ÿ—ฃ : Irfan Tri Musri (Ketua WALHI Lampung) 

๐Ÿ—ฃ : AKBP M.Rizal Muchtar (Kasubdit Tipidter Polda Lampung)

๐Ÿ—ฃ : Rudi Antoni, S.H., M.H. (Ketua Humanika Provinsi Lampung)

๐Ÿ—ฃ : Wahrul Fauzi Silalahi, S.H. (Komisi II DPRD Provinsi Lampung)

๐Ÿ—ฃ : Prof. Dr. Muhammad Akib, S.H., M.Hum. (Akademisi FH UNILA)

๐Ÿ—ฃ : Dr. Irzal Fardiansyah, S.H., M.H. (Akademisi FH UNILA)


•Save The Date •

๐Ÿ—“: Selasa,30 Maret 2021

⌚️: 08.00 - Selesai

๐Ÿ“: Zoom Meeting (Link Menyusul)


๐Ÿ“ Link Pendaftaran : 

bit.ly/DiskusiPublikFH2021


Buruan daftarkan diri kamu karena kuota pendaftaran terbatas! ๐Ÿ’ซ


๐Ÿ“ŒCatatan : Terbuka Untuk Umum  


๐Ÿ“ฑInfo Lebih Lanjut (WA) : 

- Ecy : 089630282822

- Shanandra : 08877055864

26/03/21

UKM-F Mahkamah Akan Adakan Seminar Nasional, Yok Gabung ..!

UKM-F Mahkamah Akan Adakan Seminar Nasional, Yok Gabung ..!



✨UKM-F MAHKAMAH✨

PROUDLY PRESENT 

(SEMINAR NASIONAL 2021)

⚖️Seminar Nasional merupakan agenda tahunan dari UKM-F Mahkamah ⚖️ 

Dan tahun ini Seminar Nasional Ukm-f Mahkamah mengangkat tema : 

" Menakar Penegakan Hukum Tindak Pidana Korupsi Akibat Supremasi Kerah Putih Di tengah Pandemi Covid 19"


Narasumber ๐Ÿ—ฃ️ :

1. Alexander Marwata, AK., S.H., CFE

(Wakil Ketua KPK)

2. Dr. H. M. Azis Syamsuddin , S.E. , S.H., M.A.F., M.H. (Wakil Ketua DPR RI)

3. Wahrul Fauzi Silalahi, S.H.

(Ketua Komisi II DPRD Provinsi Lampung)

4. Dr. Budiono, S.H., M.H.

(Akademisi FH Unila)

5. Chandra Muliawan, S.H. , M.H., C.I.A.

(Direktur LBH Bandar Lampung)


Pelaksanaan ๐Ÿ“ข :

๐Ÿ“…  : Kamis 01 April 2021

⏳  : 08:30- Selesai

๐Ÿ’ป  : Zoom Meeting


๐ŸŽ‰Keuntungan๐ŸŽ‰

- E-Sertifikat

- Menambah Relasi

- Ilmu Bermanfaat


‼️Link Pendaftaran‼️

https://forms.gle/e9QXC7mkRAwp8eQAA


๐Ÿ“ Catatan : *Terbuka untuk umum


๐Ÿ“žContact Person :

Hana : 081373636049 (wa)

Eci : 089630282822 (wa)

25/03/21

Haii.. Sineas Indonesia! Workshop Festival Film Lampung 2021 is coming on โœจ

Haii.. Sineas Indonesia! Workshop Festival Film Lampung 2021 is coming on ✨


Ada kabar gembira nih khusus sineas Lampung, Yang mana Festival Film Lampung tahun ini akan menggelar "Workshop FFL 2021". Pada Workshop ini akan mengulas tuntas tentang pembuatan film mulai dari ide cerita dibuat hingga film itu di produksi, yang akan berlangsung selama 6 hari lohh.. 

Mulai tanggal 6 April 2021 hingga 11 April 2021.


Dalam Workshop FFL 2021 ini akan diisi oleh :

1. Benny Kadarhariarto (Sinematografer) 

2. Dere Rizkita (Editor) 

3. Roufy Nasution (Sutradara) 


Wahh..  bakalan seru dan yang tentunya banyak ilmu seputar dunia perfilman yang akan di dapat.


HTM 250k 

Include : 

- Baju

- Masker

- Sertifikat

 

Penasaran??

Link pendaftaran dapat langsung mengunjungi bit.ly/PendaftaranWorkshopFFL2021


Segera daftarkan diri kalian dan jangan sampai kelewatan karena Kuota Terbatas!!. 


Untuk info lebih lanjut dapat menghubungi, 

Contact Person :

Abizal Rahmadan

๐Ÿ“ž 089501530306

M. Syaiful Ma'arif

๐Ÿ“ž 087747563591

.

#mariberpestakarya

#festivalfilmlampung2021

#festivalfilmlampung

#inifflyay

#ffl2021

#beradaptasiberkaryauntukbangsa

10/03/21

DPP dan DPW APSI Lampung Siap Lahirkan Mediator Bersertifikat

DPP dan DPW APSI Lampung Siap Lahirkan Mediator Bersertifikat


Lampung - Mediasi merupakan cara alternatif dalam menyelesaikan sebuah sengketa, dengan cara proses perundingan untuk memperoleh kesepakatan para pihak dengan dibantu oleh mediator.


Mediator sendiri bertujuan untuk memberikan “Win-win solutation” antar pihak yang bersengketa, didalam pengadilan biasanya jalur mediasi diutamakan terkhusus perkara perdata dan pihak pengadilan pun sudah menyiapkan mediator yang bersertifikat baik yang berasal dari luar pengadilan maupun mediator dari hakim serta hal itu juga tertuang dalam Peraturan Mahkamah Agung (PERMA) perma no 1 tahun 2016 Tentang Prosedur Mediasi di Pengadilan.


Melihat hal itu tentunya Mediator sangat berperan dalam sebuah perkara, di Provinsi Lampung sendiri para Mediator Bersertifikat Non Hakim sangat minim.


Berkeinginan menjadi seorang Mediator? kamu seorang Lawyer, Praktisi atau penggiat Hukum, Akademisi, Mahasiswa penegak hukum TNI/Polri, instansi Negeri maupun swasta, Lembaga Swadaya Masyarakat (NGO), Perusahaan Swasta serta BUMN ingin menjadi mediator namun bingung mau pendidikan Mediator dimana dan ragu lembaga yang menyelenggarakan akreditasinya bagaimana?


Tenang, kami punya solusinya. Dari informasi yang kami himpun baru-baru ini, Dewan Pengurus Pusat (DPP) dan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia (APSI) Provinsi Lampung bekerja sama menyelenggarakan Pelatihan Mediator Bersertefikat Non Hakim di Provinsi Lampung.


Tak tanggung-tanggung dan ragu lagi tentang akreditasinya, diketahui APSI sendiri memiliki akreditasi A Makamah Agung (MA) Republik Indonesia (RI) bernomor sertifikat 16/KMA/SK/I/2019.


aat dihubungi via ponsel, Iwan Kumara S.H selaku ketua pelaksana membenarkan informasi tersebut.


“Benar kami menyelengerakan, Pelatihan dan Ujian Mediator bersertifikat Non Hakim, koutanya pun sangat terbatas sehingga kami menyarankan bagi semua kalangan yang ada di Provinsi Lampung untuk segera mendaftarkan diri diwebsite WWW.apsi.co.id atau bisa mengisi formulir dikantor DPW APSI Lampung,” Ujar Iwan Kumara, pada kamis (04/03/2021).


Lanjutnya, Iwan juga mengingatkan tentang surat edaran Kapolri kepada jajarannya pada waktu lalu tentang “Kesadaran budaya beretika untuk mewujudkan ruang digital indonesia yang bersih sehat dan Produktif”, sehingga akan pentingnya mengedepankan Restorative Justice dalam sebuah perkara.


Dan ini tentunya sejalan dengan apa yang kami selenggarakan, karena Hukum Pidana adalah pilihan terakhir dalam menyelesaikan permasalahan.


Nah untuk itu tunggu apalagi, segera daftarkan diri anda kami hanya menginformasikan dan anda yang memutuskan. Jangan sia-siakan untuk mewujudkan mimpi anda yang tertunda kami yakin di Provinsi Lampung akan lahir sebuah mediator yang berinterigritas serta selalu menjaga nilai-nilai budaya kearifan lokal yaitu mengedepankan Musyawarah dan Mufakat dalam sebuah perkara. 

28/02/21

UKM AL-Ilmi Universitas Tulang Bawang Lampung Sukses Gelar LDK Dengan Tema "Lead Your Self Lead The World"

UKM AL-Ilmi Universitas Tulang Bawang Lampung Sukses Gelar LDK Dengan Tema "Lead Your Self Lead The World"

 


Lampung - Dilingkungan Kampus Universitas Tulang Bawang Lampung (UTB), yaitu diruangan B1 B2 UKM AL-ILMI sukses mengadakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan. 


Kegiatan ini dilaksanakan Di Hari Minggu 28-February-2021 Bertempat di Ruang B1 B2 Kampus Utb.


Kegiatan ini mengangkat tema “Lead Your Self, Lead the world”. Peserta LDK ini diikuti berasal dari beberapa Fakultas Yang Ada di universitas tulang bawang lampung.


Ketua Umum UKM AL-ILMI Galih Amarzaki, mengatakan tema tersebut diangkat dengan harapan yang sangat besar semoga kelak memiliki karakter dan kepribadian yang ideal sesuai dengan ekspetasi dan harapan UKM AL-ILMI kedepannya, Dengan Sesuai Menerapkan Protokol Kesehatan Allhamdulilah Acara Berjalan Dengan Sukses.


Senada dengan hal tesebut, Pembina UKM AL-ILMI Bapak Ambo Asek.Sp menyampaikan semoga UKM AL-ILMI kedepannya jauh lebih baik lagi dari yang kepengurusan sekarang, Dan mudah mudahan UKM AL-ILMI ini dapat menjadikan LDK sebagai praktikum Dimata kuliah agama Islam dengan satu sks. Ucap Harapannya.


Acara LDK AL-ILMI Pun Di Lanjut dengan pengisian Pemateri kepemimpinan yang di isi oleh Bapak Ambo Asek.Sp Selaku Pembina UKM AL-ILMI, Dan Kanda Erwin Satria M.P, S.I.Kom Selaku Demisioner Presiden Mahasiswa Universitas Tulang Bawang Lampung, Serta Nursuwito, Amd.,Pt.

LDK kali ini merupakan yang pertama kalinya diadakan oleh UKM AL-ILMI.


(Rls/KN)

04/02/21

Masihkah Kader HMI Butuhkan?

Masihkah Kader HMI Butuhkan?

Hasbullah (Dosen Universitas Muhammadiyah Pringsewu)


Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), organisasi yang diprakasai oleh seorang Mahasiswa semester satu pada waktu itu Lafran Pane namanya beserta beberapa mahasiswa mendirikan organisasi mahasiswa yang bernafaskan Islam. Dalam perjalanan panjangan serta dihidupakan dengan berbagai macam tanggapan dan dealektika maka lahirlah organisasi yang bernama Himpunan Mahasiswa Islam. Di awal berdirinya HMI bertujuan “Mempertahankan Negera Republik Indonesia dan mempertinggi derajat Rakyat Indonesia, Menegakkan dan mengembangkan ajaran agama Islam”.  


HMI, organisasi mahasiswa tertua di Indonesia lahir di Yogyakarta pada tanggal 14 Rabiul Awal 1366 H yang bertepatan pada tanggal 5 Februari 1947, yang tahun ini genap usianya 74 tahun. Kelahiran HMI hanya selisih dua tahun dari hari kemerdekaan bangsa Indonesia,  yang ini menunjukkan bahwa HMI sebagai organisasi tidak perlu lagi dipertanyakan tentang komitmen kebangsaan dan juga tidak perlu di ragukan sebagai organisasi mahasiswa yang bebasis keIslaman, sebab kelahiran HMI merupakan wujud nyata untuk meneguhkan keIslaman serta kebangsaan. 



Dapat kita baca dan fahami bahwa pada waktu itu, seorang Lafran Pane  gelisah dan khawatir terhadap keadaan kebangsaan bukan saja Indonesia sebagai bangsa tetapi juga masyarakatnya. Di lain sisi beliu  juga melihat adanya kemuduran dalam pemikiran serta tindak umat Islam dalam menjalankam ajaran Islam. Pemikiran yang mencerakan serta tindakan konkrit dari seorang anak muda yang menyadarkan serta melahirkan aksi berani untuk menjawab tantangan dan situasi zaman pada waktu itu. Apa yang dilakukan oleh Lafran Pane harus dijaga, ditetapkan dan dikembangkan oleh kader-kader HMI dari generasi-kegenerasi, sehingga komitmen keumatan dan kebangsaan tetap terjaga sebagai misi utama dari gerakan HMI. 

 

Perjalanan panjang HMI dengan usia 74 tahun telah melapaui  banyak prestasi keIslaman dan kebangsaan, ini menjadi sebuah catatan yang akan terus berkembang, bersejarah dan menjadi kebanggaan bagi seluruh kader bahkan rakayat Indonesia. Dengan memainkan peran sebagai organisasi ke-Islaman, kemahasiswaan dan ke-Indonesia, HMI telah memerankan dirinya sebagai organisasi yang selalu mengisi hiruk pikuk persoalan-pesoalan bangsa baik itu secara historis, ideologis maupun structural. Hal inilah yang menjadikan kader HMI diterima diberbagai macam wadah, memberikan warna dan bahkan mampu menentukan arah perjuangan dan kesusksesan wadah tersebut walaupun ada beberapa kader HMI mengorbankan nilai keIslaman dan kebangsaan demi kepentingan wadah tersebut. 


Sebagai catatan, dari HMI lahir kader yang menjadi tokoh bangsa Indonesia dalam berbagai bidang baik dalam bidang pendidikan, ekonomi, sosial, budayawan, politik, sejarawan dan tokoh bangsa lainnya. Sebut saja Nurcholis Madjid (Cak Nun), Jusuf Kalla, Azyumardi Azra, Komarudin Hidayat, Akbar Tanjung, Kuntowijoyo, Taufik Ismail, Amien Rais, Syafii  Ma’arif, Yusril Ihza Mahendra, Jimly Ashiddiqie, Anas Urbaningrum, Anies Baswedan, Mahfud MD dan lain masih banyak lagi tokoh lainnya dengan catatan dan dinamika lain-lain. Tapi yang harus juga dipertanyakan dengan melahirkan kader yang berkiprah dalam berbagai bidang, apakah kader HMI masih teguh dalam komitmen pada nilai-nilai keIslaman dan kebangsaan. Saya kira ini harus menjadi refleksi seluruh kader HMI agar jati diri dan identitas himpunan tetap terjaga dan terawat dengan baik. 


Dengan Usia 74 tahun, HMI yang sebenarnya memiliki kontruksi yang kuat dalam pembentukan pemikiran keIslaman dan kebangsaan bagi kadernya. Hal ini didasarkan pada Nilai-nilai Dasar Perjuangan (NDP) yang menjadi konsumsi utama untuk seluruh calon kader HMI dan sudah semestinya mampu menabuh perubahan yang membangkitkan kultur akademik, kultur gerakan serta kultur intelektual dalam menjawab dan menyelesaikan berbagai macam persoalan yang merundung bangsa Indonesia saat ini. HMI dan kadernya hari ini harus membuka diri untuk membuat dan membangun ruang-ruang otokritik yang terbebas dari kepentingan politik sesaat serta melahirkan mimbar-mimbar akademik guna melahirkan ide dan gagasan yang sejak dahulu menjadi jati diri, identitas gerak himpunan dalam memberikan inovasi dalam pemikiran, menjadi solusi serta menyadarkan tentang permasalahan agama dan bangsa hari ini.  


HMI, sebagai organisasi penkaderan  yang memiliki tujuan “terbinanya insan akademis, pensil pencipta, pengabdi yang bernafaskan Islam dan bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah SWT”. Artinya bahwa HMI melakukan penkaderan untuk melahirkan kaum-kaum intelektual muslim yang memiliki sifat mandiri serta mampu bersikap kritis, berani bersikap untuk kemaslahatan, berfikir obyektif dan rasional, serta mampu berperan aktif dalam mewujudkan Islam dan Bangsa ini lebih baik di masa sekarang dan akan datang. Hal ini jauh dari realitan peran-peran kader HMI hari ini cendrung bergeser, nilai kritis dalam pemikiran dan keberaniaan dalam kajian serta pembelaan terhadap ketidakadilan seolah telah luntur bahkan hilang karena ketakutan dan manuver dari kader HMI lainnya. Nilai-Nilai Dasar Perjuangan HMI yang harus dimiliki kader hilang tak terlihat, kalah dengan kepentingan dan kekuasaan. Jika ini bener terjadi, apakah masih dibutuhkan kader HMI? 


Akhirnya, selamat Milad HMI ke 74. YAKUSA yang saya kenal telah menjadikan langkah dan gerak perjuangan kader HMI tidak pernah lengkang dimakan masa dan zaman, bahkan terus tumbuh dan berkembang  dengan harapan memberikan warna pencerahan dan penyadaran  terhadap apa-apa yang terjadi di dalam Islam dan bangsa Indonesia. Selamat Milad, tulisan ini merupakan bentuk kegelisahan dari seorang yang bukan kader HMI, tapi dekat dengan kader HMI. Selama hampir 2 tahun penulis merasakan atsmosfir penkaderan informal  di salah satu sekertariat komisariat HMI ketika penulis kuliah di UIN (IAIN) Raden Intan Lampung. Semoga Milad ke 74 HMI segera berbenah meluruskan kembali shaf-shaf gerakan himpunan agar sesuai dengan harapan di awal kelahirannya, hal ini harus menjadi pemikiran serius dari tokoh dan kader HMI agar kader HMI tetap di butuhkan oleh umat dan bangsa ini. 


Penulis : Hasbullah (Dosen Universitas Muhammadiyah Pringsewu)



03/02/21

Diagnosa Dan Khittah Perjuangan HMI

Diagnosa Dan Khittah Perjuangan HMI

Husni Mubarok


Kata “diagnosa” sebenarnya meminjam dari istilah medis, yaitu ketika seorang dokter berusaha untuk mengenali serta mengerti keluhan yang dirasakan oleh pasiennya mengenai sesuatu yang tidak beres dalam tubuhnya. Model pengenalan penyakit oleh para dokter ini kemudian penulis gunakan untuk mendeteksi dan menganalisa penyakit (apa yang salah) didalam tubuh HMI, agar kemudian tidak menghambat pergerakan HMI sebagai organisasi yang menghibahkan tenaga serta pikirannya untuk menjadi problem solver bagi persoalan umat dan bangsa.

Pada saat kita berdiskusi menyoal untuk apa dan bagaimana HMI, maka ingatan kita akan mengarah pada AD/ART HMI yang membahas Fungsi dan Peran organisasi HMI. Fungsi dari  HMI yang termaktub dalam AD/ART adalah sebagai organisasi perkaderan, sedangkan Peran HMI adalah sebagai Organisasi Perjuangan. 

Hal tersebut tentunya bukanlah sesuatu yang asing lagi bagi setiap kader HMI, namun, Jika kita telan secara tekstual saja, maka fungsi dan peran dari HMI hanya akan menjadi sebatas pengetahuan, padahal sejatinya Fungsi dan Peran HMI bukan sekedar untuk diketahui, melainkan untuk dijadikan sebagai kaidah serta diaktualisasikan sesuai dengan Khittahnya. 
Jika kita cermati, sangat erat kaitannya antara Fungsi HMI sebagai organisasi Perkaderan dan Peran HMI sebagai organisasi Perjuangan, karena tidak mungkin HMI bisa secara efektif memainkan perannya sebagai organisasi perjuangan jika perkaderan yang merupakan jantungnya HMI masih belum berfungsi dengan baik. Untuk itu, agar dapat memainkan peran perjuangannya, yang pertama harus dibenahi didalam tubuh HMI adalah dengan menjalankan secara optimal fungsi Perkaderannya. Setelah perkaderan sudah berfungsi secara optimal, pembenahan yang kedua adalah meneguhkan Khittah perjuangan HMI agar mampu memberikan kontribusi terbaik untuk menjawab persoalan keumatan dan kebangsaan pada setiap zaman.

Indonesia saat ini tengah mengalami multi krisis yang jika dibiarkan akan membahayakan bagi stabilitas Negara. Multi krisis yang penulis maksud ialah ketimpangan yang begitu kompleks karena terjadi hampir di segala sektor. Ditengah pandemi Covid-19 yang sedang ganas-ganasnya, Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme masih saja tumbuh subur sehingga semakin memperburuk tatanan kehidupan Negara dan masyarakat yang tinggal didalamnya. KKN merupakan penyakit turun temurun dan sudah mengakar didalam tubuh negara kita. Selama penyakit KKN tersebut belum terobati, maka Civil Society hanya akan menjadi impian yang tidak akan pernah terwujud.

Khittah perjuangan HMI secara umum mengarah pada tujuan HMI yang terpampang didalam pasal 4 AD/ART HMI. Jika kita telaah, sebenarnya yang menjadi persoalan Negara Indonesia hari ini include kedalam salah satu misi perjuangan HMI dalam mewujudkan Tujuannya. KKN yang terjadi di Indonesia merupakan pemicu terjadinya multi krisis yang menggerogoti tubuh Negara Indonesia, maka peran HMI sebagai organisasi Perjuangan harus mampu mendobrak KKN tersebut agar mewujudkan iklim kehidupan negara yang adil, makmur, dan sejahtera. 

Perkaderan merupakan sarana atau pembekalan kepada kader HMI untuk mengaktualisasikan perjuangannya secara efektif dan efisien, maka perkaderan jangan dipandang sempit yang tolok ukur  keberhasilannya hanya mengacu pada kematangan ilmu pengetahuan saja, namun juga menekankan pada kepribadian kader sehingga memiliki personal responbility yang kuat terhadap persoalan-persoalan yang menghambat perkembangan kehidupan Negara.

Optimalisasi Fungsi HMI sebagai organisasi Perkaderan sangat mempengaruhi efektivitas peran HMI sebagai organisasi Perjuangan. ketika fungsi dan peran HMI bisa dimaknai dan diamalkan oleh setiap kader HMI, maka HMI akan meraih kemenangan. Kemenangan yang dimaksud adalah “Terbinanya insan akademis, pencipta, pengabdi yang bernafaskan Islam dan bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang di-ridhoi Allah Subhanahu Wata’ala”.


#Selamat Ulang Tahun HMI Yang Ke-74


Penulis: Husni Mubarok (Ketua Umum HMI Cabang Bandar Lampung Periode 2018-2019)

01/02/21

The 2021 Asian English Olympics has officially kicked off!

The 2021 Asian English Olympics has officially kicked off!

 


Hi, Asian Youths!๐Ÿ‘‹


The 2021 Asian English Olympics has officially kicked off!๐ŸŽ‰


In our 10th year of spreading our wings across Asia, we offer you a brand new concept where you can still explore the memorable and exciting experiences of The Asian English Olympics while staying safe at your home. The 2021 Asian English Olympics will be held online with seven competition fields available, including Speech, Debate, Newscasting, Storytelling, Spelling Bee, Radio Drama, and Short Story Writing.


The 2021 Asian English Olympics will be held on:

๐Ÿ“…: February 23-27, 2021

๐Ÿข: ZOOM Meetings


So, what are you waiting for? Grab this chance while it lasts!

Register yourself now through:

aeo.mybnec.org 


We will close the registration on February 5, 2021, so secure your slot now!

Come and join us where we will “Exceed Our Possibilities” together!✨


If you have any inquiries, don’t hesitate to reach us through:

National Registration

๐Ÿ“งcontact.aeonational@gmail.com


International Registration

๐Ÿ“งcontact.aeointernational@gmail.com

23/11/20

CERITA KITA BAB 8, Hai #SahabatIDV!

CERITA KITA BAB 8, Hai #SahabatIDV!


Setiap orang pastinya memiliki keinginan untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan pendidikan dan passion mereka. Namun, keinginan yang diharapkan seringkali tidak sesuai dengan kenyataan. 

Ada orang yang bekerja hanya sesuai pendidikan, ada juga yang bekerja hanya sesuai dengan passion mereka. Jika seseorang memiliki latar belakang pendidikan dan passion yang saling bertolak belakang, mau tidak mau ia harus memiliki sikap adaptabilitas yang tinggi dalam menerima kondisi tersebut. 


Bagi #SahabatIDV yang masih bingung memilih karir yang tepat berdasarkan latar belakang pendidikan atau passion, kalian bisa mengikuti Cerita Kita Bab 8 yang membawakan tema "Passion vs Education : How to Deal With It?". Dipandu oleh Kak Evan Sapentri dan Asep Gunawan serta Retami Aliffiani sebagai moderator,  webinar ini tentunya menghadirkan sejumlah insight dan wawasan mengenai plus minus memilih karir sesuai latar belakang pendidikan atau passion.


Tunggu apalagi #SahabatIDV! Yuk langsung daftarkan dirimu.


Link Pendaftaran:

https://bit.ly/RegistrasiWebinarIDV


Waktu dan Tempat:

Sabtu, 28 November 2020

Pukul 13.00 - selesai

Via Zoom Meeting

Persyaratan:

1. Wajib follow IDV Volunteering Depok (@idvolunteering_depok)

2. Share post ini melalui IG story 

3. Screenshot persyaratan satu dan dua untuk registrasi

#idvolunteering #idvolunteeringdepok  #IDVDepok #volunteer #depok #volunteerdepok #relawandepok #relawan

#sukarelawan #volunteering #ceritakita #webinar

#tipsmahasiswa #tipskarir #passion #education #future

17/11/20

Ayo Bantu Tingkatkan Literasi sekolah di Tidore

Ayo Bantu Tingkatkan Literasi sekolah di Tidore


๐Ÿ“–๐Ÿ“– SALAM LITERASI!!!๐Ÿ“–๐Ÿ“–

“Salah satu indikator kualitas pendidikan yaitu kemampuan literasi seseorang, pendidikan di indonesia adalah fasilitas yang mahal, tidak semua orang bisa mengaksesnya, apalagi daerah 3T yang memiliki keterbatasan sarana-prasarana".

Dering Senja hadir sebagai komunitas patron peningkatan literasi di Indonesia.

Dering Senja menginisiasi project sosial untuk pengadaan dan peningkatan bahan literasi di 

๐Ÿซ *SMAN 6 TIDORE KEPULAUAN* 

๐Ÿซ *SMK 2 MUHAMMADIYAH TIDORE*

Mari Bersama-sama untuk berkontribusi dalam pengadaan bahan literasi di sekolah tersebut.

Bukan melihat banyaknya, tapi kontribusi kita menandakan bahwa kita semua adalah pejuang-pejuang literasi.

Kunjungi kami untuk mengetahui program-program Dering Senja Lainnya```

๐Ÿ“งIG :DERING SENJA

Salam Literasi!!!!๐Ÿ”ฅ

12/11/20

Mengembangkan Kreativitas Peserta Untuk Tetap Berkarya di Era New Normal

Mengembangkan Kreativitas Peserta Untuk Tetap Berkarya di Era New Normal

 


Lampung - Hallo Generasi Penerus Bangsa๐Ÿ‘‹๐ŸปKali ini UKM Pers SUKMA Politeknik Negeri Lampung mengadakan event tahunan yang terdiri dari dua cabang lomba, yaitu :

๐Ÿ”ฐFoto Jurnalistik (Tingkat Regional Provisi Lampung)

๐Ÿ”ฐOpini (Tingkat Nasional)


✅Biaya Pendaftaran:

Rp 25.000


✅Syarat Peserta :

-Peserta adalah pelajar tingkat SMA/Sederajat atau mahasiswa aktif

-Melampirkan Kartu Pelajar atau Kartu Tanda Mahasiswa yang masih aktif

-Peserta lomba bersifat individu


✅TIMELINE

๐Ÿ“ŒPendaftaran

14-25 November 2020

๐Ÿ“ŒPengumpulan Karya

1-2 Desember 2020

๐Ÿ“ŒPenilaian

5-6 Desember 2020

๐Ÿ“ŒPengumuman

14 Desember 2020


Info pendaftaran dan sebagainya dapat dilihat melalui link berikut : https://linktr.ee/SukmaFair2020


Pembayaran registrasi :

No. Rek 080 563 244 7 (BNI) 

a.n M. Yoga Nugroho


Total hadiah :

๐Ÿฅ‡Juara 1 : Uang Tunai Rp 1.000.000 + e-sertifikat

๐ŸฅˆJuara 2 : Uang Tunai Rp 750.000 + e-sertifikat

๐Ÿฅ‰Juara 3 : Uang Tunai Rp 500.000 + e-sertifikat 


Ayo segera daftarkan dirimu dan jadi bagian dari SUKMA FAIR 2020.


Untuk info lebih lanjut silahkan hubungi :

๐Ÿ“Instagram : @perssukmapolinela

Narahubung :

081332465532 (Yoga) 

089606207288 (Heri) 

08568104454   (Sabrina) 


Catat tanggalnya, jangan sampai terlewatkan ya๐Ÿ‘Œ๐Ÿป

10/11/20

Dering Senja Adakan Webinar Series #2, "Practice Self Love & Assertive Communication"

Dering Senja Adakan Webinar Series #2, "Practice Self Love & Assertive Communication"

 


๐Ÿ”Š ๐–๐„๐๐ˆ๐๐€๐‘ ๐’๐„๐‘๐ˆ๐„๐’#๐Ÿ ๐ƒ๐„๐‘๐ˆ๐๐† ๐’๐„๐๐‰๐€ ๐Ÿ”Š

๐™Ž๐™ฉ๐™–๐™ฃ๐™™ ๐™๐™ฅ ๐™๐™ค๐™ง ๐™”๐™ค๐™ช๐™ง๐™จ๐™š๐™ก๐™›: ๐™‹๐™ง๐™–๐™˜๐™ฉ๐™ž๐™˜๐™š ๐™Ž๐™š๐™ก๐™› ๐™‡๐™ค๐™ซ๐™š & ๐˜ผ๐™จ๐™จ๐™š๐™ง๐™ฉ๐™ž๐™ซ๐™š ๐˜พ๐™ค๐™ข๐™ข๐™ช๐™ฃ๐™ž๐™˜๐™–๐™ฉ๐™ž๐™ค๐™ฃ

Dalam kehidupan kita seringkali komunikasi tidak berjalan sebagaimana mestinya. Terkadang kita merasa tidak enak, takut menyakiti hati orang lain dan bahkan tidak bisa untuk menolak permintaan orang lain. Ketika kita menahan apa yang ingin disampaikan pada orang lain, seringkali kita merasa tertekan dengan keadaan. Hal ini tentu akan berdampak pada diri sendiri terutama kesehatan mental kita.


Berdasar dari kekhawatiran tersebut, Dering Senja yang saat ini sedang menjalankan  program kerja non-profit "Project Peduli Pendidikan" ingin berbagi kepada masyarakat, khususnya generasi millenial, guna memberikan edukasi terkait berkomunikasi secara asertif dan mencintai diri sendiri melalui webinar series #2 ini.


Narasumber

๐Ÿ‘ค : Ananda Zhafira, S.Psi. (Product & Research Associate at Rencanamu)


Waktu dan Tempat

๐Ÿ“† : Sabtu, 14 November 2020

⏱️ : 13.00 WIB – selesai

๐ŸŽฅ : ZOOM Meeting 


Link Pendaftaran

๐Ÿ“ค https://tinyurl.com/RegistrasiWebinar2DeringSenja


Syarat Pendaftaran 

๐Ÿ”ฐ Follow ig @deringsenja

๐Ÿ”ฐ Share pamflet webinar ini via snapgram dan tag 5 teman kalian

๐Ÿ”ฐ Follow ig @siiojii (optional)


Benefit

๐Ÿ’ฐ Free Webinar

๐Ÿ“„ E-Sertifikat

๐Ÿ’ก Wawasan dan Ilmu Bermanfaat

๐Ÿ‘ค Relasi


Mari berdiskusi dan penuhi wawasan kita bersama narasumber yang luar biasa ๐Ÿ™Œ๐Ÿป


#DeringSenja

#ProjectPeduliPendidikan

#Volunteering

#WebinarSeries

#WebinarNasional

#KomunikasiAsertif

#SelfLove

#MentalHealth

07/03/20

Menyentuh Hati, Bhabinkamtibmas Ini Sangat Peduli Anak-anak

Menyentuh Hati, Bhabinkamtibmas Ini Sangat Peduli Anak-anak


Bandar Lampung - Bhabinkamtibmas Kelurahan Jagabaya 3 Kecamatan Way Halim Rusdiansyah menggelar kegiatan Peduli Ilmu Pengetahuan berupa perpustakaan keliling untuk masyarakat umum dan anak-anak sekitar agar gemar membaca, Sabtu (7/3/2020).

Bhabinkamtibmas Kelurahan Jagabaya 3, Bripka Rusdiansyah mengatakan bahwa dirinya sangat antusian dan sangat senang bisa mengajak anak-anak belajar bersama. Melalui kegiatan itu dirinya ingin mengajak masyarakat dan anak-anak untuk semakin gemar membaca dengan adanya fasilitas perpustakaan keliling yang diinisiatori olehnya.

"Perpustakaan keliling ini merupakan inisiatif pribadi saya, agar para masyarakat gemar membaca, khususnya anak-anak", ungkapnya. 


Bhabinkamtibmas yang mendapat predikat terbaik di Bandar Lampung itu berharap melalui membaca anak-anak saat ini dapat bertambah wawasannya lebih luas dan bertambah keilmuannya agar lebih cerdas serta kedepannya mampu membanggakan kedua orang tuanya.

"Saya berpesan untuk anak-anak kedepannya bisa lebih gemar melakukan kegiatan yang positif, menghindarkan dari kenakalan remaja, narkoba, tawuran, minuman keras supaya mampu memberikan yang terbaik untuk orang tua dan bangsa," terang Rusdiansyah.

Tak hanya kepada anak-anak,  Babinkamtibmas itu juga memberikan pesan untuk para orang tua agar selalu mengawasi anak-anaknya. 


"Para orang tua harus selau mengawasi anak-anak, agar mereka tumbuh dengan baik dan kelak menjadi manusia yang berguna. Apabila kita tidak mengawasi anak-anak kita, mereka akan jauh dari jangkauan kita dan sulit terkontrol," tambah Rusdiansyah.

Sambung dia, Perpustakaan keliling itu akan terus dikembangkan lagi kedepannya, khususnya bagi anak-anak yang memiliki ekonomi dibawah rata-rata atau kurang mampu. Selain itu, Rusdiansyah juga siap membantu anak-anak dalam mengerjakan pekerjaan rumah (PR) atau tugas sekolah bersama.

Dijelaskannya, buku-buku di perpustakaan keliling tersebut diperolehan dari dirinya sendiri. "Buku itu ada yang saya beli, ada yang memang sudah saya kumpulkan sejak lama," pungkasnya. (Putra)

20/12/19

UKMF Mahkamah Akan Menggelar Law Education dan Discussion, Yuk Hadir....!

UKMF Mahkamah Akan Menggelar Law Education dan Discussion, Yuk Hadir....!


UKMF MAHKAMAH
Proudly Present : MAHKAMAH LEAD IV
(Law Education and Discussion)

Tema : "Menggugah Mentalitas dan Intelektualitas Mahasiswa Guna Mewujudkan Keadilan dalam Penegakan Hukum"

Simposium Hukum (27 - 30 Desember 2019)
Tema : Menguji Perda Lampung dalam Pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak guna mewujudkan Provinsi ramah anak dan Perempuan". Perempuan dan anak saat ini masih menjadi kelompok masyarakat yang tertinggal di berbagai aspek pembangunan, padahal kesetaraan gender harus menjadi prinsip dalam pelaksanaan pencapaian SDG’s.

Kekerasan yang terjadi pada perempuan dan anak menjadi cermin bagi buruknya kesetaraan gender di Indonesia.
Komnas Perempuan (Komisi Nasional Anti kekerasan terhadap Perempuan) mencatat setidaknya terdapat 17.088 kekerasasan seksual dari 40.849 kekerasan kepada Perempuan sepanjang tahun 2016-2018 di seluruh Indonesia. Dan pada tahun 2019 menurut data SIMFONI-PPA Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan anak kementerian Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak tercatat 10.333 kasus kekerasan yang di alami oleh perempuan dari segala kelompok Umur.

Belum lagi tidak terkontrolnya jumlah gelandangan yang banyak di isi oleh Perempuan dan anak-anak serta kekerasan lain yang harus selalu dihadapi oleh Perempuan dan anak-anak. Maka dari itu kami berikhtiar untuk mengajak seluruh MAHASISWA LAMPUNG untuk memberikan Solusi terbaik penyelaseaian masalah kekerasan terhadap perempuan dan anak yang akan dilaksanakan sebagai berikut :

Tema Seminar Nasional : "Efektivitas perlindungan perempuan dan anak guna mewujudkan generasi emas 2045."
Narasumber Seminar Nasional :
1. DPR RI KOMISI VIII : I Komang Koheri, S.E.
2. Ketua Komnas Perempuan : Azrianan R Manulu, S.H.
3. Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia : Asfinawati, S.H.

Yang akan dilaksanakan pada :
๐Ÿ—“ : 27 Desember 2019
⏰ : 12.30 sd selesai
๐Ÿ“ : Auditorium Prof. Abdul Kadir Muhammad FH Unila

Talkshow dan Sidang Mahasiswa dengan Tema :
"Menguji Perda Lampung dalam Pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak guna mewujudkan Provinsi ramah anak dan Perempuan"

Yang akan dilaksanakan pada :
๐Ÿ—“ : 28 - 29 Desember 2019

Konferensi Pers dan Malam Budaya

Yang akan dilaksanakan pada :
๐Ÿ—“ : 30 Desember 2019

Contact Person :
Kharisty 081363639783 (WhatsApp)
Rahmat 082375921283 (WhatsApp)

12/12/19

Hermawan: Generasi Hukum Syariah Miliki Peluang Besar Berperan Dalam Perekonomian Nasional

Hermawan: Generasi Hukum Syariah Miliki Peluang Besar Berperan Dalam Perekonomian Nasional


Bandar Lampung -- Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Prodi Muamalah, Fakultas Syariah UIN Raden Intan Lampung mengadakan Seminar Hukum Nasional dengan tema "Kontribusi Hukum Ekonomi Syariah Di Era Melenial Dalam Pembangunan Hukum Nasional", Rabu (11/12/2019). Acara tersebut berlangsung di GSG Fakultas Syariah, dengan menghadirkan Fasilitator dari Praktisi Muda Lampung bidang Hukum dan juga selaku ketua Umum APSI Lampung Hermawan,. SH.I,.M.H.,SHEL dan Akademisi Hukum Ekonomi Syariah Sri Nikmah Putri,S.E.I.,M.E.

Arisandi selaku Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) yang baru saja genap dilantik 14 hari lalu melakukan langkah cepat nan nyata dalam berkontribusi HMJ Mualah di UIN Raden Intan khususnya Fakultas Syariah.
Arisandi dalam sambutanya mengatakan tujuan dari diadakan seminar Hukum Nasional tersebut, guna memberikan pemahaman hukum syariah secara luas kepada mahasiswa.

"Didalam momentum UAS dan keterbatasan waktu HMJ Muamalah yang baru saja dilantik, kita alhamdulilah bisa melaksanakan program kerjanya dengan cepat dan juga mendapatkan dukungan posotif dari jurusan. Harapannya kedepan dapat lebih baik lagi," ucap Arisandi.

Selain itu, Ketua pelaksana acara M.Fajar Maulana dalam sambutannya juga mengatakan sangat turut gembira acara yang sudah dipersiapkan panitia dalam waktu singkat penuh antusias. "Kita panaitia sangat bahagia, apa yang telah kita perjuangkan bersama panitia bisa ramai seperti ini, yang tadinya hanya menyiapkan 100 sertefikat ternyata yang hadir membludak dari kouta," ujar Fajar.


Acara dibuka langsung oleh Kepala jurusan (KAJUR) Muamalah Khoirudin.MSI dalam sambutnya awalnya ia sedikit tidak yakin dengan niat baik HMJ. akan tetapi dengan melihat ke optimisan panitia seminar nasional tersebut dapat digelar sukses dan ramai. "Awalnua saya dalam hati sedikit meragukan, apalagi baru dilantik tetapi apa yang saya ragukan terbukti hari. saya atas nama mewakili jurusan mengapresiasi kinerja kepungurasan HMJ yang begitu optimis," ucap Khoirudin.

Ditempat yang sama, Hermawan selaku pemateri menjelaskan peluang kedepannya bagi generasi hukum ekonomi. Hal itu yang ia lihat dari bonus Demografi Indonesia dalam beberapa tahun kedepan.

"Bonus Demografi beberapa tahun ke depan merupakan peluang bagi adik-adik hukum ekonomi, tentunya dengan peningkatan usia muda produktif dalam perekonomian tentunya ada koridor hukumnya, ditambah lagi jurusan muamalah ini. selain belajar hukum ekonomi ditambah juga ada hukum ekonomi syariah yang artinya ibarat gelas air yang terisi cukup penuh untuk adik-adik," paparnya.

Selain itu, Sri Nikmah Putri dalam pemaparannya sedikit menjelaskan perbedaan ekonomi konvensional dan ekonomi syariah. "Apabila kita membicarakan ekonomi konvensional tentunya kita membicarakan bunga begitu juga sebaliknya ekonomi syariah tentunya membicarakan sistem bagi hasil, dari situ keduanya memiliki sisi negati dan positifnya. tetapi lebihnya ekonomi syariah bersistem bagi hasil dari seluruh kegiatannya," ucap Nikmah.

Acara yang digelar sejak jam 13:00 WIB berakhir hingga pukul 15:46, juga diisi dengan sesi tanya jawab yang membuat forum seminar menjadi lebih meriah. (Eri/KN)

17/10/19

Mengasah Kreativitas Anak dalam Bingkai Imajinasi Warna

Mengasah Kreativitas Anak dalam Bingkai Imajinasi Warna


♦♦LOMBA MEWARNAI SE-KOTA BANDAR LAMPUNG♦♦
*Mengasah Kreativitas Anak dalam Bingkai Imajinasi Warna*


⏰SABTU, 2 NOVEMBER 2019 08.00 WIB - SELESAI
๐Ÿ“KAMPUS A PANGLIMA POLIM FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

*PENDAFTARAN:*
๐Ÿ”นHTM 25 K/Orang
๐Ÿ”นPendaftaran Langsung
Tempat: Kampus A Panglima Polim FKIP Universitas Lampung
๐Ÿ”นVia Bank BRI dengan No. Rek 185901004534504 an. Anggun Kartika Putri

*Konfirmasi pembayaran* melalui WhatsApp ke Nomor 085789765671 (Lusy) atau 082372451119 (Quraini) dengan
Format wa: nama anak_usia_sekokah_ (sertakan juga bukti pembayaran)

*Info lebih lanjut bisa menghubungi:*
Ani Sumarni (081270378342)

*FASILITAS:*
๐Ÿ”นSnack
๐Ÿ”นDoorprize
๐Ÿ”นPhotoboot

*HADIAH:*
*Juara 1-3*
๐Ÿ”นPiala
๐Ÿ”นUang
๐Ÿ”นSertifikat
๐Ÿ”นSnack
*Harapan 1-3*
๐Ÿ”นSertifikat
๐Ÿ”นGoody bag
๐Ÿ”นSnack

*Catat tanggal pentingnya!*
๐Ÿ”บ ~3 Oktober - 1 November 2019 (Pendaftaran dan Pembayaran)
Yuk Ikutan Seminar Nasional di Universitas Lampung, Ini Yang Akan Dibahas

Yuk Ikutan Seminar Nasional di Universitas Lampung, Ini Yang Akan Dibahas


๐Ÿ”น๐Ÿ”นSEMINAR NASIONAL๐Ÿ”น๐Ÿ”น
*TREND, ISSUE, DAN INOVASI PEMBELAJARAN BERBASIS SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS*

⏰MINGGU, 3 NOVEMBER 2019 08.00 WIB - SELESAI
๐Ÿ“AULA A DEKANAT FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Dengan pembicara:
๐Ÿ”ธERRY UTOMO, Ph.D. (Pengembangan Kurikulum 2013, coordinator Program Studi Pascasarjana UNJ)
๐Ÿ”ธDr. EEN YAYAH HAENILAH, M.Pd. (Dosen FKIP Universitas Lampung)


*KETENTUAN PROSIDING: Bisa dibuka melalui Link* http://bit.ly/panduanpenulisanmakalah 

*KONTRIBUSI:*
๐Ÿ”นPemakalah penulis tunggal (Dosen) Rp 200.000,00
๐Ÿ”นPemakalah penulis kelompok (Dosen) Rp 350.000,00
๐Ÿ”นPemakalah (Mahasiswa) Rp 100.000,00
๐Ÿ”นPeserta (Dosen dan Umum) Rp 100.000,00
๐Ÿ”นPeserta (Mahasiswa) Rp 50.000,00

*FASILITAS:*
Sertifikat, Konsumsi, dan prosiding ISBN

*LINK PENDAFTARAN:*
http://bit.ly/SEMNASPGPAUD

*PENGIRIMAN ABSTRAK DAN ARTIKEL* melalui Email : Semnaspaud@gmail.com
dan konfirmasi pembayaran melalui WhatsApp ke Nomor 085769347437 (Anggun) atau 08991807162 (Salsa)

Info lebih lanjut bisa menghubungi:
Ani Sumarni (081270378342)

*PEMBAYARAN:*
Via Bank BNI dengan No. Rek 0468105456 an. Riska Dirry

*Catat tanggal-tanggal pentingnya!*
๐Ÿ”บ ~30 September - 23 Oktober 2019 (Pendaftaran)
๐Ÿ”บ ~30 September - 25 Oktober 2019 (Penerimaan Abstrak)
๐Ÿ”บ 27 Oktober 2019 (Pengumuman Abstrak)
๐Ÿ”บ28 Oktober 2019 (Notifikasi Full Paper Diterima)

10/10/19

Melalui Dana DAK, SDN 3 Rawajitu Rehab 6 Unit Kelas dan 1 RKB

Melalui Dana DAK, SDN 3 Rawajitu Rehab 6 Unit Kelas dan 1 RKB


MESUJI, (LAMPUNG) - SDN 03 Rawajitu Utara, Kabupaten Mesuji, mendapatkan bantuan Rp.650,000 juta dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2019 ini dari pemerintah pusat untuk rehabilitasi Enam Lokal Ruang Kelas dan Satu Unit Ruang Kelas Baru (RKB)dari jumlah dana tersebut di cairkan dalam tiga tahapan dan di kerjakan sesuai aturan.

Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pendidikan tahun 2019 adalah dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara(APBN) yang di salurkan ke daerah tertentu dengan tujuan untuk membantu mendanai kegiatan khusus yang merupakan urusan daerah dan sesuai dengan prioritas nasional.

Tujuan untuk Dana Alokasi Khusus(DAK)Fisik di Bidang Pendidikan Untuk menyediakan sarana dan prasarana pendidikan memenuhi sesuai standar nasional pendidikan (SNP) pada setiap satuan pendidikan.

Mistadi.S.pd. selaku kepala sekolah setempat, ketika di temui diruang kerjanya belum lama ini mengungkapkan."pihaknya Sangat berterimakasi atas bantuan tersebut dan akan menerapkan bantuan sesuai dengan Rancangan Anggaran Biaya (RAB)saat ini pekerjaannya kurang lebih masih mencapai 50 persen.

Dijelaskannya, bagian yang direhap enam lokal ruang kelas tersebut antara lain,penggantian atap dari asbes ke kalpanis/bajaringan, keramik lantai,kusen - kusen yang rusak,pintu yang rusak, jendela yang sudah rusak, serta peninggian gedung dan bagian lain - lain yang harus di perbaiki.

Untuk para pekerja pembuatan satu unit ruang kelas baru dan rehap enam lokal ruang kelas tersebut berasal dari desa setempat dan melibatkan komite sekolah berikut memberdayakan masyarakat setempat.

"Pihaknya melaksanakan sebaik mungkin agar selain indah dan rapih  juga akan kokoh bertahan lama,kami kerjakan sesuai dengan juknis yang ada mas."Katanya.

Mistadi juga mengatakan,"pihaknya sangat bangga dengan adanya bantuan satu unit ruang kelas baru dan rehab enam lokal ruang kelas dengan demikian anak didik akan lebih nyaman untuk mengikuti pelajaran yang di berikan oleh dewan guru,saya akan berusaha sekuat tenaga dan pikiran untuk memajukan sekolahan ini agar menjadi yang terbaik di kecamatan Rawajitu Utara, pungkasnya. (Agus S)

25/09/19

Di PROMITRA, GRANAT Lampung Sampaikan P4GN

Di PROMITRA, GRANAT Lampung Sampaikan P4GN


Bandar Lampung – DPD GRANAT Provinsi Lampung (Gerakan Nasional Anti Narkotika) paparkan materi tentang Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dalam acara Program Orientasi Kampus Universitas Mitra Indonesia (PROMITRA) TA 2019/2020, yang bertajuk “Generasi Milenial Anti Narkoba” di Gedung Graha Surya, Rabu (25/9/2019).

Dalam acara tersebut hadir langsung  Armen Patria, S.Kep, M.Kes. selaku Wakil Rektor III UMITRA, Dekan Fakultas Kesehatan UMITRA yakni Ahmad Djamil, M.Kes,  Dekan Fakultas Hukum UMITRA Muhadi, S.H., M.H serta Romy Hendry, S.T.,M.Kom Dekan Fakultas Komputer UMITRA.

Bicara Narkoba, adalah berbicara soal problematika yang sangat memprihatinkan di Indonesia. Bagaimana tidak, saat ini keadaan di tanah air peredaran Narkotika sangat luar biasa, bisa kita lihat hampir setiap hari pasti ada pemberitaan tentang Narkoba. Atas dasar itulah  Pemerintah menabuh genderang perang terhadap kejahatan, peredaran gelap dan penyalahgunaan Narkotika, karena saat ini dengan terus meningkatnya Narkoba yang masuk ke Indonesia diiringi meningkatnya jumlah korban, Pemerintah dinilai gagal dalam memberantas peredaran barang haram tersebut. Hal ini diungkapkan Ketua DPD GRANAT Provinsi Lampung H. Tony Eka Candra yang diwakili oleh Drs. Rusfian Effendi, M.IP selaku Ketua harian DPD GRANAT Provinsi Lampung saat membuka materi penyampaian P4GN.


Drs. Rusfian Effendi, M.IP  dalam paparannya mengatakan setiap zat atau kandungan yang terdapat dalam narkoba apabila dikonsumsi secara oral maupun diminum akan menimbukan efek kecanduan yang dapat merusak serta merugikan diri sendiri serta orang lain, bahkan penyalahgunaan Narkoba adalah sebuah tindak pidana. 

“Narkoba itu banyak jumlahnya, karena banyak ragamnya, maka narkoba dikelompokan dalam tiga kelompok besar yakni Narkotika, Psikotropika, dan bahan Adictif lainnya dengan cara penggunaan yang berbeda-beda ada yang dihisap, disuntik dan dikonsumsi,” terang Drs. Rusfian Effendi, M.IP yang juga wakil sekretaris PD VIII FKPPI Provinsi Lampung.

Lanjut Rusfian, Provinsi Lampung saat ini menempati peringkat ke-3 di Sumatera terkait penyalahgunaan Narkoba, dan peringkat ke-8 Nasional, dengan penyalahguna 128 ribu jiwa. Secara nasional pengguna Narkoba saat sekitar 5,9 juta jiwa, 22 % diantaranya adalah pelajar, mahasiswa dan generasi muda calon penerus generasi bangsa. Setiap hari 50 orang mati sia sia karena Narkoba, dan mencapai 18 ribu orang setiap tahunnya. Oleh karena itu perlunya cara pencegahan dan penanggulangan dengan metode preemtif, prefentif, refresif dan rehabilitasi yang dilakukan oleh semua unsur seperti Pemerintah, aparat Kepolisan dan segenap elemen masyarakat lainnya guna menyelamatkan generasi penerus bangsa kedepan.


“Untuk menanggulangi para pecandu yang sudah ketergantungan Narkoba, harus dilakukan melaui jalur rehabilitasi  medis, psikis, dan sosial secara terpadu dan terintegrasi. Karena melalui jalur ini apabila dilakukan secara massif terpadu dan berkesinambungan serta didukung oleh segenap komponen bangsa, maka peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba akan semakin berkurang,” paparnya. 

Wakil Ketua Ikatan Keluarga Alumni Unila (IKA UNILA) itu juga menghibau kepada seluruh elemen lapisan masyarakat dan komponen bangsa turut serta membantu Pemerintah dan aparat penegak hukum mencegah maraknya peredaran narkoba yang saat ini sudah menjadi fenomena tersendiri di Indonesia.

“Begitupun mahasiswa harus mampu menjadi contoh yang baik bagi masyarakat, terhindar dari ancaman Narkoba dan barang haram lainnya agar pemuda kedepan dapat menjadi penerus bangsa yang bersih, berkarakter dan memiliki pemikiran intelektual yang tinggi. Jangan sampai mahasiswa atau pemuda malah terjerumus kedalam lubang gelap Narkoba,” tutup Drs. Rusfian Effendi, M.IP yang memiliki Moto hidup “Tiada Hari Tanpa Pengabdian” itu. (Putra)